Anda di halaman 1dari 3

TUGAS PENGENDALIAN PROSES

Jelaskan sistem pengendalian proses berikut ini

1. Industrial Boiler

Jawab:
Pada dasarnya pengendalian level air pada steam drum harus dijaga konstan pada ketinggian tertentu. Bila
ketinggian level air pada steam drum terlalu rendah (Low Water) atau terlalu tinggi (High Water), maka
system akan mengalami kondisi trip, yaitu suatu kondisi yang memerlukan penghentian beroperasi

sampai kondisi dari level di steam drum bisa terjaga konstan mendekati set point. Biasanya pada kondisi
ini membutuhkan restart ulang agar sistem bisa berjalan secara normal. Kondisi high water sendiri sangat
berbahaya bagi proses selanjutnya, dimana masukan dari turbin yang berupa steam akan bercampur
dengan air yang berasal dari steam drum yang berada dalam kondisi high water. Sehingga akan
mengakibatkan korosi dan bahkan kerusakan pada steam turbin. Sedangkan kondisi low water juga sangat
berbahaya bagi steam drum sendiri, karena dalam kondisi kekurangan air steam drum akan mempunyai
pressure yang lebih kecil dari pada pressure normalnya.
Maka dari itu penting untuk menjaga level air dalam steam drom dengan system pengendalian prosesnya
yaitu :
Pada LV (Level transmitter) bekerja berdasarkan perbedaan tekanan (differential pressure) antara high
pressure dan low pressure. Perubahan tekanan tersebut ditangkap oleh sensor dan mengirim sinyal
tekanan (pneumatic) antara 3 15 PSI ke LIC (Level Indocator Control) tujuannya agar level air yang
terjadi pada stream drum di bandingkan dengan set point untuk mengetahui apakah kondisi operasi disana
sesuai yang diharapkan atau di luar ambang batas yang harus dijaga. Jika tekanan di steam drum melebihi
ambang batas proses yang ditentukan maka LIC akan mengirim sinyal ke control valve untuk
menyesuaikan agar proses pada keadaan seharusnya , misalkan jika level air terlalu tinggi maka LIC akan
mengirim sinyal tekanan dalam besaran tertentu ke control valve untuk mengurangi feedwater yang
masuk, begitu juga sebaliknya jika terjadi kondisi level air rendah di steam drum.

2. Bleaching process using chlorine

Maka dari itu berdasarkan penjelasan diagram proses diatas :

Pada AT (analytical transmitter) gunanya untuk mengetahui komposisi Cl (klorin) setelah contact
chamber , setelah diketahui komposisi klorin maka AT mengubah kondisi komposisi dalam
bentuk sinyal listrik kemudian dikirim ke AIC (analytic indicating control) tujuannya agar
komposisi yang sudah di cek oleh AT tadi dibandingkan dengan set point apakah sesuai dengan
komposisi yang diharapkan atau tidak sesuai, dan jika komposisi tidak sesuai maka AIC akan
mengirim sinyal listrik ke motor operated control valve dalam rentang 4 20 mA, sehingga
nantinya supply klorin akan disesuaikan dalam proses bleaching ini agar kondisi proses terjaga,
komposisi sesuai dan produk dalam kualitas terbaik. Karena perbandingan bahan yang akan
diputihkan dengan bahan pemutih (dalam kondisi proses ini yaitu klorin) akan mempengaruhi
hasil yang didapat. Semakin kecil perbandingan rasio bahan yang akan diputihkan dengan bahan
pemutih akan meningkatkan reaksi pemutihan. Tetapi dengan rasio yang semakin kecil akan
mengurangi efisiensi penggunaan zat pemutih.