Anda di halaman 1dari 6

1.

Bantal sulam (palaquium walsurifolium)

3. bulian (eusderoxylon zwageri)

Diameter pohon sekitar 45cm dan dapat


tumbuh hingga tingginya mencapai 45m.
Biasanya tumbuh di rawa gambut atau
kawasan dengan ketinggian sekitar 1000m
diatas permukaan laut. Penyebarannya di
semenanjung Malaysia, Sumatera, dan
Kalimantan Timur. Di Kalimantan dikenal
dengan nama Beitis, Margetahan, Nyato,
Nyatoh, Nyatoh Jangkar.

Tinggi pohon sekitar 36m dengan diameter


batang 95cm. Bisa tumbuh di lahan dengan
ketinggian 600m yang biasanya terdapat di
lereng bukit dengan jenis tanah yang
berpasir. Jenis kayu ini sangat kuat, tahan
lama, dan bisa digunakan untuk konstruksi
berat. Pendistribusian di Malaysia,
Sumatera, Jawa, Kalimantan, Filipina, dan
Maluku. Terkenal dengan nama Belian,
Belian Timun, Betian, Talion Bening,
Tebelian Geriting, Telianoii, Teluyan, Ulin,
Ulin Bening, Ulion.

2. bayur (pterosperium Javanicum Jungh)

4. Jelutung (dyera sp)

Ketinggian pohon bisa mencapai 59m dan


diameter batang bisa sampai 54cm, Bisa
tumbuh di ketinggian 600m di daerah
pegunungan namun juga kadang bisa
ditemukan di daerah batu gamping. Pohon
ini biasa digunakan dalam konstruksi
rumah maupun untuk furniture. Distribusi
penyebarannya di India, Serawak, Sabah,
Tengah, dan Kalimantan Timur. Di
Kalimantan Timur terkenal dengan nama
Bayur.

ketinggian pohon bisa mencapai 75m


dengan diameter batang 159cm. Biasa
tumbuh di hutan dengan tanah berpasir dan
perbukitan dengan ketinggian 400m.
Getahnya bisa digunakan untuk membuat
permen karet dan kayunya bisa digunakan
untuk membuat perabotan. Distribusi di
Thailand,
semenanjung
Malaysia,
Sumatera, dan Kalimantan. Di Indonesia
terkenal dengan nama Jelutong atau
Pantung

5. Akar Karak (ficus uniglandulosa wall)

7. Anggrek Larat

Tinggi pohon hanya sekitar 14m dengan


diameter batang sekitar 15cm. Batangnya
berwarna putih dan bergetah. Biasa
tumbuh di ketinngian 1700m. seringnya di
sepanjang aliran sungai dan lereng bukit.
Terkadang juga bisa ditemukan di batu
kapur, tanah berpasir, dan tanah liat.
Distribusi tumbuhnya di burma, thailand,
semenanjung
Malaysia,
Sumatera,
Kalimantan, dan Filipina. Terkenal dengan
nama Akar Karak, Kara, atau Wa Punot.

Anggrek Larat yang dalam bahasa Inggris


dikenal sebagai Cooktown Orchid,
berkerabat dekat dengan beberapa jenis
anggrek lainnya seperti Anggrek Merpati,
Anggrek Albert, Anggrek Stuberi, Anggrek
Jamrud, Anggrek Karawai, dan Anggrek
Kelembai. Dalam bahasa latin tumbuhan
ini
dikenal
sebagaiDendrobium
phalaenopsis dengan sinonim Vappodes
phalaenopsis, dan Dendrobium bigibbum.
8. Anggrek tebu

6. Amorphophallus titanum;

Bunga bangkai raksasa; (Bunga bangkai


tidak termasuk dalam famili Arecaceae
(Palmae) melainkan dalam famili Araceae
(talas-talasan)

Anggrek
tebu
(Grammatophyllum
speciosum) merupakan anggrek terbesar,
paling besar dan paling berat diantara
jenis-jenis anggrek lainnya. Dalam satu
rumpun dewasa, anggrek tebu dapat
mencapai berat lebih dari 1 ton dan
mempunyai panjang malai hingga 3 meter
dengan diameter malai sekitar 1,5-2 cm.
Itulah sebabnya tanaman ini layak
menyandang predikat sebagai anggrek
terbesar dan terberat atau anggrek raksasa

