Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH LAPORAN PEKERJAAN PERSIAPAN

PROYEK APARTEMEN THE KENCANA PONDOK


INDAH

DISUSUN OLEH :
HAIKAL AKBAR SANI
PANJI PRATAMA
M. ALDI IRJA S
MUHAMMAD HUSAIN
THALIA GRACIA M
ANINDA PUTRI UTAMI

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr. wb.


Dengan segala kerendahan dan ketulusan hati, penulis panjatkan puji dan syukur ke hadirat ALLAH
SWT, karena atas berkat rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan dan menyusun
Makalah dengan judul STUDI KASUS PEKERJAAN PERSIAPAN DALAM PROYEK
PEMBANGUNAN APARTEMEN THE KENCANA PONDOK INDAH.
Dalam pembuatan Makalah ini penulis dibantu oleh banyak pihak oleh karna itu melalui
kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada Universitas Pancasila dan
Kementerian Pekerjaan Umum selaku penyelenggara Pelatihan Pelaksana Lapangan Gedung serta
seluruh pihak yang terkait.
Penulis menyadari bahwa Makalah ini masih jauh dari sempurna yang disebabkan oleh
keterbatasan pengetahuan penulis. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang
bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga dapat bermanfaat bagi semua insan.

Jakarta, 17 Oktober 14

Penyusun

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

...................................................................................................

................................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG ......................................................................................

RUMUSAN MASALAH

.........................................................................

TUJUAN PENULISAN ......................................................................................

BAB II ISI
DASAR TEORI

......................................................................................

DATA PROYEK

......................................................................................

PERSIAPAN PEKERJAAN PROYEK ............................................................

BAB IV PENUTUP
KESIMPULAN ...................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA

...................................................................................................

13
14

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Pekerjaan Pelaksana Lapangan merupakan suatu elemen penting dalam suatu pembangunan maka
diperlukan suatu kompetensi dalam pelaksanaannya di lapangan seperti :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja dan lingkungan (K3-L) di tempat kerja
Mampu berkomunikasi dan bekerja sama di tempat kerja.
Mampu melaksanakan pekerjaan pondasi.
Mampu melaksanakan pekerjaan struktur.
Mampu melaksanakan pekerjaan arsitektur.
Membuat laporan pelaksanaan pekerjaan.

Berdasarkan elemen-elemen kompetensi yang dipaparkan diatas maka perlu diketahui cara
meningkatkan kompetensi tersebut dari mulai pengamalan teori tentang tugas pelaksana lapangan
hingga mampu menginterpretasikan penerapan teori di lapangan.
Dari penerapan teori ke lapangan diharapkan menjadi acuan bagi pelaksana lapangan agar lebih
kompeten dalam pekerjaannya sehingga memiliki kemampuan, sikap perilaku dan ilmu terkait agar
dapat melaksanakan pekerjaan dengan baik sesuai prosedur dan dokumen kerja yang diterapkan oleh
pelaksana proyek dan memperhitungkan keselamatan dan kesehatan pekerja dalam persiapan
pekerjaan persiapan di dalam proyek. Pekerjaan persiapan merupakan hal pertama yang harus
diperhatikan pelaksana pekerjaan agar tersusun sesuai prosedur.
1.2 RUMUSAN MASALAH
Terkait dengan pekerjaan persiapan yang terdapat pada latar belakang di atas, maka rumusan
masalah yang diperoleh ialah :
1. Bagaimana cara mengiterpretasikan gambar kerja dan spesifikasi teknis sesuai prosedur?
2. Bagaimana cara menyusun program kerja dalam pelaksanaan pekerjaan sesuai dokumen
kontrak ?
3. Bagaimana cara mobilisasi sumber daya yang sesuai dengan prosedur program kerja ?
1.3 TUJUAN PENULISAN
Tujuan dari penulisan ini diharapkan individu yang melaksanakan jabatan pelaksana lapangan
dapat mengetahui apa yang dilakukan dalam proyek sesuai prosedur pelaksana lapangan seperti
pekerjaan persiapan apa yang dilakukan dalam pekerjaan persiapan, prosedur apa yang ada dalam
pekerjaan persiapan.

