Anda di halaman 1dari 29

1

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA


JUDUL PROGRAM
DVD SIAP
(SISTEM INDONESIA ANTI PORNOGRAFI)
MULTIMEDIA OFFLINEKARYA ANAK BANGSA
PANDUAN LENGKAP BAGI ANAK DAN ORANG TUA DALAM
MENGHADAPI KOTA TASIKMALAYA DARURAT PORNOGRAFI

BIDANG KEGIATAN:
PKM TEKNOLOGI

Diusulkan oleh :
Nadiyah Kamilia Djer.Said 154101036
Devy Astuti Anggraeni
154101023
Gina Windari
154101060
Didit Galih Nugraha
154101088

2015
2015
2015
2015

UNIVERSITAS SILIWANGI
TASIKMALAYA
2015

PENGESAHAN
Mengesahkan Program Kreativitas Mahasiswa dengan Judul
DVD SIAP(SISTEM INDONESIA ANTI PORNOGRAFI)MULTIMEDIA
OFFLINE KARYA ANAK BANGSAPANDUAN LENGKAP BAGI
ANAKDAN ORANG TUA DALAM MENGHADAPI KOTA
TASIKMALAYA DARURAT PORNOGRAFI
Telah dipersiapkan dan disusun oleh :
NADIYAH KAMILIA DJER.SAID 154101036
DEVY ASTUTI ANGGRAENI
154101023
GINA WINDARI
154101060
DIDIT GALIH NUGRAHA
154101088
Telah dipertahankan di depan Panitia Pelaksana Pemusatan Pendidikan
Kemahasiswaan (P2K) Dan dinyatakan telah memenuhi syarat untuk mengikuti
siding pada hari kamis, 12 November 2015

PANITIA PELAKSANA
PEMUSATAN PENDIDIKAN KEMAHASISWAAN
Ketua Pelaksana

Seksi Pembimbing

Iqbal Zainul Haq


NPM: 124101105

Dinda Rahmawati
NPM: 144101148

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa


Fakultas Ilmu Kesehatan,

Mikyal Davi Sani


NPM : 124101060

PENGESAHAN
Mengesahkan Program Kreativitas Mahasiswa dengan Judul
DVD SIAP(SISTEM INDONESIA ANTI PORNOGRAFI)MULTIMEDIA
OFFLINE KARYA ANAK BANGSAPANDUAN LENGKAP BAGI
ANAKDAN ORANG TUA DALAM MENGHADAPI KOTA
TASIKMALAYA DARURAT PORNOGRAFI
Telah dipersiapkan dan disusun oleh:
NADIYAH KAMILIA DJER.SAID 154101036
DEVY ASTUTI ANGGRAENI
154101023
GINA WINDARI
154101060
DIDIT GALIH NUGRAHA
154101088
Telah dipertahankan di depan Tim Penguji Pada hari kamis, 12 November 2015
Dan dinyatakan telah mengikuti sidang dengan baik
SUSUNAN TIM PENGUJI
PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA
PEMUSATAN PENDIDIKAN KEMAHASISWAAN

Penguji I,

Penguji II,

..

Penguji III,

HALAMAN PENGESAHAN
1. Judul Kegiatan

2. Bidang Kegiatan
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap
b. NPM
c. Jurusan
d. Universitas
e. Alamat rumah
f. No. Telp/HP
g. Alamat email
4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis
5. Pementor
a. Nama Lengkap
b. NPM
c. Alamat Rumah

: DVD SIAP (Sistem Indonesia Anti


Pornografi) multimedia offline
karya anak bangsa panduan
lengkap bagi anak dan orang tua
dalam
menghadapi
kota
Tasikmalaya darurat pornografi.
:PKM-T
: Nadiyah Kamilia Djer.Said
: 154101036
: Kesehatan Masyarakat
: Universitas Siliwangi
: Jl.cilembang Puri Lembang 42
:081322603060
:nadiyahkamilia@yahoo.co.id
: 4 orang
:Dinda Rahmawati
:144101138
:Jl. Pelita 1 ,RT/RW 01/06
Pakemitan, Ciawi, Tasikmalaya

Menyetujui,
Ketua Pelaksana P2K

Ketua Penyusun

Iqbal Zainul Haq


NPM : 124101105

Nadiyah Kamilia Djer.Said


NPM :154101036

Ketua BEM

Pementor

Mikyal Davi Sani


NPM : 124101060

Dinda Rahmawati
NPM : 144101148

DAFTAR ISI
HALAMAN PENGESAHAN.......................................................................i
DAFTAR ISI.................................................................................................iv
RINGKASAN................................................................................................v
I. PENDAHULUAN....................................................................................1
1.1. Latar Belakang.........................................................................................1
1.2. Rumusan Masalah....................................................................................2
1.3. Tujuan Kegiatan.......................................................................................2
1.4. Luaran......................................................................................................3
1.5.Manfaat Kegiatan......................................................................................3
II. TINJAUAN PUSTAKA..........................................................................4
III. METODE PELAKSANAAN.................................................................7
3.1.
Melakukan Persiapan.........................................................................7
3.2.
Proses Pembuatan Multimedia Dasar SIAP.....................................
3.3.
Proses Pembuatan Isi dariMultimedia SIAP....................................7
3.3.1. Melakukan Persiapan Penyisipan Isi..........................................7
3.3.2
Pembuatan Animasi Video, Animasi Gambar, Audio.................8
3.3.3
Penyisipan Bahan Artikel Pokok.................................................9
3.4
Burning Multimedia Kedalam DVD SIAP........................................9
3.5 Melakukan Persiapan serta Simulasi Penyuluhan dengan
menggunakan DVD SIAP .......................................................................
3.6 Evaluasi 9.................................................................................................
IV. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN...................................................10
4.1.
Anggaran Biaya...............................................................................10
4.2.
Jadwal Kegiatan...............................................................................10
DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................11
LAMPIRAN-LAMPIRAN ........................................................................12
Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota, Biodata Pembimbing
yang ditandatangani......................................................................................12
Lampiran 2. Justifikasi anggaran kegiatan...................................................17
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembimbing Tugas.......19
Lampiran 4. Surat pernyataan Ketua Peneliti...............................................20
Lampiran 5. Surat Pernyataan Kesediaan dari Mitra....................................21
Lampiran6. Gambaran Teknologi yang Diterapkembangkan......................22
Lampiran 7. Denah Lokasi Mitra Kerja........................................................23

