Anda di halaman 1dari 23

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.

M DENGAN HALUSINASI
DI RUANG FLAMBOYAN RSJD DR. RM. SOEDJARWADI
PROVINSI JAWA TENGAH

Tanggal pengkajian :
Sumber Informasi :
Pengkaji :
Ruang :

Pengkajian
A. Identitas Klien
Nama
Umur
Pendidikan
Alamat
Tanggal Masuk RS
Ruang
Nomor CM

:
:
:
:
:
:
:

B. Alasan Masuk
Klien masuk di RSJD Dr. RM SOEDJARWADI pada tanggal 3 Juli
2015 di bawa oleh bapak dan kakaknya karena sering mendengar suara suara.
Sering muncul ketika tiduran, durasinya sekitar 1 menit, munculnya kadang
kadang biasanya di siang hari, perasaan pasien ketika mendengar suara
tersebut adalah marah atau jengkel tidak suka, respon tindakan pasien yaitu
berdoa.
C. Faktor Presdisposisi
1. Pernah mengalami gangguan jiwa
Pasien mengatakan saya belum pernah mengalami gangguan jiwa
2. Pengobatan sebelumnya
Pasien mengatakan saya tidak rutin minum obat sejak 3 bulan yang lalu
3. Keluarga yang mengalami gangguan jiwa

Pasien mengatakan keluarga saya tidak ada yang mengalami gangguan


jiwa
4. Trauma
Pasien mengatakan saya pernah mengalami kecelakaan 1,5 tahun yang
lalu
D. Faktor Presipitasi
Pasien mengatakan saya sebelumnya rutin berobat ke poli, tiga hari sebelum
di bawa ke rumah sakit saya merasa ketakutan, tidak berani tidur sendiri, tidak
mau komunikasi, pasien mengatakan takut mati.
E. Pemeriksaan Fisik
a. Keadaan Umum
b. Tingakat Kesadaran
c. Tanda-tanda Vital

: Baik
: Compos Mentis
: TD 120 / 90 mmHg, Nadi 80x/menit, Suhu

360C, Respirasi 20x/menit


d. Berat badan
: 55 kg,
Tinggi badan

: 158 cm

e. Keluhan Fisik
: f. Riwayat pengobatan penyakit fisik : pasien mengatakan pernah
mengonsumsi obat dari RS post KLL.

F. Psikososial
1. Genogram

Keterangan :
: Laki-laki
: Perempuan
: Sudah meninggal
: Garis pernikahan
: Garis keturunan
: Klien
.
1)
2)
3)
4)

: Tinggal satu rumah

Klien belum menikah.


Pasien merupakan anak keempat dari empat bersaudara
Pasien tinggal serumah dengan kedua orang tuanya
Dari genogram di atas terlihat tidak ada keluarga yang mengalami
gangguan jiwa

2. Konsep Diri
1) Citra Tubuh
Pasien mengatakan mensyukuri setiap anggota tubuhnya dan merasa
tidak ada yang kurang dengan dirinya.
2) Identitas Diri
Pasien mengatakan saya bernama Tn.W, alamat di solo, saya seorang
laki-laki, usia 35 tahun, saya puas dengan identitasnya sebagai lakilaki, saya tertarik dengan perempuan,saya dulu bekerja sebagai buruh
kuli
3) Peran Diri

Peran pasien sebagai anak bungsu di rumah, pasien mengatakan belum


menikah, dulu bekerja sebagai buruh kuli, tugas pasien di dalam
rumah adalah membantu orang tua
4) Ideal Diri
Pasien mengatakan saya ingin

