Anda di halaman 1dari 17

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ANALISA

BAGIAN PEMISAHAN GOLONGAN


I,III,V

NAMA

: AJI SETIAWAN

NPM

: 14020087

GROUP

: K4

DOSEN

: SITI S,M.pd.

AS.DOSEN

: LESTARI W, S.pd.

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TEKSTIL


BANDUNG
2015

BAB I
MAKSUD DAN TUJUAN

1.1

Maksud tujuan pemisahan golongan I :


Untuk menganalisa kation dan anion yang terdapat dalam suatu larutan dan
mengetahui ciri-ciri serta sifat golongan I dengan cara basah.

1.2

Maksud dan tujuan pemisahan golongan III :


Untuk menganalisa kation dan anion yang terdapat dalam suatu larutan dan
mengetahui ciri-ciri serta sifat golongan III dengan cara basah.

1.3

Maksud dan tujuan pemisahan golongan V :


Untuk menganalisa kation dan anion yang terdapat dalam suatu larutan dan
mengetahui ciri-ciri serta sifat golongan V dengan cara basah.

BAB II
TEORI DASAR
2.1

Teori Dasar
Dalam percobaan penggolongan kation dan anion ini merupakan suatu analisa
kualitatif. Pada percobaan ini dilakukan percobaan analisa kualitatif basah.
Analisa kualitatif adalah suatu cara analisa berdasarkan ada tidaknya suatu
unsure/senyawa dalam suatu zat. Dinamai uji kualitatif basah karena bahan
yang diuji berupa larutan. Dan hasilnya dapat berupa endapan, bau, dan
adanya perubahan warna. Dimana larutan contoh dicampur dengan pereaksi
lain.
Kation dan anion yang penting dibagi dalam beberapa golongan menurut
kelarutannya terhadap pereaksi tertentu. Untuk analisa kualitatif
penggolongannya adalah sebagai berikut.

Penggolongan untuk Kation dibagi atas :

a) Golongan I : ion logam yang mengendap dengan klorida


Seperti : Ag+, Pb2+, Hg22+

b) Golongan II : ion logam yang mengendap sebagai sulfida dalam suasana


asam
Seperti : Hg2+, Cd2+, Cu2+, Pb2+, Bi3+ Golongan IIA.
As3+, Sb3+, Sn2+, Sn4+ Golongan IIB (disebut golongan karsinogenik)

c) Golongan III : ion logam yang mengendap sebagai hidroksida (IIIA) atau
sulfida (IIIB) dalam suasana garam Amonium
Seperti : Fe2+, Fe3+, Cr3+, Al3+, Mn2+ IIIA
Co2+, Ni2+, Mn2+, Zn2+ IIIB

d) Golongan IV : Ion logam yang mengendapkan sebagai karbonat dalam


medium alkohol amonia. Terdiri atas Ba2+, Sr2+, Ca2+.
e) Golongan V : ion logam yang tidak terendapkan.
Seperti : Mg2+, Na+, K+, (NH4+)

Penggolongan Anion dibagi atas :

a) Golongan I : membentuk gas asam dengan penambahan H2SO4 encer.


Seperti : CO32-, SO32-, S2O32-, NO2-.

b) Golongan II : membentuk endapan Barium/kalsium dalam medium


amoniak dan larut dalam HCl 3M.
Seperti : SO4-, BO2-, PO43-, BrO42-, F-, CrO42-, AsO33-, AsO43-.

c) Golongan III : membentuk endapan dengan penambahan garam Ag (selain


klorida) dalam medium asam nitrat encer.
Seperti : Cl-, Br-, I-, SCN-, Fe(CN) 4-.

d) Golongan IV : filtrat dari golongan III.


Seperti : NO3-, dan CH3COOH-.

BAB III
DATA PERCOBAAN
3.1

Alat-alat dan Bahan


Alat yang digunakan :

Tabung reaksi dan raknya


Pengaduk kaca
Pipet tetes
Tabung sentrifuge
Piala gelas
Labu semprot
Pemanas
Sentrifuge

Bahan yang digunakan :


1. Larutan contoh yang berisi kation dan anion untuk uji pemisahan golongan I.
2. Larutan contoh yang berisi kation dan anion untuk uji pemisahan golongan III.
3. Larutan contoh yang berisi kation dan anion untuk uji pemisahan golongan V.
4. HCL 6 N
5. HCL 2 N
6. K2CrO4
7. Alcohol 96 %
8. H2SO4
9. NH4OH
10. Aquaregia
11. HNO3 2 N
12. Logam Cu
13. SnCl2 5 %
14. KBr
15. NH4NO3

