Anda di halaman 1dari 9
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia 1 putusan.mahkamahagung.go.id P U T U S A N

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

1

putusan.mahkamahagung.go.id

P

U

T

U

S

A

N

Perkara No.40 / Pid.Sus /2012/ PN.Kdi.

“ DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA “

Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri yang memeriksa dan mengadili

perkara-perkara pidana pada peradilan tingkat pertama dengan acara pemeriksaan

singkat telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara terdakwa :

Nama lengkap

:

MOHAMMAD SAID Bin ACHYAR (Alm) ;

Tempat lahir

:

Kediri;

Umur / tanggal lahir

:

58 tahun / 04 Mei l953 ;

Jenis kelamin

:

laki-laki;

Kebangsaan

:

Indonesia ;

Tempat tinggal

:

Dsn.Tegalrejo Rt.03/Rw.02, Ds.Wonorejo,

 

Kec.Ngadiluwih, Kab.Kediri ;

Agama

:

Islam ;

Pekerjaan

:

Swasta ;

Pendidikan

:

SD ;

Terdakwa di tahan sejak tanggal : 22 Desember 2011 ;

Terdakwa dalam pemeriksaan perkara ini didampingi oleh Penasehat

Hukumnya yang bernama :Drs.SUHUD,SH.M.Hum. berdasarkan surat kuasa

khusus tertanggal : 06 Maret 2012 ;

Pengadilan Negeri tersebut ;

Telah membaca Surat Pelimpahan Perkara Acara Pemeriksaan Biasa dari

Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, tanggal : 21 Pebruari 2012, Nomor : B-

34/0.5.45 /Euh.1 /02 /2011 ;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 1

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia 2 putusan.mahkamahagung.go.id Telah membaca Penetapan Ketua Pengadilan

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

2

putusan.mahkamahagung.go.id

Telah membaca Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri,

tanggal : 22 Pebruari 2012, Nomor : 40/Pid.Sus/2012/PN.Kdi., tentang

Penunjukan Hakim Majelis dan Panitera untuk menyidangkan dan mengadili

perkara ini ;

Telah membaca surat-surat dalam berkas perkara ;

Telah mendengar keterangan saksi-saksi dan keterangan terdakwa

dipersidangan ;

Telah memperhatikan barang bukti yang diajukan oleh Penuntut Umum

dipersidangan ;

Telah mendengar tuntutan Penuntut Umum pada pokoknya Penuntut

Umum mohon supaya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri yang

memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan

1. Menyatakan terdakwa “ MOHAMMAD SAID Bin ACHYAR (Alm)

terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “

MELAKUKAN USAHA PERTAMBANGAN TANPA IUP, IPR atau

IUPK “ sebagaimana dimaksud dalam pasal 37, Pasal 40 ayat (3), pasal 48,

Pasal 67 ayat (1) atau ayat (5) UU.RI. No.4 Tahun 2009, tentang

PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA “ sebagaimana diatur dan

diancam pidana dalam pasal 158 Undang-undang R.I. No.4 Tahun 2009,

tentang pertambangan Mineral dan batubara dalam surat dakwaan kami ;

2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 1 (satu)

tahun dan 6 (enam) bulan dikurangi selama terdakwa dalam tahanan

sementara dan dengan perintah terdakwa tetap ditahan serta denda sebesar Rp.

1.000.000,- (satu juta rupiah) Subsidair selama 6 (enam) bulan kurungan ;

3. Menetapkan barang bukti berupa :

- 1 (satu) unit mesin diesel penyedot pasir dirampas untuk negara dan 1

(satu) buah pipa paralon dirampas untuk dimusnahkan ;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 2

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia 3 putusan.mahkamahagung.go.id 4. Menetapkan agar Terdakwa membayar

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

3

putusan.mahkamahagung.go.id

4. Menetapkan agar Terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp. 2.000,- (dua

ribu rupiah)

Telah mendengar Permohonan terdakwa yang diucapkan secara lisan di

persidangan tertanggal ; 12 April 2102, yang pada pokoknya terdakwa

menyatakan bahwa ia memohon agar kepadanya dijatuhi hukuman yang seringan

ringannya dengan alasan terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji tidak

akan mengulangi lagi perbuatannya;

Telah mendengar tanggapan atas permohonan terdakwa dari Penuntut

Umum yang disampaikan secara lisan dipersidangan pada pokoknya Penuntut

Umum menyatakan tetap pada tuntutannya ;

