Anda di halaman 1dari 1

SURAT KETETAPAN DIREKTUR RUMAH SAKIT

Nomor : SK /

392

VI

/2011

TENTANG
PETUNJUK PERSETUJUAN TINDAK MEDIK (INFORMED CONSENT)
DI RUMAH SAKIT CAMATHA SAHIDYA
DIREKTUR RUMAH SAKIT CAMATHA SAHIDYA

Menimbang

a. Bahwa untuk meningkatkan mutu dan pengamanan pelayanan kesehatan kepada


pasien khususnya dokter untuk melaksanakan tindakan medis infasif dalam upaya
penyembuhan pasien.
b. Bahwa untuk hal tersebut di atas diperlukan ijin/persetujuan tertulis dari pasien atau
keluarga terdekatnya.

Mengingat

a. PERMENKES RI Nomor 585/Menkes/per/IX/1989 tentang Persetujuan Tindak


Medis.
b. Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Nomor : HK.00.06.3.5.1866.
Tanggal 21 April 1999 Tentang Pedoman Persetujuan Tindakan Medik (Informed
Consent).

Memperhatikan : Usulan Komite Medik RSSB

MEMUTUSKAN
Menetapkan :
Pertama :
Kedua

Ketiga

Membatalkan Surat Ketetapan Nomor : Sprin/ / /2001 Tanggal 30 Mei 2001


Tentang Persetujuan Tindak Medik (Informed Consent).
Melaksanakan ketentuan Persetujuan Tindak Medik (Informed Consent)
di RS YK MADIRA sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini, sebagai
bagian yang tidak terpisahkan.
Surat Ketetapan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkannya dengan
ketentuan bahwa apabila terdapat kesalahan/kekeliruan dalam Surat Ketetapan ini
kemudian hari, akan diadakan ralat/perbaikan sebagaiman mestinya.

Selesai.
Direktur Rumah Sakit CAMATHA SAHIDYA

DR. dr. Ibrahim, SH, M.Sc


Tembusan :
1.Ketua Komite Medik RS. CAMATHA SAHIDYA
2.Kepala Sub Bagian Kesekretariatan dan Rekam Medis