P. 1
diskusi sekolah yang membedakan gender

diskusi sekolah yang membedakan gender

|Views: 1,445|Likes:
Dipublikasikan oleh abonar

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: abonar on Mar 28, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/22/2013

pdf

text

original

Dampak Psikologi

Sekolah yang Membedakan Gender

Apa itu Gender?
‡ Gender berasal dari bahasa inggris yang berarti jenis kelamin. ‡ Sedangkan konsep lainnya adalah konsep gender, yakni sifat-sifat yang melekat pada kaum laki-laki maupun perempuan yang dikonstruksi secara sosial maupun kultural.

Perbedaan Gender
Perbedaan gender merupakan keyakinan masyarakat tradisional mengenai sifat-sifat perempuan dan laki-laki. Hal ini biasa dianggap sebagai perbedaan kodrat laki-laki dan perempuan. Masyarakat tradisional meyakini bahwa perempuan tidak seharusnya atau bahkan tidak mampu melakukan apa yang biasanya dikerjakan oleh laki-laki, begitu juga sebaliknya. Lalu masyarakat tradisional juga berpikir bahwa hak-hak perempuan dan laki-laki tidaklah sama.

Faktor Penentu Ketimpangan Gender
‡ Masalah lama ‡ Nilai gender yang dianut oleh masyarakat ‡ Nilai dan peran gender yang terdapat dalam buku ajar ‡ Nilai gender yang ditanamkan oleh guru ‡ Kebijakan yang bias gender

Sekolah Berdasarkan Gender
‡ Sekolah gender tunggal atau sekolah khusus (homogen) ‡ Sekolah gender campuran (heterogen)

Sekolah Gender Tunggal
‡ Sekolah yang hanya mendidik satu gender saja, seperti sekolah khusus laki-laki dan sekolah khusus perempuan

‡ Contoh sekolah gender tunggal: Pesantren, Santa Ursula

Sekolah Gender Campuran
‡ Sekolah gender campuran adalah sekolah dengan pendidikan terpadu laki-laki dan perempuan di lembaga dan di kelas yang sama. ‡ Contoh sekolah gender campuran : di Indonesia sekolah-sekolah negeri merupakan sekolah dengan pendidikan campuran.

Dampak Positif Sekolah Gender Tunggal
‡ Penelitian di Amerika menunjukkan, murid di kelas khusus pria atau wanita lebih berprestasi ketimbang yang di kelas campuran. ‡ Siswa lebih fokus pada pelajaran, karena tidak adanya gangguan dari lawan jenis ‡ Tercipta relasi antar gender yang lebih solid atau kompak. ‡ Siswa lebih dapat menjadi diri-sendiri, karena tidak adanya lawan jenis yang memperhatikan.

Dampak Negatif Sekolah Gender Tunggal
‡ ‡ Pergaulan lebih terbatas daripada sekolah campuran, karena kurangnya sosialisasi dengan lawan jenis. Tidak jarang anak yang jadi malu dan kaku menghadapi lawan jenisnya, akibat kurangnya belajar saling mengenal dengan lawan jenis pada masa sekolahnya. Jika hal ini terus berlanjut, akan berdampak buruk pada saat bekerja nanti. Salah satu penelitian di London mengatakan bahwa laki-laki yang bersekolah di sekolah homogen cenderung mengalami gangguan kesehatan dan sosialisasi. Hasil penelitian adalah laki-laki yang disekolahkan di sekolah homogen cenderung lebih cepat bercerai di usia 40 tahun. Mereka juga dilaporkan lebih sering sakit dan depresi di usia tersebut. Menurut penelitian di London juga, siswa dilaporkan lebih banyak malas dan bosan belajar ketika berada di sekolah. Biseksual, meski kemungkinannya kecil sekali.

‡

‡ ‡

Dampak Positif Sekolah Gender Campuran
‡ Belajar berinteraksi dengan lawan jenis sehingga lebih mempunyai kepekaan daripada anak di sekolah homogen. ‡ Karena telah belajar bersosialisasi dengan lawan jenis sejak dini, maka akan lebih mudah bersosialisasi pada pekerjaan nantinya. ‡ Siswa juga dapat fokus di sekolah ini, jika adanya persaingan dengan lawan jenis, adanya dorongan semangat dari lawan jenis, atau adanya sikap malu jika prestasi buruk di depan lawan jenisnya.

Dampak Negatif Sekolah Gender Campuran
‡ Siswa yang tidak fokus pelajaran, karena sibuk menarik lawan jenisnya dan juga sibuk untuk jadi siswa yang populer.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->