Menimbang, bahwa terdakwa diajukan ke depan persidangan oleh

Penuntut Umum didakwakan sebagai berikut :

Bahwa ia terdakwa MOHAMMAD SAID Bin ACHYAR (Alm) pada

hari : Kamis, tanggal : 22 Desember 2011, sekitar jam 18.00 Wib atau setidak-

tidaknya pada suatu waktu tertentu dalam Bulan Desember 2011, bertempat di

daerah aliran Sungai (DAS) kali brantas di Dsn.Kolah, Ds.Wonorejo,

Kec.Ngadiluwih, Kab.Kediri atau setidak-tidaknya disuatu tempat yang masih

termasuk daerah Hukum Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, setiap orang yang

melakukan penambangan tanpa IUP (ijin usaha pertambangan) IPR (ijin

pertambangan Rakyat) atau IUPK (izin usaha pertambangan Khusus),

sebagaimana dimaksud dalam pasal 37, pasal 40 ayat (3) pasal 48, pasal 67 ayat

(1) pasal 74 ayat (1) atau ayat (5) UU.RI.No.4 Tahun 2009, tentang Pertambangan

Mineral dan batubara perbuatan tersebut terdakwa lakukan dengan cara sebagai

berikut :

Bahwa pada waktu dan tempat seperti tersebut pada awal bagian dakwaan

ini, terdakwa sebagai pengelola Pertambangan pasir telah melakukan

kegiatan pertambangan pasir sejak tahun 2010 atau dalam waktu waktu

tertentu ditahun 2010 sampai dengan hari kamis tanggal 22 Desember

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 3

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia 4 putusan.mahkamahagung.go.id 2011 sekitar jam 08.00 Wib dimana untuk

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

4

putusan.mahkamahagung.go.id

2011 sekitar jam 08.00 Wib dimana untuk setiap harinya terdakwa

melakukan penambangan pasir sejak jam 07.00 Wib sampai dengan jam

17.00 Wib dan dilakukan diatas Bantaran Sungai Brantas Kabupaten

Kediri ;

Bahwa dalam melakukan penambangan pasir, terdakwa menggunakan alat

berupa 1 (satu) mesin diesel penyedot pasir dan 1 (satu) pipa paralon ;

Bahwa terdakwa dalam melakukan penambangan pasir dilakukan dengan

cara yakni terdakwa dengan menggunakan mesin diesel penyedot pasir

yang diletakkan diatas perahu, yang selanjutnya pasir yang telah terhisap

oleh mesin diesel dialirkan ke paralon dan lanjutkan ke galangan/

penampungan pasir dan masih menggunakan pipa paralon yang berkuran 4

dim, untuk selanjutnya digalangan/penampungan pasir tersebut terdapat

gronjong(ayakan) yang berfungsi sebagai pemisah antara pasir dengan

batu/koral, dan setelah terpisah selanjutnya pasir hasil tambangan dari

terdakwa dijual dan untuk 1 (satu) truck pasir dijual seharga Rp. 80.000,-

(delapan puluh ribu rupiah) dan untuk setiap harinya terdakwa dapat

melakukan penambangan material; berupa pasir rata-rata sekitar 2 (dua)

sampai 3 (tiga) truck;

- Bahwa akibat perbuatan terdakwa yang melakukan penambangan pasir di

sungai Brantas dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan disekitar

sungai brantas karena dilakukan tanpa adanya petunjuk teknis

pertambangan yang sesuai dan pertambangan pasir yang dilakukan oleh

terdakwa MOHAMMAD SAID Bin ACHYAR (Alm) , tidak memiliki

Izin Usaha Pertambangan (IUP), Izin Pertambangan Rakyat (IPR) atau

Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dari pejabat yang berwenang ;

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal

158 undang-Undang R.I. No. 4 Tahun 2009, tentang Pertambangan ;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 4

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia 5 putusan.mahkamahagung.go.id Menimbang, bahwa atas dakwaan jaksa

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

5

putusan.mahkamahagung.go.id

Menimbang, bahwa atas dakwaan jaksa Penuntut Umum untuk tindak

pidana yang didakwakan tersebut, terdakwa dan Penasehat Hukumnya

menyatakan telah mengerti dan tidak mengajukan eksepsi ;

Menimbang, bahwa dipersidangan oleh Penuntut Umum telah diajukan

barang bukti berupa :

- 1 (satu) unit mesin diesel penyedot pasir dan 1 (satu) buah pipa paralon ;