9. Kantong semar yang karnivora

Sewaktu daun masih muda, Kantong


pemangsa pada Nepenthes tertutup.
Lantas, membuka ketika sudah dewasa.
Namun bukan berarti kantung flora
karnivora ini menutup sewaktu masih
muda saja. Ia menutup diri ketika sedang
mengganyang mangsa. Tujuannya supaya
proses pencernaan berjalan lancar dan
tidak diganggu kawanan musuh yang siap
merebut makanan yang sudah ia peroleh
10. Tengkawang

11. Kokoleceran

Kokoleceran adalah maskot provinsi


Banten yang merupakan salah satu
tanaman endemik Banten yang dipercaya
hanya terdapat di Taman Nasional Ujung
Kulon. Saya tidak membahas kokoleceran
yang berupa permainan tradisional dengan
baling-baling bambu. Tetapi kokoleceran
yang merupakan tanaman langka bernama
ilmiah Vatica bantamensis, yang menjadi
flora identitas provinsi Banten namun
keberadaannya sangat misterius.
12. Anggrek hitam ; Coelogyne pandurata

Tengkawang (Shorea spp.) adalah nama


buah dan pohon dari genus Shorea yang
buahnya menghasilkan minyak nabati.
Pohon Tengkawang hanya terdapat di
pulau Kalimantan dan sebagian kecil
Sumatera. Dalam bahasa Inggris, flora
(tanaman) langka ini dikenal sebagai Illepe
Nut atauBorneo Tallow Nut. Pohon yang
terdiri atas belasan spesies (13 diantaranya
dilindungi dari kepunahan) ini menjadi
maskot
(flora
identitas)
provinsi
Kalimantan Barat.

Anggrek hitam (Coelogyne pandurata),


sebagaimana namanya, mempunyai ciri
khas pada bunganya yang memiliki lidah
(labellum) berwarna hitam. Anggrek
langka ini dalam bahasa Inggris disebut
sebagai Black Orchid. Sedangkan di
Kalimantan Timur, Anggrek Hitam yang
langka ini mempunyai nama lokal Kersik
Luai.

13. Anggrek Hartinah

Anggrek Hartinah atau Anggrek Tien


Soeharto (Cymbidium hartinahianum)
merupakan salah satu jenis tumbuhan
anggrek yang endemik (hanya tumbuh di
daerah tertentu) Sumater Utara, Indonesia.
Jenis anggrek yang diketemukan pertama
kali pada tahun 1976 ini bisa diketemukan
di Desa Baniara Tele Kecamatan Harian
Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.
Anggrek Tien Soeharto atau sering disebut
juga
sebagai
Anggrek
Hartinah
(Cymbidium hartinahianum) merupakan
anggrek tanah yang hidup merumpun
14. Korma Rawa

15. Johanneste ijsmaria altifrons; Daun


paying

Daun sang merupakan salah satu dari 4


spesies anggota genus Johannestijsmania
yang hanya tumbuh di kawasan Asia
Tenggara. Daun Sang merupakan anggota
famili Arecaceae (Pinang-pinangan atau
Palem). Tanaman Daun Sang yang
mempunyai
nama
ilmiah
Johannestijsmania altifrons, disebut juga
sebagai Daun Payung Sal, Sal (Malaysia),
Bang Soon (Thailand), Joey Palm,
Diamond Joey Palm, Umbrella Leaf Palm
(Inggris).
16. Ugeissona Utilis; Bertan

Korma rawa (Phoenix paludosa) tumbuh


berumpun dengan tinggi batang mencapai
5 meter. Daunnya berbentuk sirip yang
mempunyai panjang sekitar dua meter.
Pada bagian pangkal daunnya tumbuh
duri. Duri-duri ini sebenarnya merupakan
anak-anak daun yang berubah bentuknya.
Tiap daun mempunyai sekitar 25 anak
daun yang tersusun dalam 4-5 kelompok.