RINGKASAN
Teknologi memiliki pengaruh terhadap pendidikan. Contohnya, komputer
dan internet telah mempengaruhi proses pembelajaran sampai saat ini. Aturanaturan dari pendidik dan pembelajar telah berubah karena dipengaruhi media dan
teknologi yang digunakan di dalam kelas. Perubahan ini sangat esensial, karena
sebagai penuntun dalam proses pembelajaran, pendidik (guru) berhak menguji
media dan teknologi dalam konteks belajar dan itu berdampak pada hasil belajar
siswa.
Namun untuk sekarang, banyaknya multimedia berbasis internet ibarat
pisau bermata dua. Dibalik kecanggihan multimedia pembelajaran itu ternyata
memiliki satu titik kelemahan yang berdampak fatal bagi generasi penerus bangsa
di kemudian hari seperti Pornografi. Pornografi juga berkaitan erat dengan
meningkatnya angka depresi. Kota Tasikmalaya merupakan kota dengan angka
kekerasan seksual yang lumayan tinggi dibandingkan dengan kota-kota besar lain
di Jawa Barat. Cara untuk menanggulangi semua permasalahan pornografi, selain
menutup semua situs yang bisa menjadi lembaran awal pornografi ini langkah
terbaik selanjutnya adalah menjelaskan langsung kepada anak-anak kita tentang
bahaya pornografi ini.Biasanya artikel tentang bahaya pornografi ini selalu saja
dituangkan di dalamdunia internet padahal tidak semua informasi yang penting
untuk pelajar itu ada di internet.
Multimedia offline merupakan suatu keunggulan yang dapat kita ambil
untuk mengurangi resiko pornografi pada pelajar. Ide ini tertuang karena banyak
informasi penting termasuk tentang bahaya pornografi yang ditulis di internet
banyak menjadi ajang kejahatan pengalihan serta pemblokiran yang digunakan
oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan bisnis nakal mereka
yang mana mengalihkan informasi penting ini ke sebuah iklan penjualan alat sex
dan laman untuk masuk ke tempat kumpulan video-video yang dapat merusak
otak pelajar khususnya pelajar Kota Tasikmalaya.
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Teknologi memiliki pengaruh terhadap pendidikan. Contohnya, komputer
dan internet telah mempengaruhi proses pembelajaran sampai saat ini. Aturanaturan dari pendidik dan pembelajar telah berubah karena dipengaruhi media dan
teknologi yang digunakan di dalam kelas. Perubahan ini sangat esensial, karena
sebagai penuntun dalam proses pembelajaran, pendidik (guru) berhak menguji
media dan teknologi dalam konteks belajar dan itu berdampak pada hasil belajar
siswa. Belajar merupakan suatu proses yang dilakukan sepanjang waktu oleh
individu manapun. Dengan demikian, belajar adalah proses yang melibatkan
proses seleksi, pengaturan, dan penyampaian pesan yang pantas kepada
5

lingkungan dan bagaimana cara pebelajar berinteraksi dengan informasi tersebut


dengan baik. Kecenderungan penggunaan multimedia dalam proses pembelajaran
teknologi, lebih dari satu medium dalam berkomunikasi dan proses pembelajaran
serta merupakan kombinasi media elektronik yang tersedia secara cepat untuk
CBT (Computer Basic Training). Multimedia, adalah ilmu pengetahuan komputer
yang mempresentasikan informasi kombinasi teks, bunyi, gambar-gambar,
animasi dan video. Pada umumnya komputer multimedia teraplikasikan dalam
bentuk game-game, perangkat lunak pelajaran, dan bahan-bahan acuan.
Multimedia saat ini diperkenalkan dengan tujuan dapat meningkatkan lingkup
penjelajahan pada pikiran manusia. Keterkaitan proses pembelajaran dengan
multimedia yang disediakan seperti hiperlink-hiperlink di internet membuat
proses pembelajaran pada pelajar atau anak menjadi informatif dan interaktif.
Namun tidak untuk sekarang. Dibalik kecanggihan multimedia
pembelajaran itu ternyata memiliki satu titik kelemahan yang berdampak fatal
bagi generasi penerus bangsa di kemudian hari. Kelemahan inilah yang menjadi
lahan bisnis yang empuk oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab oleh
orang yang tidak memikirkan kerugian pada generasi pelajar kita di masa
mendatang. Banyak multimedia ini yang di gunakan pelajar dalam proses
mendapatkan informasi saat belajar justru dengan mudahnya di blokir dan di
mutasi kan ke sebuah link yang tidak pantas untuk dilihat oleh generasi muda kita
saat ini. Situs-situs yang taklayak dibaca dan dilihat itu pun menjadi awal dari
kisah pornografi pada anak kita ini. Pornografi sudah menjadi ajang terangterangan di balik sebuah informasi penting dari multimedia ini. Menurut Guru
Besar Kriminolog UI Adrianus Meliala dari laman tekno.kompas.com
(16/03/2012), tahun 2008 jumlah anak yang tertayang sebagai subyek atau obyek
situs porno sebanyak 4.000 orang. Tahun 2011 meningkat menjadi 16.000 orang
naik menjadi 4 kali.
Dalam rangka mengantisipasi website pornografi yang bertentangan
dengan undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) pasal 27
tentang konten ilegal, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) yang
menjabat saat itu membuat peraturan tentang Penanganan Situs Bermuatan
Negatif.Namun Internet Positif masih menuai banyak kontrofersi serta masih
banyak sekali kekurangan-kekurangan yang ada pada (Internet Service Provider
atau ISP). Selain mengalihkan situs negatif cara paling sederhana untuk
mengurangi resiko dampak pornografi adalah sebuah bentuk pengawasan orang
tua yang ketat, banyak sekali para orangtua yang tak mengetahui teknologi yang
begitu canggih saat ini. Bagaimana caranya agar Kekurangan-kekurangan dalam
multimedia bermasis internet dapat dicover dengan baik kemudian cara apakah
yang paling jitu dalam menanggulangi dampak pornografi pada generasi penerus
bangsa khususnya pelajar di Kota Tasikmalaya Jawa barat ? inilah yang akan di
angkat sebagai topik PKM-T kelompok kami.
2

