Anda di halaman 1dari 6

Nama

NPM
Kelas
Tugas

: Lina Hidayanti Gulo


: 2011210133
:A
: Metodologi Penelitian

A. Contoh kelebihan dan kekurangan metode ANOVA


1. Dari tabel berikut lakukan perhitungan secara ANOVA 1 arah atau 1 variabel.
2. Buat analisis pada p 1% dan 5%.
3. Hitung SD masing-masing kelompok data.
Tabel: Rata-rata jumlah spora fungi mikoriza arbuskular per 200 g sampel tanah
hasil isolasi langsung dari sampel tanah dari rizosfir empat varietas kelapa sawit
Kode
sampel
1.1
1.2
2.1
2.2
3.1
3.2
4.1
4.2
Jumlah
Rata-rata

Jumlah spora per 200 g sampel dari varietas kelapa sawit


Dura dumpy
Dura bel
Pisifera
Tenera
10
13
52
20
12
10
20
9
22
33
7
19
9
49
10
19
23
21
64
12
127
44
17
28
50
58
17
21
37
31
10
18
290
259
197
146
36,25 a
32,37 a
24,62 a
18,25 a

4. Buat kesimpulan:
a. Manakah data terbaik berdasarkan nilai Sdnya?
b. Sebutkan kelebihan metode ANOVA.
c. Sebutkan kekurangan metode ANOVA.
B. Hasil pemeriksaan kekerasan tablet Antalgin yang menggunakan 3 jenis amylum
(formula, cara pentabletan dan kekuatan kempa sama)
No. Tablet
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Amylum solani
2%
5,2
5,2
5,4
5,3
5,4
5,5
5,1
5,0
5,6
5,3

Amylum manihot
3%
5,6
5,7
5,9
6,1
6,0
6,3
5,8
6,2
5,9
6,1

Amylum Tritici
5%
6,8
6,6
6,5
6,4
6,7
6,9
6,4
6,8
6,8
6,7

1. Lakukan analisis ANOVA 1 arah pada p 1% dan 5%.


2. Manakah tablet dengan kekerasan terbaik, berikan alasannya!

3. Dari ketiga kelompok pati tersebut memang benar-benar berbeda satu sama lain
atau ada kelompok yang berbeda.
Jawaban:
Soal A
1. Analisis ANOVA
Kode
sampel
1.1
1.2
2.1
2.2
3.1
3.2
4.1
4.2
Jumla
h
RataRata
SD

Jumlah spora per 200 g sampel dari varietas kelapa sawit


Dura dumpy
Dura bel
Pisifera
Tenera
X1
X12
X1
X12
X1
X12
X1
X12
10
100
13
169
52
2704
20
400
12
144
10
100
20
400
9
81
22
484
33
1089
7
49
19
361
9
81
49
2401
10
100
19
361
23
529
21
441
64
4096
12
144
127
16129
44
1936
17
289
28
784
50
2500
58
3364
17
289
21
441
37
1369
31
961
10
100
18
324
290
21336
259
10461
197
8027
146
2896
36,25 a

2667

32,37 a

1307,625

24,62 a

1000,375

18,25 a

362

39,32

17,22

21,30

5,75

Tabel persiapan hitungan ANOVA


Yang dihitung
Nk
Xk
X2k
X

Kel. 1
8
290
21336
36,25

Kel. 2
8
259
10461
32,37

Kel.3
8
197
8027
24,62

Kel. 4
8
146
2896
18,25

Jumlah ()
32
892
42720
111,49

1. JKT = X2T (XT)2 = 42720 (892)2 = 17855,5


N
32
2
( 290) ( 259)2 (197)2 (146)2
+
+
+
2. JKK={(XK)2}(XT)2=
8
8
8
8

- (892)2 =

1548,75
3.
4.
5.
6.
7.
8.

nK
N
JKD = JKT JKK = 17855,5 - 1548,75 = 16306,75
dbT = N 1 = 32 1 = 33
dbK = K 1 = 4 1 = 3
dbd = N K = 32 4 = 28
MKK = JKK : dbK = 1548,75 : 3 = 516,25
MKd = JKD : dbd = 16306,75 : 28 = 582,3839

Tabel ringkasan ANOVA


Sumber
varian

JK

db

MK

Fo

Ft

Kelompok

1548,75

516,25

Dalam (d)

16306,7
5
17855,5

28

582,383
9
-

Total (T)

31

121,718
4
-

4,57 (p=1%)
2,98 (p=5%)

