Anda di halaman 1dari 8

contoh perhitungan data statistik

SOAL 1

Berikut ini adalah data beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara yang termasuk
dalam golongan tingkat PDRB kelas menengah (atas dasar harga berlaku) pada tahun 2008.

No
.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.

Kabupaten/kota
Nias
Mandailing Natal
Tapanuli Selatan
Tapanuli Tengah
Tapanuli Utara
Toba Samosir
Dairi
Nias Selatan
Humbang Hasundutan
Samosir
Padang Lawas Utara
Padang Lawas
Sibolga
Tanjung Balai
Pematang Siantar
Karo
Tebing Tinggi
Binjai
Padang Sidempuan

PDRB (ribu rupiah)


3.667
3.085
2.558
1.809
3.126
2.746
3.114
1.894
1.993
1.392
1.272
1.215
1.235
2.480
3.559
5.059
1.824
3.809
1.774

Sumber: Biro Pusat Statistik Sumatera Utara

Soal:
1. Sajikanlah data di atas dalam bentuk data berkelompok.
2. Tentukanlah nilai Rata-rata Hitung, nilai Modus dan Median dari data berkelompok tersebut.
3. Tentukanlah nilai Kuartil dari data berkelompok tersebut, yaitu nilai K1, K2, dan K3.
4. Tentukanlah nilai Desil dari data berkelompok tersebut untuk D2, D4, dan D7.
5. Tentukanlah nilai Range, Deviasi Rata-rata, Varians dan Standar Deviasi dari data berkelompok
tersebut.
6. Tentukanlah koefisien Range, Koefisien Deviasi rata-Rata dan Koefisien Standar Deviasi dari data
berkelompok tersebut.
7. Hitunglah Ukuran Kecondongan dan Ukuran Keruncingan dari data berkelompok tersebut.
Bagaimanakah jenis kurva yang terbentuk dengan menggunakan data tersebut?
8. A. Berapa jumlah kabupaten yang berada pada kisaran PDRB antara 505,48-4.557,72 ?
B. Pemerintah memilih 60% kabupaten untuk dijadikan sebagai percontohan dalam rangka
pelaksanaan program pembangunan. Berapakah kisaran PDRB-nya?

Jawab

1. Mengubah Menjadi Data Berkelompok


* Data Setelah Diurutkan
No.

Kabupaten/Kota

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.

Padang Lawas
Sibolga
Padang Lawas Utara
Samosir
Padang Sidempuan
Tapanuli Tengah
Tebing Tinggi
Nias Selatan
Humbang Hasundutan
Tanjung Balai
Tapanuli Selatan
Toba Samosir
Mandailing Natal
Dairi
Tapanuli Utara
Pematang Siantar
Nias
Binjai
Karo

* Kategori
K=1+3,322 Log N
=1+3,322 Log 19
=1+ 3,322 (1,27)
=1+4,21
=5,52 = 5

* Interval
I=

=
=768,8 = 769

PDRB (ribu rupiah)


1.215
1.235
1.272
1.392
1.744
1.809
1.824
1.894
1.993
2.480
2.558
2.746
3.085
3.114
3.126
3.559
3.667
3.809
5.059

DATA DALAM BENTUK DATA BERKELOMPOK


Kelas

Persentase

1.215-1.984

x 100% = 42,1%

1.985-2.754

x 100% = 21,0%

2.755-3.524

x 100% = 15,7%

3.525-4.294

x 100% = 15,7%

4.295-5.064

x 100% = 5,2%

2. Nilai Rata-Rata Hitung, Median dan Modus


Kelas
1.215-1.984
1.985-2.754
2.775-3.524
3.525-4.294
4.295-5.064

Xt
1.599,5
2.369,5
3.139,5
3.909,5
4.679,5

f
8
4
3
3
1

f.Xt
12.769
9.478
9.418,5
11.728,5
4.679,5
48.100,5

RATA-RATA HITUNG
X=

=
= =2.531,6

MODUS

Mo =L + x i
=1.214,5 + (769)
=1.214,5 +512,66
=1.727,16

MEDIAN

Letak Median =9,5


Me= L+ x i
= 1.984,5 + x 769

Tepi Bawah
(L)
1.214,5
1.984,5
2.754,5
3.524,5
4.294,5

FK
Kelas Modus

8
12
15
18
19

Kelas
Median

=1.984,5 + 0,375 (769)


=1.984,5 + 288,375
=2.272,87

3.