2. Rumusan Masalah
Dalam berkembang pesatnya multimedia berbasis internet yang
digunakan pelajar dalam memperoleh informasi tentu tidak hanya memiliki
dampak positif saja, dewasa ini multimedia yang digunakan pelajar untuk
memperoleh informasi menjadi sasaran empuk pihak berbisnis nakal. Untuk itu
pengaju ingin membuat sebuah multimedia offline yang memberikan informasi
mengenai dampak pornografi pada pelajar dan orangtua yang tidak terhubung
dengan internet serta menjadi model perkembangan sarana penyuluhan terbaru
yang menarik dalam memberikan informasi. Rumusan yang menjadi acuan
pembuatan multimedia offline di paparkan sebagai berikut :
1. Pornografi menjadi ancaman besar bagi kelangsungan pendidikan dan
moral yang baik bagi generasi muda bangsa Indonesia.
2. Ancaman pornografi khususnya di Kota Tasikmalaya sangat besar
dibuktikan dengan angka korban HIV AIDS dari tahun ke tahun dalam hal
ini mencakup keseluruhan bahwa kota Tasikmalaya yang mana tingkat
pelaku seks bebas makin tinggi dan banyak terjadi.
3. Dengan membuat multimedia offline diharapkan mampu memberikan
sedikit gambaran pengetahuan tentang begitu pesatnya perkembangan
informasi dan sumber yang dapat merusak karakter anak kepada orang tua
khususnya warga Kota Tasikmalaya.
3. Tujuan Proposal
Dengan berkembangnya multimedia berbasis internet yang digunakan
pelajar dalam memperoleh informasi tentang pengetahuan. Multimedia ini
kemudian menjadi sasaran empuk para pelaku bisnis yang jahat yang mengalihkan
situs multimedia ini ke laman mereka yang notabene menjadi ajang adu
pornografi.Tujuan dari proposal ini pengaju ingin membuat suatu Multimedia
yang berisi tentang dampak pornografi yang tidak terhubung dengan internet.
Selain itu pula multimedia ini akan berisi artikel-artikel tentang bagaimana cara
mengetahui internet dan menanggulanginya bagi anak-anak terutama untuk para
orang tua yang tidak memiliki basic atau dasar teknologi. Multimedia offline ini
merupakan rancangan anak bangsa yang dibuat dan dirancang demi kepentingan
penyuluhan tentang pornografi di kemudian hari. Konsep dasar dari sebuah
multimedia ini merupakan suatu bentuk terbaru cara menyampaikan bahwa
dampak pornografi sangat besar bagi bangsa indonesia ini, terutama Kota
Tasikmalaya yang sedang marak terjadi kekerasan seksual pada anak..
4. Luaran

DVD Multimedia SIAP ini di konsepkan mirip seperti video interaktif


yang berguna demi kegiatan-kegiatan penyuluhan tentang bahaya pornografi di
Indonesia maupun Kota Tasikmalaya sendiri. Isi dari multimedia ini terdiri dari
apa dampak pornografi bagi anak dan remaja, dampak pornografi di masa
mendatang, cara mencegah anak dari pornografi, sekilas mengenai teknologi, apa
fungsi organ, penyakit apa yang akan di dapat kan sampai ke pendidikan agama
dan moral ada di dalam Multimedia SIAP ini. Tentusaja Multimedia SIAP ini akan
di desain seaplikatif mungkin sehingga anak dan para orang tua mengerti dan
tertarik untuk terus menjelajah isi DVD pintar ini. Dalam pembuatan DVD
interaktif SIAP ini menggunakan Software yang bernama Lactora 12. Multimedia
ini akan berwarna dengan penuhnya video-video yang interaktif sesuai judul yang
pengaju sebutkan di atas. Setelah DVD ini dibuat pengaju berharap akan ada
judul-judul dari penyuluhan lain yang menggunakan DVD Multimedia seperti ini
dalam membuka wawasan orang tua dan masyarakat khususnya masyarakat kota
Tasikmalaya menuju kota Tasik resik, aman dan indah.
5. Manfaat Proposal
Dengan konsep dan inovasi teknologi terbaru ini pengaju berharap
multimedia yang bernama DVD interaktif SIAP (Sistem Indonesia Anti
Pornografi) mampu membantu kinerja pemerintah dalam melindungi karakter dan
moral yang rusak akibat banyak nya anak yang menjadi sasaran lantaran
banyaknya pelajar yang belajar serta memperoleh informasi seputar pelajaran di
dalam internet. Selain itu dharapkan DVD interaktif SIAP dapat mampu
berkembang dan menjadi alat bantu penyuluhan bagi masyarakat Indonesia
khususnya masyarakat kota Tasikmalaya.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Pornografi merupakan sebuah rancangan dan produk dari kaum kapitalis
untuk menaklukan dan mengendalikan energi seksual mereka. Ini bisa mengubah
karakter kreatif anak yang merupakan generasi penerus bangsa dengan cara yang
sangat revolusioner dengan mengalihkan situs multimedia berbasis internet yang
banyak di kunjungi oleh anak bangsa kita. Pornografi juga berkaitan erat dengan
meningkatnya angka depresi. Efek dari seringnya para pelajar yang sering melihat
situs negatif ini sama halnya dengan kecanduan akibat narkoba. Para pelajar selalu
merasa serba salah dan mati gaya, tidak pernah puas atas capaian diri dan
senantiasa merasa kesepian di tengah keramaian. Tak salah rasa itu membuncah di
kalangan anak muda, jika mereka terbiasa menonton tayangan haram tersebut.
Karena porn memang sengaja dirancang membuat penikmatnya merasa
4

