Anda di halaman 1dari 33

OUTLINE

BAGIAN I STATISTIK INDUKTIF

METODE DAN DISTRIBUSI SAMPLING Pengertian Populasi dan Sampel

Teori Pendugaan Statistik Metode Penarikan Sampel

Pengujian Hipotesis Sampel Besar Kesalahan Penarikan Sampel

Pengujian Hipotesis Sampel Kecil Distribusi Sampel Rata-rata dan Proporsi

Analisis Regresi dan Korelasi Linear Distribusi Sampel Selisih Rata-rata dan
Proporsi
Analisis Regresi dan Korelasi Berganda Faktor Koreksi untuk Populasi Terbatas

Fungsi, Variabel, dan Masalah dalam Dalil Batas Tengah


Analisis Regresi
Bab 11 Metode dan Distribusi Sampling
HUBUNGAN SAMPEL DAN
POPULASI

Populasi Sampel

Bab 11 Metode dan Distribusi Sampling


DEFINISI

Populasi
kumpulan dari semua kemungkinan orang-orang, benda-benda,
dan ukuran lain yang menjadi objek perhatian atau kumpulan
seluruh objek yang menjadi perhatian

Terbatas Tidak terbatas


unsurnya terbatas berukuran N suatu populasi yang mengalami
proses secara terus-menerus
Contoh: populasi bank, populasi
sehingga ukuran N menjadi
perusahaan reksa dana
tidak terbatas perubahan
nilainya

Bab 11 Metode dan Distribusi Sampling


DEFINISI

Sampel
suatu bagian dari populasi tertentu yang menjadi perhatian

Probabilitas Nonprobabilitas
Merupakan suatu sampel yang Merupakan suatu sampel yang
dipilih sedemikian rupa dari dipilih sedemikian rupa dari
populasi sehingga masing-masing populasi sehingga setiap anggota
anggota populasi memiliki tidak memiliki probabilitas atau
probabilitas atau peluang yang peluang yang sama untuk
sama untuk dijadikan sampel dijadikan sampel

Bab 11 Metode dan Distribusi Sampling


OUTLINE
BAGIAN I STATISTIK INDUKTIF

METODE DAN DISTRIBUSI SAMPLING Pengertian Populasi dan Sampel

Teori Pendugaan Statistik Metode Penarikan Sampel

Pengujian Hipotesis Sampel Besar Kesalahan Penarikan Sampel

Pengujian Hipotesis Sampel Kecil Distribusi Sampel Rata-rata dan Proporsi

Analisis Regresi dan Korelasi Linear Distribusi Sampel Selisih Rata-rata dan
Proporsi
Analisis Regresi dan Korelasi Berganda Faktor Koreksi untuk Populasi Terbatas

Fungsi, Variabel, dan Masalah dalam Dalil Batas Tengah


Analisis Regresi
Bab 11 Metode dan Distribusi Sampling
METODE PENARIKAN SAMPEL

Metode Penarikan Sampel

Sampel Probabilitas Sampel Nonprobabilitas


(Probability Sampling) (Nonprobability Sampling)

1. Penarikan sampel acak sederhana (simple 1. Penarikan sampel sistematis (systematic


random sampling) sampling)
2. Penarikan sampel acak terstruktur (stratified 2. Penarikan sampel kuota (quote sampling)
random sampling) 3. Penarikan sampel purposive (purposive
3. Penarikan sampel cluster (cluster sampling) sampling)

Bab 11 Metode dan Distribusi Sampling


METODE PENARIKAN SAMPEL

• pengambilan sampel dari populasi secara acak tanpa


memperhatikan strata yang ada dalam populasi dan
Sampel Acak Sederhana setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang
sama untuk dijadikan sampel.

Sistem • Sama sistem arisan.


Kocokan

Menggunakan • Memilih sampel dengan menggunakan suatu tabel


acak. Dalam penggunaannya ditentukan terlebih dahulu
Tabel Acak titik awal (starting point).

Bab 11 Metode dan Distribusi Sampling


METODE PENARIKAN SAMPEL

• Penarikan sampel acak terstruktur dilakukan


Sampel Acak dengan membagi anggota populasi dalam
Terstruktur beberapa subkelompok yang disebut strata, lalu
suatu sampel dipilih dari masing-masing stratum.

