Anda di halaman 1dari 37

Sekolah

Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar
: Mengidentifikasi bangun-bangun yang sama dan sebangun (kongruen).
Indikator
: Menentukan syarat dan unsur yang sama dari dua bangun yang sama dan
sebangun atau kongruen.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat mengidentifikasikan dua bangun datar yang sama dan sebangun atau kongruen.

B.

Materi Pokok
Kesebangunan : Syarat dua bangun yang sama dan sebangun (kongruen).

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, model bangun datar, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Memberi contoh dalam kehidupan sehari-hari tentang dua bangun yang sama dan
sebangun.
2. Menyampaikan indikator yang akan disampaikan.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa diminta untuk melakukan kegiatan yang langkah-langkahnya seperti pada buku
halaman 15.
2. Guru dan siswa mendiskusikan tentang syarat-syarat bangun yang sama dan sebangun.
3. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang bangun-bangun yang sama dan
sebangun seperti yang terdapat pada buku paket (karangan M Cholik, halaman 5, latihan 1,
nomor 1 s.d 5).
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) dari Buku Paket atau LKS.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Apakah kedua bangun berikut sama dan sebangun (kongruen) ? Jelaskan !

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

10

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar
: Mengidentifikasi bangun-bangun yang sama dan sebangun (kongruen).
Indikator
: Menentukan perbandingan antara ukuran pada model dengan ukuran
sebenarnya.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

B.
C.
D.

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menentukan unsur yang bersesuaian sebanding antara ukuran pada model dan
ukuran sebenarnya.
2. Siswa dapat menghitung ukuran salah satu unsur, jika unsur lain yang sebenarnya diketahui.
Materi Pokok
Foto dan model berskala.
Media dan Sumber Pembelajaran
Buku Paket, Buku Penunjang, Foto dan Model Berskala, transparan dan OHP.
Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Membahas PR..
2. Menyampaikan indikator yang ingin dicapai..
II. Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
terdiri dari 3 5 orang.
2. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat:
a. menentukan perbandingan bagian-bagian yang berseuaian antara ukuran-ukuran
sebenarnya dengan ukuran pada model.
Panjang pada model
Panjang sebenarnya

E.

Lebar pada model


Lebar sebenarnya

Tinggi pada model


Tinggi sebenarnya.

b. melakukan kegiatan yang langkah-langkahnya seperti pada buku halaman 10 ( kegiatan


siswa ).
3. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi.
4. Siswa memberi contoh seperti soal 1-2 halaman 7-8.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang bangun-bangun yang sebangun, yang
terdapat pada buku sumber (karangan M. Cholik A., halaman 8-9 latihan 2 nomor
1 s.d 8).
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) halaman 14 nomor 1, 2, dan 3.
Penilaian
Contoh Instrumen
1. Sebuah foto dengan tinggi 8 cm dan lebar 6 cm diperbesar sehingga lebarnya menjadi
21 cm. Hitunglah :
a. tinggi foto setelah diperbesar
b. luas foto setelah diperbesar
c. perbandingan antara luas foto sebelumdiperbesar dengan setelah diperbesar.
2. Sebuah lemari berukuran 120 cm x 50 cm x 180 cm, dibiuat model dengan panjang model
24 cm. Hitunglah :
a. lebar dan tinggi pada model
b. Perbandingan volume lemari sebenarnya dengan volume pada model.
Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

11

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar
: Mengidentifikasi bangun-bangun yang sama dan sebangun (kongruen).
Indikator
: Menentukan syarat dua bangun datar yang sebangun dan membuktikan dua
bangun datar yang sebangun.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menentukan syarat dua bangun datar yang sebangun dan membuktikan dua bangun
datar yang sebangun.

B.

Materi Pokok
Syarat dua bangun yang sebangun.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, model bangun datar, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Membahas PR
2. Memberikan contoh bangun-bangun yang ada di sekitar kita yang sebangun.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
terdiri dari 3 5 orang.
2. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat :
menyebutkan beberapa contoh bangun yang sebangun, yang terdapat di dalam kelas
atau dilingkungan sekolah.
melakukan kegiatan yang langkah-langkahnya seperti pada buku halaman 10
(kegiatan siswa).
3. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi.
4. Siswa memberi contoh cara membuktikan dua bangun yang sebangun.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang bangun-bangun yang sebangun, yang
terdapat pada buku sumber (karangan M. Cholik A., halaman 12 Latihan 3 Nomor 1 s.d 8).
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) halaman 14 nomor 1, 2, dan 3.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Diantara bangun-bangun berikut ini, manakah yang sebangun dengan lapangan ring tinju
berukuran 5 m x 5 m ?
a. karpet berukuran 4 m x 4 m,
b. halaman buku berukuran 20 cm x 15 cm,
c. persegi kecil pada buku berpetak.

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

12

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar
: Mengidentifikasi bangun-bangun yang sama dan sebangun (kongruen).
Indikator
: 1. Menentukan panjang sisi pada dua bangun yang sama dan sebangun.
2. Menentukan panjang sisi pada dua bangun yang sebangun.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menghitung panjang sisi-sisi pada segitiga-segitiga yang sama dan sebangun.

B.

Materi Pokok
1. Panjang sisi pada dua bangun yang sama dan sebangun (kongruen).
2. Panjang sisi pada dua bangun yang sebangun.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, model bangun datar, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I. Pendahuluan
1. Membahas PR
2. Mengingatkan kembali tentang sisi-sisi yang sebanding dari dua bangun yang sebangun dan
sisi-sisi yang sama pada bangun yang sama dan sebangun.
3. Memberikan contoh-contoh soal yang berhubungan dengan bangun yang sebangun dan
bangun yang sama dan sebangun.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa diberikan contoh seperti pada buku halaman 14 dan 15.
2. Siswa mengerjakan soal pada buku paket halaman 16, latihan 4 nomor 1 sampai dengan
nomor 7.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkauman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) halaman 14 nomor 1, 2, dan 3.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
1.

Pada gambar di atas, segi empat ABCD sama dan sebangun dengan segiempat PQRS.
Panjang AB = 12 cm, CD = 6 cm, PS = 10 cm, dan QR = 8 cm. Tentukan panjang AD, BC, SR,
dan PQ!
2.

Pada gambar di atas ABC dan PQR sama dan sebangun. Panjang AB = 6 cm, AC =
8 cm dan panjang PQ = 12 cm. Hitunglah panjang BC, PR dan QR!

13

3.

Dua bangun berikut ini sebangun. Hitunglah nilai a, b, dan c!

40 cm

30cm

4. Jika persegi panjang luar dan persegi panjang dalam pada gambar di bawah sebangun,
hitunglah panjang persegi panjang yang dalam !

x cm

60 cm

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

14

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar
: Mengidentifikasi bangun-bangun yang sama dan sebangun (kongruen).
Indikator
: Menyebutkan syarat-syarat dua segitiga sama dan sebangun.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menyebutkan syarat-syarat dua segitiga sama dan sebangun.

