Anda di halaman 1dari 5

1.

Berikut ini disajikan laporan laba rugi komparatif harbison corporation :


HARBISON CORPORATION
Laporan Laba Rugi Komparatif
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2006 dan 2005
Penjualan
Harga Pokok Penjualan
Laba Operasi
Beban Operasi
Laba bersih

2006
$ 720.000
475.200
244.800
151.200
$ 93.600

2005
$ 535.000
280.340
254.660
103.790
$ 150.870

Diminta :
a. Nyatakan laporan laba rugi berikut ini dalam persentase common size
b. Berikan penilaian apakah situasi perusahaan baik atau buruk
2. Berikut ini disajikan neraca komparatif mixon Company :

kas
Piutang Usaha
Persediaan Barang Dagang
Beban Dibayar Dimuka
Aset Tetap, bersih
Total Aset
Utang Usaha
Wesel bayar jangka panjang yang
dijamin dengan hipotek asset tetap
Saham biasa, nilai nominal $ 10
Saldo laba
Total kewajiban dan equitas

2006
30.800
88.500
111.500
9.700
277.500
518.000
128.900

2005
35.625
62.500
82.500
9.375
255.000
445.000
75.250

2004
36.800
49.200
53.000
4.000
229.500
327.500
49.250

97.500
162.500
129.100
518.000

102.500
162.500
104.750
445.000

82.500
162.500
78.250
372.500

Diminta :
Bandingkan posisi likuiditas jangka pendek perusahaan ini pada akhir tahun 2006, 2005 dan
2004 dengan menghitung :
a. Rasio lancar (current ratio)
b. Rasio cepat ( quick ratio)

c. Berikan komentar atas hasil perhitungan rasio tersebut


3. Mengacu pada informasi soal 2 tentang mixon company, berikut ini disajikan laporan
laba rugi mixon company untuk tahun yang berakhir 31 desember 2006 dan 2005

Penjualan
Harga Pokok Penjualan
Beban operasi lainnya
Beban bunga
Pajak Penghasilan
Total biaya dan beban
Laba bersih
Laba per saham

$ 672.500
($ 410.225)
208.550
11.100
8.525

$ 530.000
($ 344.500)
133.980
12.300
7.845

( 638.400)
$ 34.100
$ 2.10

( 498.625)
$ 31.375
$ 1.93

Diminta :
Untuk tahun yang berakhir tanggal 31 desember 2006 dan 2005, asumsikan seluruh penjualan
merupakan penjualan kredit, kemudian hitunglah :
a. Perioda pengumpulan piutang (collection period)
b. Perputaran piutang usaha (account receivable turnover)
c. Perputaran persediaan (inventory turnover)
d. Berikan komentar atas perubahan rasio dari tahun 2005 ke tahun 2006
4. Mengacu pada laporan keuangan mixon company di soal 2 dan soal 3. Evaluasi
efisiensi dan profitabilitas perusahaan dengan menghitung
a. Margin laba bersih (net profit margin)
b. Perputaran total asset (total asset turnover)
c. Pengembalian atas total asset (return on total assets)
d. Berikan komentar atas hasil perhitungan rasio rasio tersebut.

JAWABAN :
1. Berikut jawaban mengenai Common size
HARBISON CORPORATION
Laporan Laba Rugi Komparatif
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2006 dan 2005

Penjualan
Harga Pokok Penjualan
Laba Operasi
Beban Operasi
Laba bersih

2006
$ 720.000
475.200
244.800
151.200
$ 93.600

2005
$ 535.000
280.340
254.660
103.790
$ 150.870

2006
100%
66%
34%
21%
13%

2005
100%
52.4%
47.6%
19.4%
28.2%

Harga pokok penjualan mengalami kenaikan dari 52% menjadi 66%, laba operasi
mengalami kenaikan dari 47.6% menjadi 34%, beban operasi mengalami kenaikan dari 19.4%
menjadi 21% sedangkan laba bersih Horbison Corporation mengalami penurunan dari 28.2%
menjadi 13%. Hal ini menandakan pengeluaran (biaya biaya) yang dikeluarkan lebih besar dari
pendapatan yang di dapat. Sehingga perusahaan berada kondisi yang kurang baik.

