Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN KASUS

ULKUS KORNEA ET CAUSA JAMUR

NAMA PEMBIMBING :
dr. ELLY AMALIA, Sp.M

DISUSUN OLEH
GWENDRY RAMADHANY
(1102010115)

BAGIAN ILMU MATA


RSUD SUBANG
PERIODE JUNI-JULI
2014

I.

IDENTITAS OS
Nama

No. Rekam Medik : 39219


:

Tn. I

II.

Umur
Jenis Kelamin
Agama
Tempat/ tanggal lahir
Suku/Bangsa
Pendidikan
Pekerjaan
Alamat
Tanggal Pemeriksaan

:
:
:
:
:
:
:
:
:

41 Tahun
Laki-Laki
Islam
Subang, 25 Mei 1972
Sunda Indonesia
SD
Petani
Kampung Cipetir RT/RW 003/002 Batusari-Dawuan
12 Juni 2014

ANAMNESA (Autoanamnesa dan Alloanamnesa)

Keluhan Utama
Keluhan Tambahan

:
:

Mata kanan tidak dapat melihat


Mata kanan merah, nyeri seperti bola mata ditusuk, dan susah
membuka mata.
Riwayat Penyakit Sekarang :

OS datang ke poli mata RSUD Subang dengan keluhan mata kanan tidak dapat melihat
semenjak 3 hari SMRS. Keluhan ini disertai dengan mata merah, berair, bola mata terasa seperti
ditusuk, silau saat melihat cahaya, OS mengeluh susah untuk membuka mata, dan merasa kelilipan.
Sebelumnya OS pernah datang ke poli mata 1 bulan yang lalu dengan keluhan mata merah dengan
penurunan penglihatan akibat terkena batang padi.

III.

Riwayat Penyakit Dahulu


:
- Terdapat riwayat pernah mengalami trauma benda yaitu batang padi
- Terdapat riwayat minum obat dari mantri (OS tidak ingat nama obat tersebut)
- Riwayat penyakit Diabetes Melitus disangkal
- Riwayat hipertensi disangkal
- Riwayat penyempitan lapang pandang disangkal
- Riwayat mual, muntah disertai pusing menjalar dari mata hingga kepala bagian belakang
disangkal
- Riwayat menggunakan jamu dalam jangka waktu yang lama disangkal
- Riwayat operasi mata disangkal
- Riwayat menggunakan kacamata disangkal

Riwayat Penyakit Keluarga


- Disangkal

PEMERIKSAAN FISIK
A. STATUS GENERALIS
Keadaan umum
:
Kesadaran
:

Tampak sakit sedang


Composmentis
2

IV.

Tanda Vital
:
o Tekanan Darah
o Nadi
o Suhu
o Frekuensi Napas
o Berat Badan
o Kepala
o Mata

:
:
:
:
:
:
:

130/80 mmHg
96 x/ menit
Afebris
28 x/ menit
46 Kg (menurut OS)
Normocephal
(Lihat Status Oftalmologi)

STATUS OFTALMOLOGI
INSPEKSI

OD
Gerakan bola mata baik

OS
Posisi / Hirschberg

kesegala arah

Gerakan bola mata baik


kesegala arah

Ortotropia

1/~

Visus Dasar
6/6

Persepsi Buruk

Normal perpalpasi
Tenang

TIO
Palpebra Superior &
Inferior

Hiperemis

Konjungtiva Tarsal

Normal perpalpasi
Tenang

Tenang

Superior & Inferior


Injeksi Siliar (+)

Konjungtiva Bulbi

Tenang

Keruh dan Edema

Kornea

Arcus Senilis

Hipopion
Bentuk bulat regular

Bilik Mata Depan

Sedang

Refleks cahaya -/Miosis


Tenang
Tidak dapat di nilai

Bentuk bulat regular


Pupil

Refleks cahaya +/-

Iris

Tenang

Lensa

Jernih
Shadow test : -

Tidak dilakukan
Funduskopi
Refleks fundus +
Tonometri (Schiotz) : Tidak dilakukan karena kontraindikasi dari ulkus kornea
Slit Lamp : Didapatkan kornea edema, dan keruh; pada COA terdapat hipopion; pada pupil
miosis.

V.

RESUME
Pria, 41 tahun datang dengan keluhan mata buram total sejak 3 hari SMRS. Keluhan
ini disertai dengan mata merah, berair, bola mata terasa seperti ditusuk, silau saat melihat
cahaya, OS mengeluh susah untuk membuka mata, dan merasa kelilipan. Terdapat riwayat
trauma batang padi dan meminum obat-obatan dari mantri.
Pada status generalis didapatkan dalam batas normal. Pada status ophtalmologi
didapatkan visus OD 1/~ proyeksi buruk. Konjungtiva tarsal superior dan inferior hiperemis.
Konjungtiva bulbi terdapat injeksi siliar. Pada kornea didapatkan edema kornea dan kornea
keruh. Pada COA didapatkan hipopion. Pupil miosis dan tidak didapatkan refleks pupil.

VI.

DIAGNOSA KERJA
- Ulkus Kornea et causa Jamur OD

VII.

DIAGNOSA BANDING
- Ulkus Kornea et causa Bakteri OD
- Ulkus Kornea et causa Virus OD

VIII. PEMERIKSAAN PENUNJANG


- Pemeriksaan KOH OD
- Pemeriksaan Gram OD
4

IX.

Pemeriksaan Fluorescent OD
Pemeriksaan Seidel OD

PENATALAKSANAAN
1. Medikamentosa
- Amphotericin B 0.25mg/ml (3 x gtt 2)
- Ketokonazol 200mg (2x1)
- Sulfasatropine 1 % (4 x gtt 2)
2. Bedah
- Keratoplasti OD
3. Saran :
- Rawat inap
- Hindari trauma
- Dilarang untuk menggosok mata
- Minum obat hanya yang diresepkan dokter secara teratur dan habiskan
- Kontrol teratur
- Edukasi mengenai pemberian obat.

X.

PROGNOSIS
OD :
Ad Vitam
Ad Functionam
Ad Sanationam
Ad Cosmeticam

:
:
:
:

ad bonam
dubia ad bonam
ad bonam
ad bonam

:
:
:
:

ad bonam
ad bonam
ad bonam
ad bonam

OS :

Ad Vitam
Ad Functionam
Ad Sanationam
Ad Cosmeticam