Anda di halaman 1dari 14

Transformasi Rantai Samping

dari Sinamat
5

5
2

4
R

Alilfenol

4
R

Propenilfenol

Mempunyai gugus hidroksil atau gugus


eter pada C-4
Terkadang diikuti oleh gugus metoksil (OCH3) atau metilendioksid (-O-CH2-O-)
yang lain.

Substituen Cincin
C-2

C-3

C-4

C-5

Chavikol

OH

Estragol

OCH3

Anetol

OH

Isoeugeno
l

Eugenol

OCH3

Safrol

-O-CH2-O-

Elemisin

OCH3

Miristisin
Apiol

OCH3

Isosafrol
OCH3

OCH3

Isoelemisi
n

-O-CH2-O-

OCH3

Isomiristis
in

-O-CH2-O-

OCH3

Isoapiol

CO2H

CH2X

-X-

[H]
R

+CH2
R

Sinamat
Karbokation Antara
H-

+
R

Propenilfenol

Alilfenol

Menurut Birch, pembentukan turunan


alilfenol dan propenilfenol pada
prinsipnya ialah suatu reaksi substitusi
nukleofilik,
Dimana ion hidrida, H- berlaku sebagai
nukleofil

Sifat Sifat dan Sintesa


Fenilpropanoid dan
Poliketida

Telah diketahui bahwa sebagian besar


senyawa fenilpropanoid dan poliketida
merupakan senyawa-senyawa polifenol.
Mempunyai
gugus
karbonil
yang
berkonjugasi dengan ikatan rangkap, C
= C C = O.
Menyerap sinar dari panjang gelombang
di daerah tampak atau daerah ultraviolet.

Reaksi dan Sintesis


Turunan Sinamat
Senyawa-senyawa turunan sinamat
ditemukan secara luas di alam.
Turunan hidroksisinamat, seperti pkumarat, kafeat, ferulat, dan sinapat.
Biasanya dalam bentuk ester.
Mudah dideteksi , karena noda-nodanya
di atas kertas saring memberikan
fluorensi berwarna biru dan hijau
dibawah sinar UV.

Senyawa senyawa turunan sinamat


yang ditemukan di alam, ikatan rangkap
olefin mempunyai konfigurasi trans yang
lebih stabil daripada konfigurasi cis.
Tetapi, konfigurasi dapat diubah dari
yang satu menjadi yang lain
Isomerisasi dapat terjadi selama proses
pemisahan senyawa-senyawa ini dari
jaringan tumbuhan
oleh sinar matahari
H
H
terutama sinar OUV.
H
C
H

trans-Sinamat

OR

cis-Sinamat RO

Senyawa senyawa turunan sinamat


dapat disintesa dengan reaksi Perkin,
yaitu kondensasi aldol antara aldehida
aromatik yang sesuai dan anhidrida asam
karboksilat
Dengan adanya garam natrium dari asam
tersebut sebagai katalis.
Contoh :

C
H

-H2C

C
O

H3C

CH3COONa

170 OC

CH=CHCH2OOH

+ CH3COOH

C
H

-H2C

C
O

H3C

CH3COONa
170 OC

CH=CHCH2OOH

+ CH3COOH

Kondensasi terjadi antara gugus karbonil dari


aldehida aromatik dan gugus metil aktif dari
anhidrida asam.
Fungsi katalis adalah untuk membentuk anion
dari gugus metil aktif tersebut.

CH3C

O
O

CH3

CH3COO-

-CH2C

-H2C
H3C

CCH3

CH3COOH

O-

C
CHCH2COOCOCH3

C
O

CH3COOH

2HC

C
H

OH

O
C

COCH3

-H O
2

CHCH2COOCOCH3

+ CH3COO-

H2O

C
H

CHCOOH

CH3COOH

Turunan Sinamat dapat pula disintesa


dengan reaksi Knoevenagel.
Yaitu kondensasi aldol antara suatu
aromatik aldehid yang seusai dengan
asam atau ester malonat, dengan adanya
katalis basa.
H02C

CH2COOH

H
C

COOH
C
COOH

basa

H
C

- CO2

CHCOOH

O
C

Asam Sinamat
H

HOOCCH2COOC2H5
basa

H
C

H
C

COOH
C
COOC2H5

COOC2H5
C
H

- CO2

Etil Sinamat

Cara lain untuk mensintesa senyawa


senyawa turunan sinamat adalah
kondensasi aldol antara aldehida
aromatik yang sesuai dengan ester
asetat, dengan adanya katalis basa.
Contoh
:
O
C
H

Benzaldehida

CH3CO2C2H5
Etil Asetat

C2H5ONa

H
C

COOC2H5
C
H

Etil Sinamat

Dalam
prakteknya,
benzaldehida
ditambahkan kedalam campuran serbuk
natrium
dan
etil
asetat
yang
mengandung sedikit alkohol.
Natrium
berfungsi
reaksi.

etoksida
yang
terbentuk
sebagai katalis pada awal

Natrium hidroksida yang selanjutnya


terbentuk dari reaksi antara natrium dan
air yang dihasilkan berfungsi sebagai
katalis bagi rekasi selanjutnya.