Anda di halaman 1dari 13

BAB IV

TATA LAKSANA PELAYANAN

Dalam hal pembinaan kompetensi keperawatan, direktur Rumah Sakit Islam Surakarta
menetapkan unit kompetensi dan kompetensi yang harus dikuasai secara baik sebagai dasar
penerbitan Surat Penugasan Kerja Klinik untuk masing-masing kualifikasi sebagai berikut :
C. Kompetensi Perawat Klinik di Ruang Anak dan Bayi
1. Kompetensi Perawat Klinik Dasar (PK Dasar)
Fungsi utama :
Memberikan pelayanan asuhan keperawatan Islami yang berkualitas secara profesional dan
memenuhi etika keperawatan serta menciptakan iklim kerja yang harmonis sesuai visi dan
misi Rumah Sakit Islam Surakarta
Tanggung jawab utama :
1.1. Terlaksananya Pengkajian Pasien
1.1.1. Melakukan review pengkajian data yang ada dan melengkapi data yang
1.1.2.

diperlukan.
Membangun dan membina hubungan saling percaya dan support kepada pasien

dan keluarganya.
Mengevaluasi faktor risiko.
Melakukan pengukuran tanda-tanda vital
1.1.4.1.1. Melakukan pengukuran tekanan darah
1.1.4.1.2. Melakukan pengukuran suhu tubuh
1.1.4.1.3. Menghitung nadi
1.1.4.1.4. Menghitung respirasi
1.1.5. Melakukan pengukuran antropometri (BB, TB, Lingkar lengan, Lingkar Kepala)
1.1.6. Mendapatkan riwayat keperawatan dan medis dari pasien dan keluarga.
1.1.7. Mengkaji kondisi mental dan fisik pasien.
1.1.8. Melengkapi formulir admisi/pengkajian.
1.2. Teridentifikasinya masalah keperawatan pasien
1.2.1. Mengidentifikasi data fokus.
1.2.2. Menentukan masalah/diagnosa keperawatan pasien.
1.3. Terencananya asuhan keperawatan pasien
1.3.1. Merencanakan asuhan jangka panjang dan jangka pendek.
1.3.2. Memformulasikan rencana pemulangan (discharge planning)
1.3.3. Menentukan intervensi atau serangkaian intervensi keperawatan mandiri
1.3.4. Menentukan intervensi atau serangkaian intervensi keperawatan kolaborasi
1.3.5. Mendokumentasikan rencana asuhan keperawatan.
1.3.6. Mengembangkan pembelajaran (teaching plan) untuk pasien dan keluarga.
1.3.7. Melaksanakan interaksi dengan pasien dan keluarganya dalam rencana asuhan.
1.4. Terbantunya aktivitas sehari-hari pasien sesuai kebutuhan pasien
1.4.1. Menentukan status aktifitas sehari-hari (activity daily living/ADL) pasien.
1.4.2. Memfasilitasi pasien dalam personal hygiene.
1.4.3. Memfasilitasi pasien ambulasi.
1.1.3.
1.1.4.

Pedoman Kompetensi Keperawatan

1.4.4. Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan cairan dan nutrisi


1.4.5. Memfasilitasi pasien berpakaian (dressing).
1.4.6. Memfasilitasi pasien eliminasi.
1.5. Terlaksananya intervensi spesifik keperawatan dan terapi sesuai kondisi pasien
Melaksanakan intervensi spesifik keperawatan secara mandiri
1.5.1. Mendengarkan keluhan pasien
1.5.2. Melakukan intervensi pencegahan pasien jatuh
1.5.3. Memfasilitasi pasien untuk beribadah
1.5.4. Melakukan komunikasi therapeutik pada anak dan bayi
1.5.5. Melakukan clapping vibrasi
1.5.6. Melakukan massage
1.5.7. Memfasilitasi makan pada pasien yang tidak mampu makan sendiri
1.5.8. Memfasilitasi pasien yang dapat makan sendiri
1.5.9. Memberikan nutrisi via NGT
1.5.10. Melakukan pendokumentasian Intake Output
1.5.11. Menimbang berat badan
1.5.12. Mengukur lingkar lengan
1.5.13. Mengukur tinggi badan
1.5.14. Menolong pasien B.A.K di tempat tidur
1.5.15. Menolong pasien B.A.B di tempat tidur
1.5.16. Memberi huknah rendah
1.5.17. Memberi huknah tinggi
1.5.18. Memberi glycerin spuit
1.5.19. Kebersihan tangan dengan 6 langkah
1.5.20. Memfasilitasi pasien mandi di tempat tidur
1.5.21. Menyikat gigi pasien
1.5.22. Merawat gigi palsu
1.5.23. Membersihkan mulut pasien tidak sadar
1.5.24. Menyisir rambut pasien
1.5.25. Mengganti pakaian pasien
1.5.26. Mengganti alat tenun
1.5.27. Mengganti alat tenun dengan pasien di atasnya
1.5.28. Mencuci rambut pasien di tempat tidur
1.5.29. Memotong kuku pasien
1.5.30. Menjaga kenyamanan lingkungan pasien
1.5.31. Mengatur posisi fowler (1/2 duduk)
1.5.32. Mengatur posisi sym
1.5.33. Mengatur posisi trendelenburg
1.5.34. Mengatur posisi dorsal recumbent
1.5.35. Mengatur posisi litotomie
1.5.36. Memiringkan pasien
1.5.37. Memfasilitasi pasien pindah dari tempat tidur ke kereta dorong dan sebaliknya
1.5.38. Memfasilitasi pasien yang pindah sendiri ke kereta dorong dan sebaliknya
1.5.39. Memfasilitasi pasien pindah dari tempat tidur ke kursi roda
1.5.40. Memfasilitasi pasien pindah dari mobil ke kereta dorong dan sebaliknya
1.5.41. Mengukur suhu badan melalui axial
1.5.42. Mengukur suhu badan memakai infra red/dahi
1.5.43. Mengukur tekanan darah
1.5.44. Menghitung denyut nadi/denyut jantung
1.5.45. Menghitung frekuensi pernapasan
1.5.46. Mendokumentasikan tanda-tanda vital pada form kurve harian
1.5.47. Memberi kompres hangat
1.5.48. Memberi buli buli panas
1.5.49. Memberikan kompres dingin
1.5.50. Memasang condom catheter
Pedoman Kompetensi Keperawatan