Menimbang, bahwa selain barang bukti tersebut di atas, untuk

membuktikan Dakwaan Penuntut Umum untuk tindak pidana yang didakwakan,

Penuntut Umum dipersidangan telah pula mengajukan saksi-saksi masing-masing

dibawah sumpah ;

1 RISWADI,S.Sos ;

2 YUSUF ABRAHAM,SH ;

telah memberikan keterangan pada pokoknya termuat dalam berita acara ;

Menimbang, bahwa atas keterangan para saksi tersebut terdakwa

menyatakan tidak keberatan ;

Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi, keterangan

terdakwa, serta adanya barang bukti apabila dihubungkan antara yang satu dengan

lainnya saling bersesuaian maka Majelis Hakim telah memperoleh fakta-fakta

hukum sebagai berikut

Bahwa benar pada hari Kamis,Tanggal : 22 Desember 2011, sekira pukul

08.00 Wib bertempat di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Brantas di

Dsn.Tegalrejo, Ds.Wonorejo, Kec.Ngadiluwih, Kab.Kediri , terdakwa

telah melakukan Usaha Penambangan dengan tanpa ijin dengan cara

menyedot material pasir yang ada di DAS sungai kali Brantas dengan

menggunakan alat mekanik berupa 1 (satu) unit mesin diesel penyedot

pasir, pipa paralon, pipa spiral dan sungkru besi untuk dialirkan ke tempat

penampungan/ galangan pasir untuk selanjutnya dijual kepada pembeli

yang datang ke lokasi tambang yang dikelolanya dengan harga Rp.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 5

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia 6 putusan.mahkamahagung.go.id 80.000,- (delapan puluh ribu rupiah) per

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

6

putusan.mahkamahagung.go.id

80.000,- (delapan puluh ribu rupiah) per 1 (satu) rit/trucknya, material

tambang yang terjual tiap harinya rata-rata sebanyal 3 (tiga) rit /truck

pendapatan yang didapat tersangka tiap harinya kurang lebih Rp.

200.000,- (dua ratus ribu rupiah)_ dari kejadian tersebut petugas berhasil

menyita barang bukti herupa 1 (satu) unit mesin diesel penyedot pasir dan

1 (satu) pipa paralon guna proses hukum lebih lanjut ;

Menimbang, bahwa terhadap barang bukti yang diajukan dipersidangan

dibenarkan oleh saksi-saksi dan terdakwa ;

Menimbang, Bahwa terdakwa oleh Penuntut Umum telah didakwa dalam

dakwaan tunggal melanggar pasal pasal 158 undang-Undang R.I. No. 4 Tahun

2009, tentang Pertambangan yang unsur-unsurnya :

Unsur setiap orang ;

Unsur melakukan usah a pertambangan tanpa IU P, IPR atau IUPK ;

Menimbang, bahwa berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di

persidangan, yang didasarkan atas keterangan saksi-saksi, keterangan terdakwa

dan alat bukti lainnya serta barang bukti sebagaimana termuat dalam berita acara

persidangan, maka Majelis Hakim berpendapat bahwa unsur-unsur dalam pasal

tersebut telah terpenuhi, oleh karenanya terdakwa dinyatakan telah terbukti secara

sah dan menyakinkan telah melakukan tindak pidana yang didakwakan oleh

Penuntut umum ;

Menimbang, sebagaimana fakta yang terungkap dipersidangan ternyata

segenap unsur pasal yang didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum tersebut telah

terpenuhi, maka dengan demikian dakwaan Jaksa Penuntut Umum telah terbukti ;

Menimbang, bahwa oleh karena segenap unsur dari pasal yang

didakwakan oleh Penuntut Umum telah terpenuhi dengan demikian maka

dakwaan Penuntut Umum telah terbukti dan oleh karena itu terdakwa terbukti

pula melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan tersebut ;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 6

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia 7 putusan.mahkamahagung.go.id Menimbang, bahwa berdasarkan

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

7

putusan.mahkamahagung.go.id

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, maka

Majelis Hakim berpendapat bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan

menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “ MELAKUKAN USAHA

PENAMBANGAN TANPA IJIN USAHA PERTAMBANGAN, IJIN

PERTAMBANGAN RAKYAT, IJIN USAHA PERTAMBANGAN KHUSUS

“dalam dakwaan tunggal yang melanggar pasal 158 undang-Undang R.I. No. 4

Tahun 2009, tentang Pertambangan;

