Anda di halaman 1dari 58

SEMINAR LAPORAN KERJA PRAKTEK

Analisa PVT pada sampel gas


kondesat di sumur D-20
Lulut Fitra Fala (124.12.028)
Teknik perminyakan
Institut Teknologi dan Sains Bandung

Overview
Teori Dasar
Pembahasan
Adjustment Jenis Fluida Pada Sampel di sumur D-20
Analisa PVT (C.C.E & C.V.D test)
Kesimpulan

Dasar Teori
Penjelasan Fluida reservoir & analisa PVT

Fluida Reservoir?
Penggunaan
utama sifat-sifat
fisik
atau
Sifat-sifat
fisik yang menjadi
perhatian
Campuran senyawa
hidrokarbon
yang
terbentuk
dan terakumulasikan
di reservoir.
karakteristik fluida reservoir :
utama dalam pekerjaan-pekerjaan teknik
reservoir :

Menjelaskan dan memperkirakan proses aliran

Menghubungkan volume fluida di dalam


reservoir dengan fluida pada kondisi standar di
permukaan

Menentukan keadaan fasa fluida di dalam


reservoir (memperkirakan model reservoir)

Densitas

Kompresibilitas

Viskositas

Faktor volume formasi

Kelarutan gas dalam minyak

Sifat termodinamika (misalnya tekanan


gelembung, dew point pressure, equilibrium
ratios).

Klasifikasi fluida reservoir

Reservoir

Berdasarkan
diagram fasa

Komposisi dari campuran hidrokarbon di reservoir.


Tekanan dan temperatur awal di reservoir.
Tekanan dan temperatur produksi di permukaan.

Gas
reservoir (Tr
> Tc)

Oil reservoir
(Tr < Tc)

Contd
RESERVOIR MINYAK
Berdasarkan diagram fasanya :

Black Oil Reservoir

Volatile Reservoir

Berdasarkan tekanan awal di reservoir :

Undersaturated Oil Reservoir

Saturated Oil Reservoir

Gas Cap Reservoir

RESERVOIR GAS
Berdasarkan diagram fasanya :

Retrograde Gas Reservoir

Wet Gas Reservoir

Dry Gas Reservoir

Contd

Analisa PVT?
Proses
analisa
dilakukan
untuk mengetahui sifat fisik fluida reservoir dengan
Analisa PVT
pada yang
fluida reservoir
berfungsi
untuk : pengaruh terhadap tekanan, volume dan temperatur.
adanya
Mengetahui parameter-parameter fluida reservoir
memprediksi product value vs time.
Mengetahui komposisi pada well stream (komposisi
senyawa HC yang menggambarkan kondisi
reservoir) terhadap fungsi waktu.
Dapat mendesain surface facilities dengan
berdasarkan data komposisi detail senyawa HC
yang terproduksi.
Dapat memperkirakan kandungan H2S atau CO2
yang terproduksikan pada produksi gas.
Dapat membedakan atau memperkirakan gas
injeksi dengan gas yang ada di reservoir.

Laboratory analysis of reservoir fluids


PRIMARY TEST

ROUTINE LABORATORY TEST

SPECIAL LABORATORY PVT TEST

Pengujian untuk memperoleh data


sampel fluida saat dilakukan proses
sampling di lapangan (Psep, Tsep,
GOR, dll)
Analisa komposisi
Constant composition expansion
Separator test
Contant-volume depletion
Differential liberation

Slim-tube test
Swelling test

Prosedur analisa pvt yang dilakukan di


laboratorium

Sampling

Validitas
sampel

Fluid
composition
measurement

Recombination
sample

PVT analysis

Calculation &
smoothing

Pengambilan sampel dan jenis fluida reservoir sangat berpengaruh terhadap proses tahapan analisa yang akan dilakukan

Proses tahap awal berupa pengambilan sampel proses tahap akhir berupa perolehan parameter-parameter fluida reservoir

Pembahasan
Sampling Recombination calculation

sampling

Surface/recombination sampling

Sub-surface sampling

Surface/recombination sampling

Preparing
separator

First flow
(clean up)

Flow test
(1,2,3
est)

Extended
flow

Sampling
PVT

Surface sampling merupakan proses pengambilan sampel yang diambil di permukaan (pada separator), sampel dapat berupa fluida minyak dan gas.

