Anda di halaman 1dari 15

ASKEP ANEMIA

KELOMPOK 2

NAMA KELOMPOK
1. AHMAD MUQORROBIN
2. ANTIKA PRISTIANTY
3. BAYU HERMANSYAH
4. DEVI ALIMATUS SHOLEHA
5. ELSA PUTRI LAHUDIN
6. FENTI UMAMI
7. IDA FITRIYAH
8. RONY WIJAYA
9. TITIN SUHARTINI
10. WAHYU IKA
11. WISNU PRANATA ADI P
12. WINDA AGENG PANGESTU

DEFINISI
Anemia menurut kriteria World Healt
Organization (WHO), dikatakan anemia pada pria
usia lanjut bila kadar hemoglobin kuarng dari
13g/dl; sedangkan pada perempuan bila kurang dari
12 g/dl. ( Naskah lengkap penyakit dalam, hal: 75)
Anemia adalah ketidakseimbangan pembentukan
dan perusakan sel-sel darah merah. (Proses
Keperawatan pada Pasien dengan gangguan system
Kardiovaskuler, hal: 223 )

ETIOLOGI

1.Padadasarnyaanemiaterjadikarenagangguanpembentukaneritrositoleh

sumsumtulang
2.Kehilangandarahkeluartubuh(perdarahan)
3.Prosespengacuraneritrositdalamtubuhsebelumwaktunya(hemolisis)

TANDADANGEJALA
5L(Lima):
Letih
Lemah
Lesu
Lemas
Lunglai

-Tanda-tandaumumanemia:
Pucat,
Tacicardi,
Bisingsistolikanorganik,
Bisingkarotis,
Pembesaranjantung.
-

Penatalaksanaan medis
1. mengatasi penyebab perdarahan kronik
2. pemberian preparat Fe
3. terapi terutama di tujukan pada penyakit
dasarnya
4. pemberian vitamin B12 1000mg/hari ini
selama 5-7 hari 1 x setiap bulan
5. pemberian suplementasi asam Folat oral
1mg per hari
6. terapi inisial dengan menggunakan
prednison 1-2 mg/kgBB/hari dalam dosis
terbagi

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. D


DIAGNOSA MEDIS: ANEMIA
DIRUANG BEDAH RSUD SINTANG

Nama Ny.D umur 69 tahun,jenis kelamin perempuan,agama


islam,pendidikan terakhir SD alamat Jln. Imam Bonjol Kab.
Sintang..... Ny. D masuk RSUD Ade M. Djoen Sintang pada malam
hari tanggal 13 oktober 2015 melalui ruang IGD, lalu masuk
ruang rawat inap bedah Keesokan harinya pada pukul 10.30 WIB
dengan kesadaran CM, dan keluhan utama pusing, badannya
terasa lemah, dan cepat lelah saat beraktivitas, klien tampak
pucat, lemah, konjungtiva anemis dan akral klien terasa dingin
serta terdapat luka berdarah pada telinga dekstra, Hb awal 6,1
g/dL Klien mengatakan cemas dengan penyakitnya dan ingin
cepat pulang.Dari hasil ttv awal didapat TD : 150/100 mmHg,
Nadi : 94x/menit RR : 22x/menit Suhu : 36,1 0 C,setelah di tanya
Klien pernah operasi tumor telinga 3 tahun yang lalu sebelum
akhirnya masuk RSUD Sintang dengan penyakit yang sama.Klien
mengatakan setelah operasi, ia tidak pernah lagi datang
kerumah sakit dan melanjutkan dengan pengobatan tradisional.

Pengkajian

Identitas pasien
Riwayat kesehatan saat ini
Riwayat kesehatan lalu
Riwayat kesehatan keluarga
Riwayat psikologi dan spiritual
Kondisi lingkungan dan rumah
Pola kebisaan sehari-hari

Pemeriksaan fisik
B1 (Breathing)
Dispnea (kesulitan pernafasan), napas pendek, dan cepat
B2 (bleeding)
takikardi dan bising jantung menggambarkan beban kerja dan curah jantung yang
meningkat, pucat pada kuku
B3 (brain)
Disfungsi neorologis, sakit kepala, pusing, kelemahan dan tinitus (telinga
berdengung)
B4 (bladder)
Gangguan ginjal, penurunan produksi urin
B5 (bowel)
Penurunan intake nutrisi di sebabakan karena anoreksia, nausia, konstipasi atau
diare. Serta stomatitis (sariawan lidah dan mulut)
B6 (bone)
Kelemahan dalam melakukan aktifitas

Pengkajian per sistem

1.

Sistem penglihatan
Posisi mata simetris, kelopak mata ada bercak kuning, gerakan bola mata normal, konjungtiva
pucat,
2. Sistem pendengaran
Posisi telinga tidak simetris lagi, karena telinga sebelah kanan sudah di angkat semua pada
saat operasi tumor telinga 3 tahun yang lalu, dan hal inilah yang menyebabkan pendengaran
klien berkurang.
3. Sistem wicara
Klien merasa kesulitan dalam berbicara, dan saat berbicara klien mengeluh sakit karena luka
operasi tumor telinga 3 tahun yang lalu belum sembuh dan masih berdarah pada saat mulut
klien bergerak.
4. Sistem pernapasan
Jalan napas klien lancar dan klien mengatakan tidak ada sesak,
5. Sistem kardivaskuler
Nadi 94x/menit, irama teratur, denyut lemah, tekanan darah 150/100 mmHg, capillary refill
agak lambat
6. Sistem pencernaan
Klien tidak ada mual muntah, klien tidak salera makan hanya disebabkan karena rahang klien
sakit saat mengunyah dan klien tidak menggunakan gigi palsu, serta organ organ
pencernaan yang lain tidak ada keluhan.
7. Sistem integumen
Turgor kulit kurang baik, integritas kulit pada bagian telinga kanan mengalami gangguan
karena sudah dioperasi.
8. Sistem endokrin
Tidak terdapat pembesaran kelenjar pada klien.

. PEMERIKSAAN PENUNJANG
- Pemeriksaan Laboratorium:
WBC : 5,8 x
103/L N:
RBC : 3,68 x 106
L N:
HGB : - 6,1 g/dL
N: 13.5 17.5 g/dl
HCT : 68,5
% N:

. PENATALAKSAAN
- Therapy obat
Ceftrioxane : 2 x 1 gram
Ranitidin : 2 x 1 amp
Drif ketorolak : 3 x 60 mg
- Transfusi PRC 1x/24 jam

Diagnosa keperawatan
1. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari
kebutuhan tubuh yang berhubungan dengan
penurunan intake, mual dan anoreksia
(penurunan nafsu makan).
2. Intoleransi aktivitas yang berhubungan
dengan ketidakseimbangan antara suplai O2 ke
jaringan dengan kebutuhan sekunder dari
penurunan curang jantung.
3. Pola nafas tidak efektif yang berhubungan
dengan respons peningkatan frekuensi
pernafasan

INTERVENSI
BERDASARKAN NANDA NIC NOC

THANK YOU