P. 1
Matematika Diskrit 1logika Mantik

Matematika Diskrit 1logika Mantik

|Views: 520|Likes:
Dipublikasikan oleh elvand

More info:

Published by: elvand on Mar 28, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/07/2012

pdf

text

original

Matematika Diskrit; Diskrit; logika oleh : Hanung N.

Prasetyo

Textbook: Kenneth H. Rosen, Discrete Mathematics and its Applications, Mc.Graw Hill, 5th Ed. Rinaldi Munir, Matematika Diskrit, Informatika Bandung Munir, Diskrit, Isi : 1. Penalaran Matematika: logika, metoda dan Matematika: logika, pembuktian. pembuktian. 2. Analisis Kombinatorial: counting, analisis cmb Kombinatorial: 3. Struktur Diskrit: representasi dan keterkatian objek Diskrit: diskrit 4. Algoritma: spesifikasi, verifikasi, kompleksitas Algoritma: spesifikasi, verifikasi, 5. Aplikasi M. Diskrit: dalam Ilmu Komputer, jaringan, Diskrit: Komputer, jaringan, kimia, kimia, botany, linguistik, geografi, bisnis, internet. linguistik, geografi, bisnis,
Matematika Diskrit Kuliah-1 2

Mengapa matematika diskrit ?
‡ Komputer (dijital) beroperasi secara diskrit dengan unit terkecil yg disebut bit. ‡ Dengan demikian, baik ± Struktur (rangkaian) dan juga ± Operasi (eksekusi algoritma) Dapat dijelaskan dengan matematika diskrit

Matematika Diskrit Kuliah-1

3

Perangkat Matematika
Perangkat yang berguna dalam matematika diskrit: ‡ Logika Matematika (Logic) ‡ Teori Himpunan (Set Theory) ‡ Fungsi (Functions) ‡ Deretan (Sequences)

Matematika Diskrit Kuliah-1

4

Logika
‡ Berguna untuk melakukan penalaran matematika ‡ Digunakan dalam mendesain rangkaian elektronik. elektronik. ‡ Logika adalah suatu sistem yang didasarkan pada proposisi. proposisi. ‡ Suatu proposisi adalah sebuah pernyataan yang bisa bernilai benar (true/T) atau salah (false/F) tetapi tidak sekaligus keduanya. keduanya. ‡ Kita katakan bahwa nilai kebenaran (truth value) dari sebuah proposisi adalah benar atau salah. salah. ‡ Dalam rangkaian dijital, nilai ini dinyatakan sebagai dijital, 1 dan 0
Matematika Diskrit Kuliah-1 5

Proposisi atau Pernyataan
³Gajah lebih besar daripada tikus.´ Apakah ini sebuah pernyataan? Apakah ini sebuah proposisi? Apakah nilai kebenaran dari proposisi ini?
Matematika Diskrit Kuliah-1

YA YA BENAR

6

Proposisi atau Pernyataan
³520 < 111´ Apakah ini sebuah pernyataan? Apakah ini sebuah proposisi? Apakah nilai kebenaran dari proposisi ini?
Matematika Diskrit Kuliah-1

YA YA SALAH

7

Proposisi atau Pernyataan
³y > 5´ Apakah ini sebuah pernyataan? Apakah ini sebuah proposisi? YA TIDAK

Nilai kebenaran dari pernyataan tersebut bergantung pada y, tapi nilainya belum ditentukan.
Pernyataan jenis ini kita sebut sebagai fungsi proposisi atau kalimat terbuka. terbuka.
Matematika Diskrit Kuliah-1 8

Proposisi atau Pernyataan
³Sekarang tahun 2004 dan 99 < 5.´ Apakah ini sebuah pernyataan? Apakah ini sebuah proposisi? Apakah nilai kebenaran dari proposisi ini?
Matematika Diskrit Kuliah-1

YA YA SALAH

9

Proposisi atau Pernyataan
³Tolong untuk tidak tidur selama kuliah´ Apakah ini sebuah pernyataan? Ini adalah sebuah permintaan. Apakah ini sebuah proposisi? TIDAK TIDAK

Hanya pernyataanlah yang bisa menjadi proposisi.
Matematika Diskrit Kuliah-1 10

Proposisi atau Pernyataan
³x < y jika dan hanya jika y > x.´ Apakah ini pernyataan ? Apakah ini proposisi ? « karena nilai kebenarannya tidak bergantung harga spesifik x maupun y. Apakah nilai kebenaran dari proposisi ini ?
Matematika Diskrit Kuliah-1

YA YA

BENAR
11

Penggabung Proposisi
Beberapa contoh terdahulu menunjukkan bahwa beberapa proposisi dapat digabung menjadi sebuah proposisi gabungan. Hal ini kita formal-kan dengan melambangkan formalproposisi sebagai huruf-huruf; seperti p, q, r, hurufs; dan memperkenalkan operator-operator operatorlogika.
Matematika Diskrit Kuliah-1 12