Menimbang, Bahwa dari kenyataan yang diperoleh selama persidangan

dalam perkara ini, Majelis Hakim tidak menemukan hal-hal yang dapat

melepaskan terdakwa dari pertanggungan jawaban pidana, baik sebagai alasan

pembenar dan atau alasan pemaaf, oleh karenanya Majelis Hakim berkesimpulan

bahwa perbuatan yang dilakukan terdakwa harus dipertanggung jawabkan

kepadanya ;

Menimbang, bahwa oleh karena terdakwa mampu bertanggung jawab,

maka terdakwa harus dinyatakan bersalah atas tindak pidana yang didakwakan

terhadap diri terdakwa oleh karena itu harus dijatuhi pidana ;

Menimbang, bahwa Majelis Hakim sebelum menjatuhkan pidana perlu

dipertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan bagi terdakwa ;

Hal-hal yang memberatkan :

Perbuatan terdakwa sangat meresahkan masyarakat ;

Perbuatan

terdakwa

dapat

merusak

lingkungan

berupa

tanah

longsor,

pengikisan tanah serta merusak ekosistim disekitar kali brantas ;

Hal-hal yang meringankan :

Terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulangi lagi serta

bersikap sopan dan tidak berbelit-belit dipersidangan ;

Terdakwa belum pernah dihukum ;

Menimbang, Bahwa terhadap barang bukti berupa :

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 7

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia 8 putusan.mahkamahagung.go.id - 1 (satu) unit mesin diesel penyedot

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

8

putusan.mahkamahagung.go.id

- 1 (satu) unit mesin diesel penyedot pasir dirampas untuk Negara dan 1 (satu)

buah pipa paralon dirampas untuk dimusnahkan ;

Mengingat akan ketentuan dalam pasal 158 undang-Undang R.I. No. 4

Tahun 2009, tentang Pertambangan ; dan Peraturan Per Undang-Undangan

lainnya yang bersangkutan dengan perkara ini ;

M

E

N

G

A

D

I

L

I

:

1. Menyatakan terdakwa MOCHAMMAD SAID Bin ACHYAR (Alm) terbukti

secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana

MELAKUKAN USAHA PENAMBANGAN TANPA IJIN USAHA

PERTAMBANGAN, IJIN PERTAMBANGAN RAKYAT, IJIN USAHA

PERTAMBANGAN KHUSUS “

2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa MOCHAMMAD SAID Bin

ACHYAR (Alm) dengan pidana penjara selama 10 (sepuluh) bulan dan

denda sebesar Rp. 500.000,- ( lima ratus ribu rupiah) dengan ketentuan

apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan

selama 1 (satu) bulan ;

3. Menetapkan barang bukti berupa :

3. Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan

seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan ;

4. Memerintahkan agar terdakwa tetap ditahan dalam rumah tahanan Negara ;

5. Menetapkan barang bukti berupa :

- 1 (satu) unit mesin diesel penyedot pasir dirampas untuk Negara dan 1 (satu)

buah pipa paralon dirampas untuk dimusnahkan ;

6 Membebankan Terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp.

2.000,- ( dua ribu rupiah) :

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 8

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia 9 putusan.mahkamahagung.go.id Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten kediri

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

9

putusan.mahkamahagung.go.id

Hakim

Pengadilan Negeri Kabupaten kediri pada hari : Kamis, Tanggal :

12 April 2012,,oleh kami YUNIZAR KILAT DAYA,SH.MH. sebagai Hakim

ketua sidang, A.A GEDE AGUNG PARNATA,SH.Cn dan TIWIK,SH.M.Hum.

masing-masing sebagai Hakim Anggota; putusan tersebut diucapkan dalam sidang

yang terbuka untuk umum pada hari: Kamis ; tanggal : 12 April 2012 , oleh

Majelis Hakim tersebut dengan didamnpingi Hakim-Hakim anggota tersebut dan

dibantu oleh RUMIYATI, S.H., sebagai Panitera Pengganti, dengan dihadiri oleh

RIBUT SUPRIATIN,S.H. Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri

Ngasem , terdakwa dan Penasehat hukumnya ;

Demikianlah

diputuskan

dalam

rapat

permusyawarah

Majelis

Hakim-Hakim Anggota,

Hakim ketua ;

AA.GEDE AGUNG PARNATA,SH.Cn ;

YUNIZAR KILAT DAYA,SH.MH.

TIWIK,SH.M.Hum.

Panitera Pengganti ;

RUMIYATI,SH.

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : kepaniteraan@mahkamahagung.go.id

Telp : 021-384 3348 (ext.318)

Halaman 9