Penentuan ukuran choke yang digunakan

70000

60000

50000

40000
GOR, scf/bbl
30000

20000

10000

0
t, waktu
Choke : 56/64

Choke : 40/64

Choke : 48/64

Surface sample data


Samples
Container volume

Gas-1

Gas-2

Oil-1

Oil-2

20 liter

20 liter

700 cc

700 cc

EL-A 00764

EL-A 00761

EL-8338

EL-8302

270 psi

270 psi

270 psi

270 psi

temperature
Sample displace

99.23 F

100.25 F

99.23 F

100.25 F

by
Outage

Vacuum

Vacuum

Water

Water

Separator

Separator

Separator

Separator

07.20-08.10

08.15-09.00

07.20-08.10

08.15-09.00

50 min
58,360.95

45 min
59,921.74

50 min
58,360.95

45 min
59,921.74

cf/stb

cf/stb

cf/stb

cf/stb

Serial number
Sampling pressure
Sampling

Shipping pressure
Sample taken
from
Time of sampling
Duration
GOR

Proses pengambilan sampel gas


Samples
Container
volume
Serial number
Sampling

Gas-1

Gas-2

Sampling point
20 liter
EL-A 00764

20 liter
EL-A 00761

pressure
Sampling

270 psi

270 psi

temperature
Sample displace

99.23 F

100.25 F

by
Outage
Shipping

Vacuum
-

Vacuum
-

Separator
07.20-08.10
50 min
58,360.95

Separator
08.15-09.00
45 min
59,921.74

cf/stb

cf/stb

pressure
Sample taken
from
Time of sampling
Duration
GOR

Proses pengambilan sampel minyak


Samples
Container volume
Serial number
Sampling

Oil-1
700 cc
EL-8338

Oil-2
700 cc
EL-8302

pressure
Sampling

270 psi

270 psi

temperature
Sample displace

99.23 F

100.25 F

by
Outage
Shipping pressure
Sample taken

Water
-

Water
-

from
Time of sampling
Duration
GOR

Separator
07.20-08.10
50 min
58,360.95

Separator
08.15-09.00
45 min
59,921.74

cf/stb

cf/stb

Sampling point (di bawah sight glass)

Proses validitas sampel


Sampel gas

Sampel minyak

Pemilihan sampel

Analisa komposisi

Proses analisa yang dilakukan untuk mengetahui komponen-komponen kimiawi yang


terdapat pada fluida atau sampel pada kondisi tertentu.

Pada analisa komposisi tersebut dilakukan sebanyak 3 kali pengujian, yaitu:


- Analisa komposisi gas kondisi separator.
- Analisa komposisi gas kondisi standar.
- Analisa komposisi minyak kondisi standar.

Contd

FVF TEST

FVF test

Skema peralatan yang digunakan pada saat FVF test

Gas chromatography

CONTOH CHROMATOGRAM

Recombination calculation

Proses pencampuran kembali antara volume gas dan volume minyak dengan
perbandingan tertentu.
Data yang dibutuhkan untuk proses ini :
- Well stream composition.
- Gas Oil Ratio (GOR) kondisi separator.
- Tekanan dan temperatur kondisi separator.

Recombination

Untuk jumlah volume sampel gas minimal yang digunakan


untuk tahap selanjutnya sebesar 100 cc, sehingga
perbandingan berubah menjadi :
Gas = 105 cc
Oil = 3.910254 cc

PERBANDINGAN YANG DIDAPAT UNTUK


PROSES REKOMBINASI

SKEMA PENCAMPURAN VOLUME MINYAK DAN GAS

Adjustment Jenis Fluida Pada


Sampel di sumur D-20
Membandingkan cara adjustment laboratorium
dengan PVTi (software)

Adjustment fluida reservoir?


