Anda di halaman 1dari 5

FORMULIR PESERTA

NAMA LENGKAP
ALAMAT LENGKAP

PROFESI
TEMPAT TANGGAL
LAHIR
UMUR
PENGALAMAN
ORAGANISASI

RIWAYAT PENDIDIKAN

NOMOR HP
EMAIL
ALAMAT SOSIAL MEDIA
HOBI
STATUS PERNIKAHAN
DAERAH PILIHAN

UJANG SOPYAN
DESA PUDARIA JAYA
KECAMATAN MORAMO
KABUPATEN KONAWE SELATAN
PROVINSI SULAWESI TENGGARA
MAHASISWA
PUDARIA JAYA,17 FEBRUARI 1995
21 TAHUN
1. KETUA OSIS
2. ANGGOTA PRAMUKA
3. ANGGOTA HMJ PENDIDIKAN GEOGRAFI
4. ANGGOTA MPM ( MAHASISWA PENCINTA MUSHOLA)
SAENUL ILMI FKIP.
1. SDN 3 PUDARIA JAYA (2001-2007)
2. SMPN 3 MORAMO (2007-2010)
3. SMKN 6 KONAWE SELATAN-JURUSAN AKUNTANSI
(2010-2013)
4. UNIVERSITAS HALUOLEO JURUSAN PENDIDIKAN
GEOGRAFI (2013-Sekarang)
085394496795
ussofyan@yahoo.co.id
Facebook : @Uje Gates Sofyan
MEMBACA,BERMAIN SEPAK BOLA
BELUM MENIKAH
KABUPATEN ACEH TIMUR, ACEH

1. PENDAPAT DAN IMPIANMU TENTANG PENDIDIKAN INDONESIA :

PENDAPAT TENTANG PENDIDIKAN INDONESIA :


Jika Berbicara mengenai Pendidikan di Indonesia saat ini,menurut saya masih banyak
aspek yang perlu dibenahi di dalamnya.Bangsa kita ini merupakan negara yang besar, sumber
daya alam yang melimpah dan sumber daya manusianya banyak dan beragam, namun Realita
yang kita lihat sekarang banyak anak bangsa yang tidak mengenyam pendidikan,karena suatu
hal yang klasik,tidak lain yaitu masalah Ekonomi. Namun disisi lain,karena berbagai macam
keluhan di masyarakat terkait pendidikan ini,pemerintah tengah berbenah,dengan
melaksanakan berbagai program strategis untuk membenahi pendidikan Indonesia,tetapi
menurut saya,tetap saja belum sepenuhnya semua kalangan masyarakat bisa tersentuh oleh
pendidikan terutama untuk didaerah terpencil dan tertinggal.
Melihat Kondisi yang ada sekarang,Pendidikan di Indoensia masih kurang
menjangkau masyarakat dengan rata-rata ekonomi bawah karena masih banyaknya anak-anak
tidak mampu yang belum mendapatkan pendidikan secara layak, oleh karena itu pemerataan
pendidikan di daerah-daerah tertinggal perlu dibenahi lagi sehingga tingkat putus sekolah
juga akan berkurang oleh sebab faktor ekonomi.Selain itu fasilitas pendidikan yang kurang
memadai pun menjadi salah satu sumber masalah bagi Pendidikan Indonesia,sering saya
melihat sekolah yang masih kekurangan buku-buku pelajaran,kursi untuk belajar
siswa,bahkan gedung sekolah yang tidak layak pun pernah saya temukan,khususnya untuk di
daerah-daerah tertinggal yang pada umumnya sangat jauh dengan fasilitas-fasilitas yang ada
di Kota.Disamping Fasilitas,ada suatu masalah lain yang tidak kalah pentingnya yaitu
pemerataan Guru Khususnya untuk di daerah-daerah terpencil.Sewaktu saya masih
mengeyam bangku SMK,sering kali saya temukan Guru yang mengajar bukan pada
bidangnya,misalnya saja Mata Pelajaran Agama yang diajarkan oleh Guru Sejarah,dan Mata
pelajaran lain yang pada Umumnya tidak diisi oleh Guru mata pelajaran yang seharusnya.Itu
merupakan suatu Pemandangan yang Miris,sering saya berfikir sampai kapan Indonesia akan
seperti ini dan bukankah PNS itu siap ditempatkan dimana saja,kenapa Guru-guru di Kota
tidak dipindahkan disini saja. Hal-hal seperti itu yang sering muncul dalam benak
saya.Mungkin tidak salah mereka yang mengatakan Tidak Ada Rotan akar Pun
jadi.Menurut saya masalah pemerataan guru harus sesegera mungkin diselesaikan oleh
pemerintah karena kedepan tentunya akan berpengaruh terhadap Output yang dihasilkan.
Dari berbagai pandangan diatas, menurut saya sebenarnya yang menjadi hal utama
dan masalah mendasar dari pendidikan di Indonesia adalah sistem pendidikan di Indonesia itu
sendiri yang dimana dalam pembelajaran selalu menjadikan siswa sebagai obyek, sehingga
manusia yang dihasilkan dari sistem ini adalah manusia yang dapat disitilahkan seperti Robot
2

