Anda di halaman 1dari 4

Jurnal Praktikum Cryptogamae

Laboratorium Anatomi dan Sitematika Tumbuhan


Semester III. TA.2015/2016
e-mail: trimawati23@yahoo.co.id

Mengetahui Bentuk dan Jenis Rhodophyta


Erna Pali
1407025020
Program Studi Biologi, Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Mulawarman, Samarinda
2015
ABSTRAK
Mengetahui bentuk dan jenis rhodophyta oleh Erna Pali. Pelaksanaan praktikum
dilakukan pada hari Jumat, 30 Oktober 2015, pukul 14.00-16.00 WITA. Bertempat di
Laboratorium Anatomi dan Sistematika Tumbuhan, gedung G, lantai 4, Universitas
Mulawarman, Samarinda. Alat yang digunakan dalam praktikum ini ialah adalah alat tulis,
kamera, buku gambar dan pinset. Dan bahan yang digunakan adalah Hypnea choroides,
Chondrus crispus, Eucheuma sp. Galaxaura sp. dan Glacilaria sp. Dari praktikum dan
pengamatan yang telah dilakukan maka diperoleh hasil pada Hypnea choroides terdapat
substrat, talus, hold fast dan terdapat gelembung udara, pada Chondrus crispus terdapat hold
fast, percabangan dikotom dan talus, pada Eucheuma sp. terdapat talus, cabang talus dan
spina, pada Galaxaura sp. terdapat talus, percabangan dikotom, percabangan talus, hold fast
dan terdapat segmen, pada Glacilaria sp terdapat percabangan dikotom, percabangan talus
dan terdapat talus.
Kata Kunci : Rhodophyta, Hypnea choroides, Chondrus crispus
PENDAHULUAN
Alga merah ini umumnya hidup di
laut yang agak dingin dan sedang,
terdampar di pantai, melekat di bebatuan
dengan alat pelekat (semacam akar atau
holdfast). Bila dilaut yang iklimnya sedang
atau dingin, talusnya dapat mencapai ukuran
besar dan sangat berbeda bentuknya, ada
yang hidup sebagai epifit pada thallus lain,
ada juga yang hidup sebagai endofit.
Sebagian besar ganggang merah tumbuh
pada pantai berkarang, pantai berlumpur
umumnya tidak dapat ditempati oleh
ganggang merah kecuali beberapa jenis
Bostrichia,
Catenella
yang dapat
tumbuh sebagai epifit [5].
Peranan
alga
merah
dalam
kehidupan yaitu alga merah jenis tertentu
yang dapat menghasilkan agar yang
dimanfaatkan antara lain sebagai bahan
makanan
dan
kosmetik,
misalnya
Eucheuma spinosum. Di beberapa negara,
misalnya Jepang alga merah ditanam

sebagai sumber makanan, selain itu juga


dipakai dalam industri agar yaitu
sebagai bahan
yang
dipakai
untukmengeraskan media pertumbuhan
bakteri. Beberapa alga merah yang dikenal
dengan sebutan alga koral menghasilkan
kalsium karbonat di dinding selnya.
Kalsium karbonat ini sangat kuat dalam
mengatasi terjangan ombak. Kelebihan ini
menjadikan alga kural memiliki peran
penting dalam pembentukan terumbu karang
[2]
.
Gracilaria merupakan rumput laut
yang termasuk dalam kelas alga merah
(Rhodophyceae). Gracilaria sp. merupakan
jenis rhodophyta yang menghasilkan
metabolit primer senyawa hidrokoloid yang
disebut agar. Rhodophyta merupakan salah
satu dari kelompok filum algaberdasarkan
zat warna atau pigmentasinya. Warna pada
alga ini disebabkan oleh pigmen fikoeritrin
dalam jumlah banyak dibandingkan pigmen
klorofil, karoten dan xantofil, dengan
bentuk thalusnya yang agak pipih dan

