Anda di halaman 1dari 25

Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 1

BAB I

PENDAHULUAN
Kita pasti pernah mendengar istilah musik. Musik adalah sebuah karya
seni yang di ekspresikan melalui alunan bunyi yang teratur sehingga
menimbulkan melodi yang indah dan enak di dengar.

Musik populer, masyarakat Indonesia pasti sudah familiar dengan musik


yang sering di singkat Musik Pop ini, khusunya para muda – mudi yang biasanya
mengemari jenis musik ini.

Musik populer atau Musik Pop sering mengangakat tema tentang


kehidupan sehari – hari para remaja Indonesia, biasanya lagu – lagu Pop
modern yang beredar di Indonesia seperti saat ini bergengre pop love. Yang
sering mengangkat kehidupan percintaan yang di gemari remaja modern yang
telah mengenal istilah pacaran, pedekate, dan sebagainya.

A. LATAR BELAKANG

Kita pasti pernah mendengar istilah musik. Musik adalah sebuah karya

seni yang di ekspresikan melalui alunan bunyi yang teratur sehingga

menimbulkan melodi yang indah dan enak di dengar.

Musik populer, masyarakat Indonesia pasti sudah familiar dengan musik

yang sering di singkat Musik Pop ini, khusunya para muda – mudi yang biasanya

mengemari jenis musik ini.

Musik populer atau Musik Pop sering mengangakat tema tentang

kehidupan sehari – hari para remaja Indonesia, biasanya lagu – lagu Pop

modern yang beredar di Indonesia seperti saat ini bergengre pop love. Yang

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 2

sering mengangkat kehidupan percintaan yang di gemari remaja modern yang

telah mengenal istilah pacaran, pedekate, dan sebagainya.

B. TUJUAN

Tujuan kami untuk membuat makalah ini adalah untuk memenuhi tugas

yang telah di berikan, selain itu kami juga ingin menginformasikan

perkembangan musik populer Indonesia dari tahun ke tahun dan zaman ke

zaman.

PERKEMBANGAN MUSIK INDONESIA


Perkembangan musik Indonesia memang sangat dinamis terutama di
akhir tahun 90-an. Kesuksesan Sheila on7 sebagai group band yang berasal
dari indilabel membuka mata para produser, bahwa para penyanyi Indie ini gak
bisa di anggap sebelah mata. sebelum itu para produser musik selalu mencari
posisi aman dengan hanya bermain-main di wilayah musik pop dengan penyanyi
yang itu-itu juga (ini seperti nasib perfilman kita saat ini, yang selalu mencari
wilayah aman dengan rame2 meniru tema film yang sudah laris duluan, secara
gak sadar mereka sebenarnya sedang menggali kuburan buat mereka sendiri!)

Kembali ke Musik.Perkembangan musik indonesia terbagi dalam beherapa


periode.era sebelum 70-an. era 70-an,era 80-an, era,90-an dan era-2000.

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 3

1. ERA SEBELUM 70 – AN
Pada era ini musik Indonesia lebih banyak
mengambil tema perjuangan, keberanian, semangat dan
kebangsaan. Tema-tema heroik macam ini tentu saja
berkaitan dengan kondisi Indonesia saat itu yang sedang
melakukan perjuangan melawan Belanda dan Jepang.
Anda pasti masih hapal dengan lagu ; Maju tak gentar,
Bandung lautan api, dll. Lagu-lagu pada era ini kebanyakan telah dijadikan
sebagai lagu Nasional.

Lirik lagu:

Halo-halo Bandung
Written by: Ismail Marzuki ( 1946 )

Halo-halo Bandung Ibu kota Parahiyangan

Halo-halo Bandung kota kenang-kenangan

Sudah lama beta tidak berjumpa dengan kau

sekarang telah menjadi lautan api

mari bung rebut kembali!

Lagu ini untuk mengenang peristiwa 24 maret 1946, waktu itu Jepang menyerah
kepada tentara Sekutu.Sekutu dan NICA mulai menguasai kota secara de facto.
Saat Tentara Republik Indonesia dipaksa menyerah dan meninggalkan kota
sejauh radius 11km; Majelis Persatuan Perjuangan Priangan memutuskan untuk
membakar kota untuk mencegah Sekutu dan Belanda mempergunakan fasilitas
dan instalasi penting yang ada di kota itu

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 4

SEPASANG MATA BOLA


Written by : Ismail Marzuki (1946)