B.

Materi Pokok
Syarat dua segitiga sama dan sebangun.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, model bangun datar, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I. Pendahuluan
1. Mengingatkan kembali tentang syarat-syarat dua segitiga sama dan sebangun.
2. Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan dapat membantu siswa dalam
menyelesaikan soal-soal dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan kesebangunan
segitiga.
II. Kegiatan Inti
1. Guru dan siswa membahas syarat-syarat dua segitiga yang sama dan sebangun dan akibat
panjang sisi, besar sudut dari dua segitiga sama dan sebangun, seperti contoh pada halaman
17.
2. Siswa mengerjakan soal halaman 18 latihan 5 nomor 1 sampai dengan 6, dengan bimbingan
guru.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) buatan guru.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
1. Sebutkan syarat-syarat dua segitiga sama dan sebangun!
2. Dua segitiga berikut ini sama dan sebangun. Tentukan nilai x!

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

15

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar
: Mengidentifikasi sifat-sifat dua segitiga sebangun dan kongruen.
Indikator
: 1. Menyebutkan sifat-sifat dua segitiga sama dan sebangun.
2. Membuktikan dua segitiga sama dan sebangun.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan sifat-sifat dua segitiga sama dan sebangun
2. Siswa dapat membuktikan dua segitiga sama dan sebangun.

B.

Materi Pokok
Syarat dua segitiga sama dan sebangun (kongruen).

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, model bangun datar, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I. Pendahuluan
1. Mengingatkan kembali tentang syarat-syarat dua segitiga sama dan sebangun.
2. Guru menjelaskan tentang manfaat pentingnya dua segitiga sama dan sebangun untuk
pembuktian rumus-rumus pada mata pelajaran lain dan pada matematika sendiri.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok.
2. Siswa melakukan kegiatan siswa yang langkah-langkahnya seperti pada halaman 19 sampai
dengan 24, untuk menentukan sifat-sifat dua segitiga sama dan sebangun.
3. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya, dan siswa lain
menanggapi.
4. Siswa mencermati contoh-contoh penggunaan sifat-sifat dua segitiga sama dan sebangun
dengan bimbingan guru.
5. Siswa mengerjakan soal halaman 26 latihan 6, nomor 1 sampai 8.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) buatan guru.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
1. Sebutkan sifat-sifat dua segitiga sama dan sebangun !
2.
C
D

Buktikan bahwa ABC dan CDA sama dan sebangun!

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

16

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar
: Mengidentifikasi sifat-sifat dua segitiga sebangun dan kongruen.
Indikator
: Menghitung panjang sisi dan besar sudut pada dua segitiga sama dan
sebangun.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menghitung panjang sisi dan besar sudut pada dua segitiga sama dan sebangun.

B.

Materi Pokok
Panjang sisi dan besar sudut pada segitiga yang sama dan sebangun.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, model bangun datar, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I. Pendahuluan
1. Mengingatkan kembali tentang syarat-syarat dua segitiga sama dan sebangun.
2. Guru mengingatkan bahwa banyak kegiatan-kegiatan sehari-hari yang berkaitan dengan
bangun-bangun yang sama dan sebangun.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing terdiri dari 3
5 anak.
2. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat menentukan
panjang sisi dan besar sudut pada dua segitiga yang sama dan sebangun, seperti pada 1, 2,
dan 3 pada buku halaman 27 sampai dengan 29.
3. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya, dan siswa lain menanggapi.
4. Siswa mengerjakan soal halaman 29 dan 30 latihan 7, nomor ganjil.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) soal-soal latihan 7 nomor genap.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen

Pada ABC dan KLM sama dan sebangun, tentukan nilai p dan m !

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

17

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar
: Mengidentifikasi sifat-sifat dua segitiga sebangun dan kongruen.
Indikator
: 1. Menyebutkan syarat dua segitiga sebangun.
2. Membuktikan dua segitiga sebangun.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat membuktikan dua segitiga sebangun.

B.

Materi Pokok
1. Siswa dapat menyebutkan syarat segitiga sebangun.
2. Syarat-syarat dua segitiga sebangun.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, model bangun datar, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I. Pendahuluan
1. Mengingatkan kembali tentang syarat-syarat dua segitiga sebangun.
2. Memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari tentang dua bangun yang sebangun.
3. Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan dapat membantu siswa dalam menyelesaikan soal-soal dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan kesebangunan.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa diberikan dua model segitiga yang sebangun.
2. Guru dan siswa mendiskusikan tentang kesebangunan kedua segitiga tersebut dipandu guru
dan siswa melakukan kegiatan siswa seperti pada halaman 36.
3. Guru membimbing menentukan hubungan perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian dan
sudut-sudut yang bersesuaian dari kedua segitiga tersebut dan menggunakan dalam
menyelesaikan soal.
4. Siswa mengerjakan soal halaman 38 latihan 8 nomor 1 sampai dengan 10.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) soal-soal yang belum selesai dikerjakan atau soal buatan guru.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
1.

Berdasarkan gambar di atas, jelaskan bahwa ABC dan PQR sebangun !

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

18

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar
: Mengidentifikasi sifat-sifat dua segitiga sebangun dan kongruen.
Indikator
: Menghitung panjang sisi dan besar sudut pada segitiga sebangun.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menghitung panjang sisi dan besar sudut pada segitiga sebangun.

B.

Materi Pokok
Menghitung panjang sisi segitiga sebangun.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, model bangun datar, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I. Pendahuluan
1. Mengingatkan kembali tentang syarat-syarat dua segitiga sebangun.
2. Memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari tentang dua bangun yang sebangun.
3. Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan dapat membantu siswa dalam
menyelesaikan soal-soal dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan kesebangunan.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing terdiri dari
3 5 anak.
2. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat menentukan
panjang sisi dan besar sudut pada dua segitiga yang sebangun seperti pada contoh 1-3
halaman 39 dan 41.
3. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi.
4. Siswa mengerjakan latihan soal halaman 41 latihan 9, nomor 1 sampai 10.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) soal-soal yang belum selesai dikerjakan dan tugas siswa
halaman 43.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen

a. Mengapa kedua segitiga tersebut sebangun ?


b. Hitunglah panjang KL !
Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

19

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar
: Mengidentifikasi sifat-sifat dua segitiga sebangun dan kongruen.
Indikator
: 1. Menentukan perbandingan pada segitiga siku-siku dengan garis tinggi ke
sisi miring.
2. Menghitung panjang sisi, garis tinggi dan bagian-bagian sisi miring.
Alokasi Waktu
: 4 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menentukan perbandingan pada segitiga siku-siku dengan garis tinggi ke sisi miring.
2. Siswa dapat menghitung panjang sisi, garis tinggi dan bagian-bagian sisi miring.

B.