punya

pacar,

pasien

ingin

membahagiakan kedua orang tua


5) Harga Diri
Pasien mengatakan saya di rumah punya banyak teman dan bergaul
dengan tetangga
3. Hubungan Sosial
1) Orang terdekat dan tempat curhat
Pasien mengatakan saya paling dekat dengan ibu, kalau ada maslah
saya selalu cerita ke ibu
2) Kegiatan kelompok masyarakat yang di ikuti sebelum sakit
Sebelum sakit pasien mengatakan saya sering mengikuti kegiatan
karang taruna muda
Selama sakit pasien mengatakan selama sakit saya hanya mengikuti
kegiatan yang ada di rumah sakit
3) Hambatan berhubungan dengan Orang Lain.
Pasien mengatakan saya lebih suka diam,
4) Spiritual dan Religi
a. Nilai keyakinan
Pasien mengatakan saya beragama katolik
b. Kegiatan ibadah
Pasien mengatakan selama di rumah saya sering pergi gereja
G. Status Mental
a. Penampilan Fisik.
Klien berpakaian rapih, kuku bersih, gigi bersih, kondisi rambut cukup
bersih
Masalah Keperawatan :
b. Pembicaraan
Pada saat pengkajian klien bicaranya dalam intonasi yang biasa saja, tidak
cepat, tidak gagap, tidak keras, tidak lambat, bicara bisa diarahkan.
Masalah Keperawatan :
c. Aktivitas Motorik
Pasien tidak mengalami gangguan dalam aktivitas motoriknya
Masalah Keperawatan :

d. Alam Perasaan
Pasien mengatakan ingin pulang ke rumah karena ayahnya menjanjikan
besok akan menjemput pasien.
Masalah Keperawatan :
e. Afek
Afek sesuai atau stabil
Masalah Keperawatan :
f. Interaksi Selama Wawancara
Kontak mata mudah beralih, nada bicara pasien jelas, sikap pasien baik
selama wawancara
Masalah Keperawatan :
g. Persepsi
Setelah dilakukan pengkajian didapatkan data pasien mengalami
halusinasi pendengaran.
Jenis : pasien mendengar suara-suara
Isi : Klien mengatakan mendengar suara-suara yang tidak jelas
Frekuensi : Klien mengatakan suara muncul ketika pasien sedang tiduran
dengan durasi sekitar 1 menit muncul kadang-kadang.
Perasaan : pasien mengatakan jengkel ketika mendengar suara-suara
Respon : pasien mengatakan jika suara-suara itu muncul pasien berdoa
agar suara-suara tersebut hilang.
Masalah Keperawatan :
h. Proses Pikir
Pasien mampu menjawab pertanyaan dengan benar dan cukup baik.
Pembicaraan pasien bisa diarahkan.
Masalah Keperawatan :
i. Isi Pikir
Pasien mengatakan ingin pulang (Obsesi)
Masalah Keperawatan :
j. Tingkat Kesadaran dan Orientasi
1. Orientasi waktu
Pasien mengatakan Saat ini menjelang subuh hal ini di buktikan saat
di tanya oleh pengkaji mengenai waktu saat ini yang sebenarnya
adalah sore hari
2. Orientasi tempat
Pasien mengatakan Saat ini di rumah sakit, tapi saya tidak tau ini
rumah sakit apa hal ini di buktikan saat di tanya oleh pengkaji
mengenai tempat saat ini yang sebenarnya adalah Di Rumah sakit
jiwa Dr.RM Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah

3. Orientasi Orang
Pasien mengatakan mudah lupa setelah di ajak kenalan
Masalah Keperawatan :
k. Memori
1. Daya ingat jangka panjang
Pasien mengatakan saya ingat kejadian 1,5 tahun yang lalu saya
mengalami kecelakaan
2. Daya ingat jangka pendek
Pasien mengatakan 2 bulan yang lalu saya masih sering kontrol di
poli
3. Daya ingat saat ini
Pasien mengatakan tadi saya pergi ke rehab, di sana saya senam dan
melakukan permainan bakia
Masalah Keperawatan :
l. Tingkat konsentrasi dan berhitung
Perhatian pasien mudah beralih, konsentrasi pasien kurang fokus, pasien
mampu berhitung dari 1-10 dan sebaliknya 10-1.
Masalah Keperawatan :
m. Kemampuan penilaian
Pasien mengatakan saya lebih memilih cuci tangan dulu sebelum makan
hal ini di buktikan saat pengkaji bertanya memilih cuci tangan dahulu atau
makan dahulu pasien memilih cuci tangan dulu sebelum makan.
Masalah Keperawatan :
n. Daya Tilik Diri
Pasien tahu dia ada di RSJ, dibawa karena mendengar suara-suara tidak
jelas di rumah.
Masalah Keperawatan :
H. Kebutuhan Persiapan Pulang
a. Makan dan Minum
Pasien mampu makan dan minum dan membersihkan alat-alat makan dan
mampu menempatkan alat makan dan minum secara mandiri.
b. BAB dan BAK
Klien mampu mengontrol BAB BAK di tempatnya yang sesuai, mampu
membersihkan diri dan merapihkan pakaian secara mandiri.
c. Mandi
Klien mampu mandi secara mandiri, gosok gigi, dan cuci rambut dengan
benar
d. Berpakaian

