Anda di halaman 1dari 9

TUGAS

STRATEGI PENYULUHAN KESEHATAN


POLA MAKAN SEHAT

Disusun oleh:
Kelompok 7
Adib Wahyudi (1102010005)
Gwendry Ramadhany (1102010115)
Silmi Arfiyani (1102010269)

KEPANITERAAN KLINIK ILMU KEDOKTERAN KOMUNITAS


PERIODE 7 SEPTEMBER 2015 9 OKTOBER 2015
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS YARSI
I. Analisa Malasah Kesehatan dan Perilaku
A. Analisa masalah kesehatan

a. Tingginya angka kejadian gastritis


b. Tingginya angka kejadian dermatitis
c. Tingginya angka kejadian ISPA
d. Tingginya angka kejadian hipertensi
B. Analisa masalah perilaku
a. Banyak anggota keluarga binaan yang tidak mempunyai pola makan sehat.
b. Banyak anggota keluarga binaan yang masih jarang menerapkan pola
makan sehat.
c. Banyak anggota keluarga binaan yang jarang memasak makanan sesuai
dengan ketentuan pada pola makan sehat.
d. Banyak anggota keluarga binaan yang mengkonsumsi makanan tidak
sesuai dengan takaran pada piramida triguna makanan.
e. Banyak anggota keluarga binaan yang mengkonsumsi makanan tidak
sesuai dengan keberagaman makanan yang dianjurkan pada pola makan
sehat.
f. Banyak anggota keluarga yang memasak makanan tidak sesuai dengan
anjuran pada pola makan sehat.
g. Banyak anggota keluarga yang tidak mengikuti jadwal makan sesuai
dengan anjuran pada pola makan sehat.
h. Banyak anggota keluarga binaan yang tidak mengetahui dampak negatif
dari pola makan yang tidak sesuai dengan pola makan sehat.
C. Analisa faktor-faktor yang melatar belakangi perilaku sekarang
a. Kurangnya pengetahuan mengenai dampak dari tidak menerapkan pola
makan sehat.
b. Kurangnya ketersediaan

keragaman

bahan

makanan

yang

dapat

menunjang pola makan sehat.


c. Kurangnya kebiasaan dalam anggota keluarga binaan dalam menerapkan
pola makan sehat.
d. Adanya faktor kebiasaan dalam anggota keluarga binaan dalam
mengkonsumsi makanan cepat saji.
e. Adanya faktor ekonomi yang melatar belakangi anggota keluarga binaan
dalam memilih bahan makanan.
D. Perilaku yang diharapkan
a. Membiasakan setiap anggota keluarga binaan dalam menerapkan pola
makan sehat dalam kehidupan sehari-hari
b. Membiasakan setiap anggota keluarga binaan untuk memasak makanan
sesuai dengan ketentuan pada pola makan sehat.
c. Membiasakan setiap anggota keluarga binaan untuk mengkonsumsi
makanan sesuai dengan takaran pada piramida triguna makanan.

d. Membiasakan setiap anggota keluarga binaan untuk mengkonsumsi


makanan sesuai dengan keberagaman makanan yang dianjurkan pada pola
makan sehat.
e. Membiasakan setiap anggota keluarga untuk memasak makanan sesuai
dengan anjuran pada pola makan sehat.
f. Membiasakan setiap anggota keluarga untuk mengikuti jadwal makan
sesuai dengan anjuran pada pola makan sehat.
g. Mengurangi kebiasaan setiap anggota keluarga

binaan

dalam

mengkonsumsi makanan cepat saji.


h. Mengetahui dampak dari perilaku tidak menerapkan pola makan sehat.
II. Sasaran
a. Sasaran primer : ketiga keluarga binaan Desa Pangkalan
b. Sasaran sekunder: setiap anggota keluarga binaan
III.
Tujuan
A. Tujuan umum:
Tujuan umum kegiatan penyuluhan ini adalah upaya untuk memberdayakan
anggota keluarga binaan agar tahu, mau, dan mampu mempraktekan perilaku
penerapan pola makan sehat.
B. Tujuan khusus:
a. Anggota keluarga binaan mampu mengingat piramida triguna makanan,
keberagaman makanan pada setiap makannya, cara memasak, dan jadwal makan

IV.

sesuai anjuran pada pola makan sehat.


b. Anggota keluarga binaan mampu mempraktekkan anjuran pola makan sehat.
Strategi Umum
1. Advocacy
a. Pendekatan kepada ketua RT/RW
b. Pendekatan kepada kader
c. Pendekatan kepada kepala keluarga binaan
2. Dukungan lingkungan
a. Adanya contoh positif dari petugas kesehatan
b. Tersedianya sarana dapur di masing-masing rumah keluarga binaan
3. Pemberdayaan
a. Peran serta ketiga keluarga binaan dalam upaya penerapan pola makan sehat
4. Pendekatan dalan pemberdayaan / social support
a. RDD (research development dissemination)
Mengkaji masalah dan perilaku yang berkaitan dengan masalah perilaku
penerapan pola makan sehat
b. Problem solving
Masyarakat dilibatkan dalam proses pemecahan masalah
c. Social interaction
Memberdayakan petugas kesehatan untuk mengintervensi masalah penerapan

pola makan terutama dilingkungan keluarga masing-masing.


