Anda di halaman 1dari 4

11/18/2015

goodCloud:PeluruhanBeta
0

Lainnya BlogBerikut

goodCloud
Rabu,09November2011

ArsipBlog
2011

PeluruhanBeta

Agustus

PeluruhanBeta
By:
Ignasius Bagus Asmarianto and Megawaty Elyna Magnolia Kumambong
Class of Education of Teacher in International School Level, Physics Department, Manado State University
Dalam peluruhan beta, sebuah proton berubah menjadi neutron atau sebaliknya (neutron menjadi proton).
np
atau
pn
Jadi Z dan N masingmasinng berubah satu satuan, tetapi A tidak berubah.
Pada peluruhan beta, yang paling utama adalah sebuah neutron meluruh menjadi sebuah proton dan sebuah elektron.
n p+e
Ketika proses peluruhan ini pertama kali dipelajari, partikel yang dipancarkan disebut partikel beta, kemudian baru diketahui
bahwa partikel itu adalah elektron.
Elektron yang dipancarkan pada peluruhan beta bukanlah elektron kulit atom dan juga bukan elektron yang semula berada
dalam inti. Tetapi elektron ini diciptakan oleh inti dari energi yang ada. Jika ada beda energi diam sekurangkurangnya, maka
penciptaan elektron sangat mungkin terjadi.
Terdapat 3 proses pada ketidakstabilan beta:
1)Peluruhan Beta Minus ()
2)Peluruhan Beta Plus (+)
3)Proses Penangkapan Elektron (Electron Capture)

September
Oktober
November

JURNAL
"CHILDRE
THECHAN

TEORI
KEMUNGK
(PROBABI

RPPModelN
MateriGer
Lurus

RPPModelT
MateriCon
GLBB(Ge
Vertikal)

RPPModelT
Materi
Pengukura

TeoriProbab
TeoriNorm
AsasKetid

10KalimatB
SeorangA
Einstein

PeluruhanBe

Proses Peluruhan Beta


Peluruhan Beta adalah merupakan peluruhan radioaktif yang memancarkan partikel beta (elektron atau positron) dengan
kemampuan ionisasi lebih rendah dari partikel . Radiasi beta dapat berupa pemancaran sebuah elektron disebut peluruhan
beta minus (), dan pemancaran positron disebut sebagai peluruhan beta plus (+).
Peluruhan Beta Minus ()

PERBANDIN
MODEL
PEMBELA
KONTEKS
DENGA...

Perbandinga
Pembelaja
Kontekstua
Denga...
Motivasi

anekdotpara
fisikawan

Peluruhan beta minus () adalah proses perubahan dari neutron menjadi proton (sebagai inti anak) dan pemancaran elektron
disertai dengan pembebasan sebuah antineutrino

dan dinyatakan dengan persamaan peluruhan:

ReaksiFisi
intiberanta

Radioaktivita
Gamma"d
Spektrosko
Sina...
2012
2013
2014

MengenaiSaya

Contoh reaksi kimia pada proses peluruhan beta minus:

gOodCloud
Sederhanasaja

Lihatprofillengkap

Nilai Q bagi peluruhan ini adalah:

http://ignasiusbagus.blogspot.com.tr/2011/11/peluruhanbeta.html

IgnasiusBagus
Asmarianto
MegawatyElyn
Magnolia
1/4

11/18/2015

goodCloud:PeluruhanBeta

Energi yang dilepaskan dalam peluruhan ini (nilai Q) muncul sebagai energi antineutrino, energi kinetik elektron, dan sejumlah
kecil energi kinetik pental inti X (biasanya dapat diabaikan). Elektron memiliki energi kinetik maksimumnya apabila energi
antineutrino hampir nol.

Kumambong

Jointhissite

withGoogleFriendCo

Members

Peluruhan Beta Plus (+)

Alreadyamember?

