Anda di halaman 1dari 2

Dari artikel tadi dapat kita analisa nilai nilai demokrasi nya, yaitu :

1. Kebebasan Berpendapat
Mengapa dikatakan kebebasan ? Karena pada saat akan pemilu presiden,
masyarakat bebas memilih pilihannya. Tapi kalau dalam konteks yang lebih detail
terbagi dari berbagai kebebasan. Dalam pemilu presiden atau pada saat Presiden
Jokowi akan mengangkat Budi Gunawan menjadi Kapolri, masyarakat Indonesia
berhak berpendapat. Ada pro dan kontra dari jalan yang diambil Jokowi saat akan
mengangkat Komjen.Pol, Budi Gunawan menjadi Kapolri. Tetapi inilah
demokrasi Indonesia, yang bebas akan bersuara dan menyampaikan pendapat.
Bahkan ada pendapat yang cukup ekstrim, Tersangka kok dijadikan POLRI 1 ? .
Terbukti yang dia sanggah dengan pendapatnya adalah bukan seorang lurah atau
pak RT, melainkan seorang Presiden. Masih banyak yang menyampaikan
pendapat karena tidak setuju akan jalan yang dipilih Jokowi untuk mengangkat
Budi Gunawan.
Tapi, karena Indonesia ini negara demokrasi. Presiden tidak boleh
memutuskan pilihannya sendiri / otoriter , walaupun yang memilih calon tersebut
presiden. Presiden Jokowi menerima saran dari masyarakat dan tim 9 ( tim
bentukan Jokowi untuk memberi pendapat ) untuk tidak mengangkat Komjen.Pol,
Budi Gunawan menjadi Kapolri.
2. Kepercayaan
Jokowi tidak akan berdiri sebagai Presiden jika masyarakat tidak percaya
kepada beliau. Masyarakat percaya bahwa Jokowi akan melakukan yang terbaik
demi Indonesia. Sehingga masyarakat percaya bahwa keputusan yang diambil
Jokowi benar-benar yang terbaik. Tapi tidak untuk pemilihan Kapolri, Jokowi
memilih Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri. Dari keputusan tersebut,
banyak masyarakat yang tidak setuju akan keputusan Jokowi sehingga harus
menunda pelantikan selama sebulan. Sampai pada akhirnya Jokowi menerima
pendapat dari masyarkat dan tim 9 untuk tidak melantik Budi Gunawan menjadi
Kapolri. Jokowi tahu bahwa kepercayaan jutaan warga Indonesia lebih penting
dibanding 1 calon yang pada saat itu di tersangka kan oleh KPK. Kemudian
Jokowi melantik Plt. Kapolri, Komjen, Pol. Badrodin Haiti menjadi Kapolri . Dan

disini banyak masyarakat yang mendukung keputusan Jokowi. Disinilah kenapa


nilai Kepercayaan pada Demokrasi Indonesia masih dibilang tinggi.
3. Kedaulatan Rakyat
Kedaulatan yang mutlak adalah ditangan rakyat. Sebagai bagian dari suatu
negara, maka setiap warga negara memiliki kedaulatan dalam pembentukan
pemerintahan. Pemerintah itu sendiri sesungguhnya berasal dari rakyat dan harus
bertanggung jawab kepada rakyat. Tidak diperbolehkan para politisi untuk
mengabaikan bahkan bertindak sewenang-wenang terhadap rakyat. Kedaulatan
rakyat hanya bisa terlaksana jika para politisi menyadari tanggung jawabnya.
Dalam kasus ini Jokowi sempat dibingungkan oleh pilihan yang sulit. Yaitu,
mengikuti partai politik yang mengusung nya atau mendengarkan pendapat
masyarakat Indonesia. Namun, kembali pada makna kedaulatan yang mutlak
adalah ditangan rakyat. Tidak ada politisi / partai politik yang bisa bertindak
sewenang-wenang. Semua kedaulatan berada pada rakyat.