yang hanya terkekang dengan perintah perintah sang pemberi pelajaran,dan seolah-olah
mengekangnya untuk bereksplorasi sehingga kedepannya akan melahirkan Output yang
hanya siap untuk memenuhi kebutuhan zaman dan bukannya bersikap kritis terhadap
zamannya.
IMPIAN TENTANG PENDIDIKAN INDONESIA :
Melihat Keadaan pendidikan Indonesia yang sekarang ini, saya selaku mahasiswa
sarjana pendidikan merasa sangat miris dan Prihatin melihatnya. Sehingga saya menanamkan
dalam diri saya bahwa gerakan perubahan itu sangat perlu demi Indonesia untuk maju.Saya
melihat pada saat ini banyak langkah-langkah strategis yang dilakukan oleh pemerintah guna
memperbaiki pendidikan Indonesia,dan saya pahami tidak mungkin masalah-masalah yang
ada bisa diselesaikan secepatnya,melainkan butuh waktu dan proses.Disamping itu Sekarang
mulai banyak gerakan mahasiswa yang menggalakan kegiatan-kegiatan peduli terhadap
masyarakat tertinggal, khususnya komunitas pengabdian yang melakukan kegiatan positif
untuk meningkatkan mutu dan kualitas para pelajar di desa tetinggal.Suatu hari saya ingin
melihat pendidikan di Indonesia menjadi simbol pendidikan yang mandiri dan berkualitas
dengan mutu yang tinggi, tidak ada lagi anak bangsa yang putus sekolah, Fasilitas
pembelajaran yang lengkap dan guru yang berkompeten, tidak ada budaya mencontek
dikalangan pelajar maupun guru, tidak ada lagi penyakit malas dan kasus kekerasan, sekolah
yang berdampingan akan menjadi teman bukan musuh tawuran,sehingga akan melahirkan
suasana belajar yang kondusif dan nyaman dan akan mencetak siswa-siswa yang mampu
bersaing dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi.Karena sperti yang kita ketahui
bahwa kemajuan suatu negara tidak lepas dari kualitas Pendidikannya.
2. JIKA KAMU TERPILIH INPIRASI APA YANG AKAN KAMU BAGIKAN :

Jika saya terplih untuk mengikuti kegiatan ini banyak pengalaman-pengalaman yang
saya ingin sampaikan dan bagikan di daerah yang akan saya kunjungi Nanti.Diantaranya
Pengalaman-pengalaman dari kehidupan saya di kampung halaman,dimana sewaktu saya
SMP,saya pernah mengikuti Olimpiade Sains,walaupun saya sendiri berasal dari Kampung
yang cukup terpencil,tapi saya masih bisa bersaing dengan siswa-siswa dari Kota dan
Alhamdulillah saya mendapat Juara II,walaupun pada akhirnya saya gagal pada seleksi
tingkat Provinsi.Disini saya Ingin menginspirasi bahwa yang tinggal di kampung dimana
identik dengan serba kekurangan ternyata mampu bersaing dengan siswa-siswa Dari Kota
yang notabene dilengkapi dengan berbagai fasilitas lengkap.Kita mampu bersaing asalkan