1.5.51. Merawat pasien yang akan meninggal


1.5.52. Merawat pasien yang sudah meninggal
1.5.53. Melakukan pendokumentasian dengan baik dan benar
Melaksanakan intervensi spesifik keperawatan secara kolaborasi.
1.5.54. Melakukan bantuan hidup dasar (BHD)
1.5.55. Melakukan resusitasi jantung paru (RJP) pada anak
1.5.56. Pemberian oksigen dengan nasal canule
1.5.57. Pemberian oksigen dengan simple mask
1.5.58. Melakukan melepas infus
1.5.59. Menghitung tetesan infus
1.5.60. Mengganti cairan infus
1.5.61. Mengoperasikan perekaman EKG
1.5.62. Melakukan melepas catheter
1.5.63. Melakukan melepas NGT
1.5.64. Memasang infus pump
1.5.65. Memfasilitasi pasien untuk pemeriksaan urine
1.5.66. Memfasilitasi pasien untuk pemeriksaan faeces
1.5.67. Memberi therapi obat per oral
1.5.68. Memberi therapi obat per IV langsung
1.5.69. Memberi therapi obat per IV tidak langsung
1.5.70. Memberikan nutrisi parenteral
1.5.71. Memberi therapi obat per IM
1.5.72. Memberi therapi obat per SC
1.5.73. Memberi therapi obat per IC
1.5.74. Memberi therapi obat sublingual
1.5.75. Memberikan therapi obat tetes
1.5.76. Memberi transfusi darah
1.5.77. Mengoperasikan alat oxymetri
1.5.78. Memasang infus
1.5.79. Memasang syringe pump
1.5.80. Memberikan therapi obat suppositoria
1.5.81. Memberikan therapi obat melalui kulit/topical
1.5.82. Melakukan perawatan luka kecil
1.5.83. Memberikan inhalasi
1.5.84. Melakukan persiapan operasi
1.5.85. Memasang OPA
1.5.86. Memasang dower catheter
1.5.87. Melakukan suction lewat mulut/hidung
1.5.88. Melepaskan OPA
1.5.89. Menyiapkan pasien untuk tindakan diagnostik
1.6. Terlaksananya evaluasi asuhan keperawatan
1.6.1. Mengkaji respon pasien terhadap therapi/pengobatan.
1.6.2. Mengkaji respon pasien terhadap tindakan keperawatan mandiri.
1.6.3. Mengkaji respon pasien terhadap tindakan keperawatan kolaborasi.
1.6.4. Mengevaluasi pemahaman pasien terhadap asuhan keperawatan..
1.6.5. Merevisi rencana asuhan keperawatan.
1.7. Terdokumentasinya asuhan keperawatan pasien
1.7.1.

Medokumentasikan pengkajian keperawatan

1.7.2.

Mendokumentasikan masalah/diagnosa keperawatan pasien

1.7.3.

Mendokumentasikan rencana keperawatan pasien

1.7.4.

Mendokumentasikan intervensi keperawatan pasien

1.7.5.

Mendokumentasikan data evaluasi keperawatan pasien.


Pedoman Kompetensi Keperawatan

1.7.6.

Mendokumentasikan peralatan habis pakai yang digunakan pasien.

Tugas Tambahan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.