Hampir malam di jogya


ketika keretaku tiba
remang remang cuaca
terkejut aku tiba-tiba

dua mata memandang


seakan akan dia berkata
lindungi aku pahlawan
dari pada si angkara murka

sepasang mata bola


dari balik jendela
datang dari jakarta
nuju medan perwira

kagumku melihatnya
sinar nan perwira rela
hati telah terpikat
semoga kita kelak berjumpa pula

sepasang mata bola


gemulai murni mesra
telah mamandang beta
di setasiun jogya

sepasang mata bola


seolah-olah berkata
pergilah pahlawanku
jangan bimbang ragu bersama do'aku

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 5

2. Era 70-an

Koes Bersaudara adalah rajanya pada masa ini. Lagu-lagunya banyak


mencapai Hits dan Koes bersaudara mendapat julukan sebagai The Beatlles-nya
Indonesia. Setelah Toni Koeswoyo memilih bersolo karir posisinya di ganti Murry,
dan kemudian kata 'bersaudara' diganti menjadi 'Plus'. Ini di karenakan Murry
bukan berasal dari keluarga Koeswoyo. Beberapa kali dicekal dan
masuk penjara. Ini di karenakan Koes Plus membuat beberapa lagu dengan
menggunakan lirik berbahasa asing. menurut pemerintahan Soekarno ini tidak
mencerminkan watak Nasionalisme dan bisa membahayakan. beberapa lagu
koes Plus yang berbahasa asing sampai sekarang masih enak terdengar,
diantaranya lagu yang berjudul ' Why do u love me'. Selain Koes Plus nama lain
yang ikut meramaikan musik Indonesia juga lumayan banyak, tapi menurut saya
Koes Plus-lah yang menjadi ikon di era ini.Secara tema, selain lagu dengan
tema cinta modern milik Koes Plus lagu dengan tema percintaan dan kancah
peperangan masih sering terdengar disini.

Lirik lagu:

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 6

Why Do You Love Me


Artist: Koes Plus

the time has come


that we must be apart
the memory is still in
my mind
but you have gone
and you leave me alone

why do you love me


so sweet and tenderly
I do everything
to make you happy
huu...

but now everything


it's only a dream
a dream that never comes
I only wait
till true love will come...

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 7

3. Era-80-an

Pada era ini jenis lagu yang mendominasi adalah lagu pop yang
mendayu-dayu, bertempo lambat dan cenderung berkesan cengeng. Rinto
Harahap, Pance pondaaq, A ryanto, dan Obbie Mesakh adalah nama-nama
pencipta lagu yang cukup produktif di era ini. inilah masanya lagu patah hati!
Nama-nama seperti; Nia Daniaty, Betharia Sonata, Ratih Purwasih, Iis Sugianto,
adalah beberapa nama yang merupakan spesialis lagu sedih.Lagu-lagu balada
juga lumayan laku ini mungkin karena temponya lambat juga. Nama seperti Ebiet
G Ade dan Franky and Jane sangat familiar juga waktu itu. Beberapa lagu
sempat menjadi fenomenal. Diantaranya lagu 'gelas-gelas kaca' dan lagu 'hati
yang luka' milik Betharia Sonata. Lagu yang berjudul " Aku masih seperti yang
dulu', yang di nyanyikan Dian Piesesha bahkan sampai terjual 2 juta kopi. Angka
yang sangat fenomenal waktu itu, dan rekord ini baru di kalahkan oleh Sheila
on7 belasan tahun berikutnya lewat lagu 'Dan' serta 'Kita' ! Harmoko yang waktu
itu menjabat sebagai mentri Penerangan,menyebut lagu mereka sebagai lagu
'ngak-ngik-ngok' dan melarang peredaran lagu-lagu jenis ini dengan alasan,
membuat mental bangsa menjadi lemah, masyarakat jadi cengeng dan malas
bekerja.Tapi apa ada korelasinya? Dan apa itu sudah sesuai dengan kapasitas
dia sebagai mentri penerangan untuk melakukan pelarangan terhadap sebuah
aliran musik?

Di tengah derasnya aliran cengeng sebenarnya ada beberapa musisi


yang tetap konsisten dengan aliran mereka yang tidak terbawa arus untuk
memainkan musik yang meratap-ratap. Diantaranya ada Fariz RM, Vina
Panduwinata, Gombloh dll. Musik mereka sering disebut sebagai musik pop
kreatif. Lagu Vina yang berjudul 'Burung Camar' bahkan jadi hits dimana-mana.

