Anda di halaman 1dari 40

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Tujuan umum pendidikan adalah mmemnceerdaskan kehidupan
bangsa dan mengembangakan manusia

yang berimam, bertaqwa,

berbudi luhur, mememiliki pengetahuan, ketrampilan, kesehatan


jasmani dan rohani, kepribadian mantap, mandiri, serta rasa tanggung
jawab.
Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan suatu lembaga yang
memilki kemampuan intelektual dan kemampuan emosional serta
intitusi pendidikan yang pantas dan layak sebagai penyelenggara
pendidikan yang berkualitas.
Pemeritah selaku pengemban amanah rakyat berkewajiban
menyediakan sarana dan prasarana pendidikan. Pada kenyataannya
pemerintah belum dapat memenuhi sarana dan prasana pendidikan
yang berkualitas, sehingga mengakibatkan mutu pendidikan masih
rendah.
Faktor faktor

yang mempengaruhi mutu pendidikan

salah

satunya yang terpenting adalah peranan kepemimpinan kepala


sekolah.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, penulis
merumuskan permasalahan yang dibahas dalam karya tulis ini adalah
Bagaimana kepemimpinan kepala sekolah?.

C. Tujuan Penulisan
1. Tujuan Umum
Secara umum penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk
memberikan pamahaman kepada segenap insan pendidikan
tentang peranan kepemimpinan kepala sekolah dalam pengelolaan
pendidikan.
.
2. Tujuan khusus
Secara khusus penulisan karya tulis ini bertujuan untuk :
a.

menambah wawasan penulis tentang konsep kepemimpinan


kepala sekolah

b.

memberikan informasi dan masukan kepada calon kepala


sekolah atau kepala sekolah akan pentingnya kepemimpinan
kepala sekolah dalam pengelolaan pendidikan

c.

mengidentifikasi faktor faktor penting dalam kepemimpinan


kepala sekolah.

BAB II
KAJIAN TEORI
A. Pengertian Kepemimpinan
1. Pengertian kepemimpinan secara etimologi
Kepemimpinan berasal dari dari kata pimpin mendapat
imbuhan

menjadi

pemimpin.

Pemimpin

mempunyai

arti

menggerakkan, sedangkan kata pemimpin mendapat imbuhan ke


an menjadi kata kepemimpinan. Kata kepemimpinan mempunyai
arti jiwa pemimpin.
Menurut Mr. Farland 9 1978 ) kepemimpinan adalah suatu
proses dimana pimpinan dilukiskan akan memberi perintah atau
pengaruh, bimbingan atau proses mempengaruhi pekerjaan orang
lain dalam memilih dan mencapai tujuan yang ditetapkan.
Ateng Sutisna (1983 ) mendefinisikan bahwa kepemimpinan
adalah kemampuan memngambil inisiatif dalam situasi sosial untuk
menciptakan

bentuk

dan

prosedur

baru,

merancang

dan

memngatur perbuatan, dan dengan berbuat begitu membangkitkan


kerjasama ke arah terciptanya tujuan.
Dari pengertian tersebut , maka penulis mendefinisikan
kepemimpinan adalah : suatu tindakan yang dilakukan oleh
seseorang

untuk

memngorganisasikan,

memberikan

arahan

kepada orang lain yang membangkitkan semangat kerjasama


dalam suatu wadah atau organisasi untuk mencapai tujuan.
2. Teori Kepemimpinan
Bebarapa teori kepemimpinan yang dapat diterapkan oleh
kepala sekolah dalam melaksanakan kepemimpinannya di sekolah
adalah:
a). Otoriter

b). Demokrasi
Dalam mengambil suatu keputusan seorang kepala sekolah
haruslah memusyawarahkan terlebih dahulu kepada seluruh
guru dan staf pendidikan yang ada di sekolah.
c). Paternalistik
Sebagai seorang pemimpin, kepala sekolah harus dapat
memberikan contoh teladan bagi guru, staf pengajar, dan siswa
yang ada di lingkungan sekolah yang dipimpinnya.
d). Lizesfier
Kepala sekolah harus memberikan kebebasan yang tidak
terbatas

kepada

guru,

staf

pengajar,

siswa

dalam

mengembangkan kreatifitasnya untuk mencapai tujuan yang


diinginkan.
e). Situsional
Perilaku seorang pemimpin haruslah disesuaikan dengan
situasi dan kondisi.
B. Kepemimpinan Kepala Sekolah
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh kepala sekolah
dalam melaksanakan kepemimpinannya di sekolah diantaranya , yaitu:
1. Gaya Kepemimpinan Transpormasional
Ciri ciri kepemimpinan yang transpomasional adalah :
a). memiliki sensitivitas terhadap pengembangan organisasi
b). mengembangkan visi bersama antar komunitas organisasi
c). mendistribusikan peran kepemimpinan
d). mengembangkan kultur sekolah
e). melakukan usaha usaha restrukturisasidi sekolah.