Operator logika
Kita akan membahas operator-operator berikut: operator‡ Negasi (NOT) ‡ Konjungsi (AND) ‡ Disjungsi (OR) ‡ Eksklusif OR (XOR) ‡ Implikasi (jika ± maka) ‡ Bikondisional (jika dan hanya jika) Tabel logika (tabel kebenaran/ truth table) dapat table)
dipakai untuk menunjukkan bagaimana operatoroperatoroperator tsb diatas menggabungkan beberapa proposisi menjadi satu proposisi gabungan.
Matematika Diskrit Kuliah-1 13

Negasi (NOT)
Operator Uner, Lambang: š Uner, Lambang: P Benar Salah šP Salah Benar
14

Matematika Diskrit Kuliah-1

Konjungsi (AND)
Operator Biner, Lambang: ›
P Benar Benar Salah Salah Q Benar Salah Benar Salah P›Q Benar Salah Salah Salah
15

Matematika Diskrit Kuliah-1

Disjungsi (OR)
Operator Biner, Lambang: œ
P Benar Benar Salah Salah Q Benar Salah Benar Salah PœQ Benar Benar Benar Salah
16

Matematika Diskrit Kuliah-1

Eksklusif Or (XOR)
Operator Biner, Lambang: ‡
P Benar Benar Salah Salah Q Benar Salah Benar Salah P‡Q Salah Benar Benar Salah
17

Matematika Diskrit Kuliah-1

Implikasi (jika - maka)
Operator Biner, Lambang: p
P Benar Benar Salah Salah Q Benar Salah Benar Salah PpQ Benar Salah Benar Benar
18

Matematika Diskrit Kuliah-1

Bikondisional (jika dan hanya jika)

Operator Biner, Lambang: m
P Benar Benar Salah Salah Q Benar Salah Benar Salah Pm Q Benar Salah Salah Benar
19

Matematika Diskrit Kuliah-1

Pernyataan dan Operasi
PernyataanPernyataan-pernyataan dan operator-operator dapat operatordigabungkan menjadi suatu pernyataan baru.

P

Q

šP

šQ

(šP)œ(šQ) Salah Benar Benar Benar
20

Benar Benar Salah Salah Benar Salah Salah Benar Salah Benar Benar Salah Salah Salah Benar Benar
Matematika Diskrit Kuliah-1

Pernyataan dan Operasi
PernyataanPernyataan-pernyataan dan operator-operator dapat operatordigabungkan menjadi suatu pernyataan baru.

P

Q

P›Q

š (P›Q)
Salah Benar Benar Benar

(šP)œ(šQ) Salah Benar Benar Benar
21

Benar Benar Benar Benar Salah Salah Salah Benar Salah Salah Salah Salah

Matematika Diskrit Kuliah-1

PernyataanPernyataan-pernyataan yang ekivalen
P Benar Benar Salah Salah Q Benar Salah Benar Salah š(P›Q) (šP)œ(šQ) š(P›Q)m(šP)œ(šQ) P)œ Q)m P)œ Salah Benar Benar Benar Salah Benar Benar Benar Benar Benar Benar Benar

Pernyatan š(P›Q) dan (šP)œ(šQ) adalah ekivalen secara (šP)œ logis, karena š(P›Q)m(šP)œ(šQ) selalu benar. Q)m P)œ
Matematika Diskrit Kuliah-1 22

Tautologi dan Kontradiksi
Suatu tautologi adalah pernyataan yang selalu bernilai benar Contoh: ‡ Rœ(šR) ‡ š(P›Q)m(šP)œ(šQ) Jika SpT sebuah tautologi, kita tulis S   T. JIka SmT sebuah tautologi, kita tulis S  T.
Matematika Diskrit Kuliah-1 23

Kontradiksi
Suatu kontradiksi adalah pernyataan yang selalu bernilai salah. salah. Contoh: ‡ R›(šR) ‡ š(š(P›Q)m(šP)œ(šQ)) Negasi dari sebarang tautologi adalah sebuah kontradiksi, sebaliknya, negasi dari sebuah kontradiksi adalah sebuah tautologi.

Matematika Diskrit Kuliah-1

24

Latihan
Kita tahu tautologi berikut: š(P›Q)  (šP)œ(šQ) P)œ Latihan di kelas : Tunjukkan bahwa š(PœQ)  (šP)›(šQ). P)› Kedua tautologi ini disebut sebagai hukum De Morgan
Matematika Diskrit Kuliah-1 25

Contoh logika dalam informatika Operasi bit Sebuah bit hanya mengandung dua nilai yaitu 1 atau 0 1 untuk merepresentasikan benar 0 untuk merepresentasikan salah Contoh rangkaian bit 10011011
Matematika Diskrit Kuliah-1 26

Misalkan dioperasikan dua buah rangkaian bit yang tetap (operasi ini biasa disebut bitwise) 10011011 dengan 01010101 Hasilnya: Hasilnya: 10011011 01010101 00010001 bitwise and 11011111 bitwise or 11001110 bitwise xor