Bahan yang digunakan :


16. NaOH 4 N
17. H2O2
18. KCNS
19. K4Fe(CN)6
20. KIO4
21. CH3COOH
22. kertas lakmus
23. CH3COONH4
24. Aluminon
25. AgNO3
26. BaCl2
27. NH4Cl 5 %
28. (NH4)2CO3
29. Ba2CrO4
30. Na Rodizonat

3.2

Cara Kerja

Langkah kerja untuk pemisahan golongan I adalah :


-

Larutan contoh dibagi tiga bagian masing-masing untuk test kation,


test anion dan untuk cadangan.
Selanjutnya untuk test kation terlebih dahulu tambahkan HCl 6N
sampai terbentuk endapan sempurna.
Cuci endapan dua kali dengan 1 ml air suling ditambah 2 tetes HCl 2N.
Endapan yang terbentuk ditambah dengan air panas supaya Pb larut
dan segera disentrifuge.
Saringan atau filtratnya segera ditest Pb dengan cara menambahkan
K2CrO4 hingga terbentuk warna endapan kuning atau tambahkan alcohol
96% dan H2SO4 4N hingga terbentuk endapan putih.
Endapan yang terbentuk ( AgCl, PbCl2, Hg2Cl2 ) ditambah dengan 1 ml
NH4OH 2N lalu aduk hingga rata kemudian disentrifuga.
Pisahkan antara filtrat dengan endapan.
Filtrat dilakukan test Ag dengan menambahkan HNO3 hingga terdapat
endapan putih atau dengan menambah KBr hingga ada endapan putih
kuning.
Untuk endapan Hg2+ dilakukan test Hg dengan menambahkan
aquaregia lalu dipanaskan dan diencerkan dengan air suling dan
tambahkan HNO3 2N kemudian sentrifuge.

Ambil filtratnya dan test pada logam Cu hingga timbul warna abu-abu
pada kertas saring dan tambahkan SnCl2 pada filtrat tersebut hingga
terbentuk endapan putih.
Gunakan satu bagian larutan contoh untuk uji anion.
Bagi larutan contoh tersebut menjadi empat bagian masing-masing
untuk test sulfat, test nitrat , test klorida, dan test asetat.
Untuk test sulfat tambahkan larutan BaCl 2 hingga terbentuk endapan
putih BaSO4. Lalu ditambahkan HCl 6N
Untuk test nitrat pada larutan contoh tambahlan larutan H 2SO4 4N lalu
tambahkan hablur FeSO4 diaduk, lalu pada dinding tabung reaksi teteskan
H2SO4 pekat hingga terbentuk cicin coklat.
Untuk test klorida tambahkan AgNO3 dan HNO3 sampai endapan yang
terbentuk berwarna putih.
Untuk test asetat tambahkan alkohol 96% lalupanskan hingga berbau
seperti pisang ambon.

Langkah kerja untuk pemisahan golongan III adalah :


-

Larutan contoh dibagi tiga bagian masing-masing untuk test kation,


test anion dan untuk cadangan.
Selanjutnya untuk test kation terlebih dahulu tambahkan NH4NO3 4N
dan NH4OH 6N sampai terbentuk endapan sempurna.
Cuci endapan tiga kali dengan 1 ml air suling ditambah 2 tetes
NH4NO3 4N.
Tambahkan 1 ml NaOH 4N dan setengah ml H2O2.
Panaskan samapi H2O2 habis (tidak ada gelembung)lalu sentrifuge.
Pisahkan endapan dan filitrat.
Endapan Fe(OH)3 dan Mn(OH)2 yang terbentuk dicuci dengan air
suling dan NH4NO3 4N dan larutkan dengan HCl pekat lalu siap dilakukan
test Fe dan Mn.
Untuk test Fe tambahkan KCNS 5% hingga ada warna merah tua atau
tamabhkan K4Fe(CN)6 5% hingga terbentuk warna endapan biru trumbul.
Lakukan test Mn dengan menambahkan H2SO4 4N dan KIO4 lalu
panaskan hinga terbentuk warna violet.
Kedua dilakukan test anion dengan larutan contoh tambahkan
KNa2CO3 dan panaskan hingga terbentuk endapan sempurna dan pisahkan
filtratnya.
Bagi filtrat tersebut menjadi empat bagian masing-masing untuk test
sulfat, test nitrat , test klorida, dan test asetat.
Untuk test klorida tambahkan AgNO3 dan HNO3 sampai endapan yang
terbentuk berwarna putih.
Untuk test asetat tambahkan alkohol 96% lalupanskan hingga berbau
seperti pisang ambon.