V. Pesan Pokok

VI.

a.

Jika anda menerapkan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari, anda telah

b.

memenuhi perilaku sadar kesehatan diri.


Jika anda memasak makanan sesuai dengan ketentuan pada pola makan sehat, anda

c.

telah memenuhi anjuran standar gizi.


Jika anda mengkonsumsi makanan sesuai dengan takaran pada piramida triguna

d.

makanan, anda telah memberikan asupan gizi seimbang pada tubuh anda.
Jika anda mengkonsumsi makanan sesuai dengan keberagaman makanan yang

e.

dianjurkan pada pola makan sehat, anda telah memenuhi anjuran standar gizi
Jika anda memasak makanan sesuai dengan anjuran pada pola makan sehat, anda

f.

telah mempertahankan nutrisi yang terkandung dalam bahan makanan tersebut


Jika anda mengikuti jadwal makan sesuai dengan anjuran pada pola makan sehat,

g.

anda akan terhindar dari penyakit gastritis


Jika anda mengurangi kebiasaan dalam mengkonsumsi makanan cepat saji, anda
telah mengurangi memasukan asupan makanan tidak bergizi kedalam tubuh anda.
Metode dan Saluran Komunikasi
A. Tipe saluran komunikasi yang digunakan
Dalam penyuluhan yang kami selenggarakan pada tanggal 1 Septemberi 2015
mengenai perilaku penerapan pola makan sehat, tipe komunikasi yang kami gunakan
dengan pemaparan materi pola makan sehat, cara-cara penerapannya di kehidupan
sehari-hari serta diskusi interaktif dengan jumlah peserta sebanyak empat orang.
Dimana masing-masing orang tersebut merupakan perwakilan dari satu keluarga.
Kami membagikan sembako, poster, dan buku resep yang berisi materi
penyuluhan serta melakukan diskusi kelompok dengan keempat peserta penyuluhan.

Media penyampaian informasi yang digunakan dalam penyuluhan ini antara lain:
- Poster
- Buku resep
VII.
Menetapkan Kegiatan Operasional
1. Nama kegiatan
Nama kegiatan penyuluhan ini adalah Perilaku Penerapan Pola Makan Sehat di
Kampung Pondok Makmur Desa Pangkalan RT 001/003 Kecamatan Teluk Naga
Kabupaten Tangerang Provinsi Banten

2. Tujuan
a. Tujuan Umum:
Tujuan

umum

kegiatan

penyuluhan

ini

adalah

upaya

untuk

memberdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau, dan mampu


menerapkan pola makan sehat di kehidupan sehari-hari.
b. Tujuan Khusus:

i. Anggota keluarga binaan mampu mengingat piramida triguna


makanan, keberagaman makanan pada setiap makannya, cara
memasak, dan jadwal makan sesuai anjuran pada pola makan sehat.
ii. Anggota keluarga binaan mampu mempraktekkan anjuran pola makan
sehat.
3. Konsep acara
a. Persiapan
i. Menghubungi ketiga kepala keluarga binaan di Desa Pangkalan untuk
berkumpul di salah satu rumah keluarga binaan pada waktu yang telah
ditentukan
ii. Mempersiapkan konsep acara dan media yang akan digunakan.
b. Pelaksanaan
i. Dilaksanakan pada siang hari pukul 11.00 WIB di salah satu rumah
keluarga binaan Desa Pangkalan.
ii. Ibu-ibu rumah tangga berkumpul pada waktu dan jam yang telah
disepakati
iii. Acara Penyuluhan

Perilaku

Penerapan

Pola

Makan

Sehat

dilaksanakan menggunakan media informasi (poster dan buku resep) .


iv. Acara berakhir pada pukul 12.00 WIB.
4. Waktu dan Tempat
Acara dilaksanakan pada tanggal 1 September 2015 di rumah Tn. Narsin Desa
Pangkalan, Kecamatan Teluk Naga dan dimulai pada pukul 10.00 WIB.

