Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PERCOBAAN TEKUK (BUCKLING)


A. Tujuan
Adalah untuk menunjukan peristiwa dan kebenaran rumus tekuk Euler
B. Teori Dasar
Terdapat 54 macam tipe tumpuan yang dikenal pada kolom elastis yang mendapat gaya
tekan axial, yaitu :
1. Tumpuan engsel pada kedua ujungnya
2. Tumpuan jepit pada kedua ujungnya
3. Tumpuan engsel pada satu ujung dan jepit pada ujung lainnya
4. Tumpuan jepit pada satu ujung dan bebas pada ujug lain
Rumus Euler untuk kolom ujung engsel
1. Untuk tumpuan engsel engsel, Pcr =
2. Untuk tumpuan jepit jepit, Pcr =

3. Untuk tumpuan jepit Engsel, Pcr = 2.5

EI
L

EI
L

EI
L

C. Prosedur Percobaan
Pada Praktikum kali ini hanya dilakukan hanya dilakukan 2 jenis percobaan tekuk yaitu
percobaan uji tekuk Tumpuan jepit jepit dan Tumpuan Jepit bebas.
Urutan pengujian beban kritis :
1. Susunan peraltan untuk pengujian beban kritis.
2. Pasang satu tumpuan engsel yang disediakan pada Hydraulic load cell dan satu
tumpuan engsel di tempat yang disediakan pada poros penekan yang sudah terpasang
di landasan atas kemudian kencangkan baut baut pengikatnya.
3. Atur ketinggian landasan atas sesuaikan dengan panjang benda yang akan di uji
pertama 600 mm, kemudian letakan benda uji tersebut diantara tumpuan jepit bawah
dan tumpuan jepit atas dipusat tumpuan sambil memutar spindle penekan agar benda
uji cukup tertekan.
4. Ptar spindle penekan agar menakan benada uji pada saat besar beban yang ditunjukan
oleh pressure gauge mendekati besarnya beban kritis benda uji maka jarum pada
pressure gauge akan bergerak perlahan dan kemudian berhenti jika sudah mencapai
beban kritis walaupun spindle penekan terus diputar terus diputar. Catat beban kritis
pengujian yang ditunjukan oleh pressure gauge sebagai berikut :
Pcr [ kg ] = P pressure Gauge [ kg/cm ] x 3,14 [ cm ]

5. Lakukan hal sama pada benda uji dengan panjang 650 mm dan 700 mm
6. Setelah mengambil data untuk tumpuan jepit jepit lakukan hal yang sama untuk
7.

tumpuan jepit bebas.


Hasil pengujian tersebut kemudian dibandingkan dengan hasil perhitungan teori

mekanika teknik sebagai berikut :


Tumpuan jepit jepit Pcr = 4 E.I/ L
8. Lakukan analisa data untuk mengetahui deviasi atau penyimpangan yang terjadi
antara hasil pengujian dengan hasil perhitungan teori
D. Data Pengamatan
Pengujian Tumpuan Jepit jepit

Panjang ( mm )

Beban Kritis Praktik ( kg/cm )

600

20

650

21

700

21

Pengujian Tumpuan Jepit Bebas

Panjang ( mm )

Beban Kritis Praktik ( C )

600

22

650

18

700

19

E. Analisa dan Perhitungan


Perhitungan Teori Jepit jepit :
Pcr = 4 E.I/ L = 4 . 2100000 . 0,020 / 60 = 460

D 4 = 64
0,84 = 0,020 cm
I = 64
E = Modulus elastisitas bahan = 2100000 kg/cm
Perhitungan Praktek Pcr = P x =
Praktek
Efisiensi =
x 100 %
Teori
Deviasi= 100 % - Efisiensi

Perhitungan Tumpuan Jepit jepit


Panjang benda uji 600 mm :
Teori : Pcr = 4 E.I/ L = 4 . 2100000 . 0,020 / 60 = 460 kg/cm
Praktik = Pcr = P x = 20 x = 62, 8 kg/cm
62,8
Efisiensi = 460 x 100 % = 13,65 %
Deviasi = 86,65 %
Panjang benda uji 650 mm :
Teori : Pcr = 4 E.I/ L = 4 . 2100000 . 0,020 / 65 = 392 kg/cm
Praktik = Pcr = P x = 21 x = 65,97 kg/cm
65,97
Efisiensi = 392 x 100 % = 16,82 %
Deviasi = 83,18%
Panjang benda uji 700 mm :
Teori : Pcr = 4 E.I/ L = 4 . 2100000 . 0,020 / 70 = 338 kg/cm
Praktik = Pcr = P x = 21 x = 65,97 kg/cm
65,97
Efisiensi = 338 x 100 % = 14,34 %
Deviasi = 85,66 %

F. Tabel dan Diagram


Uji Buckling Tumpuan jepit - jepit
Panjang

Beban kritis

Beban kritis

Beban kritis

Deviasi

Efisiensi

benda (mm)

praktik (kg/cm)

praktik (kg/cm)

teori

(%)

(%)

(kg/cm)
600

20

62,8

460

86,5

13,65

650

21

65,97

392

83,18

16,82

700

21

65,97

338

80,49

19,51

67
66
65
64

Column2

63
62
61
600
500
450
400
350
300
250
200
150
100
50
0
600

650

700

Column1

650

700

G. Kesimpulan
Pada pengujian ini terlihat bahwa deviasi sangat besar dapat disimpulkan bahwa
percobaan kurang baik dikarenakan factor alat pengujian sudah tidak presisi atau
kesalahan pada pembacaan alat ukur sehingga menyebabkan perhitungan tidak tepat.