Merupakan tahap untuk menentukan jenis fluida pada sampel yang ada.
Proses ini sangat berpengaruh besar untuk menentukan jenis analisa PVT
apa saja yang akan dilakukan pada tahap selanjutnya.

Adjustment jenis fluida sampel


Laboratory adjustment

Kondisi fasa awal atau pada saat tekanan


diatas tekanan saturasi.

Nilai dari GOR yang dimiliki pada sampel.

Deg. API

Viskositas

Sampel yang di dapat dari lapangan


(separator).

Komposisi campuran senyawa hidrokarbon


pada well stream/ well stream
composition (surface sampling).

Persentase fluida gas dan minyak pada


proses recombinasi.

Minyak berat

volatile
minyak
Gas
kondesat
Fluida
sampel

Wet gas

gas

Dry gas

Contd

Fasa awal (kondisi reservoir)

= fasa gas

Gas oil ratio (GOR), scf/stb = 59,407.12 scf/stb


Sampel yang di dapat
Degree API

= gas dan minyak


= 51 oAPI

Hasil rekombinasi oil & gas, % = 35 cc (gas)


1.303 cc (oil)
Wellstream composition

kesimpulan :

= methane (C1) 86.58 % & heptane plus (C7+) 1.4924 %

Jenis fluida = gas kondesat reservoir

Contd
PVTi (software) adjustment

Menginput data komponen,


presentase mol (%), dan molekul
weight (MW) ke dalam PVTi
(software).

Setelah menginput data tersebut


maka akan di dapatkan gambar
diagram fasa.

Lalu plot nilai tekanan dan temperatur


pada kondisi reservoir.

H2S
C02
N2
C1
C2
C3
iC4
nC4
iC5
nC5
C6
C7+

INPUT DATA
0.0027
1.7901
0.7968
86.5810
4.1373
2.1320
0.6191
0.8767
0.4850
0.4359
0.6510
1.4924

34.0809
44.01
28.013
16.04
30.07
44.1
58.12
58.12
72.15
72.15
86.18
129.06

Contd
Kondisi reservoir
Pr = 2,854 psia; Tr = 240 deg.F

Gas kondesat reservoir


Tcritical < Treservoir < Tcricondenterm

Contd

Tekanan reservoir, Psia

= 2,854 psia

Temperatur reservoir, oF

= 240 oF (Tcritical < Treservoir < Tcricondenterm)

Wellstream composition

= methane (C1) 86.58 % & heptane plus (C7+) 1.4924 %

kesimpulan :

Jenis fluida = gas kondesat reservoir

Analisa PVT (C.C.E & C.V.D test)


menentukan parameter sifat-sifat fisik fluida
reservoir, calculation & smoothing

Constant composition expansion partial test (penentuan


dew point pressure pada kondisi reservoir)

Analisa C.C.E partial Test dilakukan untuk menentukan tekanan titik embun (Pdp)
pada sampel fluida yang kita ujikan.

Proses analisa tersebut dapat dilakukan dengan cara melihat pengaruh adanya
penurunan tekanan dari 5,000 psig ke tekanan dengan kondisi sudah
terbentuknya fluida menjadi dua fasa berdasarkan pengamatan yang dilakukan
pada tabung sel PVT.

Contd

C.C.E test
(analisa lanjut PVT)

Kondisi reservoir
Pr = 2,854 psia; Tr = 240 deg.F

Pd = 2,410 psia

Kondisi separator
Psep = 270 psia; Tsep = 99.23 deg.F

Constant composition expansion test


(analisa lanjut PVT)

Dalam tahapan ini prosedur yang dilakukan hampir sama dengan tahapan
sebelumnya, namun dalam percobaannya perlu dilakukan dua pengamatan antara
tekanan dengan relatif volume.

Relatif volume dapat didefinisikan sebagai perbandingan antara pada tekanan


tertentu dengan volume pada tekanan titik embun.