Membantu menjaga kebersihan ruangan dan memelihara peralatan yang ada di unit.
Mengikuti pertemuan unit dan RS jika diperlukan.
Mengikuti pembahasan masalah dan sosialisasi SPO di Unit
Mengikuti pelatihan dari Diklat Rumah Sakit
Mengikuti kepanitiaan di Rumah Sakit Islam Surakarta
Mendokumentasikan pasien baru pada buku ekspedisi
Menerima instruksi dokter via telepon
Menghubungi DPJP via Telepon
Menghubungi unit rawat inap lain
Menghubungi poliklinik untuk konsul dan perjanjian kontrol
Menghubungi IGD
Menghubungi laboratorium
Menghubungi fisiotherapi
Menghubungi radiologi
Menghubungi apotik
Menghubungi bagian keamanan
Menghubungi cleaning service
Mendokumentasikan pasien pada sensus harian
Menginput jasa medik dokter dan tindakan keperawatan lainnya
Mengingatkan dokter untuk mengisi form asuransi
Mencari dokter bangsal untuk pembuatan resep pasien
Menghubungi dokter bangsal untuk kasus emergency
Menghubungi binroh bila ada kasus sakaratul maut
Membantu dalam pemasangan infus dengan penyulit

2. Kompetensi Perawat Klinik I (PK Satu)


Fungsi utama:
Memberikan pelayanan asuhan keperawatan Islami yang berkualitas secara profesional dan
memenuhi etika keperawatan serta menciptakan iklim kerja yang harmonis sesuai visi dan
misi Rumah Sakit Islam Surakarta.
Tanggung jawab utama:
1.1. Terlaksananya Pengkajian Pasien
1.1.1. Melakukan review pengkajian data yang ada dan melengkapi data yang
1.1.2.

diperlukan.
Membangun hubungan saling percaya dan support kepada pasien dan

keluarganya.
1.1.3. Mengevaluasi faktor risiko.
1.1.4. Melakukan pengukuran tanda-tanda vital dan antropometri
1.1.5. Mendapatkan riwayat keperawatan dan medis dari pasien dan keluarga.
1.1.6. Mengkaji kondisi mental dan fisik pasien.
1.1.7. Melengkapi formulir admisi/pengkajian.
1.2. Teridentifikasinya masalah keperawatan pasien
1.1.1. Mengidentifikasi data fokus.
1.1.2. Menentukan masalah/diagnosa keperawatan pasien.
2.3. Terencananya asuhan keperawatan pasien
2.3.1. Merencanakan asuhan jangka panjang dan jangka pendek.
Pedoman Kompetensi Keperawatan

2.3.2. Memformulasikan rencana pemulangan (discharge planning)


2.3.3. Menentukan intervensi atau serangkaian intervensi keperawatan mandiri
2.3.4. Menentukan intervensi atau serangkaian intervensi keperawatan kolaborasi
2.3.5. Mendokumentasikan rencana asuhan keperawatan.
2.3.6. Mengembangkan pembelajaran (teaching plan) untuk pasien dan keluarga.
2.3.7. Melaksanakan interaksi dengan pasien dan keluarganya dalam rencana asuhan.
2.4. Terbantunya aktivitas sehari-hari pasien sesuai kebutuhan pasien
2.4.1. Menentukan status aktifitas sehari-hari (Activity Daily Living/ADL) pasien.
2.4.2. Memfasilitasi pasien dalam personal hygiene.
2.4.3. Memfasilitasi pasien ambulasi.
2.4.4. Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan cairan dan nutrisi.
2.4.5. Memfasilitasi pasien berpakaian (dressing).
2.4.6. Memfasilitasi pasien eliminasi.
2.5. Terlaksananya intervensi spesifik keperawatan dan terapi sesuai kondisi pasien
Melaksanakan intervensi spesifik keperawatan secara mandiri
2.5.1. Melakukan intervensi spesifik keperawatan secara mandiri PK Dasar
2.5.2. Menerima pasien baru
2.5.3. Menjelaskan fasilitas yang ada
2.5.4. Melakukan Identifikasi resiko pasien jatuh
2.5.5. Melakukan perawatan pasien sesudah operasi
2.5.6. Mengantar pasien pindah ke ruangan lain
2.5.7. Mengantar pasien pindah/Rujuk ke Rumah Sakit lain
2.5.8. Mengantar pasien ke Kamar Operasi
2.5.9. Melakukan evaluasi tindakan keperawatan
2.5.10. Membuat resume keperawatan
2.5.11. Melakukan edukasi pasien
2.5.12. Melakukan tindakan tindik dan sunat pada bayi (KB-KBRT)
2.5.13. Melakukan pemantauan hemodinamik
2.5.14. Menilai tanda-tanda dehidrasi
2.5.15. Mengoperasikan transfusi pump
2.5.16. Melakukan pengkajian imunisasi
2.5.17. Menghitung kebutuhan cairan pada anak dan bayi
2.5.18. Memandikan bayi (Ruang Neonatus)
2.5.19. Mengoperasionalkan alat fototerapi (KB-KBRT)
2.5.20. Mengoperasionalkan alat inkubator (KB-KBRT)
2.5.21. Menyiapkan pasien pulang
Melaksanakan intervensi spesifik keperawatan secara kolaborasi.
2.5.22. Melakukan Intervensi spesifik Keperawatan secara Kolaborasi PK Dasar
2.5.23. Melakukan RJP pada bayi (Ruang Neonatus)
2.5.24. Memasang IV line anak dan bayi
2.5.25. Memberikan oksigen dengan head box
2.5.26. Memasang OGT/NGT
2.5.27. Memberikan oksigen dengan sungkup rebreathing
2.5.28. Memberikan oksigen dengan sungkup non rebreathing
2.5.29. Memberikan oksigen dengan masker venturi
2.5.30. Melakukan suction tracheostomie
2.5.31. Menyiapkan pasien operasi khusus
2.5.32. Menyiapkan pasien untuk punctie pleura
2.5.33. Menyiapkan pasien untuk lumbal punctie
2.5.34. Menyiapkan pasien dan alat untuk pemasangan ETT (KB-KBRT)
2.5.35. Memasang slang lambung/NGT
2.5.36. Memfasilitasi pasien untuk permintaan darah
2.5.37. Memberikan therapi titrasi bicnat, kcl
2.5.38. Merawat pasien dengan colostomie ( stoma )
2.5.39. Melatih ROM
Pedoman Kompetensi Keperawatan