Materi Pokok
Segitiga sebangun pada segitiga siku-siku dengan garis tinggi ke sisi miring.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, model bangun datar, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I. Pendahuluan
1. Mengingatkan kembali tentang sifat-sifat dan syarat-syarat dua segitiga sebangun.
2. Penerapan segitiga sebangun pada segitiga siku-siku dengan garis tinggi kesisi miring.
II. Kegiatan Inti
1. Dengan bimbingan guru, siswa diberikan tugas menyebutkan perbedaan segitiga sebangun
dan segitiga sama dan sebangun.
2. Guru bersama siswa membahas cara menentukan perbandingan pada segitiga siku-siku
yang dibuat garis tinggi kesisi miring (hipotenusa) dan menggunakannya dalam
menyelesaikan soal.
3. Siswa mengerjakan soal halaman 48 latihan 10, nomor 1 sampai dengan 6.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) soal-soal yang belum selesai dikerjakan dan soal buatan guru.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen

Pada gambar di atas, panjang KN = 25 cm dan LN = 10 cm. Hitunglah panjang LM !

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

20

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar
: Mengidentifikasi sifat-sifat dua segitiga sebangun dan kongruen.
Indikator
: 1. Menentukan perbandingan pada segitiga dengan garis sejajar salah satu
sisinya.
2. Menghitung panjang sisi bagian-bagian sisi dan garis sejajar segitiga.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menentukan perbandingan pada segitiga dengan garis sejajar salah satu sisinya.
2. Siswa dapat menghitung panjang sisi bagian-bagian sisi dan garis sejajar segitiga.

B.

Materi Pokok
Segitiga sebangun pada segitiga dengan garis-garis sejajar salah satu sisi.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, model bangun datar, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I. Pendahuluan
1. Mengingatkan kembali tentang sifat-sifat dan syarat-syarat dua segitiga sebangun.
2. Penerapan segitiga sebangun pada segitiga dengan garis-garis sejajar.
II. Kegiatan Inti
1. Dengan bimbingan guru, siswa diberikan tugas menyebutkan perbedaan segitiga sebangun
dan segitiga sama dan sebangun.
2. Guru bersama siswa membahas perbandingan yang sama pada segitiga yang dibuat garis
sejajar pada salah satu sisi dan memotong kedua sisi lainnya dan menggunakan dalam
menyelesaiakan soal.
3. Siswa mengerjakan soal halaman 51 latihan 11, nomor 1 sampai dengan 10.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) soal-soal yang belum selesai dikerjakan dan soal buatan guru.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen

Dari gambar di atas, hitunglah panjang CA, AD, dan CE !

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

21

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

: Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.


: Menggunakan konsep kesebangunan segitiga dalam pemecahan masalah.
: Menyelesaikan soal-soal cerita yang berkaitan dengan kesebangunan.
: 2 jam pelajaran

A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menyelesaikan soal-soal cerita yang berkaitan dengan kesebangunan.

B.

Materi Pokok
Penerapan kesebangunan pada soal cerita.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, model bangun datar, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I. Pendahuluan
1. Mengingatkan kembali tentang sifat-sifat dan syarat-syarat dua segitiga sebangun.
2. Konsep kesebangunan banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
II. Kegiatan Inti
1. Dengan teman sebangku, siswa berdiskusi tentang hasil PR yang telah dikerjakan dirumah
dengan bimbingan guru.
2. Beberapa siswa diminta menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan siswa yang lain
menanggapinya.
3. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal seperti yang ada pada contoh 1, 2, dan 3
pada halaman 53 dan 54.
4. Siswa mengerjakan soal halaman 55 latihan 12, nomor 1 sampai 8.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) soal-soal yang belum selesai dikerjakan dan soal buatan guru.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Sebuah foto ditempelkan pada sehelai karton, yang berukuran 40cm x 60cm. Di sebelah atas, kiri,
dan kanan karton masih terdapat sisa karton yang lebarnya 5cm. Jika foto dan karton sebangun,
hitunglah lebar karton yang tersisa dibagian bawah foto !

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

22

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami Sifat-sifat Tabung, Kerucut, dan Bola serta menentukan ukurannya.
Kompetensi Dasar
: Mengidentifikasi unsur-unsur tabung, kerucut, dan bola.
Indikator
: 1. Menyebutkan unsur-unsur tabung, kerucut.
2. Menghitung panjang dan lebar jaring-jaring selimut tabung, dan garis
tinggi, panjang garis pelukis kerucut s = t + r
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan unsur-unsur tabung, kerucut.
2. Siswa dapat menghitung panjang dan lebar jaring-jaring selimut tabung, dan garis tinggi,
panjang garis pelukis kerucut s = t + r

B.

Materi Pokok
Unsur-unsur pada tabung dan kerucut.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, Model tabung dan kerucut, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari tentang bangun ruang sisi lengkung.
2. Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan dapat membantu siswa dalam
menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan bangun ruang sisi lengkung.
II. Kegiatan Inti
1.Siswa diberikan model-model tabung, kerucut, dan bola.
2.Guru dan siswa mendiskusikan tentang unsur-unsur tabung, kerucut, dan bola.
3.Guru membimbing menyebutkan unsur-unsur , seperti jari-jari, diameter, tinggi, sisi, alas
tabung, alas kerucut dan bola.
4.Guru bersama siswa membahas jaring-jaring tabung dan luas selimut tabung.
5.Guru bersama siswa membahas jaring-jaring kerucut.
6.Menghitung luas selimut tabung, tinggi, dan panjang garis pelukis kerucut, seperti contoh 1
dan 2 halaman 67 sampai 68.
7.Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 69,
latihan 1 nomor 1 sampai 10.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) dari buku paket dan tugas siswa halaman 68 dan 89 nomor 1
dan 2.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Sebuah kerucut, diketahui panjang jari-jarinya adalah 7 cm dan tingginya adalah 25 cm.
22
Untuk = 7 , hitunglah :
a. panjang garis pelukisnya,
b. luas selimutnya.

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

23

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami Sifat-sifat Tabung, Kerucut, dan Bola serta menentukan ukurannya.
Kompetensi Dasar
: Menghitung luas selimut dan volume tabung, kerucut, dan bola.
Indikator
: 1. Menyebutkan rumus luas selimut dan luas permukaan tabung.
2. Menghitung luas selimut dan luas permukaan tabung.
3. Menghitung unsur-unsur tabung jika diketahui luasnya selimut dan luas
permukaan tabung.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
.A

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan rumus luas selimut dan luas permukaan tabung.
2. Siswa dapat menghitung luas selimut dan luas permukaan tabung.
3. Siswa dapat menghitung unsur-unsur tabung jika diketahui luasnya selimut dan luas permukaan
tabung.

.B

Materi Pokok
Luas permukaan tabung.

.C

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, Model tabung dan kerucut, transparan dan OHP.