kita ada kemauan dan kerja keras karena 2 hal tersebut akan menjadi penentu keberhasilan
kita dimasa depan.Selain itu Pengalaman saya menjadi ketua OSIS di saat saya baru 2 hari
menjadi Siswa SMK merupakan pengalaman yang sangat berharga dan saya akan bagikan
jika saya terpilih nanti,bagaimana suka duka menjadi seorang pemimpin,bagaimana
memimpin siswa lain yang notabene lebih tua dari kita,dan kegiatan-kegiatan kepemimpinan
lain yang pernah saya ikuti yang ingin saya sampaikan sehingga bisa menjadi Inspirasi dan
infromasi yang bermanfaat.Disamping dua Hal diatas masih banyak hal-hal yang saya ingin
bagikan jika terpilih nanti. Intinya ada 3 hal yang ingin saya tumbuhkan terhadap anak-anak
nanti yaitu (1) Kondisi dan Fasilitas yang tertinggal bukan Penghalang Untuk Sukses (2)
Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan (3) Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan sedini mungkin
untuk masa depan yang lebih baik.
3. CERITAKAN SINGKAT TENTANG PENGALAMAN ANDA MENGUNJUNGI
BERBAGAI DAERAH DI INDONESIA :

Tidak banyak daerah yang pernah saya kunjungi,tapi ada satu pengalaman menarik
dimana saya untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Tanah selain tanah Kelahiran
saya.Pada saat itu dalam mengisi liburan semester,saya isi dengan berlibur di kediaman
Paman ,Tepatnya di Desa Woru-woru.Desa ini merupakan daerah di Pesisir pantai yang masih
termasuk wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.Banyak hal-hal baru yang saya temukan
disana,teman baru,suasana baru,dan Lingkungan baru yang pada umumnya jauh berbeda
dengan lingkungan di daerah daratan sperti di kampung halaman saya. Keramahan wargawarga di Desa tersebut membuat siapa saja yang berkunjung pasti merasa dihargai sehingga
ingin berlama-lama disana,begitu pula apa yang saya rasakan saat itu.Di Desa Woru-woru
pada umumnya masyarakatnya bekerja sebagai Nelayan dan saya lihat cara menangkap ikan
yang dilakukan masih tergolong Normal dan tidak sampai mengganggu ekosistem
laut.Karena paman saya juga seorang nelayan,maka kesempatan untuk makan ikan segar
secara gratis pun saya tidak sia-siakan,yang biasanya dikampung kita dapatkan dengan harga
yang lumayan mahal.
Berbicara masalah Kondisi Pendidikan disana,menurut saya keadaanya cukup
memprihatinkan,karena disana hanya ditemukan Gedung sekolah SD dan SMP saja dengan
fasilitas seadanya.Jadi bagi anak-anak yang ingin melanjutkan sekolah SMA,harus sekolah di
desa tetangga yang dimana kedua desa tersebut dipisahkan oleh lautan,jadi agar sampai di
Sekolah tujuan,kegiatan mendayung perahu harus mereka lakukan setiap hari.Tapi saya lihat
hal tersebut tidak serta merta menjatuhkan semangat mereka,malah jika saya bandingkan
4

dengan tempat tinggal saya,di Desa Woru-Woru siswa-siswanya jauh lebih bersemangat
untuk pergi sekolah walaupun setiap harinya kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di
tengah lautan.Setelah tiga hari disana sayapun pulang ke kampung halaman dengan
membawa oleh-oleh berupa dendeng ikan yang titipkan paman untuk keluarga di kampung,
dan tentunya saya juga pengalaman-pengalaman berharga dimana Semangat anak-anak di
desa inilah yang memicu semangat juang saya, bahwa jangan menyerah dengan keadaan,dan
itu saya tanamkan sampai saat ini.

UJANG SOPYAN