2.5.40. Menyiapkan alat-alat untuk vena sectie (KB-KBRT)


2.5.41. Mengelola perawatan Luka
2.5.42. Melakukan Perawatan Pada Pasien Yang Terpasang Drainase
2.5.43. Melaporkan status kesehatan pasien pada dokter
2.5.44. Menghubungi rumah sakit lain untuk tindakan, pemeriksaan, rujuk pasien
2.5.45. Melakukan cek gula darah (glukotest)
2.5.46. Mendampingi dokter Visite
2.5.47. Mengelola pencegahan dan penanggulangan infeksi nasokomial
2.5.48. Pengelolaan pasien dengan penyakit menular
2.5.49. Memasang bidai
2.5.50. Melakukan kumbah lambung
2.5.51. Memberikan therapi obat sedatif
2.5.52. Memberikan obat obat emergency dan life saving
2.5.53. Melakukan interpretasi hasil skin test dan mantoux test
2.5.54. Menyiapkan alat vena sectie (KB-KBRT)
2.6. Terlaksananya evaluasi asuhan keperawatan
2.6.1. Mengkaji respon pasien terhadap terapi/pengobatan.
2.6.2. Mengkaji respon pasien terhadap tindakan keperawatan mandiri.
2.6.3. Mengkaji respon pasien terhadap tindakan keperawatan kolaborasi.
2.6.4. Mengevaluasi pemahaman pasien terhadap asuhan keperawatan..
2.6.5. Merevisi rencana asuhan keperawatan.
2.7. Terdokumentasinya asuhan keperawatan pasien
2.7.1.

Medokumentasikan pengkajian keperawatan

2.7.2.

Mendokumentasikan masalah/diagnosa keperawatan pasien

2.7.3.

Mendokumentasikan rencana keprawatan pasien

2.7.4.

Mendokumentasikan intervensi keperawatan pasien

2.7.5.

7.5 Mendokumentasikan data evaluasi keperawatan pasien.

2.7.6.

Mendokumentasikan peralatan habis pakai yang digunakan pasien.

Tugas Tambahan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.

Melakukan perhitungan stock farmasi di ruang rawat.


Melakukan perhitungan/entry data komponen biaya perawatan pasien.
Membantu menjaga kebersihan ruangan dan memelihara peralatan yang ada di Unit.
Mengikuti pertemuan unit dan RS jika diperlukan.
Mengikuti pelatihan keperawatan yang di adakan oleh unit dan Diklat Keperawatan.
Melakukan iventarisasi alat-alat kesehatandan rumah tangga
Melakukan inventarisasi obat pada emergency
Mendokumentasikan pasien di buku registrasi
Mendokumentasikan pada sensus pasien baru, pulang, pindah, meninggal
Mengikuti Pembahasan Masalah dan sosialisasi SPO di Unit
Mengikuti Pelatihan dari Diklat Rumah Sakit
Mendokumentasikan pasien baru pada buku ekspedisi
Melakukan pencatatan sensus untuk pb, pindah, pulang, meninggal
Memfasilitasi pasien untuk persetujuan tindakan, pemeriksaan, obat mahal
Memfasilitasi pasien asuransi/ perusahaan untuk membuat fax persetujuantindakan,obat
Memfasilitasi pasien untuk mengisi form surat izin tindakan
Mengingatkan dokter untuk menandatangani surat izin tindakan
Mengingatkan dokter untuk mengisi resume rawat inap pasien
Mengingatkan dokter untuk mengisi form asuransi resume awal dan akhir
Mengingatkan dokter untuk visite
Menerima instruksi dokter via telepon
Pedoman Kompetensi Keperawatan

1
0

22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
51.
52.
53.
54.