Di era ini musik rock juga sempat berjaya meski hanya sebentar, bebrapa
nama seperti, Ikang Fauzy, Nicky Astria, Gito Rollies, dan beberapa group rock
seperti Goodbles yang kemudian berubah menjadi GONG 200 sempat

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 8

berkibar.Nicky Astria bahkan manjadi ikon Rocker cewek Indonesia setelah era-
nya Euis darliah.Group-group musik baru pun mulai bermunculan di akhir era ini
(tepatnya di 90-an awal kali) seperti; Dewa 19, Slank, Boomerang, Vodoo,dan
masih banyak lagi group-group musik rock lainya.

Lirik: HATI YANG LUKA


Berulang kali aku mencoba
Slalu untuk mengalah
Demi keutuhan kita berdua
Walau kadang sakit
Lihatlah tanda merah di pipi
Bekas gampar tanganmu
Sering kau lakukan bila kau marah
Menutupi salahmu
Pulangkan saja aku pada ibuku
Atau ayahku
Dulu segenggam emas kau pinang aku
Dulu bersumpah janji di depan saksi
Uwo..uwo..
Namun semua tinggal cerita
Ditelan duka.. uwo uwo..
Namun semua tinggal derita
Hati yang luka?

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 9

4. Era-90-an

Setelah Mentri Harmoko melakukan pelarangan terhadap musik ,ngak-


ngik-ngok' akhirnya, aliran musik cengeng ini menjadi surut, dan musik pop
Indonesia seperti kehilangan arah. Dampak positifnya musik dangdut menjadi
lebih hidup dan meriah. Bahkan banyak dari para penyanyi yang tadinya
beralirab pop dan rock beralih ke dangdut dan kemudian tercipta jenis musik
baru yaitu pop dangdut! Obbie mesakh sukses menciptakan lagu 'mobil dan
Bensin' yang dinyanyikan santa Hokki, dan kemudian jenis lagu ini seperti
merajalela. Bom berikutnya lagu yang berjudul; 'Gantengnya Pacarku' yang
dinyanyikan Nini karlina semakinmemperkuat eksistensi musik jenis ini yang
akhirnya mengarah ke jenis musik rancak sedikit disco? Jefry Bule kemudian
menjadi sangat terkenal sebagai pencipta lagu musik jenis ini. Karya-karyanya
banyak yang menjadi Hirts. Doel sumbang pun yang biasanya menyanyikan lagu
daerah dan protes sosial mencoba keberuntungan di jenis musik ini dan sukses
dengan lagu 'Kamu' 'pun Ahmad albar yang notabene penyanyi beraliran rock
akhirnya ikut terseret dan menyanyikan lagu ' Zakiyah'.

Group-group musik baru sebenarnya juga ada beberapa yang potensial


dan mencetak hits yang lumayan, tapi gaungnya tetap kalah. Ada Dewa 19
dengan lagu 'Kangen'nya, Slank dengan lagu 'Terlalu manis' dan Indra Lesmana
dengan lagu 'Aku ingin bebas' dan masih ada berberapa lagi. Disaat yang
bersamaan saat musik Pop Indonesia kehilangan Greget, masuklah Ami Search,
musisi dari negeri jiran, Malaysia dengan lagunya ' Isabela' dan langsung
menjadi Hits! Lagu Isabela inilah yang menjadi lokomotif bagi musisi dan lagu-
lagu malaysia lainnya untuk membanjiri pasaran musik Indonesia.Beberapa
nama yang menjadi terkenal kemudian adalah Salim Iklim, Ella, Nora, dll. Saat
itu musik Malaysia benar-benar merajai musik Indonesia.

Beberapa musisi Indonesia , meniru gaya mereka dan menciptakan trend


musik baru " POP ROCK!" Nama seperti, Dedy Dores, Nike Ardilla, Inka

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 10

Christy,Nafa urbach dan masih banyak lagi begitu seragamnya menyanyikan


lagu ini. Nike Ardila membuat terobosan gaya dalam berpenampilan Rock. Musik
Rock yang biasanya di nyanyikan dengan sangar tiba-tiba saja menjadi lembut
dan mendayu-dayu dengan gaya seadanya, sekedar bergoyang dikit dan
memainkan ekspresi muka ternyata ia di terima masyarakat luas!

