Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN LABORATORIUM SAINS

PERCOBAAN SEDERHANA
TERMOMETR SEDERHANA

Disusun Oleh:
Dini Rismayanti Faoziah 1110016100049
Disa Fajriah Arifin 11100161000

BIOLOGI 4B
Kelompok 7

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI


JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
2011/2012

TERMOMETER SEDERHANA
(SMA Kelas XI semester 1)
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar

: Memahami wujud zat dan perubahannya


: Mendeskripsikan peran kalor dalam mengubah

wujud zat dan suhu suatu benda serta penerapannya


dalam kehidupan sehari-hari
Indikator

: 1. Mengamati

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat panas dingin suatu benda dan alat yang
digunakan untuk mengukur suhu adalah thermometer. Dalam kehidupan sehari-hari
masyarakat untuk mengukur suhu cenderung menggunakan indera peraba. Tetapi dengan
adanya perkembangan teknologi maka diciptakanlah termometer untuk mengukur suhu
dengan valid. Pada abad 17 terdapat 30 jenis skala yang membuat para ilmuan
kebingungan. Hal ini memberikan inspirasi padaAnders Celcius (1701 - 1744) sehingga
pada tahun 1742 dia memperkenalkan skala yang digunakan sebagai pedoman
pengukuran suhu. Skala ini diberinama sesuai dengan namanya yaitu Skala Celcius.
Apabila benda didinginkan terus maka suhunya akan semakin dingin dan partikelnya
akan berhenti bergerak, kondisi ini disebut kondisi nol mutlak. Skala Celcius tidak bisa
menjawab masalah ini makaLord Kelvin (1842 - 1907) menawarkan skala baru yang
diberi nama Kelvin. Skala kelvin dimulai dari 273 K ketika air membeku dan 373 K
ketika air mendidih. Sehingga nol mutlak sama dengan 0 K atau -273C. Selain skala
tersebut ada juga skala Reamur dan Fahrenheit. Untuk skala Reamur air membeku pada
suhu 0R dan mendidih pada suhu 80R sedangkan pada skala Fahrenheit air membuka
pada suhu 32F dan mendidih pada suhu 212F.
B. Tujuan
Tujuan praktikum ini adalah untuk
C. Waktu : Rabu, 01 Juni 2011
D. Tempat : Laboratorium Biologi I Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

BAB II
LANDASAN TEORI
A. Pengertian Termometer

Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur), ataupun
perubahan

suhu.

Istilah

termometer

berasal

dari bahasa

Latin thermo yang

berarti bahang dan meter yang berarti untuk mengukur. Prinsip kerja termometer ada
bermacam-macam, yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa.
B. Jenis-Jenis Termometer
1. Thermometer menurut isinya dibagi menjadi :
a. termometer cair
b. termometer padat
c. termometer digital
2. Thermometer berdasarkan penggunaannya :
a. Termometer Klinis
Termometer ini khusus digunakan untuk mendiaknosa penyakit dan bisanya diisi
dengan raksa atau alkhohol. Termometer ini mempunyai lekukan sempit diatas
wadahnya yang berfungsi untuk menjaga supaya suhu yang ditunjukkan setelah
pengukuran tidak berubah setelah termometer diangkat dari badan pasien. Skala
pada termometer ini antara 35C sampai 42C.
b. Termometer Laboratorium
Termometer ini menggunakan cairan raksa atau alkhohol. Jika cairan bertambah
panas maka raksa atau alkhohol akan memuai sehingga skala nya bertambah.
Agar termometer sensitif terhadap suhu maka ukuran pipa harus dibuat kecil
(pipa kapiler) dan agar peka terhadap perubahan suhu maka dinding termometer
(reservoir) dibuat setipis mungkin dan bila memungkinkan dibuat dari bahan
yang konduktor.
c. Termometer Ruangan
Termometer ini berfungsi untuk mengukur suhu pada sebuah ruangan. Pada
dasarnya termometer ini sama dengan termometer yang lain hanya saja skalanya
yang berbeda. Skala termometer ini antara -50C sampai 50C .
d. Termometer Digital.
Karena perkembangan teknologi maka diciptakanlah termometer digital yang
prinsip kerjanya sama dengan termometer yang lainnya yaitu pemuaian. Pada
termometer digital menggunakan logam sebagai sensor suhunya yang kemudian
memuai dan pemuaiannya ini diterjemahkan oleh rangkaian elektronik dan
ditampilkan dalam bentuk angka yang langsung bisa dibaca.

e. Termokpel
Merupakan termometer yang menggunakan bahan bimetal sebagai alat pokoknya.
Ketika terkena panas maka bimetal akan bengkok ke arah yang koefesiennya
lebih kecil. Pemuaian ini kemudian dihubungkan dengan jarum dan menunjukkan
angka tertentu. Angka yang ditunjukkan jarum ini menunjukkan suhu benda
C. Alat dan Bahan
Adapun alat dan bahan yang digunakan yaitu sebagai berikut :

Air Keran

Air panas

Tinta warna

Botol

Sedotan putih

Plastisin atau lilin mainan


D. Cara Kerja
1. Tuangkan sedikit air yang diberi warna ke dalam botol.
2. Masukkan sedotan minuman hingga menyentuh permukaan air
dalam botol.
3. Tutup dengan rapat-rapat sekeliling ujung lubang leher botol
dengan plastisin sehingga tidak ada udara yang bisa masuk.
4. Perhatikan baik-baik, apa yang terjadi?
E. Hasil Pengamatan

BAB III
PEMBAHASAN
A. Pembahasan
Pada percobaan ini kami membuat termometer sederhana. Jenis
termometer yang kami buat yaitu jenis termometer laboratorium
dengan prinsip apabila cairan bertambah panas maka raksa atau alkhohol akan
memuai sehingga skala nya bertambah.
Untuk percobaan ini, kami menggunakan cairan tinta warna sebagai raksa, sedotan
sebagai pipa kapiler yang berdinding tipis agar sensitif terhadap panas.
Ketika sedotan yang dimasukin ke dalam botol yang diberi air panas, tinta otomatis
akan naik, hal ini dikarenakan ada pemuaian di dalam sedotan tersebut. Selain botol yang
diberi air panas, kita juga bisa melakukannya dengan memakai air dingin. Ketika kita
menggosok-gosok botol tersebut dengan tangan, udara yang tertutup
dalam botol memuai karena gaya gesekan antara tangan dan botol
sehingga air akan panas. Molekul-molekul bertabrakan makin cepat
dan lebih keras. Udara menekan permukaan air dan air naik ke dalam
pipa sedotan, sehingga kedudukan permukaan air dalam pipa sedotan
menunjukkan derajat panas. Dalam termometer biasa yang memuai
adalah raksa yang berada dalam pipa kapiler.

BAB IV
PENUTUP

A. Kesimpulan
B. Saran

DAFTAR PUSTAKA

http://www.adhimsa.com/fisika/cara-membuat-termometer-sederhana.html
http://www.forumsains.com/artikel/termometer-sistem-pengukuran-suhu/
http://makalahcentre.blogspot.com/2010/11/makalah-tentang-termometer.html

http://sidikpurnomo.net/pembelajarafisika/suhu