Menghubungi dokter via telepon


Menghubung dokter untuk konsul
Menghubungi bagian keperawatan
Menghubungi unit rawatinap lain
Menghubungi poliklinik untuk konsul
Menghubungi kamar operasi
Menghubungi unit gawatdarurat
Menghubungi PICU/NICU
Menghubungi laboratorium
Menghubungi fisiotherapi
Menghubungi radiologi
Menghubungi apotik
Menghubungi haemodialisa
Menghubungi bagian endoscopy
Menghubungi admision
Menghubungi petugas kasir
Menghubungi bagian keuangan
Menghubungi bagian sekretariat
Menghubungi bagian gudang
Menghubungi bagian logistik
Menghubungi bagian medical record
Menghubungi bagian rumah tangga
Menghubungi bagian sarana dan prasarana
Menghubungi bagian kendaraan
Menghubungi bagian keamanan
Menghubungi cleaning service
Menghubungi bagian SDM
Mendokumentasikan Pasien pada Sensus harian
Menginput jasa medik dokter dan tindakan keperawatan
Mengingatkan dokter untuk mengisi form asuransi
Menghitung alkes ruangan setiap shift
Menghubungi informasi untuk mendmelepastarkan pasien kontrol
Menghubungi bagian alkes medik

3. Kompetensi Perawat Klinik Dua (PK II)


Fungsi utama:
Memberikan pelayanan asuhan keperawatan Islami yang berkualitas secara profesional dan
memenuhi etika keperawatan serta menciptakan iklim kerja yang harmonis sesuai visi dan
misi Rumah Sakit Islam Surakarta.
Tanggung jawab utama :
3.1. Terlaksananya Pengkajian Pasien
3.1.1. Melakukan review pengkajian data yang ada dan melengkapi data yang
3.1.2.

diperlukan.
Membangun hubungan saling percaya dan support kepada pasien dan

3.1.3.
3.1.4.
3.1.5.
3.1.6.
3.1.7.

keluarganya.
Mengevaluasi faktor risiko.
Melakukan pengukuran tanda-tanda vital dan antropometri.
Mendapatkan riwayat keperawatan dan medis dari pasien dan keluarga.
Mengkaji kondisi mental dan fisik pasien.
Melengkapi formulir admisi/pengkajian.
Pedoman Kompetensi Keperawatan

1
1

3.2. Teridentifikasinya masalah keperawatan pasien


3.2.1. Mengidentifikasi data fokus.
3.2.2. Menentukan masalah/diagnosa keperawatan pasien.
3.3. Terencananya asuhan keperawatan pasien
3.3.1. Merencanakan asuhan jangka panjang dan jangka pendek.
3.3.2. Memformulasikan rencana pemulangan (discharge planning)
3.3.3. Menetukan intervensi atau serangkaian intervensi keperawatan mandiri
3.3.4. Menentukan intervensi atau serangkaian intervensi keperawatan kolaborasi
3.3.5. Mendokumentasikan rencana asuhan keperawatan.
3.3.6. Mengembangkan pembelajaran (teaching plan) untuk pasien dan keluarga.
3.3.7. Melaksanakan interaksi dengan pasien dan keluarganya dalam rencana asuhan.
3.4. Terbantunya aktivitas sehari-hari pasien sesuai kebutuhan pasien
3.4.1. Menentukan status aktifitas sehari-hari (Activity Daily Living/ADL) pasien.
3.4.2. Memfasilitasi pasien dalam personal hygiene.
3.4.3. Memfasilitasi pasien ambulasi.
3.4.4. Memfasilitasi kebutuhan nutrisi dan cairan
3.4.5. Memfasilitasi pasien berpakaian (dressing).
3.4.6. Memfasilitasi pasien eliminasi.
3.5. Terlaksananya intervensi spesifik keperawatan dan terapi sesuai kondisi pasien
Melaksanakan intervensi spesifik keperawatan secara mandiri
3.5.1. Melakukan intervensi spesifik keperawatan secara mandiri PK I dan PK II
3.5.2. Melakukan bantuan hidup dasar
3.5.3. Melakukan Konseling pada Pasien
3.5.4. Perawatan kangaroo mother care (KB-KBRT)
3.5.5. Operasional Bubble CPAP (KBRT)
3.5.6. Melakukan persiapan tindakan transfuse tukar
Melaksanakan intervensi spesifik keperawatan secara kolaborasi.
3.5.7. Melakukan Intervensi spesifik Keperawatan secara Kolaborasi PK I dan PK II
3.5.8. Melakukan koordinasi dengan penunjang medic
3.5.9. Melakukan koordinasi dengan penunjang non diagnostic
3.5.10. Memberikan training bekerjasama dengan Diklat Rumah Sakit
3.6. Terlaksananya evaluasi asuhan keperawatan
3.6.1. Mengkaji respon pasien terhadap terapi/pengobatan.
3.6.2. Mengkaji respon pasien terhadap tindakan keperawatan mandiri.
3.6.3. Mengkaji respon pasien terhadap tindakan keperawatan kolaborasi.
3.6.4. Mengevaluasi pemahaman pasien terhadap asuhan keperawatan..
3.6.5. Merevisi rencana asuhan keperawatan.
3.7. Terdokumentasinya asuhan keperawatan pasien
3.7.1.