Peluruhan beta plus (+) adalah proses perubahan dari proton menjadi neutron (sebagai inti anak) dan pemancaran elektron
disertai dengan pembebasan sebuah neutrino (v) dan dinyatakan dengan persamaan peluruhan:

CariBlogIni
Contoh reaksi kimia pada proses peluruhan beta plus:

Nilai Q bagi peluruhan ini adalah:

Pada peluruhan beta plus tidak dapat terjadi dalam isolasi, sebab harus ada suplai energi dalam proses penciptaan massa,
karena massa neutron (sebagai inti anak) ditambah massa positron dan neutrino lebih besar daripada massa proton (sebagai
inti induk).

Proses Penangkapan Elektron (Electron Capture)


Proses penangkapan elektron merupakan proses proton dalam inti menyerap elektron orbital (elektron di kulit) dan
dinyatakan dengan persamaan peluruhan:

Disini sebuah proton menangkap sebuah elektron dari orbitnya dan beralih menjadi sebuah neutron ditambah sebuah neutrino.
Elektron yang diperlukan bagi proses ini adalah elektron pada orbit terdalam sebuah atom, dan proses penangkapan ini kita
cirikan dengan kulit asal elektronnya: tangkapan kulitK, tangkapan kulitL, dan seterusnya. (Tentu saja, orbit elektron yang
dekat, atau bahkan menembus, inti atom memiliki probabilitas yang lebih tinggi untuk ditangkap). Tangkapan elektron tidak
terjadi bagi proton bebas, tetapi dalam inti atom prosesnya:

Nilai Q bagi peluruhan ini adalah:

Karakteristik Partikel/Sinar Beta

Dibandingkan dengan partikel alfa, partikel beda adalah sangat kecil. Partikel beta (negatif) ini memiliki satu satuan muatan
elementer negatif dan massanya dapat diabaikan terhadap massa partikel alfa. Partikel beta ini pada dasarnya identik dengan
elektron yang mengorbit di atom penyerap (dengan muatan listrik yang sama), dapat menyebabkan terjadinya ionisasi
langsung dengan gaya tolak coulomb terhadap elektron yang mengorbit tersebut. Partikel beta ini dapat pula menyebabkan
terjadinya eksitasi bila energinya tidak cukup besar untuk dapat membuat elektron orbit lepas dari sistem atom. Partikel beta
dapat menimbulkan ionisasi langsung lebih sedikit dari pada partikel alfa dan dapat bergerak lebih jauh di dalam bahan
penyerap.

http://ignasiusbagus.blogspot.com.tr/2011/11/peluruhanbeta.html

2/4

11/18/2015

goodCloud:PeluruhanBeta

Daya Jangkau Sinar Beta


Sinar beta, baik elektron atau positron, keduanya termasuk kelompok partikel ringan bermuatan. Besar massa diam dan
muatan elektriknya juga sama, hanya tandanya saja yang berlawanan. Kecepatan gerak di udara antara 0,32 c sampai 0,7 c.
Jejak partikel beta ini berbelokbelok karena elektron ini mengalami hamburan di dalam bahan.
Energi ratarata elektron ini (1/3) K

, sedangkan untuk positron 0,4 K

max

max

Panjang jangkaun partikel ini di medium dinyatakan dalam cm, namun kadangkadang juga dinyatakan dalam bentuk
ketebalan densitas (density thickness, dt) dengan satuan massa per satuan luas (mg/cm2) untuk menggantikan jarak atau
ketebalan (d).
Daya Ionisasi Partikel Beta
Mekanisme hilangnya partikel beta sama dengan mekanisme pada partikel alfa, yaitu diserap bahan yang dilewati untuk proses
ionisasi dan eksistasi.
Partikel beta akan kehilangan energi 3,4 eV setiap pembentukan satu pasang ion. Namun karena partikel beta lebih kecil
(sekitar 1/7300 dari massa partikel alfa) dan muatan yang lebih rendah (1/2 dari partikel alfa), maka konsekuensinya partikel
beta dalam sepanjang jejaknya tidak memproduksi pasangan ion per cm sebanyak yang dibentuk partikel alfa. Partikel beta
dengan energi 3 MeV mempunyai jangkaun di udara lebih dari 1.000 cm namun hanya mampu menghasilkan beberapa
pasangan ion per mm sepanjang jejaknya.
Satu hal yang menarik, karena partikel beta bermuatan listrik dan bergerak dengan kecepatan tinggi, apabila melintas dekat
inti atom, maka gaya elektrostatik inti menyebabkan partikel beta membelok dengan tajam. Peristiwa ini menyebabkan partikel
beta kehilangan energinya dengan memancarkan gelombang elektromagnetik yang dikenal sinarX Bremsstrahlung.
Daya tembus sinar beta lebih besar daripada sinar alfa, sedangkan daya ionisasi sinar beta lebih kecil dari pada sinar alfa.
Sinar beta paling energik dapat menembus 300 cm dari udara kering, dapat menembus lempengan timbel alumunium yang
cukup tebal. Sinar beta disebut juga elektron berkecepatan tinggi.