Klien mampu mengambil pakaian, memilih dan memakai pakaian secara


mandiri.
e. Istirahat dan Tidur
Pasien tidur cukup dan sudah tidak merasa gelisah ketika tidur.
f. Penggunaan Obat
Pasien belum tahu penggunaan obat, pasien belum tahu obat apa saja yang
dikonsumsi.
g. Pemeliharaan Kesehatan
Pasien mengatakan setelah pulang akan control ke rumah sakit.
h. Kegiatan Di Dalam Rumah
Pasien mengatakan bisa menyapu, mengepel, cuci baju, cuci piring dan
membersihkan rumah secara mandiri.
i. Kegiatan Di Luar Rumah
Klien mengatakan ikut kegiatan karang taruna dan muda mudi
j. Kesiapan Lingkungan ( Keluarga, Tetangga, masayarakat )
I. Mekanisme Koping
a. Adaptif
Pasien berdoa ketika suara-suara itu muncul, pasien bercerita tentang
masalahnya terhadap ibu pasien.
J. Masalah Psikososial dan Lingkungan
a. Pasien mengatakan ikut kegiatan taruna muda-mudi sebelum sakit
K. Pengetahaun Kurang Tentang
Obat-obatan yang dikonsumsi ketika sakit.
L. Aspek Medis
Diagnosa medis
:
M. Terapi Medis
Obat Oral
: Hexymere 2 x 2 mg
Resperidon 2 x 2 mg
Trifluoperazin 2 x 2 mg
Merlopam 1x1 mg
14. Daftar Masalah keperawatan
a. Gangguan persepsi sensori : Halusinasi pendengaran
b. Disorientasi waktu
A. ANALISA DATA
N

Tanggal

Data

Masalah

1.

6 Juli 2015 DS :
1. Pasien mengatakan tidak mau

Isolasi sosial :
menarik diri

untuk keluar rumah


2. Pasien mengatakan tidak mau
bergaul dengan tetangga ketika di
rumah
DO :
1. Pasien tampak menyendiri
2. Pasien tampak melamun
3. Pasien jarang berkomunikasi
dengan teman seruangan
4. Pasien tampak acuh terhadap
lingkungan sekitarnya
2.

6 Juli 2015 DS :
1. Pasien mengatakan mendengar

Gangguan persepsi

sensori : Halusinasi
suara-suara.
pendengaran
2. Pasien mengatakan suara tidak jelas
dan kecil
3. Pasien mengtakan durasinya sekitar
1 menit
4. Pasien mengatakan suara itu
muncul ketika tidur.
5. Pasien mengatakan frekuensi
muncul kadang-kadang atau
disiang hari.
6. Pasien mengatakan perasaannya
tidak suka mendengar suara-suara
7. Pasien mengatakan respon tindakan
terhadap halusinasinya yaitu
berdoa.

DO :
1.
2.
3.
4.
5.

Pasien tampak sendirian


Pasien tampak melamun
Pasien tampak kooperatif
Pembicaraan bisa diarahkan
Kontak mata mudah beralih

B. POHON MASALAH
Resiko mencederai diri, orang lain dan lingkungan.Akibat
Gangguan persepsi sensori :
Halusinasi pendengaran Core problem
Isolasi sosial : Menarik diri.. Penyebab
C. DIAGNOSA KEPERAWATAN
Gangguan persepsi sensori : Halusinasi pendengaran
D. INTERVENSI
Hari/Tgl
Senin, 6
Juli
2015

Dx. Kep
Gangguan
persepsi
sensori :
Halusinasi
ppendengara
n

Tujuan
Setelah
tindakan

Intervensi
dilakukan SP 1 PASIEN
keperawatan

selama 3 x 4 hari Klien


dapat

mengontrol

halusinasi
dialaminya.

yang
Dengan

criteria :
1. Dapat membina
hubungan saling
percaya
2. Dapat mengenal
jenis isi waktu dan
frekuensi
halusinasi muncul,
respon terhadap
halusinasi
dan
keberhasilannya
3. Dapat
9