Jenis musik ini ternyata cepat membuat bosan terutama setelah kematian
Nike Ardilla dan tak adanya inovasi dari musisi Malaysia. Beberapa nama baru
muncul di dunia rekaman Indonesia, ada Kahitna, Java jive, Krisdayanti, Jingga,

Beberapa label rekaman kemudian mengeluarkan album kompilasi dari


beberapa group musik yang mengambil aliran alternatif dan ternyata laris manis.
Produser musik tentu saja senang dengan modal yag gak begitu besar mereka
dapat keuntungan besar. Akhirnya album-album kompilasi jadi trend waktu
itu.Beberapa nama yang berhasil terangkat dari trend ini yaitu; Padi, Cokelat, Air,
Wong, Peterpen, dan masih banyak lagi!

Di Akhir tahun 90-an, Sheila on7 membuat gebrakan baru, lagunya yang
berjudul ' Dan' jadi Hits bahkan lagu lainnya yang berjudul 'kita' seakan jadi lagu
wajib untuk acara kumpul-kumpul atau nongkrong. Waktu kemping aja lagu ini
terus kita ulang-ulang. Secara musikalitas sebenarnya tak ada yang istimewa
dari group musik asal Jogja ini. Suara Duta biasa-biasa saja, tampang mereka
juga kampung banget tapi lagu mereka yang baru bener-bener berbeda, ada
kesan indie dan liriknya remaja banget, lugas dan apa adanya. Album pertama
mereka terjual lebih dari 2 juta keping. BAhkan album mereka juga laris manis di
Malaysia dan Singapura!. Ini mengalahkan record yang sebelumnya di pegang
oleh lagu ' Aku masih seperti yang dulu'. Tak berapa lama Group Band Dewa
dengan formasi barunya kembali hadir setelah fakum selama 2 tahun dan
kembali melahirkan beberapa Hits dan juga terjual lebih dari 2 juta kopi! Padi
group band keluaran dari musik kompilasi juga tak mau kalah. Album baru
mereka 'lain Dunia' laris dimana-mana dan juga terjual lebih dari 2 juta keping!
Yang perlu dicatat adalah album mereka terjual disaat krismon melanda

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 11

Indonesia ! Reza Artamivea juga boleh di bilang cukup berhasil, mengusung


musik beraliran R&B, suara sexinya berhasil memukau pecinta musik Indonesia.

Lyrics:

KITA by. Sheila on7Disaat kita bersama


Diwaktu kita tertawa, menangis
Merenung oleh cinta
Kau coba hapuskan rasa

Rasa dimana kau melayang


Jauh dari jiwaku juga mimpiku
Biarlah, biarlah
Hariku dan harimu
Terbelenggu satu

Oleh ucapan manismu


Dan kau bisikan kata cinta

(**)
Kau t'lah percikan rasa sayang
Pastikan kita seirama
Walau terikat rasa hina
Sekilas kau tampak layu
Jika kau rindukan gelak tawa yang
Warnai lembar jalan kita
Reguk dan teguklah
Mimpiku dan mimpimu
Terbelenggu satu
Oleh ucapan janjimu

5. Era 2000

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 12

Pada era ini selera masyarakat lebih ke group-group musik di bandingkan


dengan penyanyi yang bersolo karir. Beberapa penyanyi solo yang sempat
berjaya perlahan redup di masa ini. Nama-nama yang masih bertahan hanya
beberap gelintir, semisal; Krisdayanti, Chrisye, Titi Dj, dan Glen. Selebihnya
musik di dominasi oleh group-group musik yang makin ramai oleh para
pendatang baru. Nama-nama seperti; Peterpen, Ungu, Dewa, Gigi,Ten 2 Five,
Maliq d esential, Samson, Nidji, dan Radja seakan mendominasi ruang musik
Indonesia. beberpa solois memang ada yang baru dan berhasil tapi tetep
gaungnya masih kalah. nama-nama seperti; Tompi, Rio Febrian, Resa
Herlambang, Bunga c Lestari,Shanty, Dewi sandra semoga masih tetap bisa
bersaing di tahun-tahun berikutnya.

Tapi yang pasti era ini adalah era emasnya musik Indonesia de tengah
lesunya musik di dunia International musik Indonesia malah berjaya, bahkan
sampai ke negeri tetangga. Jayalah terus Musik Indonesia!

Kenangan Terindah

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 13

(by: Samson)
aku yang lemah tanpamu
aku yang rentan karena
cinta yang tlah hilang darimu
yang mampu menyanjungku

selama mata terbuka


sampai jantung tak berdetak
selama itu pun
aku mampu tuk mengenangmu

darimu, kutemukan hidupku


bagiku, kau lah cinta sejati
bila yang tertulis untukku
adalah yang terbaik untukmu
kan kujadikan kau kenangan
yang terindah dalam hidupku
namun takkan mudah bagiku
meninggalkan jejak hidupku
yang telah terukir abadi
sebagai kenangan yang terindah

BAB II

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 14

Dangdut
Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di
Indonesia. Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an.
Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-
unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok
dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an
membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya
penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an
dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer.
Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk
musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan
house music.