Untuk test sulfat tambahkan larutan BaCl 2 hingga terbentuk endapan


putih BaSO4. Lalu ditambahkan HCl 6N
Untuk test nitrat pada larutan contoh tambahlan larutan H2SO4 4N lalu
tambahkan hablur FeSO4 diaduk, lalu pada dinding tabung reaksi teteskan
H2SO4 pekat hingga terbentuk cicin coklat.

Langkah kerja untuk pemisahan golongan V adalah :


-

Larutan contoh dibagi tiga bagian masing-masing untuk test kation,


test anion dan untuk cadangan.
Selanjutnya untuk test kation terlebih dahulu tambahkan NH4Cl 5%
dan NH4OH 6N serta (NH4)2CO3 10%.
Sentrifuge dan test endapan sempurna.
Cuci endapan tiga kali dengan 1 ml air suling.
Larutkan endapan dengan CH3COOH 5% panas.
Tambahkan CH3COONH4 dan K2CrO4 5% lalu panaskan sampai
terbentuk endapan kuning sindur, sentrifuge.
Pisahkan endapan dan filitrat.
Endapan Ba2CrO4 larytkan dalam HCl 6N panas dan dilakukan test Ba
dengan menambahkan H2SO4 hingga terbentuk endapan putih atau
tambahkan CH3COOH 5%, CH3COONH4 dan K2CrO4 5% hingga ada
endapan kuning.
Saringan CaCrO4 dan SrCrO4 ditambah NH4OH 6N sampai terbentuk
warna kuning ditambah alcohol 96% dengan volume yang sama , biarkan
selama 20 menit lalu sentrifuge.
Pisahkan endapan dan filitrat.
Endapan SrCrO4 ditambah CH3COOH 5% panas lanjutkan dengan test
Sr dengan menambahkan (NH4)2CO3 5% dan larutan K2CrO4 5% dan
dipanaskan hingga terbentuk warna kuning sindur.
Saringan Ca(CH3COO)2 dilakukan test Ca dengan mendidihkan lalu
ditambah (NH4)2CO3 5% hingga ada endapan putih.
Bagi filtrat tersebut menjadi empat bagian masing-masing untuk test
sulfat, test nitrat , test klorida, dan test asetat.
Untuk test klorida tambahkan AgNO3 dan HNO3 sampai endapan yang
terbentuk berwarna putih.
Untuk test asetat tambahkan alkohol 96% lalupanskan hingga berbau
seperti pisang ambon.
Untuk test sulfat tambahkan larutan BaCl 2 hingga terbentuk endapan
putih BaSO4. Lalu ditambahkan HCl 6N
Untuk test nitrat pada larutan contoh tambahlan larutan H2SO4 4N lalu
tambahkan hablur FeSO4 diaduk, lalu pada dinding tabung reaksi teteskan
H2SO4 pekat hingga terbentuk cicin coklat.

3.3.

Bagan Pemisah Golongan

Bagan Pemisahan Golongan I (Ag+,Pb2+,Hg33+)


Larutan contoh + HCl 6N

AgCl2 PbCl2 HgCl2 Putih test endapan sempurna


- Cuci endapan 2x dengan 1 ml H2O+2
tetes HCl 2N.
- Endapan + 1-2 ml air panas ( pb larut ).
- Sentrifuge.

Saring ( pb Cl )2 test pb
1. + K2CrO4
Kuning.
2. + Alkohol 96% + H2SO4

Endapan + 1 ml NH4OH
1. Aduk.
2. Sentrifuge.

Putih.

Endapan Hg2+ ( Hitam ) test Hg + 1 ml Aquaregia

+ 10 tetes

H2O + HNO3 2N, sentrifuge larutan jernih test Hg.


1. Teteskan pada logam Cu
Noda abu-abu.
2. + 2-3 tetes SnCl 5 % endapan putih.

Saring Ag ( NH3 )2 Cl test Ag


1. + HNO
2. + KI / KBr

Putih.
Putih kuning

Bagan Pemisah Golongan III ( Fe3+,Mn2+,Al2+,Cr3+ )

Larutan contoh +

Endapan sempurna test :

NH4NO3 4N + NH4OH 6N

1.Cuci 3x dengan air + 2 tetes NH4NO3 4N.


