Anda di halaman 1dari 45

Oleh:

dr. Sheilla Virarisca, MPH & dr. Budi


Utami Handajani

Disampaikan pada
Diklat TOT Pengelola PIK Remaja/Mahasiswa dan BKR
Bogor, 1-5 April 2013

Seksualitas
a.

Pengertian Seksualitas
Asal kata: seks
Arti seks
1. Jenis kelamin
2. Reproduksi seksual
3. Organ Reproduksi
4. Rangsangan / gairah

seksual

Seksualitas
a.

Pengertian Seksualitas

Asal kata: seks


Arti seks

1.Jenis kelamin
2.Reproduksi seksual
3.Organ Reproduksi
4.Rangsangan / gairah
seksual

Laki-laki || Perempuan

Seksualitas
a.

Pengertian Seksualitas

Asal kata: seks


Arti seks

1.Jenis kelamin
2.Reproduksi seksual
3.Organ Reproduksi
4.Rangsangan / gairah
seksual

Menghasilkan
keturunan

Seksualitas
a.

Pengertian Seksualitas

Asal kata: seks


Arti seks

1.Jenis kelamin
2.Reproduksi seksual
3.Organ Reproduksi
4.Rangsangan /
gairah seksual

Laki-laki

Perempuan

Penis

vagina

Seksualitas
a.

Pengertian Seksualitas

Asal kata: seks


Arti seks

1.Jenis kelamin
2.Reproduksi seksual
3.Organ Reproduksi
4.Rangsangan / gairah
seksual

Seperti getaran di
dalam tubuh

Seksualitas
a.

Pengertian Seksualitas

segala sesuatu yang menyangkut


hidup manusia sebagai mahluk
seksual.
emosi
perilaku seksual,
perasaan
hubungan seksual
dan orientasi
kepribadian
seksual
Sikap

Seksualitas
a.

Pengertian Seksualitas

Perilaku seksual adalah segala bentuk


perilaku yang muncul akibat dorongan seksual .

Hubungan seksual adalah masuknya penis


kedalam vagina sebagai salah satu bentuk
penyaluran dorongan seksual.

Orientasi seksual adalah kecenderungan


seseorang mencari pasangan seksualnya
berdasarkan jenis kelamin

Seksualitas
b. Organ Reproduksi
Laki-laki

Seksualitas
b. Organ Reproduksi
Perempuan

Seksualitas
b. Organ Reproduksi

Payudara

bukan termasuk organ reproduksi wanita


tetapi terkait dg proses reproduksi (terutama proses
menyusui.
Pada remaja: payudara mulai membesar ketika pubertas
dan terkadang bermasalah.
Misal: ukuran payudara (terlalu kecil/terlalu besar/tidak sama
besarnya).
ukuran payudara ditentukan oleh asupan gizi perempuan,
karena terdiri dari jaringan lemak.
Penting!!
Bagaimana merawat payudara, seperti kebersihan dan
penggunaan pakaian (beha/kutang/bra maupun pakaian
luar).

Seksualitas
c.

Pubertas
Pengertian:
Masa tubuh berubah dari
anak-anak ke dewasa

Seksualitas
c.

Pubertas
Kapan pubertas?

Laki-laki :umur 11-12 tahun,

Perempuan :umur 8 10 tahun

tidak mutlak, bisa sebaliknya

Seksualitas
c.

Pubertas
Kenapa bisa?
Perubahan kerja
hormon.

Laki-laki

Perempuan

Testosteron

Esterogen
Progesteron

Seksualitas
c.

Pubertas
Apa yang terjadi?
Perubahan fisik
Perempuan
Laki-laki

Perubahan psikologis
Perempuan
Laki-laki

Payudara
Panggul
Rambut di:
Ketiak
Sekitar vagina
Lihat juga:
menstruasi

Seksualitas
c.

Pubertas
Apa yang terjadi?
Perubahan fisik
Perempuan
Laki-laki

Perubahan psikologis
Perempuan
Laki-laki

Suara membesar
Rambut di:
Ketiak
Atas bibir (kumis)
Bawah bibir
(janggut)
Sekitar penis
Lihat juga:
mimpi basah

Seksualitas
c.

Pubertas
Apa yang terjadi?
Perubahan fisik
Perempuan
Laki-laki

Perubahan psikologis
Perempuan
Laki-laki

Sensitif
Mudah
tersinggung
Mudah marah
Irasional
Stress
Takut
Ingin mandiri
Ekspresif
Selalu ingin tahu

Seksualitas
d. Mimpi Basah
Pengertian:
keluarnya cairan sperma
secara alamiah pada saat
tidur, dan umumnya terjadi
pada saat mimpi tentang
seks.

Seksualitas
d.

Mimpi Basah
Proses:

Testis
memproduksi
sperma tiap hari

Sperma
ditampung
Saat penuh
terjadi ejakulasi
Tidak sadar
(mimpi basah)

Sengaja
(masturbasi)

Seksualitas
d.