Identifikasi halusinasi :
isi, frekuensi, waktu
terjadi, situasi pencetus,
perasaan, respon
- Jelaskan cara mengontrol
halusinasi : hardik, obat,
bercakap-cakap,
melakukan kegiatan
- Latih cara mengontrol
halusinasi dengan
menghardik
- Masukkan pada jadwal
kegiatan untuk latihan
menghardik
SP 2 PASIEN
- Evaluasi kegiatan
menghardik. Beri pujian
- Latih cara mengontrol
halusinasi dengan minum
obat (jelaskan 6 benar :

menyebutkan dan
jenis, guna, dosis,
mempraktekan
frekuensi, cara,
cara
mengonrol
kontinuitas minum obat)
halusinasi
- Masukkan pada jadwal
4. Dapat minum obat
kegiatan untuk latihan
dengan bantuan
menghardik dan minum
minimal
obat
5. Dapat
SP 3 PASIEN
mengungkapkan - Evaluasi kegiatan menghardik
halusinasi sudah dan obat. Beri pujian
hilang
atau - Latih cara mengontrol
terkontrol
halusinasi dengan
6. Terlibat
dalam
bercakap-cakap saat
aktivitas
terjadi halusinasi
kelompok
- Masukkan pada jadwal
stimulasi persepsi
kegiatan untuk latihan
menghardik, minum obat
dan bercakap-cakap
SP 4 PASIEN
- evaluasi kegiatan latihan
mengahrdik dan minum
obat dan bercakap-cakap.
Beri pujian
- latih cara mengontrol
halusinasi
denganmelakukan
kegiatan harian (mulai 2
kegiatan)
- masukkan pada jadwal
kegiatan untuk latihan
mengharik, minum obat,
bercakap-cakap dan
kegiatan harian
SP 5 PASIEN
- evaluasi kegiatan latihan
menghardik, obar,
bercakap-cakap dan
melakukan kegiatan Beri
pujian
- latih kegiatan harian
- nilai kemampuan yang
telah mandiri
- niali apakah halusinasi
teratasi

10

SP 1 KELUARGA
- Diskusikan masalah yang
dirasakan dalam merawat
pasien
- Jelaskan pengertian,
tanda dan gejala, dan
proses terjadinya
halusinani (gunakan
booklet)
- Jelaskan cara merawat
halusinasi
- Latih cara merawat
halusinasi : hardik
- Anjurkan membantu
pasien sesuai jadwal dan
member pujian
SP 2 KELUARGA
- Evaluasi kegiatan
keluarga dalam merawat
atau melatih pasien
menghardik. Beri pujian
- Jelaskan 6 benar cara
memberikan obat
- Latih cara
memberikan/membimbin
g minum obat
- Anjurkan membantu
pasien sesuai jadwal dan
member pujian
SP 3 KELUARGA
- Evaluasi kegiatan
keluarga dalam
merawat/melatih pasien
menghardik dan
memberikan obat. Beri
pujian
- Jelaskan cara bercakapcakap dan melakukan
kegiatan untuk
mengontrol halusinasi
- Latih dan sediakan waktu
bercakap-cakap dengan
pasien terutama saat

11

halusinasi
Anjurkan membantu
pasien sesuai jadwal dan
berikan pujian
SP 4 KELUARGA
- Evaluasi kegiatan
keluarga
merawat/melatih pasien
menghardik,
memberikan obat, dan
bercakap-cakap. Beri
pujian
- Jelaskan follow up ke
RSJ/PKM, tanda kambuh
dan rujukan
- Anjurkan membantu
pasien sesuai jadwal dan
berikan pujian
SP 5 KELUARGA
- evaluasi kegiatan
keluarga dalam
merawat/melatih pasien
menghardik, obat,
bercakap, dan
melakukan kegiatan
harian dan follow up.
Beri pujian
- nilai kemampuan
keluarga dalam merawat
pasien
- nilai kemampuan
keluarga kontrol ke
RSJ/PKM.
-

12

Senin, 6
Juli
2015

Isolasi sosial

Setelah
tindakan

dilakukan SP 1 PASIEN
keperawatan -

selama 3 x 4 hari Klien


dapat

mengontrol

halusinasi
dialaminya.

yang
Dengan

criteria :
1. Klien dapat
,membina hubungan
saling percaya, dapat
menyebutkan
penyebab isos
2. dapat menyebutkan
keuntungan
berhubungan dengan
orang lain
3. Dapat menyebutkan
kerugian tidak
berhubungan dengan
orang lain
4. Dapat berinteraksi
dengan orang lain
secara bertahap.
5. Terlibat dalam TAK,
sosialisasi dan
stimulasi persepsi,
6. Terlibat dalam
aktivitas sehari-hari
dapat meminum obat
dengan bantuan
minimal.

