Anda di halaman 1dari 4

UTS KELAS MALAM/KAMPUS

UJIAN TENGAH SEMESTER


AKUNTANSI PAJAK
Perhatian
Ujian close book. Jika ada salah hitung dalam soal, Anda boleh membuat asumsi.
Soal 1 (PPh Pasal 21 atas Pegawai Tetap)
Purnomo (K/3) adalah pegawai dari PT Indonesia Makmur. Gaji dan imbalan kerja lainnya yang
diterima bulan bulan Januari 2015 adalah sbb:

Gaji Pokok sebesar Rp 13.000.000,00


Tunjangan Transport Rp 2.500.000,00
Premi jaminan kecelakaan kerja 0,5% dari gaji pokok
Premi jaminan kematian 0,3% dari gaji pokok.

PT Indonesia Makmur mengikuti program pensiun untuk karyawannya, dan melakukan


pembayaran sebagai berikut:
Iuran jaminan hari tua 3,7% dari gaji pokok.
Iuran pensiun sebesar Rp 600.000,00
Dari pihak pegawai, yang besangkutan setiap bulan membayar :
Iuran jaminan hari tua sebesar 2% dari gaji pokok
Iuran pensiun sebesar Rp500.000,00.
Pada bulan Mei 2015 Gaji pokok Purnomo dinaikkan menjadi Rp 15.000.000 dan berlaku surut
sejak 1 Januari 2015
Berdasarkan data-data tersebut Anda diminta untuk:
a.Menghitung PPh pasal 21 yang harus dipotong atas gaji tersebut (sebelum ada kenaikan)
Hitung take home pay sebelum bulan
b. Menghitung PPH 21 setelah ada kenaikan
c. Menghitung PPH 21 atas rapel
d.Menghitung take home pay pada bulan diterima rapel (Mei);
e.Membuat jurnal saat terjadinya biaya gaji oleh PT Indonesia Makmur .
f.Membuat jurnal saat penyetoran PPh 21;
g.Membuat jurnal saat penyetoran iuran tunjangan hari tua dan iuran pensiun;
h.Membuat juranal saat penyetoran Premi jaminan kematian dan Premi jaminan kecelakaan
kerja.

Soal 2 (PPh Pasal 26)


Steve, seorang tenaga ahli dari Jerman , selama Januari s/d April 2012, dikotrak PT. Jakarta
Leather. Ia datang ke Indonesia dengan istri dan 3 (tiga) orang anak mereka. Dalam kontraknya
dia mendapat gaji US$10,000,- per bulan (Kurs Menkeu untuk pajak US$ 1 = Rp 9.600-untuk
Januari, Rp 9.650 untuk Februari, Rp 9.550 untuk Maret, dan Rp 9.600 untuk April).
Diminta: (a). Hitunglah PPh Pasal 26 bulan Januari saja, jika kurs BI US$ 1 = Rp 9.700 (b)
Buat jurnal terjadinya/terutangnya gaji, dan (c) Buat jurnal penyetoran PPh Pasal 26
Soal 3 (PPh pasal 22 bendaharawan)
PT Kedaung merupakan usaha perdagangan alat-alat tulis dan kantor. Selain melakukan
penjualan ke swasta, juga melayani penjualan pada instansi pemerintah. Untuk penjualan ke
instansi pemerintah, dipungut PPh pasal 22 (1,5%) dan PPN (10%). Pada tanggal 26 oktober
2010 PT Kediri menjual ATK senilai Rp 800.000.000 ( belum termasuk PPN) kepada pemda
DKI Jaya.
Diminta: a. Menghitung PPh pasal 22 dan PPN yang harus dipungut oleh Bendaharawan Pemda
DKI, (b) b. Membuat jurnal saat penyerahan barang, dan (c) saat menerima tagihan .
Soal 4 (PPh Pasal 24)
PT Ternama selama tahun 2013 memperoleh penghasilan sebagai berikut:
Laba dari Indonesia
Rp2.700.000.000
Tarif (asumsi 25%)
Laba dari Singapura Rp 400.000.000
Tarif pajak atas penghasilan di Singapura 28%
Laba dari Malaysia
Rp 400.000.000
Tarif pajak atas penghasilan di Malaysia 22%
Rugi dari Philipina
(Rp 100.000.000)
Tarif pajak atas penghasilan di Philipina 25%
Jumlah
Rp
Peredaran usaha PT. Ternama pada tahun tersebut adalah Rp 55.000.000.000,00. Berdasarkan
Pasal 31E UU PPH, Wajib Pajak Badan yang peredaran usahanya melebihi Rp 50.000.000.000,
maka Wajib Pajak tersebut tidak memperoleh fasilitas di bidang perpajakan.