terpisah, kesepian, dan terisolasi dari komunitasnya. Secara garis besar kita bisa
melihat 4 dampak pornografi yang pertama adalah meningkatnya kriminalitas.
Berita pemerkosaan dengan pelaku dan korban manusia mulai usia dewasa sampai
anak-anak, kini menjadi santapan kita setiap hari lewat televisi dan koran-koran.
Tidak heran ribuan anak-anak yang seharusnya riang gembira meniti masa muda
dengan berbagai prestasi, kini membelanggukan diri pada pencuri masa depan di
balik situs-situs yang awalnya merupakan sumber mereka untuk memperoleh
informasi seputar sekolah. Kota Tasikmalaya merupakan kota dengan angka
kekerasan seksual yang lumayan tinggi dibandingkan dengan kota-kota besar lain
di Jawa Barat.
Kota Tasikmalaya telah mengeluarkan Perda No 12 Tahun 2009 tentang
pembangunan tata nilai kehidupan kemasyarakatan yang berlandaskan pada ajaran
agama Islam dan norma-norma sosial masyarakat kota Tasikmalaya. Meski telah
di keluarkan sejak tahun 2009, namun kebijakan walikota Tasikmalaya, Syarif
Hidayat, baru menuai kontroversi belakangan ini. Tingginya angka kriminilitas
dan kerusakan moral di kota Tasikmalaya kian hari angka kriminalitas makin
meningkat di Kota santri ini, seperti yang di postkan oleh Koran Pikiran Rakyat
Online edisi Kamis, 22 Oktober 2015.
Bedasarkan data Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan
anak atau (P2TP2A) Kota Tasikmalaya Tahun 2014, kasus kekerasan seksual
terhadap perempuan dan anak berjumlah sebanyak 25 kasus, sebanyak 20 kasus di
antaranya melibatkan anak-anak sebagai korbannya. Sisanya yakni kasus
pemerkosaan sebanyak 3 kasus dan pencabulan sebanyak 2 kasus. Sebanyak 80
persen korban kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di Kota
Tasikmalaya merupakan anak-anak. Bedasarkan data dari P2TP2A pelaku
kekerasaan seksual termuda kini anak berusia 9 tahun. Laporan kasus kekerasan
seksual yang dialami bocah berumur 8 tahun ini ternyata di sodomi oleh teman
sekelasnya yang masih berusia 9 tahun. Alih-alih mendapatkan keadilan, justru
sang korban yang di kucilkan dan mesti pindah sekolah. Pengakuan mengejutkan
bahwa anak berusia 9 tahun ini mengaku mengetahui cara mencabul dari videovideo yang sering di tonton oleh teman-temannya di organisasi eksternal
sekolahnya. Ini membuktikan bahwa pornografi memicu agresifitas dan pada
akhirnya memicu seseorang melakukan perbuatan kriminal juga disebut Dr Mary
Anne Layden seorang peneliti yang juga direktur program psikopatologi dan
trauma seksual dari University of Pennysylvania.

Saya telah memberikan pendampingan terhadap pelaku dan korban kekerasan


seksual selama 13 tahun dan saya belum pernah menangani 1 kasus pun yang
tidak disebabkan oleh pornografi. Ucapanya dalam statement yang dikutip banyak
aktifis anti pornografi itu.
5

Risiko yang kedua dari pornografi pergeseran nilai-nilai.Maraknya


pornografi yang dari hari ke hari, kini tergambar jelas di berbagai media, terutama
media internet. Dalam masyarakat pun demikian, kehamilan di luar nikah, seks di
luar nikah, perilaku seks menyimpang, pelibatan anak dalam prostitusi bahkan
perceraian tidak lagi dianggap sebagai KDRT. Pornografi bahkan dijadikan
obrolan penuh canda di ruang publik. Banyak yang tidak menyadari bahwa
pornografi telah menjadi biang runtuhnya nilai-nilai agama, mendesakralisasi
pernikahan. Merusak tanaman moral, keluarga apalagi jika kita berlandas atas
dasar negara dasar pancasila. Dampak yang terakhir adalah risiko besar kesehatan.
Menurut ketua divisi Kesehatan ASA Indonesia Dewi Inong Irara, seorang
dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin, Penyakit Menular Seksual (PMS)
adalah salah satu produk akhir dari pornografi. Kisah sederhananya, begitu
seseorang kecanduan pornografi, akan terjadi tahapan tertentu sesuai kadar
kecanduan dan ketika sudah sampai pada tahap 2-3 hingga empat, akan ada
perubahan perilaku dan kecenderungan untuk memperaktekannya di dunia nyata.
Untuk itu mereka akan dihadang oleh risiko kesehatan yang antara lain berupa :
infeksi alat kelamin luar dan dalam, radang panggul, kemandulan dan hamil di
luar kandungan pada wanita, penyempitan saluran sperma pada pria, kanker
kelamin, menulari bayi dalam kandungan (lahir cacat) dan yang terakhir HIV
AIDS. Di Kota Tasikmalaya sendiri tercatat bahwa angka HIV/AIDS itu sangatlah
tinggi menurut Radar Tasikmalaya misalnya kepala seksi pemberantasan penyakit
di BINKES, Asep Al Hidayat menjelaskan jumlah penderita kasus HIV/AIDS
positif di Kabupaten Tasikmalaya sampai akhir tahun 2011 mencapai 176 kasus.
Menurut Radar tasikmalaya 1 desember 2014 pekerjaan rumah publik kota
tasikmalaya menangani penularan HIV AIDS masih panjang buktinya, dari 2013
sampai saat ini tercatat 277 orang terjangkit virus yang menyerang kekebalan
tubuh itu.Dari angka tersebut, tercatat 118 pelajar menderita HIV AIDS dan 3
mahasiswa ada satu di bawah 13 tahun . Tahun 2011, kata dia, penyebaran
HIV/AIDS kebanyakan dari jarum suntik yang di gunakan secara bergiliran,
namun sejak tahun 2011 sampai 2014 bergeser melalui hubungan seksual. Dari
277 penderita, kemungkinan masih banyak orang-orang yang tidak mau mengakui
mengidap penyakit tersebut. intinya takut memeriksakan dirinya sendiri setelah
melakukan perbuatan yang beresiko .
Menurut radar Tasikmalaya 5 maret 2015 ciamis, jumlah ODHA ( orang
dengan HIV-AIDS ) terus bertambah. Data terakhir yang di dapat dinas kesehatan
Kabupaten Ciamis menyebut, hingga akhir bulan febuari 2015 jumlah orang
dengan HIV/AIDS mencapai 228 orang. Angka itu diprediksi akan terus
meningkat dengan seiring dengan berkembangnya dunia global dan maraknya

