Anda di halaman 1dari 4

Laporan Praktikum Manajemen

Hari/Tanggal : Jumat, 20 Maret 2015

Laboraturium

Dosen

: Ir Bogy Purboyo

PERBANDINGAN ISO 9001; 2008 DAN ISO 17025;2005


Kelompok 8/AP1
Kevin Ray

J3E113035

Siti Tamara Maulida

J3E113019

SUPERVISOR JAMINAN MUTU PANGAN


PROGRAM DIPLOMA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2015
PEMBAHASAN

ISO 9001 adalah standar internasional yang diakui untuk sertifikasi Sistem
Manajemen Mutu (SMM). SMM menyediakan kerangka kerja bagi perusahaan anda
dan seperangkat prinsip-prinsip dasar dengan pendekatan manajemen secara nyata
dalam aktifitas rutin perusahaan untuk terciptanya konsistensi mencapai kepuasan
pelanggan.
ISO 17025 Merupakan dokumen persyaratan sistem manajamen yang harus
diterapkan pada setiap organisasi perusahaan yang ingin mendapat pengakuan secara
nasional maupun internasional pada sistem manajemen laboratorium kalibrasi dan
laboratorium penguji. Dokumen persyaratan ini terdiri dari dua yaitu persyaratan
manajemen dan persyaratan teknis.
Pada Sistem Manajemen Mutu Organisasi dalam ISO-9001 menghasilkan
produk / jasa, sedangkan pada ISO-17025 Sistem Manajemen Mutu Organisasi
Laboratorium dalam melaksanakan pengujian dan kalibrasi. ISO-9001 Mencakup
persyaratan manajemen dalam pengendalian mutu produk/jasa, sedangkan ISO-17025
mencakup persyaratan manajemen dan persyaratan kompetensi teknis laboratorium
ISO-9001 Sertifikasinya diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu (LSSM)
sedangkan ISO-17025 akreditasinya diberikan oleh Komite Akreditasi Nasional
(KAN). masa berlaku sertifikat ISO-9001 3 tahun, dengan surveilen setiap tahun,
sedangkan masa berlaku sertifikat ISO-17025 4 tahun, dengan surveilen setiap tahun.
Persamaan antara ISO-9001 dan ISO-17025 : Melakukan perbaikan
berkelanjutan dalam penerapan sistem mutu (continuous improvement)
Dan pernyataan bahwa dalam ISO 17025 terdapat ISO 9001 adalah benar
adanya karena pada ISO 17025 terdapat adanya persyaratan yang ada pada ISO 9001,
dan lebih complex.
Corbett et al (2005) menunjukkan bahwa organisasi yang disertifikasi mencapai
imbal hasil yang tinggi atas aset dibandingkan dengan organisasi lain yang sama
tanpa sertifikasi. Dharma (2005) diidentifikasi perbaikan serupa dalam kinerja operasi
dan terkait ini untuk kinerja keuangan yang superior. Tamimi, dkk (2003)
menunjukkan bahwa sertifikasi ISO 9001 menghasilkan kinerja pasar saham

unggulan dan menyarankan bahwa para pemegang saham yang kaya dihargai untuk
investasi dalam sistem ISO 9001.

DAFTAR PUSTAKA

Corbett, C. J. et.al. (2004). The Financial Impact of ISO 9000 Certification in the
US: An Empirical Analysis. Journal Management Science Vol. 51 No. 7, page:
1046-1059.
Dharma, Surya. 2005. Manajemen Kinerja. Penerbit: Pustaka Pelajar, Jakarta.
Tamimi, N., Sebastianelli, R. & Rajan, M., 2005. What do online customers
value?, Quality Progress, vol. 38(7), pp. 35-39.