Nilai Kuartil
Kelas

FK

Tepi Bawah (L)

1.215-1.984

1.214,5

Kelas K1

1.985-2.754

12

1.984,5

Kelas K2

2.775-3.524

15

2.754,5

3.525-4.294

18

3.524,5

4.295-5.064

19

4.294,5

K1

Letak K1

= 4,75

K1 =L+ x i
= 1.214,5+ x 769
=1.214,5 + 456,59
=1.671,09

K2

K3

Letak K2
= 9,5
K2 =L + xi
= 1.984,5 + x 769
= 1.984,5 + 288,37
= 2.272,87
Letak K3 =14,25
K3 = L+ x i
= 2.754,5 + x 769
= 2.754,5 + 576,75
=3.331,25

4. Nilai Desil

Kelas K3

Kelas

FK

Tepi Bawah
(L)

1.215-1.984

1.214,5

1.985-2.754

12

1.984,5

2.775-3.524

15

2.754,5

3.525-4.294

18

3.524,5

4.295-5.064

19

4.294,5

Kelas D2
Kelas D4
Kelas D7

D2
Letak D2

= 3,8

D2 =L +
x i
=1.214,5 + ( 769)
= 1.214,5 + 365,2
= 1.579,77

D4

D7

Letak D4
= 7,6
D4 = L +
x i
=1.214,5 + (769)
=1.214,5 + 730,55
= 1.945,05

Letak D7
= 13,3
D7 = L +
x i
= 2.754,5 + (769)
= 2.754,5 + 333,23
= 3.087,73

5. Nilai Range, Deviasi Rata-Rata, Varians dan Standar Deviasi


Kelas

Xt

1.215-1.984

1.599,5

1.985-2.754

2.369,5

2.775-3.524

3.139,5

3.525-4.294

3.909,5

lXt-Xl

f . lXt-Xl

lXt-Xl

f . lXt-Xl

932,1

7.456,8

868.810,41

6.950.483,28

162,1

648,4

26.276,41

105.105,64

607,9

1.823,7

369.542,41

1.108.627,23

4.295-5.064

4.679,5

1.377,9

4.133,7

1.898.608,41

5.695.825,23

2.147,9

2.147,9

4.613.474,41

4.613.474,41

18.473.515,79

16.210,5

RANGE

R = La nilai tertinggi - Lb nilai terendah


= 5.064,5 - 1.214,5
=3.850

DEVIASI RATA-RATA
MD =
=
= 853,18

VARIANS

S=
=
=1.026.306,43

STANDAR DEVIASI
S=
= 1.013,06

6. Koefisien Range, Koefisien Deviasi rata-rata dan Koefisien Standar Deviasi


KOEFISIEN RANGE
KR = x 100%
= x 100%
= x 100%
= 61,3%

KOEFISIEN DEVIASI RATA-RATA


KMD = x 100%
= x 100%
= 33,70%

KOEFISIEN STANDAR DEVIASI


KSD = x 100%
= x100%
= 40,01

7.

Ukuran Kecondongan dan Ukuran Keruncingan


Kelas
1.215-1.984
1.985-2.754
2.775-3.524
3.525-4.294
4.295-5.064

Xt
1.599,5
2.369,5
3.139,5
3.909,5
4.679,5

f
8
4
3
3
1

lXt-Xl
932,1
162,1
607,9
1.377,9
2.147,9
3.854,91 x

7,5 x
6,9 x
1,36 x
3,60 x
2,12 x

f .(
6,03 x =603,86 x
2,7 x
=0,27 x
4,09 x =40,96 x
1,081 x =1.081,41 x
2,12 x =2.128,41 x

UKURAN KECONDONGAN

SK=
=
=
= 0,79 (positif)

Kurva Condong Positif

UKURAN KERUNCINGAN
=

=
=
= 1,92 (

Kurva Platikurtik

8. A. Kabupaten pada kisaran PDRB antara 505,48 4.557,72

X + 2S = 2.531,6 + 2(
= 2.531,6 + 2.026,12
=4.557,72

X 2S = 2.531,6 - 2(
= 2.531,6 - 2.026,12
=505,48
Maka PDRB tersebut berada pada kisaran X 2S dengan nilai K=3,
Sehingga 1- = 1= 1= = 75%
Artinya, kabupaten yang berada pada kisaran PDRB antara 505,48 4.557,72 ialah sebanyak
75% dari kabupaten yang ada.

B. Kabupaten Percontohan sebanyak 60%


Theorema Chebysev
1 - = 60%
1 0,6 =
0,4 =
=
= 2,5
K = 1,58
Maka kisaran PDRB nya adalah:
2.531,6 + 1,58( = 2.531,6 + 1.600,63 = 4.132,23
2.531,6 1,58( = 2.531,6 - 1.600,63 = 930,96
Maka, 60% kabupaten/kota yang dipilih tersebut adalah kabupaten/kota yang memiliki kisaran
PDRB antara 930,96-4.132,23