Medokumentasikan pengkajian keperawatan

3.7.2.

Mendokumentasikan masalah/diagnosa keperawatan pasien

3.7.3.

Mendokumentasikan rencana keprawatan pasien

3.7.4.

Mendokumentasikan intervensi keperawatan pasien

3.7.5.

7.5 Mendokumentasikan data evaluasi keperawatan pasien.

3.7.6.

Mendokumentasikan peralatan habis pakai yang digunakan pasien.

Tugas Tambahan :
1. Melaksanakan Tugas Tambahan PK Dasar dan PK I
2. Melakukan Bimbingan Pada Perawat Level I
4. Kompetensi Perawat Klinik Tiga (PK III)
Pedoman Kompetensi Keperawatan

1
2

Fungsi utama :
Memberikan pelayanan asuhan keperawatan Islami yang berkualitas secara profesional dan
memenuhi etika keperawatan serta menciptakan iklim kerja yang harmonis sesuai visi dan
misi Rumah Sakit Islam Surakarta.
Tanggungjawab utama :
4.1. Terlaksananya Pengkajian Pasien
4.1.1. Melakukan review pengkajian data yang ada dan melengkapi data yang
4.1.2.

diperlukan.
Membangun hubungan saling percaya dan support kepada pasien dan

keluarganya.
4.1.3. Mengevaluasi faktor risiko.
4.1.4. Melakukan pengukuran tanda-tanda vital dan antropometri.
4.1.5. Mendapatkan riwayat keperawatan dan medis dari pasien dan keluarga.
4.1.6. Mengkaji kondisi mental dan fisik pasien.
4.1.7. Melengkapi formulir admisi/pengkajian.
4.2. Teridentifikasinya masalah keperawatan pasien
4.2.1. Mengidentifikasi data fokus.
4.2.2. Menentukan masalah/diagnosa keperawatan pasien.
4.3. Terencananya asuhan keperawatan pasien
4.3.1. Merencanakan asuhan jangka panjang dan jangka pendek.
4.3.2. Memformulasikan rencana pemulangan (discharge planning)
4.3.3. Menetukan intervensi atau serangkaian intervensi keperawatan mandiri
4.3.4. Menentukan intervensi atau serangkaian intervensi keperawatan kolaborasi
4.3.5. Mendokumentasikan rencana asuhan keperawatan.
4.3.6. Mengembangkan pembelajaran (teaching plan) untuk pasien dan keluarga.
4.3.7. Melaksanakan interaksi dengan pasien dan keluarganya dalam rencana asuhan.
4.4. Terbantunya aktivitas sehari-hari pasien sesuai kebutuhan pasien
4.4.1. Menentukan status Aktifitas sehari-hari (Activity Daily Living/ADL) pasien.
4.4.2. Memfasilitasi pasien dalam personal hygiene.
4.4.3. Memfasilitasi pasien ambulasi.
4.4.4. Memfasilitasi kebutuhan nutrisi dan cairan
4.4.5. Memfasilitasi pasien berpakaian (dressing).
4.4.6. Memfasilitasi pasien eliminasi.
4.5. Terlaksananya intervensi spesifik keperawatan dan terapi sesuai kondisi pasien
Melaksanakan intervensi spesifik keperawatan secara mandiri
4.5.1. Melakukan Intervensi spesifik Keperawatan secara Mandiri PK I , PK II dan PK
III
4.5.2. Memantau selama proses dan sesudah tindakan transfuse tukar
4.5.3. Monitor pasien dengan menggunakan Buble CPAP dan ventilator
4.5.4. Melakukan Edukasi
Melaksanakan intervensi spesifik keperawatan secara kolaborasi.
4.5.5. Melakukan Intervensi spesifik Keperawatan secara Kolaborasi PK I, PK II dan
PK III
4.5.6. Penggunaan Bubble CPAP dan mode ventilator
4.5.7. Melakukan pemasangan infus intra umbilical (KBRT)
4.6. Terlaksananya evaluasi asuhan keperawatan
4.6.1. Mengkaji respon pasien terhadap terapi/pengobatan.
4.6.2. Mengkaji respon pasien terhadap tindakan keperawatan mandiri.
4.6.3. Mengkaji respon pasien terhadap tindakan keperawatan kolaborasi.
4.6.4. Mengevaluasi pemahaman pasien terhadap asuhan keperawatan..
Pedoman Kompetensi Keperawatan

1
3

4.6.5.

Merevisi rencana asuhan keperawatan.

4.7. Terdokumentasinya asuhan keperawatan pasien


4.7.1.

Medokumentasikan pengkajian keperawatan

4.7.2.

Mendokumentasikan masalah/diagnosa keperawatan pasien

4.7.3.

Mendokumentasikan rencana keprawatan pasien

4.7.4.

Mendokumentasikan intervensi keperawatan pasien

4.7.5.