Jurnal Praktikum Cryptogamae


Laboratorium Anatomi dan Sitematika Tumbuhan
Semester III. TA.2015/2016
e-mail: trimawati23@yahoo.co.id

kadang- kadang menyerupai silindris dan


mempunyai percabangan yang tidak teratur,
bentuk talus agak kaku dan di
dominasi dengan warna yang kemerahan
[1]
.
Rhodophyta hanya mempunyai satu
kelas yaitu rhodophyceae dengan anak
kelas bangiophycidae, florideophycidae.
Kedua anak kelas dibedakan berdasarkan
pada kelompok florideophycidae terdapat
noktah sedangkan bangiophycidae tidak
ada. sekarang telah ditemukan hubungan
noktah dan pertumbuhan apikal pada
beberapa anggota dari bangiophycidae di
salah satu stadium dalam daur hidupnya,
yaitu stadium conchoselis (suatu stadium
filamentik dari bangiophycidae yang berada
di dalam cangkang kerang), sebaliknya pada
beberapa
florideophycidae,
misalnya
delleseriaceae (bangsa ceramiales) dan
corallinaceae (bangsa cjryptonemiales) tidak
diketemukan daur hidup yang trifasik, maka
dengan alasan tersebut di atas kedua anak
kelas
tadi
telah
dihapus
hingga
pembagiannya langsung ke bangsanya. [3].
Rumput laut atau ganggang adalah
salah satu tumbuhan laut yang hidup di
Perairan pantai yang dangkal dengan
subtract dasar berupa pasir, pasir bercampur
Lumpur, karang mati maupun pecahan
karang mati. Umumnya jenis-jenis rumput
laut yang dijumpai terdiri dari kelompok
rumput laut merah (Rhodophyta), hijau
(Chlorophyta) dan cokelat (Phaeophyta).
Kehadiaran berbagai jenis rumput laut dan
dijumpai pada paparan terumbu karang
dengan kedalaman perairan yang dangkal
berkisar antara 15 meter [4].

hari Jumat, 02 Oktober 205, pukul 14.0016.00 WITA. Bertempat di Laboratorium


Anatomi dan Sistematika Tumbuhan,
gedung
G,
lantai
4,
Universitas
Mulawarman, Samarinda.
Alat dan Bahan
Alat yang digunakan pada praktikum
ini adalah alat tulis, kamera, buku gambar
dan pinset. Bahan yang digunakan adalah
ganggang merah (Hypnea choroides,
Chondrus crispus, Eucheuma sp. Galaxaura
sp. dan Glacilaria sp.)
Cara Kerja
Untuk
pengamatan
rhodophyta
(ganggang merah) dilakukan dengan cara
mengambil beberapa jenis alga merah yaitu
Hypnea choroides, Chondrus crispus,
Eucheuma sp. Galaxaura sp. dan Glacilaria
sp. kemudia amati bentuk dan bagian-bagian
selnya serta tuliskan katakteristik dai jenisjenis tersebut.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Dari praktikum yang
didapatkan yaitu :
Gambar 6. 1 Hypnea choroides.

dilakukan

Keterangan :1. Substrat 2. talus 3. Hold fast


4. Gelembung udara
METODE
Waktu dan Tempat
Pelaksanaan praktikum dilakukan pada

Klasifikasi
kingdom
: Plantae
divisi
: Rhodophyta
kelas
: Rhodophceae

Jurnal Praktikum Cryptogamae


Laboratorium Anatomi dan Sitematika Tumbuhan
Semester III. TA.2015/2016
e-mail: trimawati23@yahoo.co.id

ordo
: Gigartinales
famili
: Hypneaceae
genus
: Hypnea
spesies
: Hypnea choroides.
(C. Agard, 1824)
Hypnea choroides merupakan jenis
rhodophyta yang termasuk kedalam alga
merah, memiliki ciri-ciri yaitu bentuk talus
silinder, percabangan tidak teratur, hidup
melekat pada substrat, biasanya ditemukan
dipermukaan dangkal, bentuknya seperti
akar dan habitatnya banyak terdapat di air
laut.
Gambar 6. 2 Chondrus crispus.

Keterangan :1. Hold fast 2. Percabangan


dikotom 3. Talus
Klasifikasi
kingdom
: Plantae
divisi
: Rhodophyta
kelas
: Rhodophceae
ordo
: Gigartinales
famili
: Gigartinaceae
genus
: Chondrus
spesies
: Chondrus crispus.
(Birsyam, 1992 )
Chondrus crispus merupakan jenis
rhodophyta yang termasuk kedalam alga
merah, memiliki ciri-ciri yaitu bentuk talus
pipih, banyak mengandung zat pektin,
percabangan dikotom pendek, warna merah
keunguan (bila segar) dan menjadi putih
(bila mengering), memiliki kandungan
vitamin A yang tinggi dan percabangan
empat atau lima kali.
Gambar 6. 3 Eucheuma sp.