.D

Langkah-langkah Kegiatan
I. Pendahuluan
.1 Memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari tentang bangun ruang tabung.
.2 Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan dapat membantu siswa dalam
menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan luas selimut dan luas permukaan
tabung.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
terdiri dari 3 5 anak.
2. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat menentukan
luas sisi tabung menggunakan model tabung yang telah disediakan oleh guru atau yang
dibawa oleh siswa sendidri.
3. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok
yang lain menanggapi.
4. Guru dan siswa membahas cara menentukan luas sisi tabung, seperti pada contoh 1, 2, dan
3 halaman 71 daqn 72.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 72 dan
73 , latihan 2 nomor 1 sampai 9.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) soal yang belum selesai dikerjakan dan tugas siswa pada
halaman 73.

.E

Penilaian
Contoh Instrumen

1.

Panjang jari-jari alas sebuah tabung tanpa tutup 10,5 cm. Jika tinggi tabung 20 cm dan

= 22
7 , hitunglah :
a. luas selimut tabung,
b. luas sisi tabung.
Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

24

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami Sifat-sifat Tabung, Kerucut, dan Bola serta menentukan ukurannya.
Kompetensi Dasar
: Menghitung luas selimut dan volume tabung, kerucut, dan bola.
Indikator
: 1. Menyebutkan rumus luas selimut dan luas permukaan kerucut.
2. Menghitung luas selimut dan luas permukaan kerucut.
3. Menghitung unsur-unsur kerucut jika diketahui luasnya selimut dan luas
permukaan kerucut.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan rumus luas selimut dan luas permukaan kerucut.
2. Siswa dapat menghitung luas selimut dan luas permukaan kerucut.
3. Siswa dapat menghitung unsur-unsur tabung jika diketahui luasnya selimut dan luas permukaan
kerucut.

B.

Materi Pokok
Luas permukaan kerucut.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, Model tabung dan kerucut, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I. Pendahuluan
.1 Memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari tentang bangun ruang kerucut.
2. Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan dapat membantu siswa dalam
menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan luas selimut dan luas permukaan
kerucut.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
terdiri dari 3 5 anak.
2. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat menentukan
luas sisi tabung menggunakan model kerucut yang telah disediakan oleh guru atau yang
dibawa oleh siswa sendiri.
3. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok
yang lain menanggapi.
4. Guru dan siswa membahas cara menentukan luas sisi tabung, seperti pada contoh 1-2
halaman 74 dan 75.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman
76-77 , latihan 3 nomor 1 sampai 8.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) soal yang belum selesai dikerjakan dan tugas siswa pada
halaman 76-77.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Diameter alas suatu kerucut 18 cm dan tingginya 12 cm. dengan menggunakan = 3,14 ,
hitunglah :
a. panjang jari-jari alas,
b. luas selimut kerucut.
Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

25

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami Sifat-sifat Tabung, Kerucut, dan Bola serta menentukan ukurannya.
Kompetensi Dasar
: Menghitung luas selimut dan volume tabung, kerucut, dan bola.
Indikator
: 1. Menyebutkan rumus luas permukaan bola.
2. Menghitung luas selimut dan luas permukaan bola
3. Menghitung unsur-unsur bola jika diketahui luas sisinya.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
.A

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan rumus luas sisi bola.
2. Siswa dapat menghitung luas permukaan bola.
3. Siswa dapat menghitung unsur-unsur bola jika diketahui permukaan bola.

.B

Materi Pokok
Luas permukaan bola.

.C

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, Model tabung, kerucut, dan Bola, transparan dan OHP.

.D

Langkah-langkah Kegiatan
I. Pendahuluan
.1 Memberikan contoh dalam kehidupan sehari-hari tentang bangun ruang bola.
2. Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan dapat membantu siswa dalam
menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan luas permukaan bola.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
terdiri dari 3 5 anak.
2. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat menentukan
luas permukaan menggunakan model bola yang telah disediakan oleh guru atau yang
dibawa oleh siswa sendiri, seperti kegiatan siswa halaman 77.
3. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok
yang lain menanggapi.
4. Guru dan siswa membahas cara menentukan luas permukaan, seperti pada contoh 1-2
halaman 78 - 79.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman
78-79 , latihan 4 nomor 1 sampai 8.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) soal yang belum selesai dikerjakan dan tugas siswa pada
halaman 78-79.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Hitunglah luas benda yang berbentuk belahan bola dengan diameter 20 cm!

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

26

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami Sifat-sifat Tabung, Kerucut, dan Bola serta menentukan ukurannya.
Kompetensi Dasar
: Menghitung luas selimut dan volume tabung, kerucut, dan bola.
Indikator
: 1. Menyebutkan rumus volume tabung.
2. Menghitung volume tabung.
3. Menghitung unsur-unsur tabung jika diketahui volumenya.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
.A

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan rumus volume tabung.
2. Siswa dapat menghitung volume tabung.
3. Siswa dapat menghitung unsur-unsur tabung jika diketahui volumenya.

.B

Materi Pokok
Volume tabung.

.C

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, Model tabung, kerucut, dan Bola, transparan dan OHP.

.D

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Membahas PR.
2. Mengingat kembali tentang volume prisma, untuk menentukan volume tabung.
3. Memperagakan cara menentukan volume tabung.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
terdiri dari 3 5 anak.
2. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat menentukan
volume tabung menggunakan model prisma yang alasnya berbentuk segi enam beraturan
telah disediakan oleh guru atau yang dibawa oleh siswa sendidri.
3. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok
yang lain menanggapi.
4. Dengan demonstrasi, guru menunjukkan cara menentukan volume tabung.
5. Siswa diberikan contoh soal yang berkaitan dengan volume tabung, seperti pada contoh 1,
2, da. 3 halaman 80 dan 81.
6. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman
81 dan 82 , latihan 5 nomor 1 sampai 9.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) soal yang belum selesai dikerjakan dan tugas siswa pada
halaman 82.

.E

Penilaian
Contoh Instrumen
22
Suatu tangki berbentuk tabung berdiameter 2 m dengan tinggi 3,5 m. Dengan nilai = 7 ,
berapa literkah bensin yang dapat dimasukkan kedalam tangki tersebut?

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

27

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami Sifat-sifat Tabung, Kerucut, dan Bola serta menentukan ukurannya.
Kompetensi Dasar
: Menghitung luas selimut dan volume tabung, kerucut, dan bola.
Indikator
: 1. Menyebutkan rumus volume kerucut.
2. Menghitung volume kerucut.
3. Menghitung unsur-unsur kerucut jika diketahui volumenya.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan rumus volume kerucut.
2. Siswa dapat menghitung volume kerucut.
3. Siswa dapat menghitung unsur-unsur kerucut jika diketahui volumenya.

B.

