Anda di halaman 1dari 10

Mesin Konsep Otomatis

Oleh :

1. Wawan Andrian

130403005

2. Robby Apriandi S.

130403037

3. Trinawati

130403038

LABORATORIUM STUDIO AUDIO VISUALDAN MENGGAMBAR TEKNIK


D E PAR T E M E N T E K N I K I N D U S T R I
F A K U L TAS TE K N I K
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
M E DAN
2015

Mesin Bubut CNC

1.1. Pendahuluan
Teknnologi berbasis komputer merupakan cara-cara memproduksi dan
menyampaikan bahan dengan menggunakan perangkat yang bersumber pada
mikroprosesor. Pada dasarnya, teknologi berbasis komputer menampilkan
informasi kepada pembelajar melalui tayangan di layar monitor. Mesin CNC
merupakan salah satu contoh dari pemakaian sistem permesinan berbasis
komputer.
Mesin CNC (Computer Numerically Controlled) bermula dari 1952 yang
dikembangkan oleh John Pearseon dari Institut Teknologi Massachusetts, atas
nama Angkatan Udara Amerika Serikat. Semula proyek tersebut diperuntukkan
untuk membuat benda kerja khusus yang rumit. Semula perangkat mesin CNC
memerlukan biaya yang tinggi dan volume unit pengendali yang besar. Pada tahun
1973, mesin CNC masih sangat mahal sehingga masih sedikit perusahaan yang
mempunyai keberanian dalam mempelopori investasi dalam teknologi ini. Dari
tahun 1975, produksi mesin CNC mulai berkembang pesat. Perkembangan ini
dipacu oleh perkembangan mikroprosesor, sehingga volume unit pengendali dapat
lebih ringkas.
Dewasa ini penggunaan mesin CNC hampir terdapat di segala bidang. Dari
bidang pendidikan dan riset yang mempergunakan alat-alat demikian dihasilkan
berbagai hasil penelitian yang bermanfaat yang tidak terasa sudah banyak
digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat banyak.
1.2. Mesin Bubut
Mesin bubut CNC merupakan sistem otomatisasi mesin bubut yang
dioperasikan oleh perintah yang diprogram melalui software secara abstrak dan
disimpan di media penyimpanan atau storage. Beda dari mesin bubut biasa, mesin
bubut CNC memilki perangkat tambahan motor yang akan menggerakan
pengontrol mengikuti titik-titik yang dimasukkan ke dalam sistem oleh perekam

kertas. Perpaduan antara servo motor dan mekanis yang digantikan dengan sistem
analog dan kemudian sistem digital menciptakan mesin bubut modern berbasis
CNC.
Mesin otomatis telah ada sejak Perang Sipil di Amerika (1861-1865), namun
mesin tersebut hanya mampu membuat satu jenis produk dan dibutuhkan waktu
yang sangat lama untuk setting mesin apabila berganti produksi jenis produk lain.

Gambar 1.1. Mesin Bubut Manual


Dari sumber yang ada, mesin bubut ditemukan oleh seorang Insinyur,
arsitek dari swedia yang bernama Immanuel Nobel yang kemudian mempunyai
seorang anak yang sekarang dikenal sebagai Alfred Nobel yaitu seorang ilmuwan
Penemu Dinamit dan pengusaha terkenal sekaligus penggagas pemberian
penghargaan Nobel.
Mesin otomatis dengan elektronik program pertama kali sukses dibuat oleh
proyek gabungan antaraMassachusetts Institute of Technology (MIT) dan US Air
Force pada pertengahan tahun 1950. Mesin itu adalah 3 axis milling mesin yang
dikontrol oleh satu ruangan penuh perangkat Tabung Vakum Elektronik.
Meskipun mesin ini tidak handal, namun mesin ini merupakan satu langkah ke
arah mesin modern. Kontroler tersebut dinamakan Numerical Control, atau NC
The Electronics Industry Association (EIA) mendefinisikan NC sebagai
"Sebuah sistem dimana gerakan-gerakan mesin di kontrol dengan cara

memasukkan

langsung

data

numerik

di

beberapa

titik"

Disebut kontrol numerik (NC = Numerical Control) karena pemrograman yang


digunakan menggunakan kode alfanumerik (terdiri dari alfabet/huruf dan
numerik/bilangan) yang digunakan untuk menuliskan instruksi-instruksi beserta
posisi relatif tool dengan benda kerjanya. Mesin NC dikontrol secara elektronis,
tanpa menggunakan komputer
Disebut Mesin Bubut CNC, singkatan dari Computer Numerical Control,
adalah perangkat yang mampu menjadikan suatu mesin perkakas ataupun mesin
produksi lainnya dapat beroperasi secara otomatis dengan memanfaatkan
komputer sebagai pengendali gerakan. Pada tahun 1960 an, Mesin Bubut CNC
sudah tersedia dengan masih menggunakan komputer dengan ukuran besar.

Gambar 1.2. Mesin Bubut dengan CNC


Selama tahun 1980 an, banyak pabrik mesin mengembangkan teknologi PC
(Personal Computer) untuk meningkatkan kehandalan dan menurunkan biaya dari
kontrol CNC model sebelumnya. Dalam perkembangnya, Mesin Bubut CNC
semakin modern, Output perkerjaan atau kemampuan mesin makin meningkat,
semakin sederhana dan rapih bentuknya namun semakin mudah cara
pengoperasiannya dan didesign semakin komplit bagian perangkat alat kerjanya
sehingga akan lebih effisien dan praktis
1. Program

2.
3.
4.
5.
6.