5. Susunan kepanitiaan
Pembicara

: Adib Wahyudi, Gwendry Ramadhany, Silmi Arfiyani

Pubdok

: Adib Wahyudi, Gwendry Ramadhany, Silmi Arfiyani

VIII. Menetapkan Pemantauan & Penilaian


A. Pemantauan (Monitoring)
1. Hal yang dipantau
A. Pesan atau bahan penyuluhan yang digunakan berupa cetakan poster.
Adapun pesan yang disampaikan meliputi penerapan pola makan sehat
yang kriterianya yaitu :
i. Piramida Triguna Makanan
ii. Keragaman bahan makanan sesuai anjuran pola makan sehat
iii. Cara memasak bahan makanan sesuai anjuran pola makan sehat
iv. Jadwal makan sesuai anjuran pola makan sehat
B. Input penyuluhan
Adapun dalam menentukan input suatu penyuluhan terdapat faktorfaktor yang mempengaruhi yang diantaranya man, money, material,
method.
1. Man

a. Anggota keluarga binaan yang belum pernah diberi penyuluhan


penerapan pola makan sehat
b. Petugas tenaga kesehatan yang jarang terjun langsung ke
masyarakat
2. Money
a. Penghasilan setiap keluarga yang berbeda-beda
b. Bahan baku makanan diluar jangkauan ekonomi keluarga binaan
3. Material
a. Tidak terdapatnya dapur yang bersih pada setiap keluarga binaan
b. Tidak tersedia bahan baku makanan
4. Method
a. Prosedur cara memilih bahan makanan sesuai dengan takaran dari
anjuran piramida triguna makanan
b. Prosedur cara memilih keragaman makanan sesuai dengan anjuran
c. Prosedur cara mengolah dan memasak bahan makanan
d. Prosedur dalam pengaturan jadwal makan
C. Hasil penyuluhan
Adapun hasil penyuluhan yang diharapkan pada masyarakat terhadap
perilaku penerapan pola makan sehat berupa perubahan pengetahuan
masyarakat sehingga jika telah memahami arti pentingnya kesehatan,
dapat terjadi perubahan perilaku masyarakat untuk dapat hidup sehat dan
makan bergizi.
Hasil ini diamati secara berkala apakah terdapat perubahan perilaku
masyarakat terhadap pola makan sehat. Jika pesan yang disampaikan
sebelumnya tidak berhasil mengubah perilaku masyarakat maka akan
dilakukan revisi pesan, bahan dan strategi penyuluhan bila perlu.
2. Indikator yang dipantau
a. Masyarakat peserta penyuluhan
b. Prosedur pengorganisasian kegiatan-kegiatan penyuluhan
c. Jumlah masyarakat yang dapat menerapkan pola makan sehat sesuai anjuran
d. Target pencapaian kegiatan
3. Cara memantau
a. Observasi
Dimana setelah dilakukan penyuluhan akan dilakukan pemantauan
secara berkala 1 kali seminggu untuk mengetahui apakah sudah terjadi
perubahan perilaku pada masyarakat terhadap penerapan pola makan sehat.
Misalnya apakah telah mengkonsumsi beragam makanan, memilih cara masak
yang baik, mengatur jadwal makan yang sesuai anjuran.
4. Orang yang memantau
a. Yang bertanggungjawab

Orang yang bertanggungjawab terhadap penyuluhan adalah ketua


kelompok dari tim penyuluhan
b. Yang melaksanakan
Orang-orang yang melaksanakan penyuluhan yaitu kelompok 7 yang
sedang menjalani kepaniteraan kedokteran komunitas di Desa Pangkalan
yang berjumlah 3 orang
5. Waktu diadakan pemantauan
Pemantauan dilakukan setiap 1 kali seminggu secara berkala selama 6
bulan. Kemudian dilihat respon dari masyarakat apakah sudah memahami pola
makan sehat dan juga apakah telah terjadi perubahan perilaku di masyarakat.
B. Penilaian
1. Evaluasi input
a. Mengajak anggota keluarga binaan untuk hadir dalam penyuluhan
b. Menambah tenaga kesehatan yang bisa langsung turun ke lapangan
c. Memberikan penyuluhan dengan media interaktif berupa poster dan buku
resep
d. Bergotong royong sesama anggota keluarga untuk saling mengingatkan
untuk menerapkan pola makan sehat
e. Mengajarkan langkah-langkah cara penerapan pola makan sehat
2. Evaluasi proses
Menilai prosedur penyuluhan atau penyampaian pesan kepada masyarakat
sehingga pesan tersebut dapat di mengerti oleh masyarakat.
3. Evaluasi hasil
Menilai apakah pesan yang disampaikan bisa berpengaruh terhadap
masyarakat yang mencakup perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku.
4. Evaluasi dampak
Dampak dari sebuah perilaku dapat diketahui setelah 1-2 tahun
berjalannya program yang telah dilaksanakan. Dampak ini dapat berupa angka
status gizi yang baik di daerah yang dilakukan penyuluhan.

IX.

Lampiran Foto Kegiatan

Poster

Buku Resep