pergaulan bebas. Saat ini ada sekitar 8000 laki-laki beresiko tertular HIV/AIDS di
ciamis yang masih berkeliaran dan butuh penanganan dari para kader.Sekertaris
KPA
kabupaten Ciamis dr.Hr.Sodikin.SH.Msi mengatakan koordinasi
pembentukan kader-kader di kabupaten Ciamis sangat baik. Mereka diharapkan
dapat meringankan tugas KPA dan LSM dalam menanggulangin HIV/AIDS. Ini
membuktikan bahwa Kota Tasikmalaya masih sangat tinggi tingkat kecanduan
pornografi dari tahun ke tahun.
Cara untuk menanggulangi semua permasalahan pornografi, selain
menutup semua situs yang bisa menjadi lembaran awal pornografi ini langkah
terbaik selanjutnya adalah menjelaskan langsung kepada anak-anak kita tentang
bahaya pornografi ini.Biasanya artikel tentang bahaya pornografi ini selalu saja
dituangkan di dalam dunia internet padahal tidak semua informasi yang penting
untuk pelajar itu ada di internet. Model sebuah informasi haruslah menarik dan
aman bagi para pelajar kita di masa teknologi yang pesat dewasa ini maupun di
masa-masa yang akan datang . Multimedia offline merupakan suatu keunggulan
yang dapat kita ambil dari cara untuk mengurangi resiko pornografi pada pelajar
calon generasi penerus bangsa. Ide ini tertuang karena banyak informasi penting
termasuk tentang bahaya pornografi yang ditulis di internet banyak menjadi ajang
kejahatan pengalihan serta pemblokiran yang digunakan oleh oknum yang tidak
bertanggung jawab untuk kepentingan bisnis nakal mereka yang mana
mengalihkan informasi penting ini ke sebuah iklan penjualan alat sex dan laman
untuk masuk ke tempat kumpulan video-video yang dapat merusak otak pelajar
khususnya pelajar Kota Tasikmalaya

BAB III
METODE PELAKSANAAN
3.1 Melakukan Persiapan
Dalam pembuatan DVD interaktif membutuhkan sebuah Software
pendukung utama yang akan digunakan sebagai pembuatan Multimedia, setelah
melakukan tinjauan lebih lanjut mengenai aplikasi-aplikasi apa sajakah yang di
gunakan untuk membuat multimedia E.learning interaktif yang terbaik kami
putuskan untuk menggunakan Lactora 12 Inspire .
Pembuatan Konsep persiapan di dalam melakukan pembuatan DVD interaktif
SIAP di prediksi selama sebulan dengan alur kegiatan sebagai berikut :
Minggu pertama
: Menginstal software Lactora 12.
Minggu kedua dan ketiga
: Membuat tata konsep dan tata letak artikel yg akan
dirancang.
Minggu keempat
: Pengambilan Foto shoot untuk animasi gambar.
3.2 Proses Dari Pembuatan Multimedia SIAP
7

Proses Pembuatan Multimedia DVD interaktif SIAP di prediksi selama


dua minggu dengan alur kegiatan sebagai berikut :
Minggu pertama
:Pembuatan konsep Multimedia dan kolom untuk
artikel, vidio,audio visual dan gambar animasi
dalam DVD interkatif SIAP.
Minggu kedua:
:Merancang konsep cover DVD
3.3 Proses Dari Pembuatan Isi Multimedia SIAP (konsep bedasarkan contoh)
Proses pembuatan isi dari Multimedia Siap ini sedikit membutuhkan
waktu yang panjang, proses dari pembuatan isi Multimedia Siap ini sendiri
diperkirakan mencapai waktu dua bulan dengan alur kegiatan sebagai berikut :
3.3.1 Melakukan Persiapan Penyisipan Isi
Melakukan persiapan isi merupakan kegiatan yang ada pada bulan pertama
kegiatan pembuatan isi multimedia SIAP dengan alur kegiatan sebagai
berikut :
Minggu Pertama : Mengumpulkan semua artikel terkait pornografi.
Minggu Kedua
: Mengumpulkan semua video terkait pornografi.
Minggu Ketiga
: Membuat gambar ( foto shoot studio ) karakter untuk
animasi bergambar yang akan di jadikan ke dalam
format GIF.
Minggu Keempat : Melakukan persiapan konsep text untuk audio visual
atau dabing.