BAB II

ISI MAKALAH

1.1 DASAR TEORI


Dalam pelaksanaan pembangunan gedung diperlukan kegiatan pekerjaan persiapan agar pekerjaan
pembangunan dapat terlaksana dengan baik. Hal-hal yang perlu dilakukan dalam pekerjaan persiapan
ialah :
1. Mampu mengiterpretasikan gambar kerja dan spesifikasi teknis
2. Mampu menyusun program kerja pelaksanaan pekerjaan.
3. Melaksanakan mobilisasi sumber daya
Maksud dari menginterpretasikan gambar kerja dan spesifikasi teknis ialah sebagai
pemahaman dalam melakukan pelaksanaan pekerjaan dengan cermat dan teliti, sehingga mampu
membuat instruksi kerja secara benar.
Dalam pekerjaan persiapan ada dua hal penting yaitu spesifikasi teknis dan gambar kerja.
Spesifikasi teknis ialah acuan baku mutu bagi seorang pelaksana lapangan dalam mengendalikan
pekerjaan, baik mutu waktu, mutu material, mutu tenaga maupun mutu biaya. Sementara gambar kerja
ialah acuan seorang pelaksana dalam memberikan arahan kepada tukang dan pekerja, dan gambar
kerja sebagai pedoman kerja untuk tukang.
Dalam penyusunan program kerja perlu diperhatikan jenis pekerjaan, material, peralatan, alat
berat dan tenaga kerja yang sesuai dengan dokumen kontrak maka perlu diidentifikasi jenis pekerjaan,
material, peralatan, alat berat, dan tenaga kerja dengan maksud agar tiap langkah pekerjaan
pembangunan gedung dapat diketahui.
Mobilisasi sumber daya adalah memfasilitasi sumber daya yang dibutuhkan selama pelaksanaan
pekerjaan bangunan gedung, sumber daya yang dimaksud terdiri dari sumber daya tenaga kerja,
sumber daya material, dan sumber daya peralatan.
1.2 DATA PROYEK
Dalam perencanaan metode pelaksanaan Proyek The Kencana-Pondok Indah, Jakarta
Selatan, kondisi dan disain gedung sangat menentukan. Oleh karena itu ketersediaan data-data
pendukung menjadi penting. Data-data tersebut diantaranya adalah data kondisi tanah, lingkup
pekerjaan, data geometris gedung dan lahan proyek, kondisi site dan lain. Data-data tersebut
dikelompokkan sebagai berikut:

Data umum, berisi data umum proyek seperti nama proyek, alamat proyek, nama owner,
konsultan, lingkup pekerjaan umum, jenis tender, waktu pelaksanaan, dll.
Data Teknis umum, berisi data-data teknis prinsip yang mempengaruhi pemilihan metode
pelaksanaan seperti kondisi tanah, elevasi muka air tanah, elevasi tanah existing, keberadaan
basement, besaran lingkup pekerjaan, dll.
Data lokasi proyek, data ini menginformasikan lokasi proyek gedung yang akan dikerjakan. Data
ini akan menunjukkan kemungkinan akses, ketersediaan lahan, kondisi lingkungan sekitar, jarak
dengan resources proyek, dll.

