Anda di halaman 1dari 7

TUGAS TOKSIKOLOGI LINGKUNGAN

SOAL DAN JAWABAN


POTENSI TOKSISITAS BAHAN POLUTAN

Disusun oleh :
Arrifinissa Lintang Widyaningtyas

M0312012

Kartika Setyarini

M0312033

Siti Khotijah

M0312069

FAKULAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM


JURUSAN KIMIA
SURAKARTA
2015

I.
1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

PILIHAN GANDA
Kemungkinan zat kimia untuk menimbulkan cidera, merupakan definisi dari
a. Toxicity
b. Hazard
c. Risk
d. Safety
e. Harmfull
Definisi risk adalah
a. deskripsi dan kuantifikasi sifat-sifat toksis zat kimia
b. kemungkinan zat kimia untuk menimbulkan cidera
c. besarnya kemungkinan zat kimia menimbulkan karacunan
d. keamanan
e. bahaya pencemaran
Respon terhadap bahan toksik antara lain tergantung kepada, kecuali
a. sifat fisik dan kimia
b. situasi paparan
c. kerentanan sistem biologis
d. kerentanan sifat fisik
e. jenis bahan toksik
Reaksi abnormal secara genetis akibat adanya bahan kimia atau bahan polutan disebut

a. Reaksi sistemik
b. Reaksi alergi
c. Reaksi yodiosinkrasi
d. Reaksi ideosinkrasi
e. Reaksi endokrinasi
Jalur masuk ke dalam tubuh suatu polutan yang toksik umumnya melalui, kecuali
a. saluran pencernaan makanan
b. saluran pernafasan
c. kulit
d. pakaian
e. udara yang dihirup
Absorbsi toksikan dalam tubuh manusia diserap melalui, kecuali
a. Injeksi intermuskuler
b. injeksi intraperitoneal
c. injeksi intramuskuler
d. injeksi sub kutan
e. injesi sub muskular
Mekanisme interaksi bahan kimia terhadap toksisitas bahan polutan, kecuali
a. Perubahan dalam absorbsi

8.

9.

10.

11.

12.

13.

b. Pengikatan protein
c. Biotransformasi atau ekskresi dari zat toksik
d. Biotransformasi atau sekresi dari zat toksik
e. Pengikatan oksigen
Ilmu pengetahuan yang mempelajari efek merugikan dari bahan kimia terhadap
organisme hidup adalah ...
a. Toksikologi
b. Fisiologi
c. Sosiologi
d. Terminologi
e. Epidermiologi
Jenis-jenis interaksi kimia terhadap zat toksik, kecuali
a. Interaksi Selama fase ekposisi
b. Interaksi Selama fase toksikokinetik
c. Interaksi Selama fase toksikodinamik
d. Interaksi Selama fase inposisi
e. Interaksi selama fase toksik
Jangka waktu dan frekuensi paparan suatu senyawa toksik adalah sebagai berikut,
kecuali
a. Akut
b. Sub akut
c. Semi akut
d. Sub kronik
e. Kronik
Respon terhadap bahan toksik tergantung kepada beberapa hal, kecuali ...
a. sifat fisik dan kimia
b. situasi paparan
c. kerentanan sistem biologis
d. efek yang timbul
e. situasi lingkungan
Respon toksik tergantung pada hal hal berikut, kecuali ...
a. Sifat kimia dan fisik dari bahan tersebut
b. Situasi pemaparan
c. Kerentanan sistem biologis dari subyek
d. Kerentanan sistem fisiologis dari subyek
e. Keadaan pemaparan
Interaksi farmakologi dan toksikologi dapat digolongkan menjadi beberapa efek
sebagai berikut, kecuali ...
a. Efek aditif
b. efek sinergistik
c. Efek potensiasi
d. Efek antagonisme
e. Efek protagonisme