Materi Pokok
Volume kerucut.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, Model tabung, kerucut, dan Bola, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Membahas PR.
2. Mengingat kembali tentang volume limas, untuk menentukan volume kerucut.
3. Memperagakan cara menentukan volume kerucut.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
terdiri dari 3 5 anak.
2. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat menentukan
volume kerucut menggunakan model yang telah disediakan oleh guru atau yang dibawa
oleh siswa sendidri melalui kegiatan siswa seperti pada halaman 83.
3. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok
yang lain menanggapi.
4. Dengan demonstrasi, guru menunjukkan cara menentukan volume kerucut.
5. Siswa diberikan contoh soal yang berkaitan dengan volume kerucut seperti pada contoh 1,
2, dan 3 halaman 86.
6. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 85 dan
10 , latihan 6 nomor 1 sampai 7.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) yaitu buku paket halaman 85 dan 86 latihan 6 nomor 8, 9,
dan 10.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Volume suatu kerucut 1.256 cm 3. Jika tinggi kerucut 15 cm dan = 3,14 , hitunglah
panjang jari-jari alas kerucut itu!

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

28

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami Sifat-sifat Tabung, Kerucut, dan Bola serta menentukan ukurannya.
Kompetensi Dasar
: Menghitung luas selimut dan volume tabung, kerucut, dan bola.
Indikator
: 1. Menyebutkan rumus volume bola.
2. Menghitung volume bola.
3. Menghitung unsur-unsur bola jika diketahui volumenya.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menyebutkan rumus volume bola.
2. Siswa dapat menghitung volume bola.
3. Siswa dapat menghitung unsur-unsur bola jika diketahui volumenya.

B.

Materi Pokok
Volume bola.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, Model tabung, kerucut, dan Bola, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Mengingat kembali tentang luas lingkaran dan luas bola.
2. Kerucut banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
terdiri dari 3 5 anak.
2. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat menentukan
volume bola menggunakan model setengah bola dan kerucut yang jari-jarinya sama
panjang yang telah disediakan oleh guru atau dibawa oleh siswa sendiri, dengan
melakukan kegiatan seperti pada halaman 86.
3. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok
yang lain menanggapi.
4. Dengan demonstrasi, guru menunjukkan cara menentukan volume bola.
5. Siswa diberikan contoh soal yang berkaitan dengan volume bola.
6. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 88,
latihan 7 nomor 1 sampai 9.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR) soal yang belum selesai dikerjakan dan tugas siswa pada
halaman 89.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
3
Volume sebuah bola adalah 1.437 13 cm , hitunglah panjang jari-jari bola tersebut!

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

29

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami Sifat-sifat Tabung, Kerucut, dan Bola serta menentukan ukurannya.
Kompetensi Dasar
: Menghitung luas selimut dan volume tabung, kerucut, dan bola.
Indikator
: Menentukan perubahan luas dan volume tabung, kerucut, dan bola, jika salah
satu unsur berubah.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menghitung perubahan luas dan volume tabung, kerucut, dan bola, jika salah satu
unsur berubah.

B.

Materi Pokok
1. Perubahan Volume.
2. Perbandingan Volume.
3. Besar perubahan Volume.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, Model tabung, kerucut, dan Bola ,transparan dan OHP

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Mengingatkan kembali rumus volume tabung, kerucut, dan bola.
2. Perubahan ukuran pada tabung, kerucut, dan bola akan mengakibatkan perubahan pula
pada volumenya.
II. Kegiatan Inti
1. Guru dan sisiwa membahas perbandingan volume tabung atau kerucut jika unsur- unsurnya
diperbesar atau diperkecil, seperti pada contoh 1, 2, dan 3 halaman 89 sampai 91.
2. Guru bersama siswa membahas perubahan volume tabung, kerucut dan bola jika unsurunsurnya berubah diperbesar atau diperkecil seperti pada contoh halaman 91.
3. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 92,
latihan 8 nomor 1 sampai 5.
III. Penutup

1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.


2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3.
E.

Guru memberikan tugas (PR) soal buatan guru.

Penilaian
Contoh Instrumen
Panjang jari-jari sebuah bola adalah 6 cm. Jika panjang jari-jari bola tersebut diperbesar
menjadi 8 cm, tentukan :
a.besar perubahan volume bola,
b.perbandingan volume sebelum dan sesudah diperbesar.

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

30

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

Standar Kompetensi : Memahami Sifat-sifat Tabung, Kerucut, dan Bola serta menentukan ukurannya.
Kompetensi Dasar
: Memecahkan masalah yang berkaitan dengan tabung, kerucut, dan bola.
Indikator
: Menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah yang berkaitan dengan luas dan
volume dari tabung, kerucut, dan bola.
Alokasi Waktu
: 2 jam pelajaran
A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menyelesaikan pemecahan masalah yang berkaitan dengan luas dan volume dari
tabung, kerucut, dan bola.

B.

Materi Pokok
Penerapan bangun ruang sisi lengkung.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, Model tabung, kerucut, dan Bola, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Membahas PR.
2. Mengingat kembali cara menentukan luas dan volume tabung, kerucut, dan bola.
3. Banyak benda-benda sisi lengkung di sekitar kita, seperti tabung, kerucut, dan bola yang
harus diketahui luas dan volumenya.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
3 5 anak.
2. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat memecahkan
masalah atau soal yang berhubungan dengan luas dan volume tabung, kerucut, dan bola,
seperti contoh 1 dan 2 halaman 93 dan 94.
3. Masing-masing kelompok diminta menyapaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi, serta guru membimbingnya.
4. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 94
sampai 96, latihan 9 nomor 1 sampai 10.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR), soal yang belum diselesaikan dan tugas siswa pada
halaman 96.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
1. Sebuah tangki air berbentuk tabung dengan diameter 70 cm dan tingginya 150 cm. Tangki
air tersebut diisi air dengan kecepatan rata-rata 3,5 liter setiap menit. Hitunglah :
a.volume tangki air,
b.waktu yang diperlukan untuk mengisi tangki air sampai penuh.
2. Hitunglah luas bahan yang diperlukan untuk membuat tenda seperti gambar berikut!

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

31

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

: STATISTIKA
Melakukan Pengolahan dan Penyajian Data.
: Menentukan rata-rata, median, dan modus data tunggal, serta penafsirannya.
: Mengumpulkan data dengan mencacah, mengukur, dan mencatat data dengan
turus / tally.
: 2 jam pelajaran

A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat mengumpulkan data dengan mencacah, mengukur, dan mencatat data dengan turus /
tally.

B.

Materi Pokok
1. Pengertian Data.
2. Pengumpulan Data.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I. Pendahuluan
1. Menyampaikan manfaat pengumpulan data dan indikator pencapaiannya.
2. Banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari tentang data statistik, baik yang berupa daftar
ataupun yang berupa grafik.
3. Menyampaikan model pembelajaran yang akan digunakan adalah model pembelajaran
kooperatif.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
3 5 anak.
2. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat mengumpulkan
data dengan mencacah, mengukur, dan mencatat data dengan turus/ tally, yaitu melakukan
kegiatan pada halaman 104.
3. Masing-masing kelompok diminta menyapaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi, serta guru membimbingnya.
4. Siswa diberikan contoh buatan guru.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 105,
latihan 1 nomor 1 sampai 4.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR ).