7.5 Mendokumentasikan data evaluasi keperawatan pasien.

4.7.6.

Mendokumentasikan peralatan habis pakai yang digunakan pasien.

Tugas Tambahan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Melaksanakan Tugas Tambahan PK Dasar, PK I, dan II


Melakukan Bimbingan Pada Perawat Level II
Memberikan Pelatihan Kompetensi Perawat Internal
Melaksanakan Assesment Kompetensi pada Perawat Internal
Melakukan kolaborasi dengan profesi lain yang kompleks
Sebagai konsulen untuk semua kompetensi

5. Kompetensi Perawat Klinik Empat (PK IV)


Fungsi utama :
Memberikan pelayanan asuhan keperawatan Islami yang berkualitas secara profesional dan
memenuhi etika keperawatan serta menciptakan iklim kerja yang harmonis sesuai visi dan
misi Rumah Sakit Islam Surakarta.
Tanggung jawab utama :
5.1. Terlaksananya Pengkajian Pasien
5.1.1. Melakukan review pengkajian data yang ada dan melengkapi data yang
5.1.2.

diperlukan.
Membangun hubungan saling percaya dan support kepada pasien dan

keluarganya.
5.1.3. Mengevaluasi faktor risiko.
5.1.4. Melakukan pengukuran tanda-tanda vital dan antropometri.
5.1.5. Mendapatkan riwayat keperawatan dan medis dari pasien dan keluarga.
5.1.6. Mengkaji kondisi mental dan fisik pasien.
5.1.7. Melengkapi formulir admisi/pengkajian.
5.2. Teridentifikasinya masalah keperawatan pasien
5.2.1. Mengidentifikasi data fokus.
5.2.2. Menentukan masalah/diagnosa keperawatan pasien.
5.3. Terencananya asuhan keperawatan pasien
5.3.1. Merencanakan asuhan jangka panjang dan jangka pendek.
5.3.2. Memformulasikan rencana pemulangan (discharge planning)
5.3.3. Menetukan intervensi atau serangkaian intervensi keperawatan mandiri
5.3.4. Menentukan intervensi atau serangkaian intervensi keperawatan kolaborasi
5.3.5. Mendokumentasikan rencana asuhan keperawatan.
5.3.6. Mengembangkan pembelajaran (teaching plan) untuk pasien dan keluarga.
5.3.7. Melaksanakan interaksi dengan pasien dan keluarganya dalam rencana asuhan.
5.4. Terbantunya aktivitas sehari-hari pasien sesuai kebutuhan pasien
5.4.1. Menentukan status aktifitas sehari-hari (Activity Daily Living/ADL) pasien.
Pedoman Kompetensi Keperawatan

1
4

5.4.2. Memfasilitasi pasien dalam personal hygiene.


5.4.3. Memfasilitasi pasien ambulasi.
5.4.4. Memfasilitasi kebutuhan nutrisi dan cairan
5.4.5. Memfasilitasi pasien berpakaian (dressing).
5.4.6. Memfasilitasi pasien eliminasi.
5.5. Terlaksananya intervensi spesifik keperawatan dan terapi sesuai kondisi pasien
Melaksanakan intervensi spesifik keperawatan secara mandiri
5.5.1. Melakukan intervensi spesifik keperawatan secara mandiri PK Dasar, PK I , PK II
dan PK III
Melaksanakan intervensi spesifik keperawatan secara kolaborasi.
5.5.2. Melakukan intervensi spesifik keperawatan secara kolaborasi PK Dasar, PK I,
PK II dan PK III
5.6. Terlaksananya evaluasi asuhan keperawatan
5.6.1. Mengkaji respon pasien terhadap terapi/pengobatan.
5.6.2. Mengkaji respon pasien terhadap tindakan keperawatan mandiri.
5.6.3. Mengkaji respon pasien terhadap tindakan keperawatan kolaborasi.
5.6.4. Mengevaluasi pemahaman pasien terhadap asuhan keperawatan..
5.6.5. Merevisi rencana asuhan keperawatan.
5.7. Terdokumentasinya asuhan keperawatan pasien
5.7.1.

Medokumentasikan pengkajian keperawatan

5.7.2.

Mendokumentasikan masalah/diagnosa keperawatan pasien

5.7.3.

Mendokumentasikan rencana keprawatan pasien

5.7.4.

Mendokumentasikan intervensi keperawatan pasien

5.7.5.

Mendokumentasikan data evaluasi keperawatan pasien.

5.7.6.

Mendokumentasikan peralatan habis pakai yang digunakan pasien.

Tugas Tambahan :
1.
2.
3.
4.
5.

