Anda di halaman 1dari 17

Oleh :

Pegi Karinda Pramadita


2010.04.0.0127

PROSES MENDENGAR

Fisiologi Pendengaran dibagi menjadi dua bagian penting :

Konduksi
(Penghantar )

Aurikulum
MAE
Membran Timpani
Osikulae
Maleus
Inkus
Stapes

Persepsi
(Penerima )

Kokhlear
Retrokokhlear

Aurikulum
Berfungsi menangkap dan mengumpulkan
gelombang bunyi, menentukan arah sumber bunyi
Meatus Akustikus Eksternus (MAE)
Berfungsi melanjutkan gelombang bunyi
Membran Tympani
Berfungsi Memperkuat gelombang bunyi

Telinga bagian luar

Telinga bagian tengah


Kavum timpani
Berisi

Osikule
(mis)

muskulus
Redam bunyi terlalu keras

Pada osikulae melekat 2 otot yang


berperan dalam proses mendengar
untuk meredam bunyi yang terlalu
keras :
M. tensor timpani
M. stapedeus

Telinga bagian dalam


Perilymph
Menggetarkan
membrana
reisner dan
basillaris

koklea

Endolymph
Menggetarkan
membrana tektoria
dan terjadi gesekan
dengan sel rambut

Organo corti
Berubah
menjadi Energi
listrik, dari
energi mekanis

COCHLEA

KONDUKSI
Saat melewati Membran Timpani dan Osikulae, suara akan
diperkuat menjadi 20 30 kali.
Pada osikulae melekat 2 otot yang berperan dalam proses
mendengar, yakni untuk meredam bunyi yang terlalu keras.
Otot tersebut adalah :
M. tensor timpani
M. stapedeus

PERSEPSI
Kokhlear
Perilymph Menggetarkan membrana reisner dan
basillaris
Endolymph Menggetarkan membrana tektoria dan
terjadi gesekan dengan sel rambut
Organo corti Berubah menjadi Energi listrik

PERSEPSI
Retrokokhlear
N. koklearis
N. austikus
Batang otak
Pusat pendengaran ( Korteks serebri lobus temporalis
area wernike ) Mendengar dengan sadar

SUARA

AURIKULA

Frekuensi 20-20.000
Hz.
Suara sensitif :
Frekuensi 500-2000
Hz

Menerima dan
Mengumpulkan Suara

BAGAN PROSES MENDENGAR


Aurikulum
gelombang bunyi
dikumpulkan dan
ditentukan arah
bunyi
M.A.
diteruskan
E

Konduksi M.Timpani
Maleu
s
Inkus

ditransmisikan

Stapes

Stapes menggetarkan foramen ovale

BAGAN PROSES MENDENGAR


menggetarkan
perilymph
Di skala vestibuli
skala timpani
M.Reisner ikut bergetar
Kokleardan menggetarkan
endolymph di skala media

Sensor
ineur
al
Retrokokle

M.basiler dari organo corti


bergetar , sel2 rambut
terjadi potensial aksi

BAGAN PROSES MENDENGAR (lanjutan)


Koklear

Sensori
neural
Retrokoklea
r

N.Koklearis
N.Akustikus

Meneruskan
Impuls
listrik

Nuklei di Batang otak


Pusat Pendengran
Korteks Serebri
Lobus Temporalis
(Wernicke)

Mendengar
dengan
sadar

Hantaran Lewat Tulang


Gelombang bunyi
masuk koklea

getarkan cranium

langsung

Sehingga seseorang dapat mendengar namun lebih


tidak jelas
karena tidak ada pengerasan dari telinga bagian tengah
20 - 30 x / 30 - 35 dB

TERIMA KASIH.....