Anda di halaman 1dari 10

ANEMOMETER adalah alat untuk mengukur besarnya tekanan udara.

AVO METER adalah alat untuk mengukur arus, tegangan dan hambatan listrik. avo meter
adalah kependekan dari ampere volt ohm meter. Kadang orang menyebut avo meter
dengan multi tester.

BATTERY TESTER adalah alat untuk mengecek tegangan dan arus listrik battery.

BRAKE TESTER merupakan alat untuk mengetes rem.

CALIPER GAGE adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur diameter dengan
ukuran kecil, misalnya diameter lubang katup, diameter dalam rocker arm.

CARBURETOR FLOAT LEVEL GAUGE adalah merupakan alat untuk mengukur


ketinggian pelampung Carburator.

COMPRESSION TESTER digunakan untuk mengukur tekanan kompresi. Karena


tekanan kompresi pada mesin diesel tinggi, maka harus digunakan gauge dengan tekanan
tinggi. Pemasangan pada lubang injector atau glow plug. Alat ini dibedakan menjadi
pengukur tekanan kompresi untuk motor bensin dan pengukur tekanan kompresi motor
diesel. Manometer pada alat ini berfungsi untuk menunjukkan besar tekanan kompresi
silinder ketika dilakukan pengukuran.

CYLINDER BORE GAUGE adalah alat untuk mengukur diameter silinder. konstruksi
alat ini terdiri dari sebuah jam ukur dan pada ujung lain terdapar runcing pengukur
(measuring point). Adapun komponen lain adalah cincin pengganti (replacement washer)
dan batang pengganti (replacement rod). Kedua kompenen ini baik cincin pengganti
maupun batang pengganti tealah memiliki spesifikasi ukuran tertentu. Oleh karana itu,
kejelian dalam memilih spesifikasi ukuran kedua komponen ini sangat membantu dan
mempermudah kita dalam melakukan pengukuran itu sendiri.

Contoh penggunaan cylinder bore gauge adalah dalam pengukuran diameter silinder. Langkah
pertama yang harus dilakukan adalah mengukur diameter silinder dengan jangka sorong (vernier
caliper) untuk mengetahui ukuran dari silinder dan untuk pemilihan spesifikasi cincin pengganti
dan batang pengganti. Selanjutnya, lihat angka di belakang koma jangka sorong apakah lebih
besar atau lebih kecil dari 0,5 mm. Misalnya setelah dilakukan pengukuran hasil akhir
pengukurannya diketahui diameter silinder adalah 52,86 mm, maka pilihan untuk batang
pengganti adalah spesifikasi 50 mm, sedangkan cincin pengganti adalah 3 mm. Bila hasil
pengukuran dengan jangka sorong dalam pengukuran ini adalah 52,22 mm maka alternative
pilihan batang pengganti adalah ukuran 50 mm dan cincin pengganti 2 mm.
Tetapi, bila setelah pemilihan hasil pengukuran pertama dari cincin pengganti 3 mm dan batang
pengganti 50 mm, maka langkah selanjutnya adalah kalibrasi cylinder bore gauge dengan
menggunakan micrometer luar (outside micrometer). Caranya adalah micrometer luar diset pada
ukuran 52,86 mm. Tempatkan batang pengganti dan runcing pengukur ke dalam micrometer luar
tersebut dan dial gauge alat ini diset pada nol ke jarum penunjukannya.

DIAL GAUGE adalah alat ukur yang dipergunakan untuk memeriksa penyimpangan
yang sangat kecil dari bidang datar, bidang silinder atau permukaan bulat dan kesejajaran.
Konstruksi sebuah alat dial indikator seperti terlihat pada gambar di atas, terdiri atas jam
ukur (dial gauge) yang di lengkapi dengan alat penopang seperti blok alas magnet, batang
penyangga, penjepit, dan baut penjepit. Skala dan ring dial indikator dapat berputar ke
angka 0 agar lurus dengan penunjuk. Penghitung putaran ukur jam berfungsi menghitung
jumlah putaran penunjuk. Ukuran yang dapat dibaca oleh sebuah dial indikator
ditentukan oleh besar garis tengahnya, kemampuan putaran, dan jarak pembagian garis
ukuran. Pada dial indikator jarak garis ukurannya berbeda-beda seperti 0,0005mm,
0,002mm, dan 0,001mm.