Berdasarkan data-data tersebut Anda diminta:


2

a.Menghitung PPh terutang tahun 2013


b.Menghitung PPh pasal 24 yang dapat dikreditkan
c.Membuat jurnal saat mencatat penghasilan dari Singapura dan dari Malaysia (pisahkan jurnal
untuk Singapore dan Malasyia).

Soal 5 (PPh Pasal 25/PPh Pasal 29)


Ikhtisar Laba Rugi Fiskal PT Janji Damai untuk tahun 2013 adalah sbb:
Peredaran Usaha Neto
:
46,152,300,000
Harga Pokok
:
32,864,100,000
Laba Bruto Usaha
:
?????????????
Biaya Umum dan lain-lain
:
10.856,500,000
Laba Neto Fiskal/Penghasilan kena Pajak :
?????????????
Data-data lain sehubungan dengan pemotongan/pemungutan pajak dan penyetoran pajak oleh
wajib pajak adalah sbb:
Pungutan PPh pasal 22
121.500,000
Potongan PPh pasal 23
121.600,000
Potongan PPh pasal 24 *)
120.650,000
Pembayaran PPh pasal 25 untuk tahun 2009
180.000,000
*)Jumlah PPh pasal 24 tersebut adalah jumlah PPh yang dapat dikreditkan.
Berdasarkan data di atas, Anda diminta untuk:
a.Menghitung pajak terutang untuk tahun 2011
b.Menghitung pajak yang masih harus disetor (PPh pasal 29) atau pajak yang lebih disetor (PPh
pasal 28A) tahun 2011;
c.Membuat jurnal penutup atas utang pajak dan semua kredit pajak;
d.Membuat jurnal penyetoran PPh pasal 29.
e.Menghitung angsuran bulanan (PPh pasal 25) Tahun 2012,dan membuat jurnal atas
penyetorannya (jika diasumsikan tarif 25% tetap diberlakukan di tahun 2012)
f. Kapan jatuh tempo pembayaran PPh Pasal 29
g. Kapan jatuh tempo pelaporannya

selamat mengerjakan, semoga sukses

Latihan PPh Pasal 24-Genap

PT Ternama selama tahun 2013 memperoleh penghasilan sebagai berikut:


Laba dari Indonesia
Rp2.800.000.000
Tarif (asumsi 25%)
Laba dari Singapura Rp 500.000.000
Tarif pajak atas penghasilan di Singapura 28%
Laba dari Malaysia
Rp 500.000.000
Tarif pajak atas penghasilan di Malaysia 22%
Rugi dari Philipina
(Rp 100.000.000)
Tarif pajak atas penghasilan di Philipina 25%
Jumlah
Rp
Peredaran usaha PT. Ternama pada tahun tersebut adalah Rp 48.000.000.000,00. Berdasarkan
Pasal 31E UU PPH, Wajib Pajak Badan yang peredaran usahanya kurang dari Rp
50.000.000.000, maka Wajib Pajak tersebut memperoleh fasilitas di bidang perpajakan.

Latihan PPh Pasal 24-Ganjil


PT Ternama selama tahun 2013 memperoleh penghasilan sebagai berikut:
Laba dari Indonesia
Rp2.750.000.000
Tarif (asumsi 25%)
Laba dari Singapura Rp 450.000.000
Tarif pajak atas penghasilan di Singapura 28%
Laba dari Malaysia
Rp 450.000.000
Tarif pajak atas penghasilan di Malaysia 22%
Rugi dari Philipina
(Rp 100.000.000)
Tarif pajak atas penghasilan di Philipina 25%
Jumlah
Rp
Peredaran usaha PT. Ternama pada tahun tersebut adalah Rp 48.000.000.000,00. Berdasarkan
Pasal 31E UU PPH, Wajib Pajak Badan yang peredaran usahanya kurang dari Rp
50.000.000.000, maka Wajib Pajak tersebut memperoleh fasilitas di bidang perpajakan.