14. Toksikan dapat di ekskresikan melalui organ organ sebagai berikut, kecuali ...
a. Ginjal
b. Empedu
c. Keringat
d. Air liur
e. Mimpi
15. Sumber bahan toksik yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut, kecuali ...
a. Industri tekstil dan kulit
b. Pabrik kertas dan percetakan
c. Industri kimia dasar
d. Industri fisika dasar
e. Industri farmasi
16. Paparan pada industri pelapisan logam yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya
penyakit ...
a. Hepatitis
b. Jantung
c. Obesitas
d. Kanker otak
e. Kanker paru-paru
17. Berikut adalah jenis jenis bahan pencemar udara, kecuali ...
a. Hidrogen (H2)
b. Hidrogen Suldfida (H2S)
c. Nitrogen Oksida (N2O)
d. Nitrogen Monoksida (NO)
e. Nitrogen Dioksida (NO2)
18. Debu pencemar udara dapat berasal dari beberapa sumber sebagai berikut, kecuali ...
a. Debu domestik
b. Debu industri
c. Debu kendaraan bermotor
d. Debu akibat aktivitas manusia
e. Debu gurun pasir
19. Bahan pencemar jenis debu dan partikel dapat menyebabkan terjadinya hal-hal sebagai
berikut, kecuali ...
a. Meracuni sistem pembentukan darah merah
b. Anemia dan gangguan tekanan darah tinggi
c. Obesitas
d. Gangguan syaraf pusat
e. Mengakibatkan penyakit pernapasan
20. Polutan biologis antara lain sebagai berikut, kecuali ...
a. Bakteri
b. Jamur
c. Cacing
d. Virus
e. Telur cacing

II. SOAL ESSAY


1. Jelaskan perbedaan antara Toxic Dose (TD) dengan Effective Dose (ED)?
Jawab :
-

Toxic Dose (LD) : merupakan dosis dari suatu bahan yang dipaparkan pada suatu
populasi dan pada tingkat dosis tersebut sudah dapat mengakibatkan kerusakan pada
jaringan tubuh hewan percobaan.

Effective Dose (ED) : merupakan dosis dari suatu bahan dan pada tingkat dosis tersebut
sudah dapat menimbulkan efek bilogis yang ringan untuk pertama kalinya pada hewan
percobaan.

2. Jelaskan hubunga antara Toxic dose (TD) dan Effective Dose (ED)?
Jawab :
Aplikasi lanjut dari TD dan ED yang dinyatakan dengan perbandingan antara LD_50 dan
ED-50 adalah untuk menetukan Terapeutic Index.
3. Sebutkan jalan masuk suatu bahan polutan toksik yang dapat mempengaruhi toksisitas
bahan polutan?
Jawab :
Yang dapat mempengaruhi toksisitas bahan polutan adalah saluran pencernaan, pernapasan,
kulit, dan lainya (intramuscular, intra derma dan sub kutan).
4. Sebutkan klasifikasi bahan toksik berdasarkan organ tujuan, penggunaan, dan sumbernya!
Jawab :
- Organ tujuan : ginjal, hati, system hematopoitik, dll
- Penggunaan : peptisida, pelarut, food additive, dll
- Sumber : tumbuhan dan hewan

5.

Sebutkan klasifikasi bahan toksik berdasarkan bentuk fisik, susunan kimia, dan potensi
racunnya!

Jawab :
- Bentuk fisik : gas, cair, debu, dll
- Susunan kimia : amino aromatis, halogen, hidrokarbon, dll
- Potensi racun : organofosfat, lebih toksik daripada karbamat

Daftar Pustaka
Frank C. Lu. 1995. Toksikologi Dasar. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
H.J. Mukono. 2002. Epidemiologi Lingkungan. Surabaya: Airlangga University Press.
J. H. Koeman. 1987. Pengantar Umum Toksikologi. Terjemahan oleh R.H. Yudono
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sartono. 2002. Racun dan Keracunan. Jakarta: Penerbit Widya Medika