Fo = MKK : MKd = 516,25 : 582,3839 = 0,8864


Fo < F tabel pada p = 0,01 dan p = 0,05 tidak ada perbedaan bermakna
Tidak ada perbedaan bermakna antara rata-rata jumlah spora fungi mikoriza
arbuskular per 200 g sampel tanah hasil isolasi langsung dari sampel tanah
dari rizosfir empat varietas kelapa sawit.
2. Kesimpulan
a. Data terbaik berdasarkan nilai SD yang diperoleh adalah data kelompok 4
(Tenera) dengan nilai SD terkecil yaitu 5,75.
b. Kelebihan: ANOVA memang dirancang untuk menganalisis data dari disain
penelitian yang memiliki lebih daripada dua kondisi. ANOVA menganalisis
perbedaan antara rata-rata semua kondisi di dalam eksperimen secara serentak.
Jadi, bukannya melakukan uji-t berpasangan satu-persatu, ANOVA menguji
apakah setiap set dari rata-rata berbeda satu dengan yang lain dengan
menggunakan hanya satu uji statistis. Dengan kata lain, ketika ada 5 kelompok
eksperimental dan kontrol dan peneliti ingin mengetahui apakah sebuah
keefektifan sebuah kelompok berbeda dengan kelompok yang lain, ANOVA
hanya perlu melakukan satu kali pengujian.
c. Kekurangan: Pada pengujian ANOVA selain data harus terdistribusi normal,
variansi antar perlakuan harus homogen. Sebelum pengujian Anova dilakukan,
maka perlu dilakukan explorasi data untuk melihat apakah kedua asumsi
dipenuhi. Jika asumsi kehomogenan varian tidak terpenuhi dapat diatasi
dengan mentransformasi data yang ada, prinsipnya adalah rentang data yang
besar diusahakan menjadi mengecil, salah satu dengan tranformasi Logaritma.
Untuk data yang tidak terdistribusi normal dapat di transormasi dengan
beberapa teknik tranformasi seperti Box-Cox Transformation atau Johnson
Transformation. Kekurangan metode ANOVA lainnya ialah jika dalam satu
pasang data atau lebih menyebabkan variasi yang besar.

Soal B
1. Analisis ANOVA
No.
Tablet
1.
2.

Amylum solani
2%
X1
X12
5,2
27,04
5,2
27,04

Amylum manihot
3%
X2
X22
5,6
31,36
5,7
32,49

Amylum Tritici
4%
X3
X32
6,8
46,24
6,6
43,56

3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

5,4
5,3
5,4
5,5
5,1
5,0
5,6
5,3
53
5,3

29,16
28,09
29,16
30,25
26,01
25,00
31,36
28,09
281,2
28,12

5,9
6,1
6,0
6,3
5,8
6,2
5,9
6,1
59,6
5,96

34,81
37,21
36,00
39,69
33,64
38,44
34,81
37,21
355,66
35,56

6,5
6,4
6,7
6,9
6,4
6,8
6,8
6,7
66,6
6,66

42,25
40,96
44,89
47,61
40,96
46,24
46,24
44,89
443,84
44,384

SD

0,1826

0,2221

0,1776

Tabel persiapan hitungan ANOVA


Yang dihitung
Nk
Xk
X2k
X

Kel. 1
10
53
281,2
5,3

Kel. 2
10
59,6
355,66
5,96

Kel.3
10
66,6
443,84
6,66

Jumlah ()
30
179,2
1080,7
-

1. JKT = X2T (XT)2 = 1080,7 (179,2)2 = 10,2786


N
30
2
( 53) ( 59.6)2 (66,6)2
+
+
2. JKK = {(XK)2} (XT)2 =
10
10
10

3.
4.
5.
6.
7.
8.

nK
N
JKD = JKT JKK = 10,2786 9,2506 = 1,028
dbT = N 1 = 30 1 = 29
dbK = K 1 = 3 1 = 2
dbd = N K = 30 3 = 27
MKK = JKK : dbK = 9,2506 : 2 = 4,6253
MKd = JKD : dbd = 1,028 : 27 = 0,0380

- (179,2)2 = 9,2506
30

Tabel ringkasan ANOVA


Sumber
varian
Kelompok
Dalam (d)
Total (T)

JK

db

MK

Fo

Ft

9,2506

4,6253

5,49 (p=1%)
3,23 (p=5%)

1,028
10,278
6

29
31

0,0380
-

121,718
4
-

Fo = MKK : MKd = 4,6253 : 0,0380 = 121,7184


Fo > F tabel pada p = 0,01 dan p = 0,05

Terdapat perbedaan sangat bermakna antara kekerasan tablet dengan kadar


jenis pati pada konsentrasi 2%, 3% dan 5%.
2. Tablet dengan kekerasan yang terbaik adalah tablet dengan konsentrasi 4%, karena
memiliki nilai SD yang paling kecil.
3. Uji t
1. Kel. 1-2
10
2
355,66 (59,6 ) / }
(53 )2
281,2
+
10
S=

= 0,2033 ~ 0,20
t=

5,35,96 10 x 10
0,20
10+10

= - 7,3790 ~ - 7,38

t tabel pada df : (n1-1)+(n2-1) = 18 two tails pada p = 0,05 t tabel = 2,101

t hitung < t tabel tidak ada perbedaan bermakna


2. Kel. 1-3

10
2
443,84( 66 , 6 ) / }
( 53 )2
281,2
+
10
S=

= 0,1801 ~ 0,18
t=

5,36,66 10 x 10
0,18
10+10

= - 16,8947 ~ - 16,90

t tabel pada df : (n1-1)+(n2-1) = 18 two tails pada p = 0,05 t tabel = 2,101

t hitung < t tabel tidak ada perbedaan bermakna


3. Kel. 2-3

S=

10
2
443,84( 66,6 ) / }
( 59,6 )2
355,66
+
10

= 0, 2011 ~ 0,20
t=

5, 966,6 6 10 x 10
0,20
10+10

= - 7,8262 ~ - 7,83

t tabel pada df : (n1-1)+(n2-1) = 18 two tails pada p = 0,05 t tabel = 2,101

t hitung < t tabel tidak ada perbedaan bermakna