Anda di halaman 1dari 11

Metode Pembelajaran

Diskusi
Oleh
Faiqotul H. P. M.
Amalia W. S.
Wara Titi M.
Faridah Fauziyah
Zainul Arifin

Kelompok 2:
120210101006
120210101008
120210101012
120210101018
120210101046

Pengertian Diskusi
Diskusi Menurut Sugeng Paranto (1981)
berasal dari bahasa latin discussio, discussi, atau discussum yang
berarti memeriksa, memperbincangkan, dan membahas.
Diskusi menurut Trowbridge dan Bybee (1990)
diskusi adalah bertukar informasi dan ide-ide di antara anggota
kelompok atau kelas. Kelompok bisa kecil (dengan anggota sekitar 2
orang) atau sedang (sekitar 8 orang).
Pengertian Metode Diskusi Di Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia
metode diskusi adalah cara belajar atau mengajar yangmelakukan
kegiatan tukar pikiran antara siswa dengan guru dan antara siswa
dengan siswa sebagai peserta diskusi.

Metode diskusi menurut Soetomo


metode diskusi merupakan suatu metode
pengajaran yang mana guru memberikan
suatu persoalan (masalah) kepada murid
dan para murid diberi kesempatan untuk
memecahkan masalah itu dengan temantemannya.
Diskusi kelompok menurut Slameto
diskusi kelompok ialah percakapan yang
direncanakan atau dipersiapkan di antara
tiga orang siswa atau lebih tentang topik
tertentu dengan seorang pemimpin.

Tujuan metode diskusi dalam


belajar-mengajar
Menanamkan dan mengembangkan
keberanian untuk mengemukakan pendapat
sendiri.
Mencari kebenaran secara jujur melalui
pertimbangan pendapat yang mungkin saja
berbeda antara satu dengan yang lain.
Belajar menemukan kesepakatan pendapat
melalui musyawarah.
Memberikan kehidupan kelas yang lebih
mendekati kegiatan hidup yang sebenarnya.

Ciri-ciri Metode Diskusi


Terdiri dari beberapa orang, bisa
lebih dari tiga orang.
Ada permasalahan yang sedang
dicarikan solusi pemecahannya.
Ada yang menjadi pemimpin.
Ada proses tukar pendapat atau
informasi.
Menghasilkan rumusan alternatif
pemecahan masalah yang sedang
dibahas.

Pelaksanaan Metode Diskusi


a. Tahap Persiapan
(1)merumuskan tujuan yang ingin
dicapai
(2)menentukan jenis diskusi
(3)menetapkan masalah yang akan
dibahas
(4)mempersiapkan segala sesuatu

b. Tahap Pelaksanaan
(1)memeriksa segala persiapan
(2)memberikan pengarahan sebelum
dilaksanakan diskusi
(3)melaksanakan diskusi sesuai dengan
aturan main yang telah ditetapkan
(4)memberikan kesempatan yang sama
kepada setiap peserta diskusi
(5)mengendalikan pembicaraan kepada
pokok persoalan yang sedang dibahas

c. Tahap Penutupan
(1)membuat pokok-pokok
pembahasan sebagai kesimpulan
sesuai dengan hasil diskusi
(2)mereview hasil diskusi dengan
meminta pendapat dari seluruh
peserta sebagai umpan balik untuk
perbaikan selanjutnya.

Jenis-jenis metode diskusi

whole group
Fish bowl
Colloquium
Informal debate
Simposium
Brain Storming group
Syndicate group
Panel
Buzz group

Kelebihan Metode Diskusi


Suasana kelas lebih hidup;
Dapat menaikan prestasi kepribadian individu, seperti
sikap toleransi, demokrasi, berpikir kreatif, berpikir kritis,
sistematis, sabar dan sebagainya;
Kesimpulan hasil diskusi mudah dipahami siswa;
Siswa dilatih belajar untuk mematuhi peraturan-peraturan
dan tata tertib layaknya dalam suatu musyawarah;
Membantu siswa untuk mengambil keputusan yang lebih
baik; dan
Tidak terjebak ke dalam pikiran individu yang kadangkadang salah, penuh prasangka dan sempit. Dengan
diskusi seseorang dapat mempertimbangkan alasanalasan/pikiran-pikiran orang lain.

Kekurangan Metode Diskusi


Kadang-kadang bisa terjadi adanya pandangan dari
berbagai sudut untuk masalah yang dipecahkan,
bahkan mungkin pembicaraan menjadi
menyimpang, sehingga memerlukan waktu yang
panjang;
Dalam diskusi menghendaki pembuktian logis, yang
tidak terlepas dari fakta-fakta, dan bukan berupa
jawaban yang hanya dugaan atau coba-coba saja;
Tidak dapat dipakai pada kelas yang besar; dan
Biasanya orang menghendaki pendekatan yang
lebih formal.