3.3.2 Pembuatan Animasi Vidio, Animasi Gambar, Audio


Dalam pembuatan animasi video, gambar dan audio dibutuhkan waktu
selama 3 minggu dari bulan kedua pembuatan isi Multimedia Siap dengan
alur kegiatan sebagai berikut :
Minggu Pertama : Pembuatan animasi video, animasi yang akan dibuat
merupakan animasi video yang sudah ada sebelumnya yang
merupakan bahan sebagai acuan dalam mendukung artikel
yang ada, animasi video dapat dengan mudah di temukan di
laman resmi misalnya Komnas Perlidungan Anak Indonesia,
Youtube, Laman Resmi Kesehatan Nasional, Badan Anti
Pornografi Indonesia atau masih banyak lagi sumber yang
dapat di masukan sebagai sumber informasi pendukung arikel
yang akan disampaikan pada saat penyuluhan tentang bahaya
pornografi di masyarakat khusunya masyarakat Kota
Tasikmalaya.
Minggu Kedua : Pembuatan animasi gambar, animasi akan dibuat dengan
membuat foto karakter manusia yang kemudian akan di
8

convert kedalam bentuk GIF. Gambar dapat di ambil dengan


foto shoot ke studio foto. Berikut paparan contoh memasukan
gambar kedalam Software Lactora 12 Inspire.
Gambar terlebih dulu di edit di photoshop, crop, cutting, dan
belance sebelum masuk ke dalam software ini,

Sumber : Lectora 12 Inspire tutorial


setelah gambar di edit kemudian foto yang
awalnya berformat PNG di ubah ke GIF agar
animasi foto dapat bergerak, animasi bergerak
ini bertujuan agar dapat menjadi pendukung
artikel
yang
menjadi
lebih
interaktif
dalammenyampaikan
informasi
tentang
pornografi agar mudah dipahami oleh pelajar
dan juga orang tua, animasi ini juga adilengkapi
dengan Audio visual.
Minggu ketiga
: Pembuatan Audio visual juga sudah ada di dalam
Lactora 12 Inspire. Proses pembuatan audio visual ini untuk medukung
gambar animasi GIF yang telah dibuat agar lebih hidup dan dapat bisa
dipahami lagi oleh masyarakat terutama masyarakat Kota Tasikmalaya.
3.3.3 Penyisipan Bahan Artikel Pokok
Proses penyisipan artikel ini dilakukan pada minggu terakhir
pembuatan isi Multimedia Siap dengan alur kegiatan sebagai berikut :
Minggu keempat : artikel yang akan dimasukan adalah sebagai berikut :
1. Judul
: Perbedaan Manusia Dan Hewan
Maksud Isi : Dampak Negatif Pornografi Pada Otak
2. Judul
: Pornografi
Maksud Isi : Perbedaan antara Narkoba dan Pornografi
3. Judul
: Tips Pacaran Sehat
Maksud Isi : Cara menghindar kan diri dari pornografi berkedok cinta
4. Judul
: Mari Kita Belajar !!
Maksud Isi : Info pornografi yang dapat dijadikan acuan karaktek bagi
masyarakat khususnya masyarakat Kota Tasikmalaya
9

3.4 Burning Multimedia Ke Dalam DVD


Setelah pembuatan multimedia interaktifnya telah selesai selanjutnya
Multimedia SIAP ini akan di save di dalam DVD.
3.5 Melakukan Simulasi Penyuluhan Dengan DVD SIAP
DVD Multimedia SIAP ini kemudian akan di buktikan dengan sebuah
simulasi penyuluhan, simulasi penyuluhan akan diadakan sebanyak 50 orang
peserta yang berasal dari perwakilan orang tua pelajar di seluruh sekolah yang ada
di kota Tasikmalaya. Simulasi penyuluhan DVD SIAP ini berlangsung selama 3
minggu yang akan di konsepkan dengan alur kegiatan sebagai berikut :
Minggu pertama
: Melakukan pembuatan konsep alur acara dan alur
penyuluhan yang akan dilakukan di kampus Universitas
Siliwangi yang berlokasi di depan Gedung Fakultas Ilmu
Kesehatan Universitas Siliwangi.
Minggu kedua
: Melakukan proses persiapan acara seperti tenda, kursi,
soundsistem, infocus, dll yang berkaitan dengan acara
penyuluhan nanti.
Minggu ketiga
: Pelaksanaan simulasi penyuluhan menggunakan DVD
SIAP ini berlangsung selama sehari tepatnya di hari
terakhir minggu ke tiga.
3.6 Evaluasi
Evaluasi kegiatan akan berlangsung selama seminggu. Evaluasi dilakukan
agar dapat melihat apakah masyarakat Kota Tasikmalaya menerima dengan baik
informasi yang disampaikan menggunakan DVD SIAP ini atau tidak. Hasil dari
evaluasi ini akan berupa bukti sebagai hasil kerja teknologi DVD yang di rancang
untuk penyuluhan ini.

BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1. Anggaran Biaya
No
Jenis Pengeluaran
1. Peralatan penunjang

Biaya (Rp)
Rp. 9.945.000,-

2.

Bahan habis pakai

Rp. 562.000,-

3.

Lain-lain

Rp. 141.000,Rp. 10.684.000,-

Jumlah
4.2. Jadwal Kegiatan
No

Jenis Kegiatan

Bulan
1

10

1.

Melakukan persiapan

2.

Proses Pembuatan
Multimedia Dasar Siap
Pembuatan isi

3.
4.
5.

6.