2.+ 1 ml NaOH 4N + ml H2O2
H2O2 habis.
3.Sentrifuge.

Endapan Fe ( OH )3 : Mn ( OH )2
1. Cuci dengan air + 3 tetes NH4NO3 4N.
2. Larutkan dengan HCl pekat terhadap
Fe dan Mn
Test Fe :
1. + KCNS 5% ( 5 tetes ).
2. + Fe ( CN ) 6 5% ( 5 tetes ).
Biru terumbul.
Test Mn :
1. H2SO4 4N + KSO

sampai

Saringan filtrat Na3 Al O3 dan Na2CrO4.


1. + CH3COOH 5% sampai netral
( terjadi endapan selai ) lalu uji
lakmus.
2. Sentrifuge.
Saringan filtrat Na2CrO4
Test Cr :

violet.

1. + AgNO3

merah.

2.+ BaCl 0,5 N atau pb asetat 5 %


Kuning.

Endapan cuci dengan air :


1. Larutkan dengan HCl 4 N.
2. Uji terhadap Al
Test Al :
1. + NH4OH
putih.
2. + CH3COONH4 5 % + Aluminion

merah terang.

Bagan pemisah golongan V ( Ba2+,Ca2+,Sr2+ )


Larutan contoh + NH4OH 6 N + NH4Cl 5 % + ( NH4 ) CO3 10 %
1. Sentrifuge,tes endapan 3x dengan H2O.

2. Larutkan dengan CH3COOH 5 % panas.


3. CH3COONH4 5 % + K2CrO4
kuning sindur.
4. Sentrifuge.

Endapan BaCrO4 larutkan dengan HCl panas

larutan sindur.

Test Ba :
1. + 3 tetes H2SO4
putih.
2. + 3 tetes CH3COOH 5 % + 6 tetes CH3COONH4 5 %.
3. + 6 tetes K2CrO4 5 %
kuning.

Saringan / filtrate CaCrO4 dan SrCrO4


1. NH4OH 6 N sampai warna kuning (a ).
2. Alkohol 96 % dengan volume yang sama dengan volume ( a ).
3. Biarkan 20 menit kemudian sentrifuge.

Endapan SrCrO4

Saringan / filtrat Ca ( CH3COO )2

1. + CH3COOH 5 % ( panas ).
Test Sr :

Saringan filtrat di didihkan :

1. + 5 tetes ( NH4 )2CO3 5 % + K2CrO4 5 %


Kuning standar.
2. + Na Rodizonat
merah coklat.

3.4

Test Ca :

1. + ( NH4 )3 CO3 5 %
2. + ( NH4 )2 CO4 5 %

Reaksi Percobaan

Reaksi pada pemisahan golongan I.


1.
2.
3.
4.

Larutan contoh + HCl (AgCl, PbCl2, Hg2Cl2)


PbCl2 + K2CrO4 PbCrO4 ( kuning) + 2KCl
PbCl2 + H2SO4 PbSO4 ( putih ) + 2HCl
Hg2Cl2 + SnCl2 Hg2Cl2 ( putih ) + SnCl2

putih.
putih.

5. AgCl + HNO3 AgNO3 ( putih ) + HCl


6. AgCl + KBr AgBr ( putih kuning ) + KCl

Reaksi pada pemisahan golongan III.


1.

Larutan contoh + NH4NO3 + NH4OH Fe(OH)3 +


Mn(OH)2 + Na3AlO3 + Na2CrO4

2. Fe(OH)3 + KCNS Fe(CNS)3 ( merah tua ) + KOH


3. Fe(OH)3 + K4Fe(CN)6 KFe(Fe(CN)6) ( biru trumbul ) + KOH
4. Mn(OH)2 + H2SO4 + KIO4 MnSO4 ( violet ) + H2O + O2
5. Na3AlO3 + CH3COOH H3AlO3 + CH3COONa
6. Na2CrO4 + CH3COOH H2CrO4+ CH3COONa
7. H3AlO3 + NH4OH Al(OH)3+ NH4OH
8. H3AlO3 + CH3COONH4 CH3COOH + NH3 + Al(OH)3
9. Na2CrO4 + AgNO3 NaNO3+ AgCrO4 ( merah)
10. Na2CrO4 + BaCl2 NaCl + BaCrO4 ( kuning)

Reaksi pada pemisahan golongan V.