2. Kepemimpinan Kepala Sekolah yang Efektif


Ciri ciri Kepemimipinan yang Efektif adalah:
a). memiliki misi yang kuat tentang masa depan sekolah
b). memiliki harapan yang tinggi terhadap prestasi siswa, guru, dan
karyawan
c). tekun memngamati para guru di kelas dan memberikan solusi
yang positif dan kontruktif dalam memecahkan masalah dan
memperbaiki pembelajaran
d). mendorong pemanfaatan waktu secara efisien
e). mampu memanfaatkan sumber material dan personal secara
kreatif
f). memantau prestasi siswa secara individual maupun kelompok.
3. Tugas Profesi Kepala Sekolah
Dalam perfektif kebijakan nasional ( Depdiknas, 2006 )
terdapat tujuh tugas profesi yang harus dilakukan oleh kepala
sekolah yaitu, sebagai:
1. kepala sekolah sebagai educator ( pendidik )
2. kepala sekolah sebagai manajer
3. kepala sekolah sebagai administrator
4. kepala sekolah sebagai suvervisor
5. kepala sekolah sebagai leader ( pemimpin )
6. kepala sekolah sebagai wirausahawan
7. kepala sekolah sebagai pencipta iklim kerja

BAB III
PEMBAHASAN DAN HASIL
A. Pembahasan
Kepemimpinan kepala sekolah saat ini dalammeningkatkan mutu
pendidikan masih jauh dari yang diharapkan, masih ada kepala
sekolah yang belum menguasai perannya sebagai seorang pemimpin
sebagaimana mestinya.
Ada beberapa peran yang harus dilakukan oleh kepala sekolah
dalam memimpin satuan pendidikan yang dipimpinnya, diantaranya
adalah :
1. Kepala sekolah sebagai edukator ( pendidik )
Kepala sekolah sebagai pengemban kurikulum di sekolah, maka
Kepala sekolah harus memperhatikan tingkat kompetensi guru,
memfasilitasi , dan mendorong guru dan murid untuk mencapai
tujuan yang diinginkan.
2. Kepala sekolah sebagai manajer
Salah satu tugas yang harus dilakukan oleh kepala sekolah dalam
mengelola

tenaga

kependidikan

adalah

memfasilitasi

dan

memberikan kesempatan pada guru untuk mengikuti kegiatan


kegiatan yang menunjang pendidikan diantaranya adalah mengikuti
kegiatan kelompok kerja guru, seminar.
3. Kepala sekolah sebagai administrator
Kepala sekolah harus dapat mengalokasikan anggaran untuk
peningkatan kompetensi guru.
4. Kepala sekolah sebagai suvervisor
Untuk mengemati kegiatan proses pembelajaran secara langsung,
maka kepala sekolah melaksanakan kegiatan kunjungan kelas.
5. Kepala sekolah sebagai leader ( pemimpin )
Kepala sekolah harus dapat menumbuhkan suburkan kreativitas
guru dalam memmngembangkan kompetensinya.

6. Kepala sekolah sebagai wirausahawan


Kepala

sekolah

harus

dapat

menciptakan

pembaharuan,

keunggulan, komperatif, serta memanfaatkan berbagai peluang


untuk melakukan perubahan inovatif yang berhubungan dengan
proses pembelajaran siswa

dan kompetensi guru agar dapat

meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.


7. Kepala sekolah sebagai pencipta iklim kerja
untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif, maka seorang kepala
harus memperhatikan prinsip prinsip sebagai berikut : 1) guru
akan melakukan pekerjaannya dengan giat apabila dilakukan
dengan menarik dan menyenangkan.
Kiat kiat kepemimpinan kepala sekolah yang sukses diantaranya,
adalah kepala sekolah harus dapat :
1). mempercayai staf pengajar,
2). mendelegasikan tugas dan wewenang,
3). adiraga,
4). membagi dan memanfaatkan waktu,
5). tanpa toleransi atas ketidak mampuan,
6).penduli dengan staf pengajar,
7). membangun visi,
8). Memngembangkan tujuan institusi,
9). Cekatan, tegas, dan sabar,
10). berani instrospeksi,
11). Memiliki konsistensi,
12). bersifat terbuka,
13). berjati diri tinggi.

Dari urainan yang dikemukan penulis berusaha untuk dapat


mewujudkan kepemimpinan kepala sekolah yang dapat melaksanakan
perannya sesuai dengan tugas profesi kepala sekolah ( EMASLEC ),
gaya kepemimpinan transpormasional, dan kunci sukses kepala
sekolah yang efektif.
B. Rencana Kerja Bila Menjadi Kepala Sekolah
Rencana kerja yang berkaitan dengan kepemimpinan kepala
sekolah, bila mmenjadi kepala sekoah dasar, yaitu :
1. melaksanakan gaya kepemimpinan tranpormasional
2. melaksanakan manajemen information technologi
3. membentuk leaning organitation ( L O )
4. Menerapkan pembelajaran berbasis information technologi
5. menerapkan disiplin etika propesi
6. Melaksanakan kunci sukses kepemimpinan kepala sekolah

BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
1. Kepemimpinan kepala sekolah yang ideal adalah kepemimpinan yang
mampu memadukan seluruh karakter kepemimipinan yang dapat diaplikasikan di dalam tugas sehari hari.
2. Kepala sekolah harus mampu menguasai perannya sebagai kepala
diantaranya adalah :
1. Kepala sekolah sebagai educator ( pemimpin )
2. Kepala sekolah sebagai manajer
3. Kepala sekolah sebagai andministrator
4. Kepala sekolah sebagai suvervisor
5. Kepala sekolah sebagai leader ( pemimpin )
6. Kepala sekolah sebagai wirausahawan
7. Kepala sekolah sebagai pencipta iklim kerja
3. Kepala sekolah harus menjiwai gaya kepemimpinan dan lima
kepemimpinan yang ada, yaitu ;
1. Otoriter
2. Demokrasi
3. Paternalistik
4. Lizesfier
5. Situsional
B. Saran
Dengan tersusunnya karya tulis ini, maka penulis menyampaikan saran
sebagai berikut :
1.

kepala sekolah harus menguasai perannya sebagai kepala


sekolah.

2.

kepala sekolah haruslah mampu menerapkan teori kepemimpinan


yang ada dalam kegiatan pembelajaran yang dipimpinnya.

3. kepala sekolah harus mempunyai jiwa sosial, dermawan, dan open


manajemen.

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

31

32

33

34

35

36

37

38

39

40