Bertan yang mempunyai nama latin


Eugeissona utilis, dan oleh masyarakat
setempat disebut sebagai Kadjatoa dalam
bahasa Inggris dikenal sebagai wild
bornean sago palm yang berarti Sagu Liar
Borneo.

17. Palem Merah

Palem Merah atau Pinang Merah


(Cyrtostachys renda) yang kemudian
ditetapkan menjadi flora maskot provinsi
Jambi adalah tanaman hias. Dinamakan
Palem Merah lantaran pelepah pinang ini
berwarna merah menyala. Dan lantaran
warna merah pada pelepah daunnya itu
Pinang Merah (Cyrtostachys renda)
acapkali disebut Pinang Lipstik.
18. Balam Suntai

19. Cendana

Cendana (Santalum album). Cendana atau


cendana wangi, merupakan tanaman
langka penghasil kayu cendana dan
minyak cendana. Kayunya digunakan
sebagai rempah-rempah, bahan dupa,
aroma terapi, campuran parfum, serta
sangkur keris (warangka). Cendana adalah
tumbuhan parasit pada awal kehidupannya.
Kecambahnya memerlukan pohon inang
untuk
mendukung
pertumbuhannya,
karena perakarannya sendiri tidak sanggup
mendukung
kehidupannya.
Karena
prasyarat
inilah
cendana
sukar
dikembangbiakkan atau dibudidayakan.
Kayu cendana wangi (Santalum album)
kini sangat langka dan harganya sangat
mahal.
20. Damar

Balam
Suntai
(Palaquium
walsurifolium),balam suntai adalah salah
satu
jenis
tanaman
langka
asli
indonesia.tanaman langka ini memiliki
kualitas kayu yang baik. kelas keawetan
tanaman langka ini adalah kelas IV dan
kekuatannya kelas II. maka tidaklah heran
kalau tanaman langka ini banyak dicari
orang

Damar,
Kopal
Keruling
(Agathis
labillardieri). Tanaman langka ini berasal
dari papua. Damar adalah salah satu jenis
pohon potensial yang mempunyai nilai
ekonomi tinggi. Tanaman langka ini
tingginya bisa mencapai 60 m dan
dimeternya 2 m.

21 Raflesia Arnoldi

Bunga Rafflesia hidup di Taman Nasional


Bengkulu, mempunyai ukuran dengan
diameter bunga hampir mencapai 1 meter.
Bunga ini terkenal dengan sebutan bunga
bangkai karena mengeluarkan bau busuk
yang menyengat.
22. Enau

pohon yang tinggi (Arbor) batangnya


dapat mencapai 20 m bahkan lebih.
24. Tembesu

Tembesu (Fagraea fragrans) termasuk


kedalam famili Loganiaceae. Daerah
penyebarannya Sumatera, Kalimantan,
Sulawesi, Jawa Barat, Maluku, dan Irian
Jaya. Tempat tumbuh pada tanah datar dan
sarang atau tempat yang tidak becek, tanah
liat berpasir, dengan type curah hujan A
sampai B pada ketinggian 0500 dpl.
Tinggi pohon tembesu mencapai 40 m,
dengan panjang batang bebas cabang
sampai 25 m, diameter 80 cm atau lebih,
dengan batang tegak dan tidak berbanir.
25. Jelutung

Enau (Arenga pinnata) adalah palma yang


terpenting setelah kelapa (nyiur) karena
merupakan tanaman serba guna. Tinggi
palma dapat mencapai 25 m. Berdiameter
hingga 65 cm, batang pokoknya kukuh dan
pada bagian atas diselimuti oleh serabut
berwarna hitam yang dikenal sebagai ijuk.
23. Mimba

Mimba (Azadirachta indica). Tanaman


langka ini nama lainnya Mimbo atau
Mimba. Tanaman langka ini merupakan

Jelutung atau jelutong (Dyera costulata,


syn. D. laxiflora) adalah spesies pohon
dari subfamilia oleander. Pohon ini dapat
tumbuh hingga 60 meter dengan diameter
sebesar 2 meter. Pohon ini tumbuh di
semenanjung
Malaysia,
Kalimantan,
Sumatra dan bagian selatan Thailand.