Anda di halaman 1dari 14

Perkembangan Islam Pada

Abad Pertengahan
Dewi wulandari
Lixa Dewi Puspita Rahayu
Nurman
Ramdoni

Tentang Dunia Islam Pada abad


Pertengahan
Kerajaan pada abad pertengaha
n
Perkembangan pada abad perte
ngahan

Tentang Dunia Islam pada Abad


Pertengahan

Sejarah Islam memasuki 3 periode, yaitu periode


klasik (650-125 M), periode pertengahan (12501800 M), dan periode modern (1800-sekarang).
Pada periode klasik, Islam mengalami kemajuan
dan masa keemasan. Hal ini ditandai dengan
luasnya wilayah kekuasaan Islam, kemajuan Ilmu
pengetahuan, adanya integrasi antar wilayah.
Pada abad pertengahan, Islam mengalami
kemunduran. Karena wilayah Islam menjadi
kerajaan- kerajaan terpisah. Kerajaan-kerajaan itu
antara lain: Kerajaan Ottoman di Turki, Kerajaan
Mogul di India, Kerajaan Safawi di Persia.

Kerajaan Pada
Abad
Pertengahan

Kerajaan O
ttoman di
Turki

Kerajaan M
ogul dari
India

Kerajaan S
afawi

Kerajaan Ottoman di Turki

Kerajaan Ottoman didirikan dan diproklamasikan


kemerdekaannya oleh Utsman I dari bangsa Turki
Utsmani.
Utsman I dinobatkan sebagai raja (sultan) pertama dari
kerajaan Ottoman. Kerajaan Ottoman mengalami
kemajuan pada masa pemerintahan Sultan Muhammad
II (1451-1481 M).
Kerajaan Ottoman mengalami masa keemasan pada
masa pemerintahan Sultan Sulaeman I (1520-1566 M).
Pada masa pemerintahannya kerajaan Ottoman
memiliki wilayah yang cukup luas.
Kerajaan Ottoman Turki mengalami kemunduran pada
waktu Sulaeman Agung Meninggal dunia.

Kerajaan Pada
Abad
Pertengahan

Kerajaan O
ttoman di
Turki

Kerajaan M
ogul dari
India

Kerajaan S
afawi

Kerajaan Mogul dari India

Peranan umat Islam India dalam penyebarluasan agama


Islam dapat dilihat empat periode:
Periode sebelum kerajaan Mogul (705-1526 M)
Periode Mogul (1526-1858 M)
Periode masa penjajahan Inggris (1858-1947 M)
Periode negara India Sekuler (1947-sekarang).
Kerajaan Mogul didirikan oleh Zahiruddin Muhammad
Babur dan berpusat di Delhi (India).
Kerajaan Mogul silih berganti dipimpin oleh 15 orang raja.
Kerajaan Mogul mencapai puncak kejayaan saat diperintah
oleh Akbar Syah I (1556-1605) M) Nuruddin Muhammad
Jahangir (1605- 1627 M), Syah Jihan (1627-1658 M), dan
Aurangzeb atau Alamgir I (1658- 1707 M).

Kerajaan Pada
Abad
Pertengahan

Kerajaan
Ottoman
di Turki

Kerajaan
Mogul dari
India

Kerajaan
Safawi

Kerajaan Safawi di Persia


Kerajaan SafawiIran)
didirikan oleh Syah Ismail Syafawi (Ismail I)
(sekarang

pada tahun 907 H (1501 M) di tabriz.


Kerajaan Safawi mencapai puncak kejayaannya ketika
diperintah oleh Syah Abbas (1585- 1628 M).
Setelah pemerintahan Syah Abbas berakhir dan digantikan
oleh sultan berikutnya, kedudukan kerajaan Safawi menjadi
lemah.
Selanjutnya Persia diperintah oleh Dinasti Zand (1759-1794).
Dinasti Qajar (1794-1925), Dinasti Pahlevi (1925-1979.
Pada tanggal 11 Februari 1979 melalui revolusi Islam yang di
pimpin oleh Ayatullah Komeini (1900-1989 M), sistem
kerajaan di ugah menjadi Republik (demokrasi) denngan
nama Jumhuriye Eslami-ye Iran dan presiden pertamanya
Abalhassan Bani Sadr.

Pada waktu kerajaan- kerajaan Islam dan umat


Islam di berbagai wilayah dari banua Asia dan
Afrikan berada dalam keadaan lemah, sebaliknya di
wilayah Eropa justru dalam keadaan kuat.
Penyebab kuat dan majunya bangsa Eropa adalah
pengaruh dari dunia Islam. Pada awalnya bangsa
Eropa mempelajari ilmu dari umat Islam pada
periode klasik, kemudian mereka dalami dan
kembangkan.
Selanjutnya mereka menjajah negara- negara
lemah khususnya kerajaan kerajaan Islam dan
umat Islam yang ada di wilayah Asia dan Afika

Tentang Dunia Islam Pada abad


Pertengahan
Kerajaan pada abad
pertengahan
Perkembangan Pada Abad
Pertengahan

Perkembangan Ajaran Islam


Pada Abad Pertengahan
Perkembangan Ilmu
Pengetahuan Pada Abad
Pertengahan

Perkembangan
Kebudayaan Islam Pada
Abad Pertengahan

Perkembangan Ajaran Islam pada


Abad Pertengahan

Di India Kerajaan Mogul telah melaksanakan berbagai usaha


dakwah dan pendidikan Islam antara lain dengan membangun
masjid- masjid dan madrasah- madrasah.
Sekelompok ulama India telah menyusun sebuah kitab yang
berjudul Al-fatawa Al- Hindiyyah berisi tentang kumpulan fatwa
Mazhab Hanafi.
Di Mesir saat Dinasti Mamluk bekuasa telah muncul beberapa
ulama besar antara lain Ibnu Hajar Al-Asqalani dan Ibnu
Khaldun, selain itu ada ulama lama besar lainnya yaitu
Jalaluddin Al-Mahalli, Jalaluddin As-Suyuti, Ibnu Kasir,dan Imam
An-Nawawi.
Selain itu ada juga para cendikiawan muslim seperti, Ibnu Abi
Usaibiah, Abu Al-Fida, Ibnu Tagri Badri Atabaki, Al-Maqrizi, Abu
Hasan Ali Nafis, dan masih banyak cendikiawan muslim lainnya

Perkembangan Kebudayaan Islam


pada Abad Pertengahan