Burning Multimedia
Kedalam DVD SIAP
Melakukan Persiapan
Serta Simulasi Penyuluhan
Dengan Menggunakan
DVD SIAP
Evaluasi

DAFTAR PUSTAKA
Miron M.S., Amy G & Charles. 2006. Bicara Soal Cinta, Pacaran, dan S-E-K-S
Kepada Remaja. Jakarta: Erlangga.
Multimedia digital,dasar teori dan pengembangannya. Jakarta: Andi
http://m.republika.co.id/berita/nasional-mensos-indonesia-darurat-pornografi.html
diakses tanggal20 oktober 2015
http://www.radartasikmalaya.com /berita/kabar-angka-HIV-dikotatasik.html
diakses tanggal 20 oktober 2015
http://www.trivant/lactora-12-inspire.html
htttp://id.wikipedia.org/wiki/-padaanak.html
http://www.internet-positif.org/

11

Lampiran 1
ditandatangani

Biodata Ketua dan Anggota, Biodata Pembimbing yang

Biodata ketua
A. Identitas Diri
1.
Nama Lengkap (dengan gelar)
2.
Jenis Kelamin
3.
Program Studi
4.
NIM
5.
Tempat dan Tanggal Lahir
6.
E-mail
7.
Nomor Telepon/HP

Nadiyah Kamilia Djer.Said


Perempuan
Kesehatan Masyarakat
154101036
Sorong 12 januari 1997
nadiyahkamilia@yahoo.co.id
081322603060

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi
Jurusan
Tahun MasukLulus

SD
SD yapis
Almaarif Sorong
2003-2008

SMP
SMP N 5 Sorong
2008-2011

SMA
SMA N 10
Bandung
IPA
2011-2014

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

12

No

Nama Pertemuan
Ilmiah/Seminar

Judul Artikel Ilmiah

Waktu dan Tempat

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya)
No

Jenis Penghargaan

Institusi Pemberi
Penghargaan

Tahun

1.

Olimpiade Pendidikan Indonesia


peserta bidang kimia perwakilan
provinsi

SMA N 2 Kota Sorong

2012

2.

1st Best Singer

SMA N 10 Kota
Bandung

2014

Tasikmalaya, 01 November 2015


Penyusun

Biodata anggota 1
A. Identitas Diri
1.
Nama Lengkap (dengan gelar)
2.
Jenis Kelamin
3.
Program Studi
4.
NIM
5.
Tempat dan Tanggal Lahir
6.
E-mail
7.
Nomor Telepon/HP

Devy Astuti Anggraeni


Perempuan
Kesehatan Masyarakat
154101023
Cirebon, 28 Januari 1998
Devyanggraeni927@yahoo.com
081223234195

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi

Jurusan
Tahun MasukLulus

SD
SDN 1 Jagapura
Lor
Cirebon
2003-2009

SMP
SMPN 1 Gegesik
Cirebon

SMA
SMAN 1 Gegesik
Cirebon

IPA

2009-2012

2012-1015

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


Nama Pertemuan
No
Judul Artikel Ilmiah
Ilmiah/Seminar

Waktu dan Tempat

13

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya)
Institusi Pemberi
No
Jenis Penghargaan
Tahun
Penghargaan
1st Runner up role play english
IAIN Syekh Nurjati
1.
2014
contest
Cirebon

Tasikmalaya, 01 November 2015


Penyusun

Biodata anggota 2
A. Identitas Diri
1.
Nama Lengkap (dengan gelar)
2.
Jenis Kelamin
3.
Program Studi
4.
NIM
5.
Tempat dan Tanggal Lahir
6.
E-mail
7.
Nomor Telepon/HP

Gina Windari
Perempuan
Kesehatan Masyarakat
154101060
Tasikmalaya, 30 agustus 1997
Windarigien15@gmail.com
081221984405

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi

Jurusan
Tahun MasukLulus

SD
SDN
Sukamanah 3
Tasikmalaya
2003-2009

SMP
SMPN 3
Tasikmalaya
-

SMA
SMK Bina Putera
Nusantara
Tasikmalaya
Farmasi

2009-2012

2012-2015

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


Nama Pertemuan
No
Judul Artikel Ilmiah
Ilmiah/Seminar

Waktu dan Tempat

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya)
No
Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi
Tahun
14

Juara 1 LKS SMK Farmasi

Juara 2 LKS SMK Farmasi

Penghargaan
Dinas Pendidikan
Kota Tasikmalaya
Dinas Pendidikan
Propinsi Jabar

2014
2014

Tasikmalaya, 01 November 2015


Penyusun

Biodata anggota 3
A. Identitas Diri
1.
Nama Lengkap (dengan gelar)
2.
Jenis Kelamin
3.
Program Studi
4.
NIM
5.
Tempat dan Tanggal Lahir
6.
E-mail
7.
Nomor Telepon/HP

Didit galih nugraha


Perempuan
Kesehatan Masyarakat
154101088
Tasikmalaya , 14 November 1996
Diditnugraha15@gmail.com
081224098635

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi
Jurusan
Tahun MasukLulus

SD
SDN serikat 01
bogor
-

SMP
SMPN2 bogor

2003-2009

2009-2012

SMA
SMK Bina Putera
Nusantara

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


Nama Pertemuan
No
Judul Artikel Ilmiah
Ilmiah/Seminar

2012-2015

Waktu dan Tempat

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya)
Institusi Pemberi
No
Jenis Penghargaan
Tahun
Penghargaan
1.
News reading contest
Univ. UPI tasikmalaya
2014

15

Semua data yang di isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah
benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian
hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup
menerima sanksi.
Demikian biodata ini kami buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan PKM-T
Tasikmalaya, 01 November 2015
Penyusun

Biodata pembimbing
A. Identitas Pembimbing
1.
Nama Lengkap (dengan gelar)
2.
Jenis Kelamin
3.
Program Studi
4.
NIM
5.
Tempat dan Tanggal Lahir
6.
E-mail
7.
Nomor Telepon/HP

Dinda Rahmawati
Perempuan
Kesehatan Masyarakat
144101148
Jakarta, 11 Desember 1995
dinda_hattori@yahoo.com
085720732971