Teori Fermi tentang Peluruhan Beta


Enrico Fermi
Sejak masih di Roma, Fermi sudah dikenal sebagai ahli fisika yang brilian. Ia dan kelompoknya memberi kontribusi penting
terhadap banyak aspek teori dan praktik fisika, antara lain teori statistik FermiDirac, teori peluruhan beta, dan yang paling
monumental adalah penemuan neutron lambat yang menyebabkan sebuah unsur memiliki sifat radioaktif, yang kelak menjadi
dasar kerja dari sebuah reaktor nuklir.
Teori peluruhan beta
Karya Fermi paling terkenal adalah teori peluruhan beta nuklir. Dalam peluruhan beta partikel (partikel beta), dikenal identik
dengan sebuah elektron dalam yang dikatakan memiliki negatif muatan listrik, dilepaskan dari inti (inti) dari sebuah atom.
Hal ini meningkatkan nomor atom (jumlah proton, atau partikel dengan positif muatan listrik, dikurangi jumlah elektron)
dari nukleus oleh satu unit. Fermi bekerja di luar teori peluruhan beta rinci berdasarkan gagasan bahwa sebuah neutron
(partikel tanpa muatan listrik) dalam meluruh, inti atau perubahan, menjadi tiga partikel: proton, elektron (partikel beta),
dan neutrino.
Emisi dan Pemanfaatan Partikel Beta
Penyinaran langsung dari partikel beta adalah berbahaya karane emisi dari pemancar beta yang kuat bisa memanaskan atau
bahkan membakar kulit. Namun masuknya pemancar beta melalui penghirupan dari udara menjadi perhatian yang serius
karena partikel beta langsung dipancarkan ke dalam jaringan hidup sehingga bisa menyebabkan bahaya di tingkat molekuler
yang dapat mengganggu fungsi sel. Karena partikel beta begitu kecil dan memiliki muatan yang lebih kecil daripada partikel
alfa maka partikel beta secara umum akan menembus masuk ke dalam jaringan, sehingga terjadi kerusakan sel yang lebih
parah.
Radionuklida pemancar beta terdapat di alam dan juga merupakan buatan manusia. Seperti halnya Potassium 40 dan
Carbon14 yang merupakan pemancar beta lemah yang ditemukan secara alami dalam tubuh kita. Pemancar beta digunakan
untuk medical imaging, diagnosa, dan prosedur perawatan (seperti mata dan kanker tulang), yakni technetium99m,
phosphorus32, and iodine131. Stronsium90 adalah bahan yang paling sering digunakan untuk menghasilkan partikel beta.
Partikel beta juga digunakan dalam quality control untuk menguji ketebalan suatu item seperti kertas yang datang melalui
sebuah system of rollers. Beberapa radiasi beta diserap ketika melewati produk. Jika produk yang dibuat terlalu tebal atau
terlalu tipis maka radiasi dengan jumlah berbeda akan diserap. Sebuah program computer akan memantau kualitas dari
kertas yang diproduksi tersebut berdasarkan jumlah radiasi yang diteruskan melalui kertas tersebut, sehingga program
komputer tersebut memindahkan rollers untuk mengubah ketebalan sesuai dengan kualitas yang telah ditentukan
sebelumnya.
Teori Tentang Neutrino
http://upload.wikimedia.org/wik
ipedia/commons/thumb/5/52/Fi
rst_neutrino_observation.jpg/2
00px
First_neutrino_observation.jpg