Penyebutan nama "dangdut" merupakan onomatope dari suara permainan tabla


(dalam dunia dangdut disebut gendang saja) yang khas dan didominasi oleh
bunyi dang dan ndut. Nama ini sebetulnya adalah sebutan sinis dalam sebuah
artikel majalah awal 1970-an bagi bentuk musik melayu yang sangat populer di
kalangan masyarakat kelas pekerja saat itu.

Dari musik Melayu ke Dangdut

Dangdut kontemporer telah berbeda dari akarnya, musik Melayu, meskipun


orang masih dapat merasakan sentuhannya.

Orkes Melayu (biasa disingkat OM, sebutan yang masih sering dipakai untuk
suatu grup musik dangdut) yang asli menggunakan alat musik seperti gitar
akustik, akordeon, rebana, gambus, dan suling, bahkan gong. Pada tahun 1950-
an dan 1960-an banyak berkembang orkes-orkes Melayu di Jakarta yang
memainkan lagu-lagu Melayu Deli dari Sumatera (sekitar Medan). Pada masa ini
mulai masuk eksperimen masuknya unsur India dalam musik Melayu.
Perkembangan dunia sinema pada masa itu dan politik anti-Barat dari Presiden

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 15

Sukarno menjadi pupuk bagi grup-grup ini. Dari masa ini dapat dicatat nama-
nama seperti P. Ramlee (dari Malaya), Said Effendi (dengan lagu Seroja), Ellya
(dengan gaya panggung seperti penari India, sang pencipta Boneka dari India),
Husein Bawafie (salah seorang penulis lagu Ratapan Anak Tiri), Munif
Bahaswan (pencipta Beban Asmara), serta M. Mashabi (pencipta skor film
"Ratapan Anak Tiri" yang sangat populer di tahun 1970-an).

Gaya bermusik masa ini masih terus bertahan hingga 1970-an, walaupun pada
saat itu juga terjadi perubahan besar di kancah musik Melayu yang dimotori oleh
Soneta Group pimpinan Rhoma Irama. Beberapa nama dari masa 1970-an yang
dapat disebut adalah Mansyur S., Ida Laila, A. Rafiq, serta Muchsin Alatas.
Populernya musik Melayu dapat dilihat dari keluarnya beberapa album pop
Melayu oleh kelompok musik pop Koes Plus di masa jayanya.

Dangdut modern, yang berkembang pada awal tahun 1970-an sejalan dengan
politik Indonesia yang ramah terhadap budaya Barat, memasukkan alat-alat
musik modern Barat seperti gitar listrik, organ elektrik, perkusi, terompet,
saksofon, obo, dan lain-lain untuk meningkatkan variasi dan sebagai lahan
kreativitas pemusik-pemusiknya. Mandolin juga masuk sebagai unsur penting.
Pengaruh rock (terutama pada permainan gitar) sangat kental terasa pada musik
dangdut. Tahun 1970-an menjadi ajang 'pertempuran' bagi musik dangdut dan
musik rock dalam merebut pasar musik Indonesia, hingga pernah diadakan
konser 'duel' antara Soneta Group dan God Bless. Praktis sejak masa ini musik
Melayu telah berubah, termasuk dalam pola bisnis bermusiknya.

Pada paruh akhir dekade 1970-an juga berkembang variasi "dangdut humor"
yang dimotori oleh OM Pancaran Sinar Petromaks (PSP). Orkes ini, yang
berangkat dari gaya musik melayu deli, membantu diseminasi dangdut di
kalangan mahasiswa. Subgenre ini diteruskan, misalnya, oleh OM Pengantar
Minum Racun (PMR) dan, pada awal tahun 2000-an, oleh Orkes Pemuda
Harapan Bangsa (PHB).

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 16

alat musik yang sering digunakan dalam musik


dangdut

Tokoh-tokoh

Berikut adalah nama-nama beberapa tokoh penyanyi dan pencipta lagu dangdut
populer yang dibagi dalam tiga kelompok kronologis, sesuai dengan
perkembangan musik dangdut.

