Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pendidikan Kesehatan Tentang Teknik Relaksasi Progresif Jacobson Pada


Keluarga Ny. K di RW 15 Kelurahan Lowokwaru

Oleh :
Lailatul Purwasih Putri
140070300011060
Kelompok 2 K3LN Profesi

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN K3LN


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2015

A. Latar Belakang
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan gangguan pada sistem
peredaran darah yang dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah diatas nilai
normal, yaitu melebihi 140/90 mmHg. Berdasarkan prevalensi hipertensi
merupakan

penyakit

berbahaya

nomor

empat

karena

sebagian

besar

individuyang menderita hipertensi tidak mengetahui gejala yang spesifik


berkaitan dengan tekanan darah penderita. Hipertensi juga sering disebut
sebagai penyakit silent killer. Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama
penyebab penyakit jantung, penyakit otak dan ginjal. Berdasarkan World Health
Organization (WHO)1983, merekomendasikan penggunaan pendekatan nonfarmakologis dalam pengobatan hipertensi. Yang termasuk non-farmakologis
untuk hipertensi meliputi; memodifikasi gaya hidup, penurunan berat badan,
latihan fisik secara teratur, berhenti merokok, berhenti menggunakan tembakau,
meningkatkan asupan buah-buahan & sayuran, tidak mengonsumsialkohol,
asupan suplemen natrium dan kalium.
Salah satu tindakan dalam memodifikasi gaya hidup yaitu aktivitas, dan
salah satunya terapi relaksasi. Ada beberapa jenis terapi relaksasi seperti stretch
release relaxation (SRR), Jacobsons progressive muscle relaxation (JPMR),
cognitive imagery relaxation(COG), dan beberapa jenis meditasi yang lain. Di
sini, teknik JPMR digunakan karena hasil yang lebih baik, gerakannya sederhana
dan mudah dipraktekkan di rumah. Dalam penelitian Shinde et al (2013), teknik
relaksasi progresif Jacobson dapat menurunkan kecemasan dan memberikan
efek pada penurunan tekanan darah. Sehingga teknik ini dapat dimanfaatkan
sebagai pilihan pengobatan non-farmakologis dan sebagai bentuk kontrol
langsung terhadap hipertensi.
Dari hasil pengkajian 78 keluarga di RW 15, 47% warga yang beresiko
hipertensi mengatakan jarang melakukan olahraga seperti jalan kaki di pagi hari.
Sehingga kami memiliki gagasan untuk mengimplementasikan teknik relaksasi
otot progresif Jacobson kepada Keluarga Posyandu RW 15 agar dapat diajarkan
kembali ke warga. Selain itu teknik relaksasi otot progresif Jacobson juga akan
diimplementasikan ke keluarga binaan, kemudian diukur tekanan darah sebelum
dan sesudah terapi relaksasi untuk mengevaluasi keefektifan teknik relaksasi otot
progresif Jacobson.

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan keluarga posyandu RW 15
Lowokwaru dapat memahami konsep dasar teknik relaksasi otot
progresif Jacobson dan mempraktekkan kembali.
2. Tujuan Khusus
a. Keluarga mengetahui teknik relaksasi otot progresif Jacobson
b. Keluarga mengetahui tujuan dan manfaat teknik relaksasi otot
progresif Jacobson
c. Keluarga memahami prosedur pelaksanaan teknik relaksasi otot
progresif Jacobson
d. Keluarga dapat mempraktekkan kembali teknik relaksasi otot
progresif Jacobson
C. Rencana Kegiatan
a. Metode

: Ceramah kombinasi tanya jawab dan simulasi

b. Media

: lembar prosedur dan gerakan

c. Waktu dan tempat

: Jumat, 2-10-2015 pukul 10.00 di Rumah Ny. K

d. Materi

: Lampiran 1

e. Pemateri

: Lailatul Purwasih Putri

f.

: Keluarga Ny. K

Peserta

D. Kegiatan Pembelajaran
E.

Taha

K.

p
Pend

ahuluan

Q.

Peny

ajian

F.

G.

H.

Kegiatan Edukator

Kegiatan

I.

aktu
Peserta Didik
L.
1 Memberikan salam kepada peserta
Menjawab
salam

Edukator
memperkenalkan
diri
5 menit
edukator
Edukator menjelaskan tujuan penyuluhan
Mendengarkan edukator
Edukator menjelaskan kontrak waktu yang Memperhatikan edukator
akan diberikan
N.
R.

M.
4 Edukator

5 menit

melakukan

penyuluhan

tentang Peserta

menerima

teknik relaksasi otot progresif Jacobson


penyuluhan
Edukator melakukan penyuluhan tentang Peserta merespon dan
tujuan dan manfaat teknik relaksasi otot
progresif Jacobson
Edukator melakukan
prosedur
Jacobson
Edukator

teknik

mempraktekkan

tode
O.
Ce

J.

Media

P.

ramah

S.

Ce

ramah,

T.

lembar

prosedur

simulasi

mempraktekkan
prosedur pelaksanaan

penyuluhan

relaksasi

mengajak

Me

otot

Keluarga
kembali

tentang
progresif

teknik

relaksasi

otot

progresif Jacobson

untuk
prosedur

pelaksanaan teknik relaksasi otot progresif


U.
up

Penut

V.

Jacobson
2 Edukator mengevaluasi hasil simulasi dengan Peserta mempraktekkan

0 menit

lembar check list prosedur teknik relaksasi

kembali

prosedur

W.
mulasi,

Si

X.
check

Lembar
list

otot progresif Jacobson lalu di skoring


Edukator memberikan waktu tanya jawab

teknik

relaksasi

otot

tanya

prosedur

progresif Jacobson
Peserta aktif bertanya

jawab

teknik

untuk peserta
Edukator menjawab pertanyaan dari peserta
kepada edukator
Edukator menyimpulkan dari penyuluhan Peserta
merespon
tersebut
edukator dengan baik
Edukator menutup penyuluhan
Peserta menjawab salam
Edukator memberikan salam kepada peserta
dari edukator

relaksasi
progresif
Jacobson,

otot

Y.

Anda mungkin juga menyukai