Anda di halaman 1dari 14

TAKS READING

TOXIC EPIDERMMAL NECROLYSIS

KELOMPOK 31
PRITA WAHYU UTAMI
RATNA ANGGUN SRIKANDI

ANATOMI

DEFINISI

Nekrolisis epidermal toksik merupakan


kelainan yang berupa eritema dan bula
yang akhirnya mengelupas menimbulkan
luka yang luas.

EPIDEMIOLOGI
Penyakit NET ini biasanya terjadi pada
segala kelompok umur
Angka kematian NET adalah 25-35%
Secara umum insiden NET adalah 0,4-1,2
kasus/ juta penduduk/ tahun.

ETIOLOGI

Idiopatik
Obat-obatan

PATOGENESIS
Mekanisme yang jelas masih belum diketahui secara
pasti
Akumulasi metabolik obat pada epidermis yang
dipengaruhi oleh imunologi setiap individu
Limfosit T CDB+ dan makrofag mmengaktifkan
proses inflamasiapoptosis epidermis

GAMBARAN KLINIS
Gejala timbul dalam waktu 8 minggu atau biasanya
4-30 hari setelah terpapar oleh obat
Pasien tampak sakit berat dengan demam tinggi,
kesadaran menurun (soporokomatosa).
Gejala lain berupa sakit kepala, rhinitis, dan myalgia
muncul lebih awal 1 sampai 3 hari dari lesi kulitnya.
Kelainan kulit mulai dengan eritema generalisata
kemudian timbul banyak vesikel dan bula, dapat pula
disertai purpura

Karakteristik nekrolisis
epidermal toksisk atau
NET
- disertai lepuhan, tanpa
disertai inflamasi dari
dermis yang mengenai
>30% permukaan tubuh
- Terdapat dua atau lebih
mukosa yang erosi
(orofaring, hidung, mata,
traktus genitalia, dan
traktus respiratoris)

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Tidak ada pemeriksaan laboraturium yang paling


menunjang dignosis. Pememriksaan histopatologi
kulit dapat menyingkirkan diagnosis banding, dan
umunya diperlukan untuk kepentingan medikolegan

PENATALAKSANAAN

Terapi topikal
Perawatan supportif
Pemberian Immunoglobulin dan kortikosteroid

PROGNOSIS

Prognosis
NET
dapat
diperkirakan
berdasarkan
scornet,
seperti pada tabel 23.1

KESIMPULAN

Toxic epidermal necrolysis merupakan reaksi mukokutan akut


yang mengancam nyawa, ditandai dengan nekrosis epidermis
yang luas sehingga terlepas.
Penyebab dari NET belum diketahui, tetapi ada faktor penting
seperti obat-obatan dan infeksi dari staphylococus. NET ini
dimulai dalam 8 minggu atau biasanya 4-30 hari setelah
terpapar oleh obat
Dengan gejala pasien tampak sakit berat dengan demam
tinggi, kesadaran menurun (soporokomatosa). Gejala lain
berupa sakit kepala, rhinitis, dan myalgia muncul lebih awal 1
sampai 3 hari dari lesi kulitnya. Kelainan kulit mulai dengan
eritema generalisata kemudian timbul banyak vesikel dan
bula, dapat pula disertai purpura.

TERIMAKASIH