Processor
Motor listrik servo untuk menggerakkan kontrol pahat
Motor listrik untuk menggerakan/memutar pahat
Pahat
Dudukan dan pemegang

1.3. Prinsip Kerja Mesin Bubut Secara Otomatis


Program CNC dibuat oleh programmer sesuai dengan produk yang akan
dibuat dengan cara manual atau pengetikan langsung pada mesin CNC maupun
dengan menggunakan komputer yang telah diinstall software pemrograman CNC.
Program CNC yang telah dibuat dikenal dengan nama G-Code, akan dikirim
dan dieksekusi oleh prosesor pada mesin bubut CNC sehingga menghasilkan
pengaturan motor servo pada mesin untuk menggerakan alat pahat melalui proses
permesinan sampai menghasilkan benda kerja sesuai program.
Dengan mesin bubut CNC, ketelitian produk benda kerja dapat dijamin
hingga 1/100mm lebih, juga dapat menghasilkan produk massal yang sama persis
dengan waktu yang relatif singkat.
1.4. Bagian Mesin Bubut
Berikut merupakan bagian-bagian dari mesin bubut yakni :
1. kepala lepas
Kepala lepas dipasang di atas meja bubut dibagian ujung kanan berguna
untuk menopang benda kerja atau untuk menahan benda kerja yang
bentuknya panjang, dan bisa dipakai untuk pemasangan mata bor, snei dan
tap

2. Meja mesin bubut


Meja mesin bubut fungsinya yaitu untuk sebagai dudukan yang meluncur
memanjang, namun jika terjadi keausan pada meja bubut maka akan
berdampak hasil pembubutan tidak presisi

Gambar 1.3. Meja Mesin Bubut


3. Penjepit pahat (tools Post )
Penjepit pahat digunakan untuk menjepit pahat atau untuk memegang
pahat, dan bentuknya bermacam macam.
4. Penjepit
Dalam satu pengerjaan kita bisa menggunakan 4 pahat sekaligus

.
Gambar 1.4. Penjepit Mesin Bubut
5. Eretan Atas
Berfungsi sebagai dudukan penjepit pahat dan mengatur majunya pahat
ketika proses pembubutan ulir, pembubutan tirus, champer dan lain lain
dan memiliki ketelitian 0,01mm

Gambar 1.5. Eretan Atas


6. Transporter dan Sumbu pembawa
Transporter adalah poros berbentuk ulir segi empat atau atau berbentuk
ulir trapesium yang biasanya memiliki kisar antara 6 mm, digunakan pada
waktu kerja otomatis, contoh sewaktu membubut ulir, dll.

Gambar 1.6. Transporter dan Sumbu Pembawa


7. Chuck / Penjepit
Chuck berbungsi untuk menjepit suatu benda kerja dan dimana chuck
tersebut ada yang berbentuk chuck segitiga dan chuck segiempat
1). chuck segitiga umumnya digunakan untuk menjepit benda kerja yang
berbentuk silindris
2). chuck segiempat biasa nya digunakan untuk menjepit benda yang
bentuknya tidak silindris chuck segiempat

8. Kepala Tetap
Kepala tetap atau headstock adalah merupakan bagian dari mesin
bubut yang letaknya berada disebelah kiri, dselain itu fungsinya
sebagai tempat spindle.
1.5.Diagram Komponen Sistem Otomasi Mesin Bubut CNC
1.5.1. Unit Program
Berikut adalah uraian bagan unit proccesing program, yakni :

Memori

Input/output antarmuka

ROM

Sistem
Oprasi
RAM Program
Bagian

Central Proccessing
Unit (CPU)

Panel Output
Tape Reader

1.5.2. Unit Kendali Mesin Bubut


Berikut adalah uraian bagan unit kendali Mesin Bubut
Pengandali Rangkain

Kendali Peralatan Mesin

Kendali Posisi Mesin


Pengatur Kecepatan Spindle
Mesin Bubut

Coolant
Fixture clamping
Tool chager

1.5.3.
Peralatan Pemerosesan (Mesin Bubut)
Peralatan pemerosesan disini adalah mesin bubut yang secara langsung
bekerja pada benda kerja. Secara keseluruhan perintah yang dihasilkan dan
dikerjakan yakni :

Program
1.6.

Unit Kendali Mesin


Kegunaan Mesin Bubut CNC

Suatu Mesin Bubut CNC yang digunakan untuk memotong benda yang
diputar. Bubut sendiri merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang
sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada
pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda
kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif dan gerakkan
translasi dari pahat disebut gerak umpan. Dengan mengatur perbandingan
kecepatan rotasi benda kerja dan kecepatan translasi pahat maka akan diperoleh
berbagai macam ulir dengan ukuran kisar yang berbeda. Hal ini dapat dilakukan
dengan jalan menukar roda gigi translasi yang menghubungkan poros spindel
dengan poros ulir.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2013. Trend Mesin Bubut. http://trendmesin.blogspot.com/2014/03/


mesin-bubut-cnc-kelebihan.html
Anonnim. 2013. Mesin Bubut CNC. http://mesinbubutcnc.blogspot.com/2012 /
06/pengertian-mesin-bubut-cnc.html
Groover, Mikell.P. 2005. Otomasi, Sistem Produksi, dan Computer-Integreted
Manufacturing. Surabaya : Guna Widya
Pratama,

Arianto.

2013.

Pengetahuan

tentang

Mesin

Bubut.

http://ariantopratama81.blogspot.com/2013/04/pengetahuan-tentangmesin-bubut.html