• Penarikan dikatakan sampel sistematis apabila


setiap unsur atau anggota dalam populasi disusun
dengan cara tertentu–secara alfabetis, dari besar
Sampel Sistematis kecil atau sebaliknya–kemudian dipilih titik awal
secara acak lalu setiap anggota ke-K dari populasi
dipilih sebagai sampel

Bab 11 Metode dan Distribusi Sampling


PROSES STRATIFIKASI

Populasi tidak berstrata Populasi terstrata

Bab 11 Metode dan Distribusi Sampling


CONTOH PENARIKAN SAMPEL
ACAK TERSTRUKTUR
Stratum Kelompok Jumlah Persentase Jumlah
anggota dari total sampel per
stratum
1 Bulat 5 21 2 (0,21 × 10)
2 Kotak 7 29 3 (0,29 × 10)
3 Segi tiga 12 50 5 (0,50 × 10)

Jumlah total 24 100 10

Bab 11 Metode dan Distribusi Sampling


CONTOH PENARIKAN SAMPEL
ACAK TERSTRUKTUR
Stratum Jumlah anggota Persentase dari Jumlah sampel
kelompok total per stratum
Perbankan 20 36 5(20/55) × 15
Asuransi 17 31 5(17/55) × 15
Pembiayaan 9 16 2(9/55) × 15
Efek 9 16 2(9/55) × 15

Jumlah total 55 100 15

Bab 11 Metode dan Distribusi Sampling


PENARIKAN SAMPEL KLUSTER

Sampel Terstruktur Sampel Kluster

Bab 11 Metode dan Distribusi Sampling


Perbedaan Populasi & Sampel

POPULASI SAMPEL
DEFINISI Semua anggota obyek yang diteliti Sebagian obyek yang
diteliti yang mewakili
populasi
KARAKTERISTIK Paramater Statistik
SIMBOL Banyaknya data = N Banyaknya data = n
Rata-rata = μ (mu) Rata-rata = x
Deviasi standart = σ (sigma) Deviasi standart = ѕ (dze)
Proporsi = π (pi) Proporsi = р (er)

Bab 11 Metode dan Distribusi


Sampling
KESALAHAN PENARIKAN SAMPEL

Kesalahan penarikan • Merupakan perbedaan antara nilai statistik


sampel sampel dengan nilai parameter dari populasi.

Bab 11 Metode dan Distribusi Sampling


DISTRIBUSI SAMPEL RATA-RATA
DAN PROPORSI

Distribusi sampel:

Distribusi sampel dari rata-rata hitung sampel adalah suatu distribusi


probabilitas yang terdiri dari seluruh kemungkinan rata-rata hitung
sampel dari suatu ukuran sampel tertentu yang dipilih dari populasi,
dan probabilitas terjadinya dihubungkan dengan setiap rata-rata
hitung sampel.

Bab 11 Metode dan Distribusi


Sampling
DISTRIBUSI SAMPEL RATA-RATA
DAN PROPORSI
Bank ROA
Bank Lippo Tbk 2
Bank BRI Tbk 4
Maybank Indocorp Tbk 6
BPD Jawa Tengah 4
Bank BTPN 4

a. Nilai rata-rata populasi


 x 2  4  6  4  4 20
   4
N 5 5

b. Nilai rata-rata populasi dan sampel apabila diambil sampel 2 dari 5 bank
• 1. Kombinasi
N! 5! 5!
CnN     10
n!(N  n)! 2!(5  2)! 2!3!
Bab 11 Metode dan Distribusi
Sampling
DISTRIBUSI SAMPEL RATA-RATA
DAN PROPORSI
2. Perhitungan rata-rata dari setiap sampel

No Kombinasi Kombinasi Rata-rata


. ROA Hitung
Lippo – BRI 2+4 (6/2 )= 3
Lippo – Maybank 2+6 (8/2 )= 4
Lippo – BPD Jateng 2+4 (6/2 )= 3
Lippo – BTPN 2+4 (6/2 )= 3
BRI – Maybank 4+6 (10/2 )= 5
BRI – BPD Jateng 4+4 (8/2 )= 4
BRI – BTPN 4+4 (8/2 )= 4
Maybank – BPD Jateng 6+4 (10/2 )= 5
Maybank – BTPN 6+4 (10/2 )= 5
BPD Jateng – BTPN 4+4 (8/2 )= 4
DISTRIBUSI SAMPEL RATA-RATA
DAN PROPORSI
3. Nilai rata-rata sampel

X
1
X
CN
n

1
X 3  4  3  3  5  4  4  5  5  4  40/10  4
10
DISTRIBUSI SAMPEL RATA-RATA
DAN PROPORSI
c. Nilai rata-rata populasi

Populasi Sampel

Nilai rata- Frekuensi Probabilitas Nilai rata- Frekuensi Probabilitas


rata rata
2 1 (1/5) = 0,20 3 3 (3/10) = 0,30

4 3 (3/5) = 0,60 4 4 (4/10) = 0,40

6 1 (1/5) = 0,20 5 3 (3/10) = 0,30

Jumlah 5 1,00 10 1,00

Bab 11 Metode dan Distribusi


Sampling
DISTRIBUSI SAMPEL RATA-RATA
DAN PROPORSI
Distribusi probabilitas dalam bentuk poligon