2. Berikut jawaban mengenai Rasio rasio

kas
Piutang Usaha
Persediaan Barang Dagang
Beban Dibayar Dimuka
Aset Tetap, bersih
Total Aset
Utang Usaha
Wesel bayar jangka panjang yang
dijamin dengan hipotek asset tetap
Saham biasa, nilai nominal $ 10
Saldo laba
Total kewajiban dan equitas

2006
30.800
88.500
111.500
9.700
277.500
518.000
128.900

2005
35.625
62.500
82.500
9.375
255.000
445.000
75.250

2004
36.800
49.200
53.000
4.000
229.500
327.500
49.250

97.500
162.500
129.100
518.000

102.500
162.500
104.750
445.000

82.500
162.500
78.250
372.500

TAHUN 2004
Aktiva Lancar = Kas + Piutang Usaha + Beban dibayar dimuka + Persediaan
= 36.000 + 49.200 + 4000 + 53.000
= 142.200
Hutang Lancar = 49.250

a. Current Ratio
Aktiva Lancar x 100% = 142.000 x 100% = 2.886% = 28.86
Hutang Lancar
49.200
Pada tahun 2004, current rasio pada Mixon Company 2.886% yang diperoleh dengan
perbandingan aktiva lancar sebesar 142.000 dengan hutang lancar 49.200. Hal ini berarti
setiap Rp 1 hutang lancar dapat dijamin oleh aktiva lancer sebesar Rp 28,88

b. Quick Ratio
Aktiva Lancar Persediaan x 100% =(142.000 53.000) x 100% = 180.89% = 1.808
Hutang Lancar
49.200
Pada tahun 2004, Quick rasio pada Mixon Company sebesar 1.808% yang diperoleh
dengan perbandingan quick asset sebesar 89.000 dengan hutang lancar 49.200. Hal ini
berarti setiap Rp 1 hutang lancer dapat dijamin oleh Quick asset sebesar Rp 1.808
TAHUN 2005
Aktiva Lancar = Kas + Piutang Usaha + Beban dibayar dimuka + Persediaan
= 35.625 + 62.500 + 9.375 + 82.500
= 190.000
Hutang Lancar = 75.250
a. Current Ratio
Aktiva Lancar x 100% = 190.000 x 100% = 2.524% = 25.24
Hutang Lancar
75.250
Pada tahun 2005, current rasio pada Mixon Company 2.524% yang diperoleh dengan
perbandingan aktiva lancar sebesar 190.000 dengan hutang lancar 75.250. Hal ini berarti
setiap Rp 1 hutang lancar dapat dijamin oleh aktiva lancer sebesar Rp 25.24
b. Quick Ratio
Aktiva Lancar Persediaan x 100% =(190.000 82.500) x 100% = 142.85% = 1.428
Hutang Lancar
75.250
Pada tahun 2004, Quick rasio pada Mixon Company sebesar 1.808% yang diperoleh
dengan perbandingan quick asset sebesar 107.500 dengan hutang lancar 75.250. Hal ini
berarti setiap Rp 1 hutang lancar dapat dijamin oleh Quick asset sebesar Rp 1.428.
TAHUN 2006
Aktiva Lancar = Kas + Piutang Usaha + Beban dibayar dimuka + Persediaan
= 30.800 + 88.500 + 9.700 + 111.500
= 240.500
Hutang Lancar = 128.900
a. Current Ratio
Aktiva Lancar x 100% = 240.500 x 100% = 1.865% = 18.65

Hutang Lancar
128.900
Pada tahun 2005, current rasio pada Mixon Company 1.865% yang diperoleh dengan
perbandingan aktiva lancar sebesar 240.500 dengan hutang lancar 128.900. Hal ini
berarti setiap Rp 1 hutang lancar dapat dijamin oleh aktiva lancer sebesar Rp 18.65
b. Quick Ratio
Aktiva LancarPersediaan x 100% =(240.500111. 500) x 100% = 100.07% = 1.007
Hutang Lancar
128.900
Pada tahun 2004, Quick rasio pada Mixon Company sebesar 1.808% yang diperoleh
dengan perbandingan quick asset sebesar 129.000 dengan hutang lancar 128.900. Hal ini
berarti setiap Rp 1 hutang lancar dapat dijamin oleh Quick asset sebesar Rp 1.007
Komentar atas perubahan rasio rasio dari tahun 2004, 2005 dan 2006 adalah
Likuiditas adalah berhubungan dengan masalah kemampuan suatu perusahaan
untuk memenuhi kewajiban finansialnya yang segera harus dipenuhi. Jumlah alat alat
pembayaran (alat likuid) yang dimiliki oleh suatu perusahaan pada suatu saat merupakan
kekuatan membayar dari perusahaan yang bersangkutan. Suatu perusahaan yang
mempunyai kekuatan membayar belum tentu dapat memenuhi segala kewajiban
finansialnya yang segera harus dipenuhi atau dengan kata lain perusahaan tersebut belum
tentu memiliki kemampua membayar.
Maka Dari Analisis diatas dapat disimpulkan bahwa Mixon Company pada tahun
2004 lebih Likuid dari Mixon Company pada tahun 2005 dan 2006. Karena Mixon
Company pada tahun 2004 dapat menjamin semuah utang lancarnya sesuai dengan rasio
likuiditas.