Yang perlu diperhatikan dalam menggunakan dial indicator adalah keadaan permukaan benda
yang akan diukur harus bersih, posisi spindel dial (ujung peraba) tegak lurus pada permukaan
komponen yang diperiksa, dan metode pengukuran yang digunakan. Adapun metode pengukuran
yang digunakan dial indikator adalah sebagai berikut: (a) benda kerja yang dipindahkan, dial
indikator tetap pada posisi diam. (b) Dial indikator yang dipindahkan, benda kerja tetap pada
posisi diam. (c) Benda kerja diputar, dial indikator tetap pada posisi diam.

DWELL TESTER merupakan alat untuk mengukur sudut dwell.

FEELER GAUGE digunakan untuk mengukur celah antara permukaan yang rata. Alat ini
dapat mengukur secara teliti dibuat dari pasangan baja keras. Beberapa baja diberi tanda
berapa ketebalannya. Feeler gauge sering juga disebut dengan thicknes gauge. Alat ini
terdiri dari beberapa lembaran baja tipis yang memiliki presisi ukuran sampai 0,01 mm.
Umumnya thicknes gauge memiliki ketebalan antara 0,03 mm sampai 1,00 mm.

FLUID PRESSURE GAUGE merupakan alat untuk mengukur tekanan fluida.

FRONT WHEEL ALIGNER alat untuk melihat kelurusan ban depan.

FUEL LEAK CHECKER merupakan alat untuk memeriksa saluran bahan bakar.

FUEL PUMP TEST BENCH merupakan alat untuk memeriksa pompa bahan bakar.

FUEL PRESSURE GAUGE merupakan alat ubtuk memeriksa tekanan bahan bakar.

HYDRAULIC PRESSURE GAUGE Merupakan alat untuk mengukur tekanan hidrolis.

HYDROMETER berfungsi untuk mengukur berat jenis elektrolit battery. Ketika battery
digunakan untuk starter, lampu, dan sebagainya, terjadi reaksi pengosongan atau baterai
mengeluarkan arus listrik yang menyebabkan asam sulfat (H2So4) sedikit demi sedikit
berubah menjadi H2O. Akibatnya berat jenis turun karena konsentrasi elektrolitnya
berkurang. Untuk mengukur berat jenis baterai, masukkan hidrometer ke dalam sel
baterai, lalu hisaplah elektrolit ke dalam tabung gelas hidrometer sampai pelampung tidak
menyentuh tabung gelas. Bacalah hasil berat jenis elektorlit setinggi mata.

INSIDE MICROMETER yaitu mengukur diameter dalam. misalnya pada silinder, tromol
rem dll. Inside Tingkat ketelitian mikrometer dalam pengukur dua titik adalah sampai
0,01 mm sedangkan mikrometer dalam pengukur tiga titik memiliki tingkat ketelitian
sampai dengan 0,005 mm. Jika diperhatikan, konstruksi mikrometer dalam pengukur dua
titik tampak seperti mikrometer dalam tanpa rangka. Tingkat pengukuran sebuah
mikrometer dalam pengukur dua titik ialah 25 mm. Bila disambungkan dengan alat bantu
tongkat ukuran tertentu dalam dapat diperoleh batas ukur sampai 1500 mm.

MANIFOLT GAUGE merupakan alat untuk memeriksa tekanan vacuum ruang manifold.

MISTAR BAJA digunakan di bengkel untuk panjang, lebar atau tebal suatu benda. Mistar
baja juga bisa dipakai menggantikan straight edge untuk memeriksa kerataan, misalnya
kerataan kepala silindermotor/mobil. Permukaan dan bagian sisi rata mistar baja terdapat
guratan-guratan sebagai sisi ukur. Untuk ukuran metrik : 1 cm dibagi dalam 10 bagian
atau 20 bagian yang sama, sedangkanpada ukuran inchi/ dim, 1 inchi dibagi menjadi 16
atau 32 bagian sehingga berjarak 1/8, 1/16, 1/32. Selain mistar baja, di bengkel juga
sering digunakan mistar gulung untuk mengukur bagian yang cembung, menyudut,
cekung dan benda-benda yang panjang dan tak bisa diukur dengan mistar baja.

NOZZLE TESTER digunakan untuk memeriksa tekanan pembukaan injector dan kondisi
injector/kebocoran setelah injeksi.

OIL PRESSURE GAUGE merupakan alat untuk memeriksa tekanan minyak pelumas.

