Anda di halaman 1dari 4

132

GAYA DAN HUKUM-HUKUM NEWTON


Standar Kompetensi :
5. Memahami peranan usaha, gaya dan energi dalam kehidupan sehari-hari

INDIKATOR
KOMPETENSI DASAR
Mengenali gejala
Hukum
I Newton
dalam
kehidupan
sehari-hari.
5.2. Menerapkan hukum untuk menjelaskan
berbagai
peristiwa
dalam
kehidupan
sehari-hari
Mengenali gejala Hukum II Newton dalam kehidupan sehari-hari.
Mengaitkan hubungan antara gaya, massa dan percepatan pada hukum II newton.
Mengenali gejala Hukum III Newton dalam kehidupan sehari-hari.
Mengevaluasi bahwa untuk setiap aksi ada reaksi yang besarnya sama tetapi berlawanan arah
Menentukan besarnya gaya normal yang bekerja pada benda

RINGKASAN MATERI
F. Hukumhukum Newton tentang gerak
Sir Isaac Newton lahir 4 Januari 1642 di Whorts Thorpe, Lincoln Shire,
Inggris. Beliau menguasai berbagai bidang keilmuwan meliputi fisika,
matematika, ekonomi, filsafat, dan teologi.
Penemuannya yang fenomenal adalah gaya gravitasi yang terinspirasi saat
dirinya kejatuhan buah apel. Berawal dari peristiwa tersebut, Newton kemudian
mengembangkan tiga hukum gerak yang monumental dalam bukunya
Mathematical Principles of Natural Philosophy (The Principia). Ia merumuskan
berbagai persamaan gerak di bidang fisika dan astronomi. Ketiga hukum tersebut
menjadi acuan utama dalam menjelaskan gaya pada benda bergerak yang
memiliki massa dan percepatan. Hukum gerak ini disebut juga sebagai hukum
gerak Newton.

133

Hukum I Newton
LKS Hukum I newton: Kelembaman

GAYA-GAYA SEIMBANG
Benda dalam keadaan diam
V = 0 m/s

Benda dalam keadaan bergerak


V 0 m/s

a = 0 m/s2

a = 0 m/s2

Benda tetap dalam Benda


keadaan
tetap
diam
dalam keadaan bergerak dengan kecepatan tetap
V = 0 m/s
Hukum I newton menyatakan bahwa suatu benda yang sedang diam
cenderung untuk tetap diam, atau yang sedang bergerak lurus beraturan (ber-GLB)
cenderung terus bergerak lurus beraturan, jika gaya resultannya nol.
Kecenderungan benda untuk mempertahankan posisinya (yang sedang
diam cenderung untuk diam terus, atau yang sedang ber-GLB cenderung untuk
ber-GLB terus) dinamakan inersia. Sebuah objek yang besar memiliki
kecenderungan memiliki inersia yang lebih besar. Inersia sering dinamakan juga
kemalasan benda untuk berpindah tempat.
Gaya dikatakan seimbang ketika resultan gaya yang berkerja pada obyek
nol. Gaya yang tidak seimbang ketika resultan gaya yang bekerja pada obejek
tidak nol. Pada tarik tambang kedua tim menerapkan gaya, untuk tim yang
memenangkan lomba harus memiliki gaya yang lebih besar.
Percobaan 2.2.
Tujuan:
Menyelidiki sifat kelembaman suatu benda.
Alat dan Bahan:
1. Meja 1 buah
2. Kertas 1 buah
3. Gelas plastik 1 buah

134

Hipotesis

..................................................................................................................
..................................................................................................................
..................................................................................................................

Langkah Kerja:
1. Letakkan kertas di atas meja!
2. Letakkan gelas di atas kertas tersebut!
3. Tariklah kertas dengan cepat! Amati apa yang terjadi!
4. Lakukan langkah 12 kemudian tarik kertas secara perlahan-lahan! Amati
apa yang terjadi!
5. Buatlah kesimpulan dari kegiatan di atas!
6. Sampaikan kesimpulan di depan kelas! Beri kesempatan pada kelompok lain
untuk menanggapi!
7. Kembalikan alat dan bahan yang telah selesai kamu gunakan ke tempat
semula!
Percobaan 2.2.
Tujuan:
Menyelidiki sifat kelembaman suatu benda.
Alat dan Bahan:
1. Bola Bekel 1 buah
2. Kertas 3 lembar
Hipotesis

..................................................................................................................
..................................................................................................................
..................................................................................................................

Langkah Kerja:
a. Letakkan selembar kertas di meja yang datar, kemudian letakkan kelereng di
kertas tersebut.
Kemudian tarik kertas dengan cepat (dihentakkan).

Apa yang terjadi pada kelereng tersebut? (1)

135

b. Ulangi percobaan ini beberapa kali dengan cara yang sama. Dari percobaanpercobaan itu, kesimpulan apa yang dapat kamu ambil mengenai
kecenderungan kelereng itu? (2)
c. Kemudian kertas dikembalikan pada kedudukan semula dan kelereng
diletakkan lagi di atas kertas. Sekarang tariklah kertas tersebut dengan
perlahan-lahan tanpa sentakan. Apa yang terjadi dengan kelereng tersebut?(3)
d. Kertas ditarik perlahan-lahan lagi seperti di atas, kemudian mendadak tarikan
dihentikan. Apa yang terjadi dengan kelereng tersebut?(4)
e. Ulangi percobaan ini beberapa kali dengan cara yang sama. Kesimpulan apa
yang dapat kamu ambil mengenai kecenderungan gerak kelereng itu? (5)
f. Bagaimana kesimpulan Anda yang dapat dirangkum dari kegiatan di atas? (6)
Kesimpulan:
..................................................................................................................
..................................................................................................................
..................................................................................................................
Pertanyaan Aplikasi:
1. Tulis ulang pernyataan dari hukum I Newton!
2. Jika gaya bekerja seimbang berapakah percepatan yang dihasilkan?
Bagaimana dengan kecepatannya?
3. Besaran apakah yang menyebabkan suatu objek mengalami perubahan gerak?
4. Apa yang diperlukan oleh suatu benda agar mengalami percepatan?
5. Berapakah jumlah gaya yang bekerja jika Adi mendorong gerobak dengan
gaya 5N ke kanan dan Ade mendorong gerobak dengan gaya 5N ke kiri?

6. Berapakah jumlah gaya total jika Adi mulai untuk menarik bukannya

mendorong pada soal no 5?