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Perhatikan data berikut:.
50, 55, 75, 65, 60, 65, 55, 80, 70, 60, 75, 85, 95, 85, 75, 80, 65, 85, 90, 85.
Buatlah tabel skor dengan turus!

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

32

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

: STATISTIKA
Melakukan Pengolahan dan Penyajian Data.
: Menentukan rata-rata, median, dan modus data tunggal, serta penafsirannya.
: Mengurutkan data tunggal, mengenal data terkecil, terbesar, dan jangkauan
data.
: 2 jam pelajaran

A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat mengurutkan data tunggal, mengenal data terkecil, terbesar, dan jangkauan data.

B.

Materi Pokok
1. Mengurutkan Data.
2. Sampel dan Populasi.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Menyampaikan hasil belajar dan indikator pencapaiannya.
2. Menyampaikan model pembelajaran yang akan digunakan adalah model pembelajaran
kooperatif.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
3 5 anak.
2. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat mengurutkan
data tunggal, mengenal data terkecil, terbesar, dan jangkauan data.
3. Masing-masing kelompok diminta menyapaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi, serta guru membimbingnya.
4. Guru dan siswa membahas pengertian populasi dan sampel.
5. Siswa diberikan contoh buatan guru.
6. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 108
dan 109, latihan 2 nomor 1 sampai 9.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR), soal yang belum selesai dikerjakan.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Pak Ganda mengadakan tes matematika, nilai perolehan siswa adalah sebagai
berikut:
3
4
3
5
6
6
8
7
9
8
6
6
7
8
9
5
5
6
8
7
6
7
5
4
6
7
4
6
9
7
a. Dengan data nilai tersebut buatlah tabel frekuensi dengan rentang atau interval kelas berikut: 3 4; 5 6; 7 8; 9 10.
b. Pada rentang atau interval mana nilai siswa paling banyak?
c. Berapa banyaknya siswa yang mendapatkan nilai 5 atau lebih?
d. Berapakah siswa yang mendapat nilai 7?
Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

33

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

: STATISTIKA
Melakukan Pengolahan dan Penyajian Data.
: Menentukan rata-rata, median, dan modus data tunggal, serta penafsirannya.
: Menentukan rata-rata, median, dan modus data tunggal serta penafsirannya.
: 2 jam pelajaran

A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menentukan rata-rata, median, dan modus data tunggal serta penafsirannya.

B.

Materi Pokok
1. Rata-rata hitung (mean)
2. Modus
3. Median (data tunggal)
4. Median data berkelompok (suplemen)

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Membahas PR
2. Menyampaikan tujuan pembelajaran berikutnya.
3. Menyampaikan model pembelajaran yang akan digunakan adalah model pembelajaran
kooperatif.
II. Kegiatan Inti
1. Guru menjelaskan pengertian rata-rata ( mean ), median, dan modus.
2. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
3 5 anak.
3. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat menentukan
rata-rata, median, dan modus data tunggal serta penafsirannya, seperti pada contoh
halaman 111 sampai 114 dan kegiatan siswa halaman 111 dan 114.
4. Masing-masing kelompok diminta menyapaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi, serta guru membimbingnya.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 115,
latihan 3 nomor 1 sampai 11.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR).

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Carilah rata-rata, median, dan modus dari masing-masing data berikut!
a. Banyaknya jam mengerjakan pekerjaan rumah setiap malam
1
2
3
2
3
3
2
3
1
4
b. Umur siswa putra kelas 2A di suatu SLTP adalah sebagai berikut
13 12 14 12 11 12 13 14 13
13 14 11 12 12 13 11 11
c. Banyaknya siswa putri setiap kelas di suatu SLTP adalah sebagai berikut
32 26 30 35 25 24 35 30 29 25
Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

34

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

: STATISTIKA
Melakukan Pengolahan dan Penyajian Data.
: Menentukan rata-rata, median, dan modus data tunggal, serta penafsirannya.
: Menentukan jangkauan suatu data, jangkauan kuartil, dan jangkauan interkuartil.
: 2 jam pelajaran

A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menentukan jangkauan suatu data, jangkauan kuartil, dan jangkauan interkuartil.

B.

Materi Pokok
1. Jangkauan suatu data.
2. Jangkauan Kuartil.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Membahas PR
2. Menyampaikan manfaat pengumpulan data dan indikator pencapaiannya.
3. Menyampaikan materi pembelajaran yang akan dicapai dan manfaatnya.
II.
Kegiatan Inti
1. Guru menjelaskan cara menentukan jangkauan dan jangkauan interkuartil.
2. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
3 5 anak.
3. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat menentukan
jangkauan suatu data, kuartil atas, kuartil bawah, kuartil tengah, dan jangkauan interkuartil,
seperti pada contoh pada halaman 116, 117, dan 118 serta kegiatan siswa halaman 118.
4. Masing-masing kelompok diminta menyapaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi, serta guru membimbingnya.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 118
dan 119, latihan 4 nomor 1 sampai 6.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR ).

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Hasil pengukuran berta badan dari 10 siswa SMP diperoleh data (dalam kg) sebagai
berikut :
45, 40, 48, 50, 47, 39, 42, 43, 55, 52.
a. Tentukan kuartil bawah (Q1) dan kuartil atas (Q2)!
b. Hitunglah jangkauan interkuartilnya!

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

35

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

: STATISTIKA
Melakukan Pengolahan dan Penyajian Data.
: Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram batang, garis, dan lingkaran.
: Menyajikan data dalam bentuk diagram lambang (piktogram) dan dalam bentuk
diagram batang.
: 2 jam pelajaran

A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menyajikan data dalam bentuk diagram lambang dan batang dan membaca
diagramnya.

B.

Materi Pokok
Penyajian data dalam bentuk diagram lambang dan batang dan membaca diagramnya.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Menyampaikan bahwa penyajian data statistika dapat dinyatakan dalam bentuk diagram
2. Banyak dijumpai di kantor-kantor, televisi, majalah, data statistik disajikan dalam bentuk
diagram.
3. Penyajian data dalam bentuk diagram, akan lebih mudah dibaca dan dipahami.
II. Kegiatan Inti
1. Guru menjelaskan cara membuat diagram lambang dan diagram batang.
2. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
3 5 anak.
3. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat membuat
diagram lambang (piktogram), seterti contoh pada halaman 120 dan 121.
4. Masing-masing kelompok diminta menyapaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi, serta guru membimbingnya.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 124,
latihan 5 nomor 1 sampai 6.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR ).

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Berikut ini adalah data umur 20 siswa SMP Harapan Bangsa (dalam tahun).
13, 14, 13, 16, 13, 14, 15, 16, 14, 13, 13, 16, 15, 13, 14, 15, 13, 15, 13, 14.
Gambarlah diagram batang dari data tersebut!