Mimpi Basah
-

Ereksi
Ejakulasi

Ereksi adalah pengerasan dan


pembesaran pada penis yang
terjadi ketika pembuluh darah di
penis dipenuhi dengan darah.

Ereksi bisa terjadi karena


rangsangan seksual
Ketidakmampuan ereksi lebih
dikenal dengan sebutan
impotensi /disfungsi ereksi

Seksualitas
d. Mimpi Basah
-

Ereksi
Ejakulasi

Keluarnya air mani yang


mengandung sperma melalui
saluran kemih di batang penis
Ejakulasi yang terjadi secara
alami (tidak disadari) disebut
mimpi basah.
Ejakulasi yang terjadi oleh
rangsangan pada alat kelamin
sendiri disebut
onani/masturbasi

Seksualitas
e.

Menstruasi
Pengertian: pelepasan darah dan selsel dari dinding rahim melalui vagina

Seksualitas
e.

Menstruasi

Proses:

1. Penebalan dinding rahim 2. Pelepasan Sel Telur


yang telah matang,
menunggu untuk
dibuahi

3. Bila tidak dibuahi,


dinding rahim dan sel
telur akan luruh

Seksualitas
e.

Menstruasi

Siklus Menstruasi :
jarak antara hari pertama menstruasi bulan ini
dengan hari pertama menstruasi bulan
berikutnya.
Rata-rata masa menstruasi : 4-5 hari.
Rata-rata siklus haid berkisar : 28 - 29 hari.

Seksualitas
f.

Kehamilan
Konsepsi : peristiwa terjadinya pembuahan
(masuknya spermatozoa ke dalam sel telur
atau ovum)

Kehamilan : proses yang dimulai dari


pembuahan sel telur oleh sperma sampai
dengan lahirnya janin.
Kehamilan normal (40 minggu atau 9 bulan
7 hari). Usia terbaik bagi perempuan untuk
hamil antara 20 35 tahun.

Seksualitas
f. Kehamilan
Kondisi yg
menyebabkan

1.
2.
3.
4.

Usia subur
Melakukan HUS
Masa subur dan ejakulasi
Sperma + Ovum

Seksualitas
f.

Kehamilan

Seksualitas
g. Perilaku Seksual Berisiko
1. Seks Pra Nikah
a. KTD
b. Aborsi
c. IMS
2. Penyimpangan Perilaku Seksual

Seksualitas
g. Perilaku Seksual Berisiko
1. Seks Pra Nikah
a. KTD
Pengertian
Sebab
Dampak

b. Aborsi
c. IMS

suatu kehamilan yang oleh


karena suatu sebab maka
keberadaannya tidak
diinginkan atau diharapkan
oleh calon orang tua bayi
tersebut.

Seksualitas
g. Perilaku Seksual Berisiko
1. Seks Pra Nikah
a. KTD
Pengertian
Sebab

Pengetahuan ttg seks


minim

Dampak

pemerkosaan

b. Aborsi
c. IMS

Seksualitas
g. Perilaku Seksual
Berisiko

1. Seks Pra Nikah


a. KTD
Pengertian
Sebab
Dampak

b. Aborsi
c. IMS

Fisik:

kesehatan fisik rendah,


perdarahan, komplikasi dan
kehamilan bermasalah

Psikologis
tidak percaya diri, stres, malu

Sosial
prestasi sekolah rendah(drop
out),penolakan keluarga,
dikucilkan masyarakat, tingkat
ketergantungan keuangan tinggi
kemiskinan
Anak yg dilahirkan
status kesehatan rendah,
keterlambatan perkembangan
intelektualitas

Seksualitas
g. Perilaku Seksual Berisiko
1. Seks Pra Nikah
a. KTD
b. Aborsi
Pengertian
Dampak aborsi tidak

aman
Alasan

c. IMS

Berakhirnya/gugurnya
kehamilan sebelum
kandungan mencapai usia 20
minggu,(sebelum janin dapat
hidup di luar kandungan
secara mandiri
Aborsi

Spontan
(keguguran)

Buatan
(menggugurkan)

Seksualitas
g. Perilaku Seksual Berisiko
1. Seks Pra Nikah
a. KTD
b. Aborsi
Pengertian
Dampak aborsi

tidak aman
Alasan

c. IMS

Dampak fisik (pendarahan,


infeksi alat reproduksi, ruptur
uterus/robek rahim, fistula
genital)

Dampak psikologis,

(perasaan berdosa/bersalah);

Dampak sosial, seperti

dikucilkan oleh masyarakat,


teman dan keluarga.