13

Identifikasi penyebab
isolasi sosial : siapa yang
serumah, siapa yang
dekat, yang tidak dekat,
dan apa sebabnya
- Keuntungan punya teman
dan bercakap-cakap
- Kerugian tidak punya
teman dan tidak bercakapcakap
- Latih cara berkenalan
dengan pasien dan
perawat atau tamu
- Masukkan pada jadual
kegiatan untuk latihan
berkenalan
SP 2 PASIEN
-

Evaluasi kegiatan
berkenalan (berapa orang).
Beri pujian
- Latih cara berbicara saat
melakukan kegiatan
harian ( latih 2 kegiatan)
- Masukkan pada jadual
kegiatan untuk latihan
berkenalan 2-3 orang
pasien, perawat, atau
tamu, berbicara saat
melakukan kegiatan
harian
SP 3 PASIEN
-

Evaluasi kegiatan latihan


berkenalan (beberapa
orang) dan berbicara saat
melakukan dua kegiatan

harian. Beri pujian


Latih cara berbicara saat
melakukan kegiatan
harian (2kegiatan baru)
- Masukkan pada jadual
kegiatan untuk latihan
berkenalan 4-5 orang
berbicara saat melakukan
4 kegiatan harian
SP 4 PASIEN
-

Evaluasi kegiatan latihan


berkenalan, berbicara saat
melakukan empat kegiatan
harian. Beri pujian
- Latih cara berbicara sosial
: meminta sesuatu,
menjawab pertanyaan
- Masukkan pada jadual
kegiatan untuk latihan
berkenalan dengan >5
orang, orang baru,
berbicara saat melakukan
kegiatan harian dan
sosialisasi
SP 5 PASIEN
-

Evaluasi kegiatan latihan


berkenalan, berbicara saat
melakukan kegiatan
harian dan sosialisasi. Beri
pujian.
- Latih kegiatan harian
- Nilai kemampuan yang
telah mandiri
- Nilai apakah isolasi sosial
tertentu.
SP 1 KELUARGA
-

14

Diskusikan masalah yang


dirasakan dalam merawat
pasien
Jelaskan pengertian tanda
dana gejala proses
terjadinya isolasi sosial
(gunakan blooket)

Jelaskan cara merawat


isolasi sosial
- Latih 2 cara merawat
berkenalan, berbicara saat
melakukan kegiatan
harian.
- Anjurkan membantu
pasien sesuai jadual dan
memberikan pujian
SP 2 KELUARGA
-

Evaluasi kegiatan keluarga


dalam merawat/melatih
pasien berkenalan dan
berbicara saat melakukan
kegiatan harian. Beri
pujian
- Jelaskan kegiatan rumah
tangga yang dapat
melibatkan pasien
berbicara ( makan, sholat
bersama ) dirumah
- Latih cara membimbing
pasien berbicara dan
memberi pujian
- Anjurkan membantu
pasien sesuai saat besuk
SP 3 KELUARGA
-

Evaluasi kegiatan keluarga


dalam merawat/melatih
pasien berkenalan,
berbicara saat melakukan
kegiatan harian. Beri
pujian
- Jelaskan cara me;latih
melakukan kegiatan sosial
seperti berbelanja,
meminta sesuatu dll
- Latih keluarga mengajak
pasien belanja saat besuk
- Anjurkan membantu
sesuai jadual dan berikan
pujian saat besuk
SP 4 KELUARGA

15

Evaluasikegiatan keluarga
dalam merawat/melatih
pasien berkenalan,
berbicara saat melakukan
kegiatan harian/RT,
berbelanja. Beri pujian.
- Jelaskan Follow Up ke
RSJ/PKM tanda kambuh,
rujukan.
- Anjurkan membantu
pasien sesuai jadwal
kegiatan.Dan memberikan
pujian.
SP 5 KELUARGA
- Evaluasi kegiatan keluarga
dalam merawat atau melatih
pasien berkenalan,
berbicara saat melakukan
kegiatan harian atau RT,
berbelanja, atau kegiatan
lain dan follow Up. Beri
pujian.
- Nilai kemampuan keluarga
merawat pasien.
- Nilai kemampuan keluarga
melakukan control ke
RSJ/PKM
E. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
Hari/tgl/jam
Senin, 6 juli
2015
10.30 WIB