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

36

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

: STATISTIKA
Melakukan Pengolahan dan Penyajian Data.
: Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram batang, garis, dan lingkaran.
: Menyajikan data dalam bentuk diagram garis.
: 2 jam pelajaran

A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menyajikan data dalam bentuk diagram garis.

B.

Materi Pokok
Penyajian data dalam bentuk diagram garis dan membaca diagramnya.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Menyampaikan bahwa diagram garis mudah dibaca datanya, sering digunakan untuk
menyajikan suatu data, misalnya diagram garis panas badan seseorang dirumah sakit dan
lain-lain.
2. Menyampaikan model pembelajaran yang akan digunakan adalah model pembelajaran
kooperatif.
II.
Kegiatan Inti
1. Guru menjelaskan cara membuat diagram garis.
2. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
3 5 anak.
3. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat membuat
diagram garis, seperti contoh pada halaman 122.
4. Masing-masing kelompok diminta menyapaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi, serta guru membimbingnya.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 124,
latihan 5 nomor 7, 8, dan 10.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR ).

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Data di bawah adalah data produksi kayu lapis Indonesia dari tahun 2000 sampai tahun
2006 dengan pembulatan ke ratus ribuan m terdekat. Buatlah diagram garisnya !
Tahun

Jml Produksi

2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006

9.100.000
10.500.000
7.000.000
9.500.000
6.500.000
8.600.000
11.000.000

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

37

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

: STATISTIKA
Melakukan Pengolahan dan Penyajian Data.
: Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram batang, garis, dan lingkaran.
: Menyajikan data dalam bentuk diagram lingkaran.
: 2 jam pelajaran

A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menyajikan data dalam bentuk diagram lingkaran.

B.

Materi Pokok
Penyajian data dalam bentuk diagram lingkaran dan membaca diagramnya.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Menyampaikan bahwa diagram lingkaran mudah dibaca dan dipahami datanya, sering
digunakan untuk menyajikan data di kantor, di koran dan lain-lain.
2. Menyampaikan model pembelajaran yang akan digunakan adalah model pembelajaran
kooperatif.
II. Kegiatan Inti
1. Guru menjelaskan cara membuat diagram lingkaran.
2. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
3 5 anak.
3. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat membuat
diagram lingkaran, seperti contoh pada halaman 123.
4. Masing-masing kelompok diminta menyapaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi, serta guru membimbingnya.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 124
dan 125, latihan 5 nomor 9 dan 11.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR ) dan tugas siswa halaman 126.

E.

Penilaian
Contoh
Frekuensi
Instrumen
Pendidikan
Dari hasil pendataan di suatu kelurahan terdapat 200 orang siswa dengan data sebagai
SD
40
berikut :
SMP
60
SMA
90
Buatlah diagram lingkarannya !
SMK
10

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

38

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

: STATISTIKA
Melakukan Pengolahan dan Penyajian Data.
: Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram batang, garis, dan lingkaran.
: Menyajikan data tunggal pada tabel frekuensi.
: 2 jam pelajaran

A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menyajikan data tunggal pada tabel frekuensi.

B.

Materi Pokok
Penyajian data dengan daftar frekuensi (suplemen).

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan

1. Membahas PR.
2.

II.

III.

E.

Menyampaikan bahwa penyajian data yang banyak dapat dibuat tabel frekuensi agar lebih
mudah membaca datanya.
3. Menyampaikan model pembelajaran yang akan digunakan adalah model pembelajaran
kooperatif.
Kegiatan Inti
1. Guru menjelaskan cara membuat daftar atau tabel frekuensi untuk data tunggal dan data
kelompok.
2. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
3 5 anak.
3. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat membuat
daftar frekuensi data tunggal dan data kelompok seperti contoh pada halaman 127 dan 128.
4. Masing-masing kelompok diminta menyapaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi, serta guru membimbingnya.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 129,
latihan 6 nomor 1 sampai 7.
Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR).

Penilaian
Contoh Instrumen
Hasil pengukuran panjang bayi yang baru lahir sampai cm terdekat adalah sebagai berikut :
53 51 48 44 49 50 52 47 45 51 53 45 50 48 47 51 47 46 50 53 48 49 47
Buatlah daftar frekuensi dengan interval kelas 3 dimulai dari 44!

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

39

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

: PELUANG
Memahami peluang suatu kejadian.
: Menentukan Ruang Sampel Suatu Kejadian.
: 1. Menentukan frekuensi nisbi ( relatif ) dari beberapa percobaan.
2. Menentukan peluang suatu kejadian.
: 2 jam pelajaran

A.

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menentukan frekuensi nisbi dan peluang.
2. Siswa dapat menentukan ruang sampel dan titik sampel suatu percobaan.

B.

Materi Pokok
Pengertian Peluang : Frekuensi Nisbi dan Peluang.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Menyampaikan bahwa di dalam pertandingan sepak bola sering dinyatakan peluang suatu
kesebelasan dapat menang, kalah, dan sebagainya.
2. Tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
3. Suatu kejadian tidak dapat ditentukan sebelumnya, untuk menentukan peluang akan di
pelajari sekarang.
II.
Kegiatan Inti
1. Guru menjelaskan cara menentukan frekuensi nisbi ( relatif ) dan peluang.
2. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
3 5 anak.
3. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat menentukan
frekuensi nisbi dan peluang suatu kejadian, dengan melaksanakan kegiatan siswa pada
halaman 133 dan contoh halaman 1, 2, dan 3 halaman 134.
4. Masing-masing kelompok diminta menyapaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi, serta guru membimbingnya.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 135,
latihan 7 nomor 1 sampai 10.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR).

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Empat kartu As dikocok, kemudian diambil satu kartu secara acak. Berapa peluang:
a. As hati,
b. As berwarna merah?

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

40

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

: PELUANG
Memahami peluang suatu kejadian.
: Frekuansi Nisbi dan Peluang.
: 1. Menjelaskan pengertian ruang sampel, titik sampel suatu percobaan.
2. Menentukan ruang sampel dan titik sampel suatu percobaan.
: 2 jam pelajaran

A.

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian ruang sampel, titik sampel suatu percobaan.
2. Siswa dapat menentukan ruang sampel dan titik sampel suatu percobaan.

B.

Materi Pokok
Ruang sampel dan titik sampel.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Membahas PR.
2. Menyampaikan hasil belajar dan indikator pencapaiannya.
3. Menyampaikan model pembelajaran yang akan digunakan adalah model pembelajaran
kooperatif.
II.
Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
3 5 anak.
2. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat menentukan
ruang sampel, dan titik sampel suatu percobaan, dan menentukan ruang sampel suatu
percobaan dengan mendata titik sampelnya, seperti pada halaman 136 138 yaitu titik
sampel dan ruang sampel satu mata uang logam, sebuah dadu, gua mata uang logam, dua
dadu, dan mata uang dengan dadu.
3. Masing-masing kelompok diminta menyapaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi, serta guru membimbingnya.
4. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 139,
latihan 8 nomor 1 sampai 8.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR ) soal yang belum selesai dikerjakan dan tugas siswa
halaman 140.