Matematika Diskrit Kuliah-1

27

Matematika Diskrit Kuliah-1

28

Aljabar

OR

boolean

Hasilnya adalah semua halaman yang mengandung salah satu kata, aljabar atau kata, boolean atau kedua-duanya kedua-

Aljabar

AND

boolean

Hasilnya adalah semua halaman yang mengandung dua kata aljabar dan boolean sekaligus. sekaligus. (cat: beberapa mesin pencari tidak memerlukan AND secara eksplisit

(Aljabar

OR

boolean) AND Mathematics boolean)

Hasilnya adalah semua halaman yang mengandung tepat kata aljabar dan matematika atau yang mengandung kata boolean dan matematika atau sekaligus yang mengandung kata aljabar, boolean dan matematika. aljabar, matematika.

Matematika Diskrit Kuliah-1

29

Proposisi dan Fungsi
Fungsi proposisi (kalimat terbuka) : Pernyataan yang mengandung satu buah variabel atau lebih. Contoh : x - 3 > 5. Misalkan kita sebut fungsi proposisi ini sebagai P(x), dimana P P(x adalah predikat dan x adalah variabel.

Apakah nilai kebenaran dari P(2) ? Apakah nilai kebenaran dari P(8) ? Apakah nilai kebenaran dari P(9) ?
Matematika Diskrit Kuliah-1

Salah Salah Benar
30

Fungsi Proposisi
Tinjau fungsi proposisi Q(x, y, z) yg didefinisikan: x + y = z. Disini, Q adalah predikat dan x, y, and z adalah variabel. variabel. Apakah nilai kebenaran dari Q(2, 3, 5) ? Apakah nilai kebenaran dari Q(0, 1, 2) ? Apakah nilai kebenaran dari Q(9, -9, 0) ?
Matematika Diskrit Kuliah-1

Benar Salah Benar
31

Kuantifikasi Universal
Mis. P(x) suatu fungsi proposisi. Kalimat yg dikuantifikasi secara universal : Untuk semua x dalam semesta pembicaraan, P(x) adalah benar. Dengan kuantifier universal : x P(x) ³untuk semua x P(x)´ ³untuk setiap x P(x)´

atau

(Catatan: x P(x) bisa benar atau salah, jadi merupakan sebuah proposisi, proposisi, bukan fungsi proposisi.) proposisi.)
Matematika Diskrit Kuliah-1 32

Kuantifikasi Universal
Contoh : S(x): x adalah seorang mahasiswa IT. G(x): x adalah seorang yang pandai. Apakah arti dari x (S(x) p G(x)) ? ³Jika x adalah mahasiswa IT, maka x adalah seorang yang pandai´ atau ³Semua mahasiswa IT pandai.´
Matematika Diskrit Kuliah-1 33

Kuantifikasi Eksistensial
Kalimat yang di-kuantifikasi secara eksistensial: dieksistensial: Ada x di dalam semesta pembicaraan dimana P(x) benar. Dengan peng-kuantifikasi eksistensial : pengx P(x) ³Ada sebuah x sedemikian hingga P(x).´ ³Ada sedikitnya sebuah x sedemikian hingga P(x).´
(Catatan: x P(x) bisa benar atau salah, jadi merupakan proposisi.) sebuah proposisi, tapi bukan fungsi proposisi.)
Matematika Diskrit Kuliah-1 34

Kuantifikasi Eksistensial
Contoh : P(x): x adalah seorang dosen IT. G(x): x adalah seorang yang pandai. Apakah arti x (P(x) › G(x)) ? ³Ada x sedemikian hingga x adalah seorang dosen IT dan x adalah seorang yang pandai.´ atau ³Sedikitnya satu orang dosen IT adalah seorang yang pandai.´
Matematika Diskrit Kuliah-1 35

Kuantifikasi
Contoh lain : Misalkan semesta pembicaraan adalah bilangan riil. Apakah arti dari xy (x + y = 320) ? ³Untuk setiap x ada y sehingga x + y = 320.´ 320.´ Apakah pernyataan ini benar ? Ya

Apakah ini benar untuk bilangan cacah? Tidak
Matematika Diskrit Kuliah-1 36

Disproof dengan counterexample
Counterexample dari x P(x) adalah sebuah objek c sehingga P(c) salah. Pernyataan seperti x (P(x) p Q(x)) dapat dididisproof secara sederhana dengan memberikan counterexample-nya. counterexamplePernyataan: ³Semua burung bisa terbang.´ Disproved dengan counterexample: Penguin. counterexample: Penguin.

Matematika Diskrit Kuliah-1

37

Negasi
š(x P(x)) ekivalen scr logis dengan x (šP(x)). š(x P(x)) ekivalen scr logis dengan x (šP(x)).

Matematika Diskrit Kuliah-1

38

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->