Anda di halaman 1dari 6

Kondisi Ekonomi Kita dan Gelombang

Pasang Surutnya
oleh Kwik Kian Gie
Artikel 2

Disajikan oleh:
Meirany Putri / 5.15.1.0988

Company Logo

Business Cycle / Conjunctuur

Naik turunnya
kegiatan ekonomi
dari waktu ke waktu

1. Menaik (recovery) = Pemulihan


bisnis yang sudah mengalami kebangkrutan
harus disuntikkan lagi agar dapat memulihkan
perusahaannya sendiri agar dapat
berproduksi lagi.
2. Sampai pada puncak paling atas
(prosperity) / Ekspansi
jika perusahaan tersebut sudah mulai
berproduksi, maka perusahaan akan memulai
memasarkan produk. Maka bisa dikatakan
perusahaan tersebut sudah melakukan
ekspansi dan sudah sampai pada puncak
paling atas.
3. Menurun (recession) = kelesuan
produk yg dipasarkan perusahaan tersebut
sudah tidak laku, maka perusahaan tersebut
mengalami kelesuan dalam berproduksi.
4. Sampai puncak paling bawah (depression)
= kemerosotan
Setelah mengalami resesi, jika tidak segera
ditangani maka perusahaan tersebut bisa
bangkrut dan mengalami kemerosotan.

Company Logo

Business Cycle / Conjunctuur

Berdasarkan Business Cycle sangat jelas bahwa ekonomi


Indonesia memasuki resesi / kelesuan. Titik balik dari
krisis keuangan di AS
Dampaknya bagi Indonesia :
Nilai tukar rupiah anjlok
Dampak psikologisnya daya konsumsi yang menyusut
dengan segala akibatnya
Pemerintah sebagai pengelola ekonomi harus bisa
menerapkan kebijakan antisiklis. Untuk itu kita harus
mengetahui instrumen-instrumen yg mampu membendung
arus Business Cycle yg tidak dikehendaki

Company Logo

Permasalahan Kebijakan Antisiklis


Analisa Tipe Krisis Dan Resesi
Krisis terjadi yang merupakan titik balik dari gelombang pasang menjadi gelombang surut

Periode Gelombang Pasang

Periode Gelombang Surut

Investasi > Tabungan (pendapatan


nasional)

Investasi < Tabungan (pendapatan


nasional)

Aktivitas pinjaman kredit di bank

Membayar kembali kredit bank

Selisih antara investasi dan tabungan merupakan saluran bagi mengembang dan menciutnya permintaan akan barang dan jasa

Teori Business Cycle


Overinvestment

Underconsumption

Company Logo

Permasalahan Kebijakan Antisiklis

Underconsumption

Overinvestment
Investasi berlebihan karena
kuatnya keinginan untuk
investasi, sehingga akhirnya
pertumbuhan investasi ini
mentok pada
pembiayaannya, yang selalu
ditutup oleh kredit bank
(cikal bakal krisis)

Teori penanganan sebelum


krisis terjadi dengan cara
mengurangi konsumsi dan
investasi, agar bisa
memperbesar tabungan
Bila terjadi krisis tidak
dapat berbuat lain kecuali
membiarkan resesi

Meningkatkan konsumsi
dengan cara memompa atau
menambah daya beli kepada
masyarakat (pembangunan
proyek oleh pemerintah)

Teori penanganan pada


saat krisis terjadi dengan
meningkatkan konsumsi
setelah krisis terjadi

Company Logo

STRUKTUR DAN KONJUNGTUR

Kegiatan ekonomi adalah kombinasi faktor produksi


tenaga manusia dan modal utk dapat berproduksi
Struktur Langka Tenaga
Struktur Langka Modal
Kerja
Modal < tenaga kerja
Berlaku teori overinvestment
Kurang modal berarti proyek
berhenti

Apa yang berlaku


untuk Indonesia?

Modal > tenaga kerja


Berlaku teori underconsumption
Kurang tenaga manusia berarti
konsumsi berkurang

Seperti halnya dengan negara-negara berkembang


lainnya, struktur pada umumnya adalah langka
modal. Maka yang berlaku adalah teori
OVERINVESTMENT

Sehingga yang perlu dilakukan oleh pemerintah adalah


sekedar agar resesi tidak menjadi terlampau parah. Secara
mental kita harus sudah siap dengan proses alamiah untuk
mencapai keseimbangan baru.