Dx. Kep
Gangguan
persepsi
sensori :
halusinasi
pendengaran
SP 1

Implementasi
-Mengidentifikasi
halusinasi : isi,
frekuensi, waktu
terjadi, situasi
pencetus,
perasaan, respon
-Menjelaskan cara
mengontrol
halusinasi :
hardik, obat,
bercakap-cakap,
melakukan
kegiatan

16

Evaluasi
S : pasien
mengatakan
mendengar
suara-suara,
suaranya tidak
jelas dan kecil,
durasinya
sekitar 1 menit,
muncul ketika
sedang tiduran,
frekuensi

Paraf

-melatih cara
mengontrol
halusinasi dengan
menghardik
-Memasukkan pada
jadwal kegiatan
untuk latihan
menghardik

Senin, 6 juli
2015
12.30 WIB

Isolasi Sosial
SP1

Mengidentifikas
i penyebab
isolasi sosial :
siapa yang
serumah, siapa
17

muncul kadangkadang siang


hari,
perasaannya
tidak suka jika
mendengar
suara tersebut,
respo ketika
mendengar
yaitu berdoa.
Pasien
mengatakan
sudah bisa
menghardik
O : pasien bisa
menyebutkan
isi, frekuensi,
waktu,
perasaan, situasi
dan respon
ketika
halusinasi
datang. Pasien
bisa
mempraktekkan
cara
menghardik
A : masalah
halusianasi SP 1
sudah optimal
P : latihan
menghardik
untuk pasien
dan lanjutkan ke
SP 2
S : pasien
mengatakan
serumah dengan
kedua orang

yang dekat, yang


tidak dekat, dan
apa sebabnya
Mendiskusikan
keuntungan
punya teman
dan bercakapcakap
Mendiskusiakn
kerugian tidak
punya teman
dan tidak
bercakap-cakap
Melatih cara
berkenalan
dengan pasien
dan perawat atau
tamu
Memaasukkan
pada jadual
kegiatan untuk
latihan
berkenalan

18

tuanya, pasien
mengatakan
dirumah paling
dekat dengan
ibunya. Pasien
mengatakan
tidak ada yang
tidak dekat.
Pasien
mengatakan
keuntungan
punya teman
adalah menjadi
banyak saudara.
Pasien
mengatakan
kerugian tidak
punya teman
adalah kesepian
dalam
menjalankan
aktivitas seharihari. Pasien mau
berlatih
berkenalan
O : pasien
terlihat
menyendiri.
Pasien tampak
jarang
berinteraksi
dengan teman
sekitarnya.
Pasien lebih
banyak diam
dan tiduran.
Pasien
mempraktekkan
cara berkenalan.

Senin, 6 juli
2015
17.00 WIB

Gangguan
persepsi
sensori :
halusinasi
pendengaran

Mengevaluasi
kegiatan
menghardik.
Beri pujian
Melatih cara
mengontrol
halusinasi
dengan minum
obat (jelaskan 6
benar : jenis,
guna, dosis,
frekuensi, cara,
kontinuitas
minum obat)
Masukkan pada
jadwal kegiatan
untuk latihan
menghardik dan
minum obat

19

A : masalah
isolasi social
SP1 sudah
teratasi
P : latih cara
berkenalan dan
lanjutkan ke
SP2 isolasi
social
S : paasien
mengatakan
masih
mengingat cara
menghardik.
Pasien
mengatakan
susah dalam
mengingat
nama, dosis,
manfaat dari
obat yang
diminum.
O : pasien
mampu
mempraktekan
kembali cara
menghardik,
pasien bingung
ketika ditanya
tentang obat
yang sudah
diajarkan.
A : Masalah
keperawatan
halusinasi SP 2
belum optimal.
P : Latiham
menghardik
untuk pasien