0,7 0,5
0,6
0,4
0,5
0,3
0,4
0,3 0,2
0,2
0,1
0,1
0 0
2 4 6 2 4 6

Bab 11 Metode dan Distribusi


Sampling
DISTRIBUSI SAMPEL RATA-RATA
DAN PROPORSI
d. Standar deviasi populasi

  x  
2


N

X xX –  (X
x – )2
2 -2 4
4 0 0
6 2 4
4 0 0
4 0 0
X = 20   X  
2
 8,0

 = 20/5 = 4
  X  
2
 5  8 5  1,3
DISTRIBUSI SAMPEL RATA-RATA
DAN PROPORSI
Standar deviasi sampel

 Nn
s
n N 1
X xX –  (X – )2
x
3 -1 1
4 0 0
3 -1 1
3 -1 1
5 1 1
4 0 0
4 0 0
5 1 1
5 1 1
  X X  6,0
2
X = 40

  X    6 10  0,77
1
xX = 40/10 = 4 
CN
n
x
2
HUBUNGAN STANDAR DEVIASI
SAMPEL DAN POPULASI
Hubungan antara x  Nn
dan  untuk s
populasi terbatas n N 1

Hubungan antara x

dan  untuk
populasi yang tidak s
terbatas n
Bab 11 Metode dan Distribusi
Sampling
DISTRIBUSI SAMPLING PROPORSI
Nilai rata-rata 1
Pp  N
proporsi Cn

Standar deviasi
p  Pp 
1 2
Sp  N
sampel proporsi Cn

Standar deviasi P 1  P  Nn


Sp  
proporsi n N1

Bab 11 Metode dan Distribusi


Sampling
SKEMA SELISIH POPULASI ATAU
SAMPEL
Sampel 1
Populasi 1
berukuran
1, 1
X 1, Sx1

Apakah
X1 , X 2   1 ,  2

Populasi 2 Sampel 2
2, 2 berukuran
X2 , Sx2

Bab 11 Metode dan Distribusi


Sampling
SKEMA SELISIH POPULASI ATAU
SAMPEL
Pada dasarnya setiap sampel berukuran n yang diambil dari populasi merupakan
variabel random dan cenderung mendekati normal. Oleh sebab itu, distribusi dari
selisih rata-rata dan proporsi pada dasarnya juga mengikuti pola distribusi normal.

Pp1  p2  P p1  P p2  p1  p2
X x1 x2  X1  X1   1   2
Distribusi selisih rata-rata Distribusi selisih proporsi

Bab 11 Metode dan Distribusi


Sampling
DISTRIBUSI SAMPEL SELISIH RATA-
RATA DAN PROPORSI
Nilai rata-rata distribusi sampel selisih rata-rata x1 – x2

Xx1x2  X1  X2  1  2
Nilai Standar deviasi distribusi sampel selisih rata-rata x1 – x2

s2x1 s2x2
sx1 x2  s2x1  s2x2  
n1 n2

Nilai Z untuk distribusi sampel selisih rata-rata

Z
 x1  x2    1  2 
s x1  x 2
Bab 11 Metode dan Distribusi
Sampling
DISTRIBUSI SAMPEL SELISIH RATA-
RATA DAN PROPORSI
Nilai rata-rata distribusi sampel selisih proporsi Pp  p 2
1

Pp1 p2  Pp1  Pp2  p1  p2

Nilai Standar deviasi distribusi sampel selisih rata-rata  p  p 2


1

P1 (1  P1 ) P2 (1  P2 )
Sp1 p2  Sp12  Sp22  
n1 n2

Nilai Z untuk distribusi sampel selisih rata-rata

(p1  p2 )  (P1  P2 )
Z
Sp1 p2
Bab 11 Metode dan Distribusi
Sampling
FAKTOR KOREKSI
Penyesuaian standar deviasi untuk rata-rata hitung:

 Nn
sx 
n N1

Penyesuaian standar deviasi untuk proporsi:

p 1  p  N  n
sp 
n N1

Bab 11 Metode dan Distribusi


Sampling
SAMPEL SAMA DENGAN POPULASI,
VARIAN SAMPEL 2/N
• Distribusi sampel:

• Untuk populasi dengan rata-rata  dan varians 2,


rata-rata hitung distribusi sampel dari seluruh
kemungkinan kombinasi sampel berukuran n yang
diperoleh dari populasi akan mendekati distribusi
normal, di mana rata-rata hitung distribusi sampel
sama dengan rata-rata hitung populasi (x – ) dan
varians distribusi sampel sama dengan 2/n.

Bab 11 Metode dan Distribusi


Sampling
TUGAS
No KATEGORISASI ORIENTASI TOTAL

1. Malang Wirausaha 160

PNS 100

Perusahaa swasta 120

2. Luar Malang Wirausaha 200


(Jawa Timur)
PNS 20

Perusahaa swasta 50

3. Luar Jawa Wirausaha 180

PNS 20

Perusahaa swasta 150

Metode sampling dan penerapannya jika diambil 100 sampel

Bab 11 Metode dan Distribusi


Sampling
TERIMA KASIH