Untuk nilai relatif volume dapat ditentukan dari pembacaan di pompa air raksa lalu
dikonversikan dengan menggunakan software house dalam proses perhitungannya.

Dalam prosedur percobaan yang dilakukan, pastikan tekanan pada kondisi 5,000
psig dan ukur pembacaan pompa air raksa. Tekanan lalu diturunkan sebesar p
sampai tekanan dibawah tekanan saturasi (pressure dewpoint).

Calculation & Smoothing


Grafik : Relative volume vs Pressure
C.C.E LABORATORY
pressure
relative volume

C.C.E CORRELATION
pressure
relative volume

5000

0.5455

4985

0.5062

4500

0.5866

4724

0.5298

4000

0.6403

4464

0.5565

3600

0.6963

4204

0.5868

3300

0.7491

3943

0.6216

3150

0.7800

3683

0.6618

2927

0.8329

3423

0.7087

2854

0.8523

3163

0.7641

2727

0.8889

2902

0.8302

2600

0.9297

2642

0.9103

2410

1.0000

2403

1.0000

r = 0.970773

1.2000
Lab

smoothed using corr.

1.0000

0.8000

Relative 0.6000
volume, V/Vsat

0.4000

0.2000

r = 0.976064
0.0000
2000

2500

3000

3500

4000

Pressure, Psig

4500

5000

5500

Calculation & Smoothing


Grafik : Z-Factor vs Pressure
C.C.E LABORATORY
pressure

Z factor

pressure

Z factor

5000

1.0202

4985

0.9816

4500

0.9877

4724

0.9739

4000

0.9586

4464

0.9667

3600

0.9386

4204

0.9602

3300

0.9260

3943

0.9543

3150

0.9206

3683

0.9493

2927

0.9137

3423

0.9451

2854

0.9118

3163

0.9417

2727

0.9089

2902

0.9394

2600

0.9066

2642

0.9382

2410

0.9042

2403

0.9382

r = 0.982751

1.0400

C.C.E CORRELATION

r = 0.966902

1.0200

Lab

Smoothed using corr.

1.0000
0.9800
0.9600
Z-factor

0.9400
0.9200
0.9000
0.8800
0.8600
0.8400
2000

2500

3000

3500

4000

pressure, Psig

4500

5000

5500

Calculation & Smoothing


Grafik : Gas factor volume formasi vs Pressure
C.C.E LABORATORY
pressure
Bg
pressure
Z factor

C.C.E CORRELATION
pressure
Bg
pressure
Z factor

0.01
Lab

5000
5000

0.00403
1.0202

4985
4985

0.003887
0.9816

0.01

4500
4500

0.00433
0.9877

4724
4724

0.004069
0.9739

0.01

4000

0.00473
0.9586

4464

0.004275
0.9667

3600

0.9386
0.00514

4204

0.9602
0.004508

3300
3300

0.9260
0.00553

3943
3943

0.9543
0.004777

3150
0.9206
3150
0.00576
2927
0.9137
2927
0.00615
2854
0.9118
2854
0.00629
2727
0.9089
2727
0.00656
2600
0.9066
2600
0.00686
2410
0.9042
2410
0.00738
r = 0.982751
r = 0.970824

3683
0.9493
3683
0.005088
3423
0.9451
3423
0.00545
3163
0.9417
3163
0.005877
2902
0.9394
2902
0.006389
2642
0.9382
2642
0.007009
2403
0.9382
2403
0.007706
r = 0.966902
r = 0.975807

smoothed using corr.

