Anda di halaman 1dari 4

Nama : Adellina Tentri Yulhan

NIM : 03121003050
Kelas : B / Indralaya

TUGAS RANCANGAN PABRIK

1. Perhitungan jumlah direct labor menggunakan tiga metode.


Jawaban :
A. Metode Grafik 6-8
Kapasitas Pabrik

= 90.000 ton/tahun

Hari Kerja

= 300 hari

Processig Step

= 13

= 300 ton/hari

Waktu Kerja Labor= 8 jam/hari


Shift Labor

= 3 shift

Processing step atau tahapan proses dan operasi di pabrik ini ada 13 tahap, yaitu:
1) Pumping
2) Piping and Tank
3) Heating
4) Mixing
5) Reaction
6) Gas-Liquid Separation
7) Absorption (first stage)
8) Stripping (first stage)
9) Absorbent Recovery (first stage)
10) Absorption (second stage)

11) Stripping (second stage)


12) Absorbent Recovery (second stage)
13) Purification

Dari grafik dengan kapasitas 300 ton/hari (ditandai dengan garis merah) didapat
operating labor yang dibutuhkan sebanyak 44 (pekerja-jam/hari)/processing step.
Perhitungan jumlah operating labor yang dibutuhkan
= 44 (pekerja-jam/hari)/processing step x 13 processing step: 8 jam/hari
= 72 pekerja x 3 (karena terdapat 3 shift pekerja dalam satu hari)
= 216 pekerja
B. Metode Tabel 2.1
Tabel 1. Typical labor requirements for process equipment
Type of equipment
Dryer, rotary
Dryer, spray
Dryer, tray
Centrifugal separator
Crystallizer, mechanical
Filter, vacuum

Workers/unit/shift
1
2
1
1
2
1
1

4
2
1
4
1
1

8
4

1
4
1
1
2

Evaporator
Reactor, batch
Reactor, continuous
Steam plant

(100,000 lbh )

3
Berdasarkan ketentuan pada Tabel 1, maka pekerja untuk setiap alat di pabrik ini dihitung
melalui table berikut :
Alat
Absorber
Accumulator
Condenser
Compressor
Cooler
Decanter
Furnace
Heater
Pompa
Reaktor
Reboiler
Tangki
Kolom Destilasi
Knock Out Drum
Waste Heat Boiler
Vaporizer
Total

Jumlah Alat
2
2
2
5
5
2
3
2
15
2
2
2
2
2
1
1

Jumlah
Operating Labor
2
1
1
2
2
1
1
1
5
1
1
2
2
1
1
1
26

Jumlah operating labor berdasarkan metode ini


= 26 pekerja/unit/shift x 3 shift
= 78 pekerja
C. Metode Tabel 2.2.
Tabel 2. Operating labor, fuel, steam, power, and water requirements for various
processes

Metode ini menghitung jumlah operating labor berdasarkan berapa banyak ton produk
yang dihasilkan, seperti pabrik-pabrik kimia yang terdapat pada Tabel 2, termasuk dalam
range yang rendah yakni 1/3 sampai 2 pekerja-jam/ton produk.
Kapasitas Pabrik

= 90.000 ton/tahun

Operating Labor and Supervision

= 0,345workhours/ton

= 300 ton/hari

(dari Tabel 2 untuk 100.000 ton/tahun)


Waktu Kerja

= 8 jam/hari

Pekerja

= 2 pekerja-jam/ton produk

Jadi jumlah operating labor yang dibutuhkan


= 300 ton/hari x 2 pekerja-jam/ton produk
= 600 pekerja-jam/hari : waktu kerja (8 jam/hari)
= 75 pekerja