Melaksanakan Tugas Tambahan PK I, II, III dan PK IV


Melakukan Bimbingan Pada Perawat Level level dibawahnya
Memberikan Pelatihan Kompetensi Perawat
Melaksanakan Assesment Kompetensi pada Perawat.
Melakukan penelitian sederhana

6. Kompetensi Perawat Klinik V (PK Lima)


Fungsi utama:
Memberikan pelayanan asuhan keperawatan Islami yang berkualitas secara profesional dan
memenuhi etika keperawatan serta menciptakan iklim kerja yang harmonis sesuai visi dan
misi Rumah Sakit Islam Surakarta.
Tanggung jawab utama :
6.1. Terlaksananya Pengkajian Pasien
6.1.1. Melakukan review pengkajian data yang ada dan melengkapi data yang
6.1.2.

diperlukan.
Membangun hubungan saling percaya dan support kepada pasien dan

6.1.3.
6.1.4.

keluarganya.
Mengevaluasi faktor risiko.
Melakukan pengukuran tanda-tanda vital.
Pedoman Kompetensi Keperawatan

1
5

6.1.5. Mendapatkan riwayat keperawatan dan medis dari pasien dan keluarga.
6.1.6. Mengkaji kondisi mental dan fisik pasien.
6.1.7. Melengkapi formulir admisi/pengkajian.
6.2. Teridentifikasinya masalah keperawatan pasien
6.2.1. Mengidentifikasi data fokus.
6.2.2. Menentukan masalah/diagnosa keperawatan pasien.
6.3. Terencananya asuhan keperawatan pasien
6.3.1. Merencanakan asuhan jangka panjang dan jangka pendek.
6.3.2. Memformulasikan rencana pemulangan (discharge planning)
6.3.3. Menentukan intervensi atau serangkaian intervensi keperawatan mandiri
6.3.4. Menentukan intervensi atau serangkaian intervensi keperawatan kolaborasi
6.3.5. Mendokumentasikan rencana asuhan keperawatan.
6.3.6. Mengembangkan pembelajaran (teaching plan) untuk pasien dan keluarga.
6.3.7. Melaksanakan interaksi dengan pasien dan keluarganya dalam rencana asuhan.
6.4. Terbantunya aktivitas sehari-hari pasien sesuai kebutuhan pasien
6.4.1. Menentukan status Aktifitas sehari-hari (Activity Daily Living/ADL) pasien.
6.4.2. Memfasilitasi pasien dalam personal hygiene.
6.4.3. Memfasilitasi pasien ambulasi.
6.4.4. Memfasilitasi pasien makan.
6.4.5. Memfasilitasi pasien berpakaian (dressing).
6.4.6. Memfasilitasi pasien eliminasi.
6.5. Terlaksananya intervensi spesifik keperawatan dan terapi sesuai kondisi pasien
Melaksanakan intervensi spesifik keperawatan secara mandiri
6.5.1. Melakukan intervensi spesifik keperawatan secara mandiri PK Dasar, PK I , PK II
, PK III dan PK IV
Melaksanakan intervensi spesifik keperawatan secara kolaborasi.
6.5.2. Melakukan intervensi spesifik keperawatan secara kolaborasi PK Dasar, PK I,
PK II, PK III dan PK IV
6.6. Terlaksananya evaluasi asuhan keperawatan
6.6.1. Mengkaji respon pasien terhadap terapi/pengobatan.
6.6.2. Mengkaji respon pasien terhadap tindakan keperawatan mandiri.
6.6.3. Mengkaji respon pasien terhadap tindakan keperawatan kolaborasi.
6.6.4. Mengevaluasi pemahaman pasien terhadap asuhan keperawatan..
6.6.5. Merevisi rencana asuhan keperawatan.
6.7. Terdokumentasinya asuhan keperawatan pasien
6.7.1.

Medokumentasikan pengkajian keperawatan

6.7.2.

Mendokumentasikan masalah/diagnosa keperawatan pasien

6.7.3.

Mendokumentasikan rencana keprawatan pasien

6.7.4.

Mendokumentasikan intervensi keperawatan pasien

6.7.5.

Mendokumentasikan data evaluasi keperawatan pasien.

6.7.6.

Mendokumentasikan peralatan habis pakai yang digunakan pasien.

Tugas Tambahan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Melaksanakan Tugas Tambahan PK Dasar, I, II, III dan IV


Melakukan Bimbingan Pada Perawat Level-level di bawahnya
Melakukan Riset keperawatan
Melakukan Pembahasan Kasus Kompleks dengan Profesi Lain
Menjadi Konsultan dalam lingkup Bidangnya.
Memberikan Pelatihan Kompetensi Perawat external
Melaksanakan Assesment Kompetensi pada Perawat external
Pedoman Kompetensi Keperawatan

1
6

8. Melakukan kolaborasi dengan profesi lain yang kompleks


9. Sebagai konsulen untuk semua kompetensi
Catatan :
PK I

: Lebih Banyak Tugas Mandiri dari pada Tugas Kolaborasi

PK II

: Tugas Mandiri dan Tugas Kolaborasi sama Banyak

PK III

: Tugas Kolaborasi Lebih Banyak dari pada Tugas Mandiri

PK IV

: Lebih Banyak Tugas Tambahan untuk Pengembangan Profesi

Pedoman Kompetensi Keperawatan

1
7