Pra-1970-an

• Husein Bawafie
• Munif Bahaswan
• Ellya
• A. Harris
• M. Mashabi
• Said Effendi
• Johana Satar
• Hasnah Tahar

1970-an

• A. Rafiq
• Rhoma Irama
• Elvy Sukaesih
• Mansyur S.
• Mukhsin Alatas
• Meggy Z

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 17

• Herlina Effendi
• Reynold Panggabean
• Camelia Malik
• Ida Laila

Setelah 1970-an

• Vetty Vera
• Nur Halimah
• Hamdan ATT
• Iis Dahlia
• Itje Tresnawaty
• Evie Tamala
• Ikke Nurjanah
• Kristina
• Cici Paramida
• Dewi Persik
• Inul Daratista
• Ridho Rhoma

BAB IV

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 18

Keroncong

Orkes Keroncong di Belitung

Keroncong merupakan nama dari instrumen musik sejenis ukulele dan juga
sebagai nama dari jenis musik khas Indonesia yang menggunakan instrumen
musik keroncong, flute, dan seorang penyanyi wanita.

Asal-usul

Akar keroncong berasal dari sejenis musik Portugis yang dikenal sebagai fado
yang diperkenalkan oleh para pelaut dan budak kapal niaga bangsa itu sejak
abad ke-16 ke Nusantara. Dari daratan India (Goa) masuklah musik ini pertama
kali di Malaka dan kemudian dimainkan oleh para budak dari Maluku.
Melemahnya pengaruh Portugis pada abad ke-17 di Nusantara tidak dengan
serta-merta berarti hilang pula musik ini. Bentuk awal musik ini disebut moresco,
yang diiringi oleh alat musik dawai. Musik keroncong yang berasal dari Tugu
disebut keroncong Tugu. Dalam perkembangannya, masuk sejumlah unsur
tradisional Nusantara, seperti penggunaan seruling serta beberapa komponen
gamelan. Pada sekitar abad ke-19 bentuk musik campuran ini sudah populer di
banyak tempat di Nusantara, bahkan hingga ke Semenanjung Malaya [1]. Masa
keemasan ini berlanjut hingga sekitar tahun 1960-an, dan kemudian meredup
akibat masuknya gelombang musik populer (musik rock yang berkembang sejak
1950, dan berjayanya musik Beatle dan sejenisnya sejak tahun 1961 hingga
sekarang). Meskipun demikian, musik keroncong masih tetap dimainkan dan

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 19

dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia dan Malaysia hingga


sekarang.

h musik dawai, seperti biola, ukulele, serta selo. Perkusi juga kadang-kadang
dipakai. Set orkes semacam ini masih dipakai oleh keroncong Tugu, bentuk
keroncong yang masih dimainkan oleh komunitas keturunan budak Portugis dari
Ambon yang tinggal di Kampung Tugu, Jakarta Utara, yang kemudian
berkembang ke arah selatan di Kemayoran dan Gambir oleh orang Betawi
berbaur dengan musik Tanjidor (tahun 1880-1920). Tahun 1920-1960 pusat
perkembangan pindah ke Solo, dan beradaptasi dengan irama yang lebih lambat
sesuai sifat orang Jawa.

Jenis keroncong

Musik keroncong lebih condong pada progresi akord dan jenis alat yang
digunakan. Sejak pertengahan abad ke-20 telah dikenal paling tidak tiga macam
keroncong, yang dapat dikenali dari pola progresi akordnya. Bagi pemusik yang
sudah memahami alurnya, mengiringi lagu-lagu keroncong sebenarnya tidaklah
susah, sebab cukup menyesuaikan pola yang berlaku. Pengembangan dilakukan
dengan menjaga konsistensi pola tersebut. Selain itu, terdapat pula bentuk-
bentuk campuran serta adaptasi.

Perkembangan keroncong masa kini

Setelah mengalami evolusi yang panjang sejak kedatangan orang Portugis di


Indonesia (1522) dan pemukiman para budak di daerah Kampung Tugu tahun
1661, dan ini merupakan masa evolusi awal musik keroncong yang panjang
(1661-1880), hampir dua abad lamanya, namun belum memperlihatkan identitas
keroncong yang sebenarnya dengan suara crong-crong-crong, sehingga boleh
dikatakan musik keroncong belum lahir tahun 1661-1880.

Dan akhirnya musik keroncong mengalami masa evolusi pendek terakhir


sejak tahun 1880 hingga kini, dengan tiga tahap perkembangan terakhir.

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 20

Tonggak awal adalah pada tahun 1879, di saat penemuan ukulele di Hawai yang
segera menjadi alat musik utama dalam keroncong (suara ukulele: crong-crong-
crong).