OUTSIDE MICROMETER merupakan alat untuk mengukur diameter luar, seperti pada
piston, pin, poros engkol, dll. Konstruksi micrometer luar secara umum sama, tetapi
untuk setiap jenisnya dilengkapi dengan perangkat tambahan yang membantu
menunjukkan tingkat ketelitian pengukuran alatnya. Tingkat ketelitian micrometer luar
bervariasi, yaitu 1/100 mm (0,01 mm) dan 1/1000 mm (0,001 mm).

RADIATOR TESTER Radiator tester merupakan alat untuk memeriksa kebocoran pada
radiator serta tutup radiator.

SCREW PICTH GAUGE merupakan alat yang digunakan untuk mengukur jarak ulir
baut. Sama seperti feeler gauge, satu set alat ini terdiri dari beberapa bilah dengan bentuk
yang berbeda.

SMOOKE CHECKER merupakan alat untuk mengukur ketebalan/kejenuhan asap


knalpot kendaraan.

SPRING SCALE merupakan alat untuk mengukur massa.

SPRING TESTER merupakan alat untuk memeriksa tingkat kelembaman pegas.

TACHOMETER adalah alat untuk mengukur putaran mesin atau RPM /Rotary Per
Minute.

TIMING LIGHT merupakan alat untuk memeriksa pengapian, Timing lihgt adalah suatu
alat berbentuk lampu sorot yang akan menyala kalau
sensornya mendapat tegangan.

THERMOMETER merupakan alat untuk memeriksa suhu.

TORQUE WRENCH (kunci moment) digunakan untuk mengukur gaya puntir pada baut
dan mur, agar mencapai ketegangan tertentu. Jenis kunci momen yang ada terdiri atas

model deflecting beam (batang jarum), model dial indicator, dan model setting
micrometer. Kunci momen model deflecting beam, menunjukkan besar ukuran momen
kekencangan oleh sebuah batang penunjuk. Batang oenunjuk akan bergerak dan
menunjuk pada skala tertentu seiring dengan besarnya momen pengencangan yang
dilakukan. Pada model lain, momen kekencangan yang diinginkan dapat diatur dengan
cara menyetel ukuran kekencangan (setting micrometer) pada tangkai kunci momen.
Kunci shock dengan ukuran tertentu mengencangkan baut atau mur.

TYRE INFLATOR merupakan alat untuk mengisi dan mengatur tekanan ban.

VACUUM TESTER merupakan alat untuk memeriksa kevacuman.

VERNIER CALIVER digunakan untuk mengukur diameter luar, diameter dalam dan
mengukur kedalaman. Berdasarkan konstruksinya, jangka sorong dapat dibedakan seperti
jangka sorong universal, jangka sorong dengan ujung yang dapat berputar, jangka sorong
pengukur ketinggian, jangka sorong penukur kedalaman, jangka sorong pengukur jarak
sumbu dll. Tingkat ketelitian jangka sorong yang ada adalah 0,1 mm, 0,05 mm, dan 0,02
mm. Metode pengukuran jangka sorong menggunakan skala utama dan skala vernier
(skala nonius). Skala vernier digunakan untuk mengukur jarak kecil dengan cara mencari
perbedaan antara dua tanda. Metode ini disebut pengukuran vernier. Untuk menentukan
hasil pengukuran tetap harus memperhatikan pembacaan dua skala tersebut. Di bawah ini
gambar skala ukur pada jangka sorong.

http://agungsevi.wordpress.com/2010/07/18/eh-kawan-pengen-tahu-alat2-ukur-oto-ni-dia/
Diposkan oleh subandiyo 513y di 01:48 Label: alat oto
Reaksi:
0 komentar:
Poskan Komentar
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
next page

Entri Populer

Pengukuran

BAB I. PENDAHULUAN
Kualitas produk merupakan masalah yang tidak bisa
diabaikan dalam bidang keteknikan (engineering) , oleh k...

SISTEM MOTOR STARTER


Mesin suatu mobil tidak dapat hidup atau start dengan sendirinya,maka mesin tersebut
memerlukan tenaga untuk menghidupkan yaitu motor sta...

sistem pengisian mobil


Baterai dengan kapasitas tertentu, tidak memungkinkan dipakai secara terus-menerus
mensuplai kebutuhan listrik pada mesin atau komponen la...

sistem pengapian konvensional


Sistem pengapian pada mesin bensin berfungsi mcmbakar campuran udara dan bensin di
ruang bakar pada akhir langkah kompresi, sehingga dihas...

makalah sistem pendingin mobil toyota seri 5k


ANALISA GANGGUAN SISTEM PENDINGIN PADA MESIN TOYOTA KIJANG 5K
PROYEK AKHIR Disusun dalam rangka penyelesa...