Keterangan :1. Talus 2. Percabangan talus 3.


Spina
Klasifikasi
kingdom
: Plantae
divisi
: Rhodophyta
kelas
: Rhodophceae
ordo
: Gracilariales
famili
: Soliariaceae
genus
: Eucheuma
spesies
: Eucheuma sp.
(Atmaja, dkk 1996)
Eucheuma sp. merupakan jenis
rhodophyta yang termasuk kedalam alga
merah, memiliki ciri-ciri yaitu umumnya
hidup diar tawar, berwarna keemasan,
memiliki bintil-bintil yang disebut spina,
talusnya bercabang, bersel satu dan banyak,
merupakan penghasil agar-agar, tubuh
melekat pada substrat, talus berujung
runcing atau tumpul dan bentuk talus
silindris dengan permukaan licin.
Gambar 6. 4 Galaxaura sp.

Keterangan :1. Talus 2. Percabangan talus 3.


Percabangan dikotom
Klasifikasi

Jurnal Praktikum Cryptogamae


Laboratorium Anatomi dan Sitematika Tumbuhan
Semester III. TA.2015/2016
e-mail: trimawati23@yahoo.co.id

kingdom
: Plantae
divisi
: Rhodophyta
kelas
: Rhodophceae
ordo
: Neualiales
famili
: Chactangiaceae
genus
: Galaxaura
spesies
: Galaxaura sp.
(Bold dan Wynne, 1985)
Galaxaura sp. merupakan jenis
rhodophyta yang termasuk kedalam alga
merah, memiliki ciri-ciri yaitu talus lebat
kaku, warna talus gelap merah-coklat,
cabang berbentuk silindris, percabangan
dikotom dan mempunyai hold fast yang
berfungsi untuk menempel pada substrat.

Kesimpulan dari hasil pengamatan yang


telah dilakukan maka diperoleh hasil pada
Hypnea choroides terdapat substrat, talus,
hold fast dan terdapat gelembung udara,
pada Chondrus crispus terdapat hold fast,
percabangan dikotom dan talus, pada
Eucheuma sp. terdapat talus, cabang talus
dan spina, pada Galaxaura sp. terdapat
talus, percabangan dikotom, percabangan
talus, hold fast dan terdapat segmen, pada
Glacilaria
sp
terdapat
percabangan
dikotom, percabangan talus dan terdapat
talus.
DAFTAR PUSTAKA

Gambar 6. 5 Glacilaria sp.

Keterangan :1. Percabangan dikotom 2.


Percabangan talus 3. talus
Klasifikasi
kingdom
: Plantae
divisi
: Rhodophyta
kelas
: Rhodophceae
ordo
: Gracilanales
famili
: Glacilariaceae
genus
: Glacilaria
spesies
: Glacilaria sp.
(Gremlle, 1830)
Glacilaria
sp. merupakan
jenis
rhodophyta yang termasuk kedalam alga
merah, memiliki ciri-ciri yaitu habitatnya
90% di laut dan 10% di air tawar,
mengandung pigmen fikoeritrin, bercabang
menyerupai garpu, dinding talusnya terdapat
lendir dan multiseluler.
KESIMPULAN

[1]Birsyam, I. L. 1992. Botani Tumbuhan


Rendah. Bandung: ITB Bandung.
[2]Campbell, N. A., J. B. Reece dan L. G.
Mitchell. 2003. Biologi Jilid 1. Jakarta:
Erlangga.
[3]Loveless, A. R. 1989. Prinsip-prinsip
Biologi Tumbuhan untuk Daerah Tropik
2. Jakarta: PT Gramedia.
[4]Saleh, P. 2013. Produktivitas Biomassa
Makroalga
di
Perairan
Ambalau,
Kabupaten Baru Selatan. Jurnal Ilmu dan
Teknologi Kelautan Tropis, Vol. 5, No. 2,
Hlm. 465-477
[5]Tjitrosoepomo, G. 1998. Taksonomi
Tumbuhan. Yogyakarta: UGM press.