Ketiga tahap tersebut adalah : (a) Masa stambul (1880-1920)

(b) Masa keroncong abadi (1920-1960), dan


(c) Masa keroncong modern (1960-kini).

Masa stambul (1880-1920)

Ukulele ditemukan pada tahun 1879 di Hawaii, sehingga diperkirakan pada tahun
berikutnya Keroncong baru menjelma pada tahun 1880, di daerah Tugu
kemudian menyebar ke selatan daerah Kemayoran dan Gambir (lihat ada lagu
Kemayoran dan Pasar Gambir, sekitar tahun 1913). Komedie Stamboel 1891-
1903 lahir di Kota Pelabuhan Surabaya tahun 1891, berupa Pentas Gaya
Instanbul, yang mengadakan pertunjukan keliling di Hindia Belanda, Singapura,
dan Malaya lewat jalur kereta api maupun kapal api. Pada umumnya pertunjukan
meliputi Cerita 1001 Malam (Arab) dan Cerita Eropa (Opera maupun Rakyat),
termasuk Hikayat India dan Persia. Sebagai selingan, antar adegan maupun
pembukaan, diperdengarkan musik mars, polka, gambus, dan keroncong.
Khusus musik keroncong dikenal pada waktu itu Stambul I, Stambul II, dan
Stambull III.

Pada waktu itu lagu Stambul berirama cepat (sekitar meter 120 untuk satu ketuk
seperempat nada), di mana Gesang menyebut sebagai Keroncong Cepat, dan
berbaur dengan Tanjidor yang asli Betawi. Pada masa ini dikenal para musisi
Indo, dan pemain biola legendaris adalah M. Sagi (perhatikan rekaman Idris
Sardi main biola lagu Stambul II Jali-jali berdasarkan aransemen dari M. Sagi).
Seperti diketahui bahwa panjang lagu stambul adalah 16 birama,

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 21

Masa keroncong modern (1960-kini)

Perkembangan keroncong masih di daerah Solo dan sekitarnya, namun muncul


berbagai gaya baru yang berbeda dengan Masa Keroncong Abadi (termasuk
musisinya), dan merupakan pembaruan sesuai dengan lingkungannya.

Langgam Jawa

Bentuk adaptasi keroncong terhadap tradisi musik gamelan dikenal sebagai


langgam Jawa, yang berbeda dari langgam yang dimaksud di sini. Langgam
Jawa memiliki ciri khusus pada penambahan instrumen antara lain siter,
kendang (bisa diwakili dengan modifikasi permainan cello ala kendang), saron,
dan adanya bawa atau suluk berupa introduksi vokal tanpa instrumen untuk
membuka sebelum irama dimulai secara utuh. Tahun 1968 Langgam Jawa
berkembang menjadi Campursari.

Umumnya mempunyai struktur lagu pop yaitu A - A - B - A atau juga A - B - C - D


dangan jumlah 32 birama. Lagu Langgam Jawa yang terkenal di tahun 1958
adalah ciptaan Anjar Any (1936-2008): Yen Ing Tawang Ana Lintang (Tawang
dalam Bahasa Jawa berarti: awang-awang, langit, dan makna lain nama suatu
desa di Magetan, Kalau di Langit Ada Bintang). Langgam Jawa menjadi terkenal
oleh Waljinah yang pernah sebagai juara tingkat sekolah SMP di RRI Solo tahun
1958.

Keroncong Beat

Dimulai oleh Yayasan Tetap Segar pimpinan Rudy Pirngadie, di Jakarta pada
tahun 1959 dan bisa mengiringi lagu barat pop (mau melangkah lebih bersifat
universal). Pada waktu itu Idris Sardi ikut tur ke New York World's Fair Amerika
Serikat dengan biola tahun 1964 dengan maksud mau memperkenalkan lagu
pop barat (I left my heart in San Fransico, pada waktu itu tahun 1964 lagu ini
merupakan salah satu hit di dunia) dengan iringan keroncong beat, namun dia
kena denda melanggar hak cipta akibat tanpa izin.

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 22

Dengan Keroncong Beat maka berbagai lagu (bukan dengan rangkaian harmoni
keroncong, termsuk kunci Minor) dapat dinyanyikan seperti La Paloma,
Monalisa, Widuri, Mawar Berduri, dll.

Campur Sari

Di Gunung Kidul (DI Yogyakarta) pada tahun 1968 Manthous memperkenalkan


gabungan alat gamelan dan musik keroncong, yang kemudian dikenal sebagai
Campursari. Kini daerah Solo, Sragen, Ngawi, dan sekitarnya, terkenal sebagai
pusat para artis musik campursari. Bahkan Bupati Sukoharjo ikut meramaikan
bursa campursari.