B. Riwayat Pendidikan
Nama Institusi
Jurusan
Tahun MasukLulus

SD
SD N 5 Pakemitan
2002-2008

SMP
SMP N 1 Ciawi
2008-2011

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


Nama Pertemuan
No
Judul Artikel Ilmiah
Ilmiah/Seminar

SMA
SMA N 1 Ciawi
IPA
2011-2014

Waktu dan Tempat

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi


lainnya)
Institusi Pemberi
No
Jenis Penghargaan
Tahun
Penghargaan

Tasikmalaya, 01 November 2015


16

Pementor

17

Lampiran 2 Justifikasi Anggaran Kegiatan


1. Peralatan penunjang
Material
Software Lactora
Inspire
Laptop
Tenda (sewa)
Proyektor (sewa)
Kursi (sewa)
Flashdish
Sound System (sewa)

Justifikasi
Pemakaian
Pembuatan
materi
Pembuatan
materi
Sarana tempat
Pemberian
materi
Sarana tempat
Penyimpanan
materi
Pemberian
materi

Kuantitas

Harga
Satuan (Rp)

Jumlah (RP)

1 bh

5.000.000

5000.000

1 bh

4.000.000

4.000.000

1 bh

350.000

350.000

2 bh

50.000

100.000

50 bh

2.500

125.000

1 bh

70.000

70.000

2 bh

100.000

200.000

2 bh

50.000

100.000
9.945.000

LCD (sewa)
SUB TOTAL (Rp)
2. Bahan Habis Pakai

Kuantitas

Harga
Satuan
(Rp)

Jumlah
(Rp)

Media Utama

50bh

2.200

110.000

Bungkus DVD

50 bh

3000

150.000

5.000
26.000

250.000
52.000

Material

Justifikasi
Pemakaian

DVD kosong
Kemasan untuk
DVD
Konsumsi :
1) Snack
2) Air mineral

Penyediaan
50 bungkus
snack untuk
2 dus
penyuluhan
SUB TOTAL (Rp)

562.000

3. perjalanan

18

Material
JakartaTasikmalaya

Justifikasi
Perjalanan
Ongkos kirim
software
SUB TOTAL (Rp)

Kuantitas

Harga
Satuan
(Rp)

Jumlah (Rp)

3kg

12.000

36.000
36.000

4. Lain-lain
Material

HVS

Alat Tulis
Kantor

Dokumentasi

Materai 6000

Justifikasi
Pemakaian

Kuantitas

Keperluan
Administrasi,
1 rim
pembuatan surat, dan
lain lain
Keperluan
administrasi selama
4 paket
kegiatan
Dokumentasi Potret
selama kegiatan
1
berlangsung sebagai
bukti pelaksanaan
Pembuatan surat
2
pernyataan
SUB TOTAL (Rp)
Total (Keseluruhan)

Harga
Satuan
(Rp)

Jumlah (Rp)

35.000

35.000

10.000

40.000

50.000

50.000

8.000

16.000
141.000
10.684.000

Lampiran 3 Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas


3.1 Susunan Organisasi dan Pembagian Tugas Pembuatan Proposal

19

CBB OAA VBB EIIR , L E M B A R P E N G E S A H A N , D A F T A R P U S T A K A D A N L A M P IR A N -L A M P IR A N


V

3.2 Susunan Organisasi dan Pembagian Tugas Pembuatan DVD SIAP

(D
gA(uSV
AVSmuD
aubm
GbeS
aeI
GrtA
VkMP
ie
d)
i
oa
)

DS

n
s
r
r

u
in
a
I

d
i u

s
i

m s

m
F

e
l

b
)

Lampiran 4 Surat Pernyataan Ketua Pelaksanaan


SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANAAN

20

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama
: Nadiyah Kamilia Djer.Said
NIM
: 154101036
Program Studi : Kesehatan Masyarakat
Fakultas
: Ilmu Kesehatan
Dengan ini menyatakan bahwa proposal PKM-T saya dengan judul:
yang diusulkan untuk tahun anggaran 2014-2015 bersifat original dan belum
pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan
ini, maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang
berlaku dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas
negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan
sebenar-benarnya.
Tasikmalaya, 22-11-2014
Mengetahui,
Ketua BEM

Mikyal Davi Sani


NPM :

Yang menyatakan,

Nadiyah Kamilia Djer.Said


NPM : 154101036

21

Lampiran 5 Surat Pernyataan Kesediaan dari Mitra


SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN KERJASAMA DARI MITRA
KERJA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KREATIVITAS
MAHASISWA
Yang bertandatangan di bawah ini
Badan Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
Berdasarkan UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pasal 1(15 ),17(2)
,59 dan 66 (1,2), 69,78 dan 88
Dengan Ini Badan Komisi Perlindungan Anka Indonesia Menyatakan :
Bersedia untuk Bekerjasama dengan Pelaksana Kegiatan Program
Kreativitas Mahasiswa DVD SIAP
Nama Ketua Tim Pengusul

: Nadiyah Kamilia Djer.Said

Nomor Induk Mahasiswa

: 154101036

Program Studi

: Kesehatan Masyarakat

Perguruan Tinggi

: Universitas Siliwangi

Guna menerapkan dan/atau mengembangkan DVD SIAP sebagai metode untuk


mengurangi dampak pornografi dan kekerasan seksual pada anak di
Kota Tasikmalaya.
Bersama ini pula kami nyatakan dengan sebenarnya bahwa di antara pihak Mitra
danPelaksana Kegiatan Program ikatan lainnya dalam wujud apapun juga.
Demikian Surat Pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran dan tanggung
jawab tanpa ada unsur pemaksaan di dalam pembuatannya untuk dapat digunakan
sebagaimana mestinya.
Jakarta , 01 November 2015

Budi Surya Admadja


Ketua Umum Badan Mitra KPAI
22

Lampiran 6 Gambaran Teknologi yang Diterap kembangkan

Lampiran 7 Denah Lokasi Mitra Kerja

23

24