Deteksi pertama dari neutrino


Neutrino pertama kali dipostulatkan pada Desember, 1930 oleh Wolfgang Pauli untuk menjelaskan spektrum energi dari
peluruhan beta, yaitu peluruhan sebuah proton berubah menjadi neutron atau sebuah neutron menjadi proton. Pauli berteori
bahwa sebuah partikel yang tak terdeteksi menjadi penyebab perbedaan antara energi dan momentum sudut dari partikel
partikel di awal dan di akhir peluruhan.
Menurut Pauli, ada partikel ketiga yang dipancarkan pada peluruhan beta. Partikel ketiga ini bermuatan elektrik nol dan

memiliki spin . Hilangnya energi ini tidak lain adalah energi yang diambil partikel ini.
http://ignasiusbagus.blogspot.com.tr/2011/11/peluruhanbeta.html

3/4

11/18/2015

goodCloud:PeluruhanBeta

memiliki spin . Hilangnya energi ini tidak lain adalah energi yang diambil partikel ini.
Partikel ini disebut neutrino (yang dalam bahasa Italia berarti netral kecil) dan diberi lambang . Neutrino ini memiliki
massa diam nol. Neutrino ini juga memiliki anti partikel yang dinamakan antineutrino . Terdapat tiga jenis (atau cita
rasa) dari neutrino: neutrino elektron, neutrino muon, neutrino tauon (atau tau neutrino) dan masingmasing jenis juga
memiliki antipartikel (antineutrino).
Neutrino adalah suatu partikel dasar. Neutrino mempunyai spin 1/2 dan oleh sebab itu merupakan fermion. Massanya sangat
kecil, walaupun eksperimen yang terbaru menunjukkan bahwa massanya ternyata tidak sama dengan nol. Neutrino hanya
berinteraksi lewat interaksi lemah dan gravitasi, tak satu pun lewat interaksi kuat atau interaksi elektromagnetik.
Neutrino tercipta sebagai hasil dari beberapa jenis peluruhan radioaktif tertentu atau sebagai karena reaksi nuklir seperti
yang terjadi di Matahari, pada reaktor nuklir, atau ketika sinar kosmik membentur sekelompok atom.
Sumber Referensi
Krane, Kenneth. 1992. Fisika Modern. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia (UIPress)
http://www.google.co.id/url?
sa=t&rct=j&q=peluruhan%20beta&source=web&cd=4&ved=0CC0QFjAD&url=http%3A%2F%2Fsaniwira.files.wordpress.com%2F2008%2F06%
2Fs1.pdf&ei=fei4TrXGPI3orQeH2dG3Bg&usg=AFQjCNGaB9fHSHc91KHdB2FqSTgIEVr01w&cad=rja
http://id.wikipedia.org/wiki/Peluruhan_beta
http://physicso.blogspot.com/2009/11/peluruhanbeta_24.html
http://www.forumsains.com/artikel/radioaktivitaspartikelbeta/
http://kimia.upi.edu/utama/bahanajar/kuliah_web/2008/Asep%20Novandi_060893/index_files/Page431.htm
http://www.edukasi.net/index.php?mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Materi%20Pokok/view&id=197&uniq=1881
http://ilmuenterprise.wordpress.com/2011/09/20/enricofermi/
http://id.wikipedia.org/wiki/Neutrino
http://ibnusomowiyono.multiply.com/journal/item/346
DiposkanolehgOodClouddi23.18

Rekomendasikan ini di Google

Tidakadakomentar:
PoskanKomentar

MasukkankomentarAnda...

Berikomentarsebagai:

Publikasikan

Unknown(Google)

Keluar

Beritahusaya

Pratinjau

PostingLebihBaru

Beranda

PostingLama

Langganan:PoskanKomentar(Atom)

TemplatePictureWindow.DiberdayakanolehBlogger.

http://ignasiusbagus.blogspot.com.tr/2011/11/peluruhanbeta.html

4/4

Anda mungkin juga menyukai