Keroncong Koes-Plus

Koes Plus dikenal sebagai perintis musik rock di Indonesia, pada sekitar tahun
1974 juga berjasa dalam musik keroncong yang rock. Keroncong Pertemuan
adalah Keroncong Koes Plus dengan struktur bentuk campuran (dalam bahasa
Belanda disebut Meng-vorm atau Inggris Combine form) antara Stambul II dan
Keroncong Asli.

Seandainya band rock Indonesia bisa mengikuti jejak Koes-Plus untuk


melestarikan budaya sendiri seperti keroncong, maka betapa indah musik rock
Indonesia dapat ngetop dengan irama kampung halaman, berarti musik
keroncong jangan mati (ucapan Gesang). Mudah-mudahan Mbah, generasi
muda Indonesia dapat melanjutkan musik keroncong .

Keroncong Dangdut (Congdut)

Keroncong dangdut (Congdut) adalah jawaban atas derasnya pengaruh musik


dangdut dalam musik populer di Indonesia sejak 1980-an. Seiring dengan
menguatnya campur sari di pentas musik populer etnis Jawa, sejumlah musisi,
konon dimulai dari Surakarta, memasukkan unsur beat dangdut ke dalam lagu-
lagu langgam Jawa klasik maupun baru. Didi Kempot adalah tokoh utama

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 23

gerakan pembaruan ini. Lagu-lagu yang terkenal antara lain Stasiun Balapan,
Sewu Kuto.

Tokoh keroncong

Salah satu tokoh Indonesia yang memiliki kontribusi cukup besar dalam
membesarkan musik keroncong adalah bapak Gesang. Lelaki asal kota
Surakarta (Solo) ini bahkan mendapatkan santunan setiap tahun dari pemerintah
Jepang karena berhasil memperkenalkan musik keroncong di sana. Salah satu
lagunya yang paling terkenal adalah Bengawan Solo. Lantaran pengabdiannya
itulah, oleh Gesang dijuluki "Buaya Keroncong" oleh insan keroncong Indonesia,
sebutan untuk pakar musik keroncong. Gesang menyebut irama keroncong pada
MASA STAMBUL (1880-1920), yang berkembang di Jakarta (Tugu , Kemayoran,
dan Gambir) sebagai Keroncong Cepat; sedangkan setelah ousat
perkembangan pindah ke Solo (MASA KERONCONG ABADI: 1920-1960)
iramanya menjadi lebih lambat.

Di sisi lain nama Anjar Any (Solo, pencipta Langgam Jawa lebih dari 2000 lagu
yang meninggal tahun 2008) juga mempunyai andil dalam keroncong untuk
Langgam Jawa beserta Waljinah (Solo), sedangkan R. Pirngadie (Jakarta) untuk
Keroncong Beat, Manthous (Gunung Kidul, Yogyakarta) untuk Campursari dan
Koe Plus (Solo/Jakarta) untuk Keroncobg Rock, serta Didi Kempot (Ngawi) untuk
Congdut.

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 24

BAB V

KESIMPULAN

Dari pembahasan diatas dapat di simpulkan bahwa musik indonesia


khususnya musik populer juga mengalami perkembangan dari tahun ke tahun,
dari zaman ke zaman. Hingga saat ini pun musik populer Indonesia masih di
nikmati masanyarakat, khususnya dari kalangan muda – mudi yang sangat
mengemari musik ini.
Selain itu, musik populer Indonesia juga dapat menembus pasaran musik
Asia, ini di tandai banyak nya masyarakat dari Negara tetangga seperti
Singapura dan Malaysia sangat menyenangi musik populer Indonesia. Kita
sebagai remaja Indonesia harus berbangga atas hasil karya Indonesia.

PENUTUP
Sekian makalah tentang perkembangan musik Indonesia khusunya musik
populer ini kami sampaikan. Mudah – mudahan makalah ini dapat memberikan
informasi dan pengetahuan tentang perkembangan musik Indonesia. Tentunya
kami juga berharap dengan adanya makalah ini, masyarakat Indonesia semakin
mencintai musik negaranya sendiri.

Perkembangan Musik Populer Indonesia


Seni Budaya SMA NEGERI 2 BANJARMASIN 25

DAFTAR PUSTAKA
www.id.wikipedia.co.org

www.google.com

www.ilirik.com

Perkembangan Musik Populer Indonesia