0.01
0.01
Gas factor volume formation (Bg), cu.ft/scf
0
0
0
0
0
2000

2500

3000

3500

4000

Pressure, Psig

4500

5000

5500

Calculation & Smoothing


Grafik : Gas density vs Pressure
C.C.E LABORATORY
pressure
density

C.C.E CORRELATION
pressure
density

5000

13.74672

4985

14.3257

4500

12.78576

4724

13.688

4000

11.71248

4464

13.0323

3600

10.77024

4204

12.3586

3300

10.00896

3943

11.6671

3150

9.61584

3683

10.9582

2927

9.00432

3423

10.2326

2854

8.7984

3163

9.4912

2727

8.43648

2902

8.7355

2600

8.06832

2642

7.9668

2410

7.50048

2403

16
14
12
10
8
Gas density,
lb/cu.ft
6
4

r = 0.997697

r = 0.999550

2
0
2000

Lab
2500

Smoothed using corr.


3000

3500

4000

Pressure, Psig

4500

5000

5500

Calculation & Smoothing


Grafik : Gas viscosity vs Pressure
C.C.E LABORATORY

C.C.E CORRELATION

pressure

viskositas

pressure

viskositas

5000

0.0244

4985

0.0293

4500

0.0230

4724

0.0283

4000

0.0217

4464

0.0273

3600

0.0206

4204

0.0263

3300

0.0198

3943

0.0253

3150

0.0194

3683

0.0244

2927

0.0188

3423

0.0234

2854

0.0186

3163

0.0226

2727

0.0183

2902

0.0217

2600

0.0180

2642

0.021

2410

0.0175

2403

r = 0.9999

r = 0.99905

0.0350

0.0300

0.0250

0.0200
Viscosity, CP
0.0150

0.0100

0.0050

Lab

0.0000
2000

2500

Smoothed with corr.

3000

3500

4000

Pressure, Psig

4500

5000

5500

CONSTANT VOLUME DEPLETION (CVD)

Tes laboratorium yang dilakukan untuk mengetahui persentase liquid


(retrograde test) yang terbentuk dan komposisi gas dengan kondisi
volume yang tetap pada setiap terjadinya penurunan tekanan.

Prinsip utama cara kerja proses ini adalah menjaga volume reservoir
(volume hasil rekombinasi) agar tetap/konstan saat dilakukan
pengeluaran volume gas sekalipun.

Contd

Contd

Kesimpulan

Dalam proses menganalisa fluida PVT dapat dibedakan


berdasarkan jenis fluida reservoir dan proses pengambilan
sampelnya.
Pada jenis reservoir gas kondesat tidak direkomendasikan
untuk dilakukan pengambilan sampel dari lubang sumur
(Bottom hole sampling) karena dalam proses analisa lebih
rumit dilakukan, sehingga cenderung lebih memilih
menggunakan pengambilan sampel rekombinasi (surface
sampling).

Pada tahap validitas sampel semua jenis reservoir dilakukan dengan proses
yang sama, untuk tahap analisa lanjut jenis reservoir akan menentukkan
proses analisa apa saja yang akan dilakukan. Berikut analisa yang dilakukan
pada jenis reservoir gas kondesat :
- Analisa komposisi.
- Constant composition expansion partial test
- Constant composition expansion test or pressure-volume test
- Constant volume depletion test

Parameter-parameter sifat fisik fluida di sumur D-20


Hasil C.C.E partial test

Hasil analisa komposisi

Komposisi campuran hidrokarbon


sampel
berdasarkan
tekanan
temperatur tertentu.

Deg. API

Spesific gravity, SG

Density gas

Gross heating value

pada
dan

= 51 oAPI
= 0.7751

= 1.0016 kg/m3
= 1127.98 BTU

(at pressure = 14.7 psia & temp. = 60 oF )

Measured :

Tekanan dew-point = 2410 psia

Calculation & smoothing :

Tekanan dew-point = 2403 psia

Contd
Hasil C.C.E test (analisa lanjut
PVT)

Z-factor (measured)

Bg (smoothing)

Gas Density(smoothing) = 8.6 kg/m3

Gas Viscosity(smoothing) = 0.0215 cP

Hasil CVD test

= 0.91158

= 0.00655 ft /scf
3

(at pressure = 2854 psia & temp. = 240 oF )

Retrograde liquid (%) :

Terima kasih
Kota deltamas, 29 Oktober 2015