Lingkup pekerjaan, data ini menginformasikan pekerjaan-pekerjaan yang harus dikerjakan pada
gedung tersebut. Penjelasan lingkup yang lebih detil ini sebagai bahan metode apa saja yang harus
dibuat termasuk dalam penentuan schedule pelaksanaan.
Gambar gedung. Memberikan informasi mengenai bentuk gedung yang akan dikerjakan dari
gambar denah, potongan maupun gambar perspektif. Sedemikian hingga tergambar tingkat
kesulitan dalam pelaksanaannya.
Data Geometris gedung. Berupa data-data yang terperinci mengenai ukuran atau dimensi gedung
yang akan dikerjakan. Berisi data luasan tiap lantai, keliling dominan, tinggi floor to floor gedung
dan informasi mengenai volume material dominan pada tiap lantai yang penting dan dominan
dalam penentuan metode pelaksanaan dan schedule pelaksanaan.
Spesifikasi teknis. Berisi resume spesifikasi teknis yang mempengaruhi metode pelaksanaan
gedung. Beberapa diantaranya adalah mutu beton, kandungan fly ash beton, umur pembongkaran
bekisting, mutu besi tulangan, mutu bekisting, standar test material beton, besi dan tanah
disamping syarat pelaksanaan tertentu seperti mass concrete dll.
Data eksisting site. Data ini berisi foto-foto standart yang menunjukkan kondisi site lokasi
proyek. Dalam foto tersebut akan dijelaskan hal-hal yang mempengaruhi metode pelaksanaan.
Keseluruhan data-data di atas menjadi pertimbangan dalam menentukan metode pelaksanaan yang
paling tepat dan sesuai agar target-target pelaksanaan proyek dapat tercapai.

A. DATA UMUM
Data umum proyek disampaikan pada tabel berikut ini:
Tabel 1.

Data Umum Proyek

B. DATA TEKNIS UMUM


Data teknis umum berisi data-data teknis prinsip yang mempengaruhi pemilihan metode
pelaksanaan seperti kondisi tanah, elevasi muka air tanah, elevasi tanah existing, keberadaan
basement, dan lain-lain. Data-data tersebut disampaikan sebagai berikut:
Tabel 2. Data Teknis Umum

Berdasarkan BA Penjelasan Aanwijzing.

C. DATA LOKASI PROYEK


Data ini menginformasikan lokasi proyek gedung yang akan dikerjakan. Data ini akan
menunjukkan kemungkinan akses, ketersediaan lahan, kondisi lingkungan sekitar, jarak dengan
resources proyek, dan lain-lain. Data lokasi proyek diambil berdasarkan Peta Jakarta dan dengan
menggunakan software google earth. Berdasarkan data itu dibuat block plan yang merupakan
interpretasi atas data peta dan pengamatan saat site visit yang telah dilakukan.
Lokasi proyek tergambar pada denah dibawah ini.

Gambar 1. Lokasi proyek


Dengan kondisi eksisting sebagai berikut.
Sisi Utara

: Perkantoran

Sisi Selatan

: Perkantoran

Sisi Barat

: Pemukiman

Sisi Timur

: Jalan Arteri Pondok indah

1.3 PEKERJAAN PERSIAPAN PROYEK


Berikut pekerjaan persiapan proyek apartemen.

Gambar di atas menunjukkan gambar kerja yang perlu diketahui pelaksana pekerjaan agar sistem
floor decking dapat dipercepat.

Gambar di atas menunjukkan gambar kerja yang menjelaskan denah situasi proyek yang ada di
lapangan.

Gambar diatas menunjukkan shopdrawing (gambar kerja) yang perlu diketahui oleh pelaksana
dan diperiksa agar sesuai prosedur dan dapat dipertanggung jawabkan.

Berikut kurva s yang rencana proyek.

Berikut tahapan program kerja di proyek apartemen

Berikut laporan persiapan bahan dan material untuk plesteran dan pengacian.

BAB III

KESIMPULAN

Dari uraian yang telah dibuat, dapat diketahui fungsi pekerjaan persiapan dan pentingnya pekerjaan
persiapan bagi pelaksana lapangan karena pekerjaan persiapan merupakan acuan kerja agar pekerjaan
di lapangan dapat dilaksanakan sesuai prosedur dan dapat dipertanggung jawabkan tentang
keselamatn dan kesehatan kerja lingkungan proyek.

DAFTAR PUSTAKA

Kementrian Pekerjaan Umum Badan Pembinaan Konstruksi, Buku Panduan Materi Pelatihan
Pekerjaan Persiapan, 2013

DAFTAR PUSTAKA