Anda di halaman 1dari 1

Pemerintah menargetkan produksi hasil perikanan tahun 2009 naik hingga 46,2 persen

dari 8,71 juta ton pada 2008 menjadi 12,73 juta ton tahun 2009. Menurut data statistik Propinsi
Jawa Barat produksi perikanan berdasarkan budidaya kolam, jumlah produksi ikan bawal tahun
2004 hanya 369 ton sedangkan pada Tahun 2006 meningkat menjadi 1.427 ton. Kelebihan ikan
bawal ini antara lain ukuran badannya yang cukup besar, dagingnya gurih dan tidak banyak duri.
Sedangkan dari sisi rasa, ikan bawal air tawar tidak kalah lezat dibanding ikan bawal air laut
Meningkatnya produksi budidaya tersebut, juga akan meningkatkan permintaan akan benih
sebagai input untuk kegiatan pembesaran dan meningkatnya permintaan benih akan
meningkatkan permintaan larva sebagai input untuk kegiatan pembenihan. Meningkatnya
permintaan akan larva sebagai input untuk kegiatan pembenihan yang belum terpenuhi
menciptakan peluang bagi perusahaan untuk memenuhi permintaan tersebut, sehingga
perusahaan membuka cabang usaha yang ke-24 pada bulan September 2008, karena usaha
sebelumnya tidak memungkan untuk meningkatkan kapasitas produksi. Pembukaan cabang
usaha baru tersebut memerlukan modal investasi yang cukup besar sekitar Rp221.866.000, dan
risiko kegagalan usaha yang cukup tinggi sehingga perlu dilakukan studi kelayakan usaha dalam
perluasan usaha tersebut (Mardani 2014).

Mardani. 2014. Pengaruh pemberian makanan buatan dengan prosentase yang berbeda
terhadap pertumbuhan ikan bawal air tawar (Colossoma macropomum) yang
dipelihara dalam karamba di sungai. Jurnal Ilmu Hewani Tropika. 3(2) : 1-4.