1. Larutan contoh + NH4OH + NH4Cl + (NH4)2CO3


BaCrO4+ CaCrO4+ SrCrO4
2. BaCrO4 + HCl BaCl2 ( kuning sindur ) + H2CrO4
3. BaCl2 + H2SO4 BaSO4 ( putih ) + HCl
4. BaCl2 + K2CrO4 BaCrO4 ( kuning ) + KCl

5. SrCrO4 + CH3COOH Sr(CH3COO)2 + H2CrO4


6. Sr(CH3COO)2 + (NH4)2CO3 SrCO3 + CH3COONH4
7. SrCO3 + K2CrO4 SrCrO4 ( kuning ) + K2CO3
8. CaCrO4 + CH3COOH Ca(CH3COO)2 + H2CrO4
9. Ca(CH3COO)2 + (NH4)2CO3 CaCO3+ CH3COONH4
10. Ca(CH3COO)2 + (NH4)2C2O4 CaC2O4 + CH3COONH4

Reaksi pada pemisahan anion.

1. Cl- + AgNO3 + HNO3 AgCl ( putih )


2.
NO3- + H2SO4 + FeSO4 + H2SO4 pekat cicin coklat NO33. CH3COO- + alcohol bau pisan ambon
4. SO42- + BaCl2 BaSO4 ( putih ).

BAB IV
DISKUSI
4.1 Diskusi

Pada percobaan zat-zat yang direaksikan seringkali sudah kotor atau sudah
rusak tercampur dengan zat-zat yang lainnya, karena praktikan yang
melakukan praktek tidak sedikit, sehingga memungkinkan kecerobohan pada
saat praktek. Kesalahan praktek dimungkinkan pula dari air pada saat mencuci
tabung reaksi, karena air untuk mencuci dari air kran yang belum bersih dari
SO4-, dan Cl- sehingga menghasilkan hasil praktek yang salah.
Pada saat percobaan anion untuk mencari asetat harus benar-benar dilakukan
secara teliti, karena bau ester pisang yang dihasilkan hanya sebentar, sehingga
tidak boleh ditinggal.
Pada percobaan ini sering dilakukan kesalahan-kesalahan pada waktu praktek
dikarenakan beberapa hal :
-

Tabung reaksi yang tidak benar-benar bersih setelah dicuci.


Pepet tetes yang tidak bersih dari zat-zat lain yang diambil sehingga
memungkinkan terbawanya zat-zat yang lain pada pemipetan
selanjutnya.
Kesalahan pengamatan pada saat praktek.

BAB V
KESIMPULAN

5.1 Kesimpulan
Data percobaan pemisahan golongan I sebagai berikut :
Pada contoh uji di dapatkan hasil dan contoh uji mengandung:
1. Larutan contoh + AgNO3 + HNO3 : - Negative Bening
2. Larutan contoh + H2SO4 10 % + FeSO4 + H2SO4 pekat : +
Positive Putih.
3. Larutan contoh + alcohol : + Positive Berbau pisang ambon.

Data percobaan pemisahan golongan III sebagai berikut :


1.
2.
3.
4.

Fe2+
Mn2+
Al3+
Cr

: + Positive
: + Positive
: + Positive
: - Negative

1.
2.
3.
4.

Uji Anion
Cl
SO42CH3COONO3-

: + Positive
: + Positive
: - Negative
: - Negative

Dari percobaan yang telah di lakukan di simpulkan bahwa larutan contoh


Mengandung kation Fe3+ dan Al3+ dan anion Cl-,SO42- dan CH3COO-.

Data percobaan pemisahan golongan V sebagai berikut :


Uji Ba :
1. Endapan + HCl panas
larut sindur : + Positive
2. + H2SO4
Putih : + Positive
3. CH3COOH 5 % + CH3COONH4 5 %
4. K2CrO4 5 %
kuning : + Positive
Uji Sr :
1. Terjadi endapan : + Positive
Uji Ca :
Filtrat di didhkan
1. + ( NH4 )2 CO3 5 %
2. + ( NH4 )2 C2O4 5 %

Putih : + Positive
Putih : + Positive

Uji Anion :
1.
2.
3.
4.

SO4 2- : + Positive
Cl- : + Positive
NO3- : - Negative
CH3COOH : + Positive Berbau pisang ambon
Setelah di lakukan pengujian contoh uji ( + ) mengandung Ba2+,

Ca2+,SO42- dan Cl- serta CH3COOH. Pada uji anionnya sedangkan ( - )


Untuk NO3- anionnya.

V.

DAFTAR PUSTAKA
Penuntun praktikum kimia analisa, STTTekstil. Bandung.

Anda mungkin juga menyukai