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Pada percobaan mengetos tiga mata uang logam, tentukan :
a. ruang sampelnya dengan menggunakan diagram pohon,
b. banyak titik sampelnya.

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

41

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

: PELUANG
Memahami peluang suatu kejadian.
: Menentukan Peluang Suatu Kejadian.
: Menghitung peluang suatu kejadian majemuk.
: 2 jam pelajaran

A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menghitung peluang suatu kejadian majemuk.

B.

Materi Pokok
Kejadian Majemuk.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Membahas PR.
2. Mengulang titik sampel dan ruang sampel.
3. Menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran
kooperatif.
II.
Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing Guru menjelaskan rumus menentukan peluang.
2. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
3 5 anak.
3. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat menentukan
peluang masing-masing titik sampel pada ruang sampel suatu percobaan tiga mata uang
logam dan dua dadu, seperti contoh 1 dan 2 halaman 141 dan 142.
4. Masing-masing kelompok diminta menyapaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi, serta guru membimbingnya.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 142,
latihan 9 nomor 1 sampai 8.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR).

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Dua uang logam ditos bersama-sama. Tentukan peluang kejadian dari:
a.muncul angka dan gambar,
b.muncul kedua-duanya angka,
c. muncul gambar.

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

42

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

: PELUANG
Memahami peluang suatu kejadian.
: Menentukan Peluang Suatu Kejadian.
: Menentukan batas-batas peluang, yaitu : kepastian, kemustahilan, dan komplemen suatu kejadian.
: 2 jam pelajaran.

A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menentukan batas-batas peluang, yaitu : kepastian, kemustahilan, dan komplemen
suatu kejadian.

B.

Materi Pokok
Batas-batas peluang.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Membahas PR.
2. Mengulang titik sampel dan ruang sampel.
3. Menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran
kooperatif.
II. Kegiatan Inti
1. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing Guru
menjelaskan rumus menentukan peluang.
2. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
3 5 anak.
3. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat menentukan
peluang suatu kejadian dan komplemen suatu kejadian, seperti contoh 1, 2, dan 3 halaman
144 dan 145.
4. Masing-masing kelompok diminta menyampaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok
lain menanggapi, serta guru membimbingnya.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 145,
latihan 10 nomor 1 sampai 10.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR).

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Dua buah dadu ditos bersama-sama. Tentukan peluang kejadian berikut :
a.Muncul jumlah kedua mata dadu adalah 7?
b.Muncul jumlah kedua mata dadu bukan 7?
c. Muncul mata dadu pertama bilangan faktor dari 6?
d.Muncul mata dadu pertama bilangan bukan faktor dari 6?
e.Muncul jumlah kedua mata dadu berjumlah kurang dari 13?
f. Muncul mata dadu kedua adalah bilangan kurang dari 1?
Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

43

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

: PELUANG
Memahami peluang suatu kejadian.
: Menentukan Peluang Suatu Kejadian.
: Menentukan Frekuensi harapan suatu kejadian.
: 2 jam pelajaran

A.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menentukan frekuensi harapan suatu kejadian.

B.

Materi Pokok
Frekuensi harapan.

C.

Media dan Sumber Pembelajaran


Buku Paket, Buku Penunjang, transparan dan OHP.

D.

Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Membahas PR.
2. Menyampaikan hasil belajar dan indikator pencapaiannya.
3. Menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran
kooperatif.
II. Kegiatan Inti
1. Guru bersama siswa membahas pengertian dan rumus frekuensi harapan.
2. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
3 5 anak.
3. Dengan berdiskusi dalam kelompok masing-masing, siswa diharapkan dapat menentukan
frekuensi suatu kejadian, seperti contoh 1 dan 2 halaman 147 dan 148.
4. Masing-masing kelompok diminta menyapaikan hasil diskusinya, sedangkan kelompok lain
menanggapi, serta guru membimbingnya.
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 148,
latihan 11 nomor 1 sampai 10.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR).

E.

Penilaian
Contoh Instrumen
Dalam percobaan mengetos sebuah mata uang logam sebanyak 200 kali, berapa kalikah
diharapkan muncul gambar?

Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

44

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator
Alokasi Waktu

: SMP SWASTA PARULIAN 3


: Matematika
: IX / 1 (Ganjil)

: PELUANG
Memahami peluang suatu kejadian.
: Menentukan Peluang Suatu Kejadian.
: 1. Menentukan peluang kejadian majemuk A atau B.
2. Menentukan peluang kejadian majemuk A dan B.
: 2 jam pelajaran.

A. Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat :
1. Menentukan peluang kejadian majemuk A atau B.
2. Menentukan peluang kejadian majemuk A dan B.
B. Materi Pokok
1. Dua Kejadian Majemuk A atau B (Suplemen).
2. Dua Kejadian Majemuk A dan B (Suplemen).
C. Media dan Sumber Pembelajaran
Buku Paket, Buku Penunjang, transparan dan OHP.
D. Langkah-langkah Kegiatan
I.
Pendahuluan
1. Membahas PR.
2. Menyampaikan hasil belajar dan indikator pencapaiannya.
3. Menginformasikan model pembelajaran yang akan digunakan, yaitu model pembelajaran
kooperatif.
II.
Kegiatan Inti
1. Guru bersama siswa membahas pengertian dan rumus frekuensi harapan.
2. Siswa dikondisikan dalam beberapa kelompok diskusi dengan masing-masing kelompok
3 5 anak.
3. Guru bersama siswa membahas peluang kejadian saling lepas dan tidak saling lepas.
4. Siswa membahas soal seperti 1-2 halaman 152, dengan bimbingan guru.
5. Guru bersama siswa membahas peluang kejadian A dan B atau kejadian saling bebas.
6. Siswa membahas soal seperti 1-2 halaman 153-154, dengan bimbingan guru.
7. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal yang terdapat pada buku paket halaman 152,
latihan 12 nomor 1 sampai 8 dan halaman 154 , latihan 13 nomor 1 sampai 8.
III. Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta membuat rangkuman.
2. Siswa dan guru melakukan refleksi.
3. Guru memberikan tugas (PR).
E. Penilaian
Contoh Instrumen
1. Dari seperangkat kartu bridge, diambil sebuah kartu secara acak. Hitunglah:
a. P(King)
b. P(As)
c. P(King atau As)
2. Dua keping mata uang logam ditos bersama-sama. Tentukan peluang muncul:
a. gambar dan angka,
b. kedua-duanya gambar.
Memeriksa / Mengetahui
Kepala SMP Swasta Parulian 3

Medan, 03 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran

Ir. J. R. Purba

M.H. Limbong SPd

45

46