Seksualitas
g.
Perilaku
1. Seks
Pra NikahSeksual Berisiko
a. KTD
b. Aborsi
Pengertian
Dampak aborsi tidak

aman
Alasan

c. IMS

Mau terus sekolah


Takut orangtua
Mental & ekonomi belum
siap
Malu pada sosial
Tidak menyukai yang
menghamili
HUS tdk disengaja
Ingin terus bekerja.
bingung dengan status
anaknya nanti

Seksualitas
g.
Perilaku
1. Seks
Pra NikahSeksual Berisiko
a. KTD
b. Aborsi
c. IMS

Informasi umum
Dampak
Jenis / contoh
Pencegahan
Pengobatan

Adalah infeksi yang


ditularkan melalui
hubungan seksual.
IMS lebih beresiko bila
HUS berganti-ganti
pasangan

Seksualitas
g.
Perilaku
1. Seks
Pra NikahSeksual Berisiko
a. KTD
b. Aborsi
c. IMS

Informasi umum
Dampak
Jenis / contoh
Pencegahan
Pengobatan

Dampak Fisik
Infeksi alat reproduksi
Peradangan alat reproduksi
Kanker leher rahim, Nyeri
dan rasa tidak nyaman waktu
berhubungan seks, Nyeri
pada saat kencing
Kemandulan
Lebih mudah terinfeksi HIV
Dampak Psikologis
Rendah diri, Malu dan takut,
Gangguan hubungan seks
setelah menikah,

Seksualitas
g.
Perilaku
Jenis-jenis
IMS Seksual Berisiko
Candidiasis:

Jamur Candida,
Albicans yang
umumnya
terdapat di usus
dan vagina

Gonore (Kencing Nanah)Sifilis

(raja
singa)

Hepatitis B
(Virus Hepatitis
B)

HIV / AIDS
Trikomonas

Herpes
Genitalis

Seksualitas
g.
Perilaku
Jenis-jenis
IMS Seksual Berisiko

Chancroid

Kutu Pubis

Klamidia

Condiloma

Seksualitas
g. Perilaku Seksual Berisiko
Pencegahan IMS

Tidak ber-HUS
Lakukan kegiatan
positif
Cari Info yg benar ttg
IMS
Tingkatkan
ketahanan moral
(pendidikan Agama)
Diskusi dg Ortu
Menolak HUS
Bersikap Waspada

Seksualitas
g. Perilaku Seksual Berisiko
Pengobatan IMS

tidak dapat dilakukan sendiri.


Yang perlu dilakukan:
Konsultasi kepada
dokter
Minum obat sesuai
anjuran dokter
Pasangan seksual
diajak serta berobat untuk
menghindari penularan
berulang

Seksualitas
g. Perilaku Seksual Berisiko
2. Penyimpangan seksual
adalah aktivitas seksual yang ditempuh
seseorang untuk mendapatkan
kenikmatan seksual dengan tidak
sewajarnya.

Seksualitas
g.
Perilaku Seksual Berisiko
Macam-Macam Penyimpangan seksual:
a. Homoseksual
kelainan seksual berupa disorientasi pasangan seksualnya.
Gay: bila penderitanya laki-laki dan
Lesbi untuk penderita perempuan.
b. Sadomasokisme
Sadisme seksual : kepuasan seksual diperoleh bila melakukan
hubungan seksual dengan terlebih dahulu menyakiti atau menyiksa
pasangannya.
Sedangkan masokisme seksual merupakan kebalikan dari sadisme
seksual. Seseorang dengan sengaja membiarkan dirinya disakiti
atau disiksa untuk memperoleh kepuasan seksual.

Seksualitas
g.
Perilaku Seksual Berisiko
c. Ekshibisionisme
Memperoleh kepuasan seksualnya dengan memperlihatkan alat
kelamin kepada orang lain yang sesuai dengan kehendaknya. Bila
korban terkejut, jijik dan menjerit ketakutan, ia akan semakin
terangsang.
d. Voyeurisme
Memperoleh kepuasan seksual dengan cara mengintip atau melihat
orang lain yang sedang telanjang, mandi atau bahkan berhubungan
seksual. Ejakuasinya dilakukan dengan cara bermasturbasi setelah
atau selama mengintip atau melihat korbannya.
e. Fetishisme
Aktivitas seksual disalurkan melalui bermasturbasi dengan BH,
celana dalam, kaos kaki, atau benda lain yang dapat meningkatkan
hasrat atau dorongan seksual. Sehingga, orang tersebut
mengalami ejakulasi dan mendapatkan kepuasan.

Seksualitas
g.
Perilaku Seksual Berisiko
f. Pedophilia
Adalah orang dewasa yang yang suka melakukan hubungan seks
atau kontak fisik yang merangsang dengan anak di bawah umur.
g. Incest
Adalah hubungan seks dengan sesama anggota keluarga sendiri
non suami istri seperti antara ayah dan anak perempuan dan ibu
dengan anak cowok
h. Zoophilia
Zoofilia adalah orang yang senang dan terangsang melihat hewan
melakukan hubungan seks dengan hewan.
i. Sodomi
Sodomi adalah pria yang suka berhubungan seks melalui dubur
pasangan seks baik pasangan sesama jenis (homo) maupun
dengan pasangan perempuan.