Anda di halaman 1dari 3

Air imbibisi

Washed
cane

Cutter/
shredder

Mill/
diffuser

Clarificatio
n

Melter

Mingler
and
affination

Lime
Clarifier/
filter
Cake
Raw
sugar

Multi
stage
evaporato
Vacuum
pan
crystallizer

Molasses

Decolorization
Centrifug
Vacuum
Filtration
Drying

crystallize
al
r

Packagin
g

Storage of
granulated
sugar in bins

Screenin
g

Granulated
sugar silo
storage

CUTTER
Proses ini bertujuan untuk membuka sel-sel tebu, sehingga tahap penggilingan selanjutnya
akan lebih mudah. Pada proses ini biasanya digunakan cane cutter, hammer shredder atau
kombinasi dari keduanya.
MILL
Proses ini bertujuan untuk menghancurkan bagian dalam tebu dan mengekstraknya dengan
penambahan air imbibisi. Proses ini secra umum menggunakan 5-6 rol gilingan dalam 1
unit gilingan. Ekstraksi sukrosa dari tebu dalam bentuk jus dan menghasilkan bagasse
dengan kondisi sekering mungkin sebagai residu. Untuk menekan kadar gula dalam

bagasse seminimal mungkin ditambahkan air imbibisi untuk mengekstrak gula yang masih
ada dalam ampas.
CLARIFIER
Jus yang keluar dari mill bersifat sedikit asam dengan pH 5.5 sampai 6.5, keruh dan
berwarna. Di dalamnya terdapat suspensi serat tebu, protein, lemak, wax, gum, bahanbahan berwarna dan garam-garam terlarut. Kondisi sedikit asam menyebabkan sukrosa
dalam jus secara bertahap terhidrolisis menjadi glukosa dan fruktosa (adanya pengaruh
enzim). Pada proses klarifikasi biasanya ada penambahan lime dan sejumlah fosfat yang
dapat larut. Penambahan lime untuk netralisasi asam-asam organik pada saat temperatur jus
mencapai 95oC (200oF), sedangkan fosfat berfungsi sebagai floculating agent. Proses
klarifikasi membagi jus menjadi clarified juice dan the precipitated settlings (mud waters).
MULTISTAGE EVAPORATOR
Clarified juice mengandung 85 % air sehingga untuk memekatkan jus dengan menguapkan
kandungan airnya menggunakan evaporator. Evaporasi dilakukan dengan multiple effect
evaporator. Penguapan air diusahakan mendekati keadaan jenuh sehingga mengurangi
beban penguapan pada tahap kristalisasi. Proses penguapan ini terdiri dari 2 tahap yaitu
1. Pemekatan jus dalam evaporator.
2. Pengupan dalam vacuum pans untuk kristalisasi.
Proses penguapan jus tidak dilakukan pada suhu tinggi untuk mencegah kerusakan gula.
Gula yang dipanaskan pada suhu tinggi akan membentuk karamel yang berwarna cokelat
tua, sehingga mempengaruhi warna kristal gula yang dihasilkan. Upaya yang dilakukan
dalam mengurangi terjadinya karamel selama proses penguapan adalah dengan
menjalankan proses penguapan pada tekanan yang rendah (vacuum). Produk keluar
evaporator mempunyai konsentrasi gula 65-68% (syrup).
VACUUM PAN CRYSTALLIZER
Kristalisasi bertujuan untuk mengubah semua gula yang terdapat dalam syrup menjadi
bentuk kristal yang mempunyai ukuran dan kemurnian yang diinginkan. Kristalisasi
dilakukan dengan menguapkan syrup dalam sebuah pan masak yang memiliki tekanan
vakum untuk mencegah kerusakan gula. Jarak antara molekul-molekul sukrosa akan
semakin dekat dengan menguapkan air pelarutnya. Apabila jarak molekul-molekul sukrosa
cukup dekat, maka akan saling mempengaruhi dan saling tarik-menarik. Bila di sekitarnya
terdapat kristal sukrosa, maka akan ada keseimbangan antara molekul sukrosa yang
melarut dan molekul sukrosa yang menempel/mengkristal. Keadaan ini dapat disebut
sebagai larutan jenuh.