Senin, 6 Juli
2015
17.15 WIB

Selasa 7
Juli 2015
10.30 WIB

dan optimalkan
Sp2 0bat.
Isolasi sosial SP 2 PASIEN
S : pasien
mengatakan
- Mengevaluasi
masih ingat cara
kegiatan
berkenalan
berkenalan
(berapa orang).
dengan orang
Beri pujian
lain. Pasien
- Melatih cara
mengatakan
berbicara saat
sudah
melakukan
kegiatan harian ( berkenalan
latih 2 kegiatan) dengan Tn P
dan Tn N.
- Memasukkan
pada jadual
pasien tidak
kegiatan untuk
mau melakukan
latihan
kegiatan
berkenalan 2-3
O : pasien benar
orang pasien,
dalam
perawat, atau
menyebutkan
tamu, berbicara
nama teman
saat melakukan
kegiatan harian
barunya.
A : Masalah
keperawatan
isolasi social
SP2 belum
optimal
Gangguan
- Mengevaluasi
S : pasien
kegiatan
persepsi
mengatakan
menghardik.
Beri
sensori :
hanya hafal
pujian
Halusinasi
warna obat yang
- Melatih cara
Pendengara
biasa
mengontrol
n
halusinasi dengan dikonsumsi dan
SP 2
frekuensi
minum obat
(jelaskan 6 benar : pemberiannya
jenis, guna, dosis, saja, pasien
frekuensi, cara,
mengatakan
kontinuitas
belum hafal 6
minum obat)
benar obat.
- Masukkan pada
O : Pasien
jadwal kegiatan

20

untuk latihan
menghardik dan
minum obat

Selasa, 7
Juli 2015
17.15 WIB
Selasa, 7
Juli 2015
17.15 WIB

Isolasi sosial

Gangguan
persepsi
sensori :
Halusinasi
Pendengara
n
SP 2

Selasa, 7 Juli
2015
Rabu 8 Juli

belum bisa
menyebutkan
nama obat,
kegunaan, dosis
obat yang harus
dikonsumsi
A : Masalah
keperawatan
halusinasi SP2
belum optimal.
P : latih pasien
menghardik dan
optimalkan SP2.

Isolasi Sosial

Gangguan

Mengevaluasi
kegiatan
menghardik.
Beri pujian
Melatih cara
mengontrol
halusinasi
dengan minum
obat (jelaskan 6
benar : jenis,
guna, dosis,
frekuensi, cara,
kontinuitas
minum obat)
Masukkan pada
jadwal kegiatan
untuk latihan
menghardik dan
minum obat

S : pasien
mengatakan
sudah
menghafal nama
obat dan
dosisnya namun
sulit diucapkan.
O : pasien
mampu
menghafal 2
nama obat,
kegunaan dan
dosisnya
A : masalah
keperawatan
halusinasi SP
belum optimal
P : latih
menghardik dan
optimalkan SP2

Mengevaluasi

S : pasien

21

2015
10.30 WIB

persepsi
sensori :
Halusinasi
Pendengara
n
SP 2

Rabu 8 Juli
2015
Rabu, 8 juli
2015
16.46 WIB

kegiatan
menghardik.
Beri pujian
Melatih cara
mengontrol
halusinasi
dengan minum
obat (jelaskan 6
benar : jenis,
guna, dosis,
frekuensi, cara,
kontinuitas
minum obat)
Masukkan pada
jadwal kegiatan
untuk latihan
menghardik dan
minum obat

mengatakan
sudah
menghafal 2
nama obat,
kegunaan dan
dosisnya
O : pasien
mampu
menghafal 2
nama obat,
kegunaan dan
dosisnya namun
pasien
mengucapkan
kegunaannya
sering terbalik
A : masalah
keperawatan
halusinasi SP
belum optimal
P : latih
menghardik dan
optimalkan SP2

Mengevaluasi
kegiatan
menghardik.
Beri pujian
Melatih cara
mengontrol
halusinasi
dengan minum
obat (jelaskan 6
benar : jenis,
guna, dosis,
frekuensi, cara,
kontinuitas
minum obat)
Masukkan pada
jadwal kegiatan

S : pasien
mengatakan
sudah
menghafal 3
nama obat,
kegunaan dan
dosisnya
O : pasien
mampu
menghafal 3
nama obat,
kegunaan dan
dosisnya namun
pasien
mengucapkan

Gangguan
persepsi
sensori :
Halusinasi
Pendengara
n
SP 2

22

untuk latihan
menghardik dan
minum obat

Rabu, 8 Juli
2015
Rabu, 8 Juli
2015
Rabu, 8Juli
2015
Rabu, 8 Juli
2015

23

dosis dan
kegunaannya
lupa dan
terbalik-balik
A : masalah
keperawatan
halusinasi SP
belum optimal
P : latih
menghardik dan
optimalkan SP2