Anda di halaman 1dari 14

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM
MINI FRIED BANANAS
(INOVASI PISANG GORENG MINI DENGAN BERBAGAI VARIAN
RASA)
BIDANG KEGIATAN:
PKM KEWIRAUSAHAAN

Diusulkan oleh:
Shilda Maudika Anjani

(135080101111106)

UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2015

DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL.............................................................................................i
HALAMAN PENGESAHAN.................................................................................ii
DAFTAR ISI...........................................................................................................iii
RINGKASAN.........................................................................................................iv
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................1
1.1 Judul...............................................................................................................1
1.2 Latar Belakang Masalah.................................................................................1
1.2.1 Visi Kewirausahaan.................................................................................1
1.2.2 Aspek Inovasi...........................................................................................2
1.3 Perumusan Masalah........................................................................................2
1.4 Tujuan.............................................................................................................2
1.4.1 Segi Inovatif.............................................................................................2
1.4.2 Segi Produktif..........................................................................................2
1.5 Luaran Yang Diharapkan................................................................................2
1.6 Kegunaan Produk...........................................................................................3
BAB II GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA............................................4
2.1 Analisis Pasar (Strategi Pemasaran)...............................................................4
2.1.1 Segmentasi...............................................................................................4
2.1.2 Target.......................................................................................................4
2.1.3 Posisi........................................................................................................4
2.2 Analisis Pesaing..............................................................................................4
2.3 Rencana dan Strategi Pemasaran....................................................................4
2.3.1 Rencana Pemasaran.................................................................................4
2.3.2 Strategi Pemasaran...................................................................................5
2.3.2.1 Placing (Penempatan).......................................................................5
2.3.2.2 Promotion (Promosi).........................................................................5
2.3.2.3.Price (Harga).....................................................................................5
2.3.2.4 Keberlanjutan....................................................................................5
BAB III METODE PELAKSANAAN...................................................................6
3.1 Alat.................................................................................................................6
3.2 Bahan..............................................................................................................6
3.3 Orientasi Reparasi..........................................................................................6
3.4 Cara Reparasi.................................................................................................6
3.5 Evaluasi Hasil Kegiatan.................................................................................6
BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN.......................................................7
4.1 Rancangan Biaya............................................................................................7
4.2 Jadwal Kegiatan.............................................................................................8

ii

RINGKASAN
Buah pisang merupakan salah satu jenis buah yang mempunyai manfaat
gizi dan vitamin yang cukup banyak. Buah ini sangat mudah untuk didapatkan
dan sangat mudah dalam mengolahnya menjadi berbagai jenis makanan ringan.
Salah satunya, pisang dapat diolah dengan cara dibalut tepung dan digoreng.
Namun,jika hanya diolah seperti itu saja, masyarakat mungkin akan cepat bosan
untuk mengkonsumsinya dan memilih jajanan baru yang lebih menarik. Penulis
ingin menciptakan olahan pisang goreng dengan bentuk baru yang lebih mini
yang unik, kreatif dan inovatif agar masyarakat tidak bosan dengan cara membuka
usaha seperti ini, pisang goreng yang saya buat diberi nama Mini Fried Bananas.
Mini Fried Bananas, adalah sebuah inovasi camilan pisang goreng yang berukuran
mini, dengan berbagai varian rasa dan varian topping (green tea, red velvet,
cokelat, keju dan taro), varian rasa ini mengikuti kesukaan masyarakat saat ini
dengan tujuan untuk meningkatkan daya tarik dari jajanan ini yang telah lama
menjadi favorit masyarakat.

Kata Kunci: Mini Fried Bananas, pisang, inovatif, varian topping, makanan,
jajanan, kreatif.

iii

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Sejarah Berdirinya Usaha/ Latar Belakang Berdirinya Usaha
Dalam memulai bisnis wiraswasta ini saya memulainya dengan mencari
inovasi yang menarik. Dengan modal yang saya miliki, saya akan mencoba terjun
kedalam bisnis kuliner. Saya akan memulai berjualan pisang goreng dengan
berberapa macam varian rasa. Pada awalnya saya akan merintis usaha ini dengan
perlahan lahan, dikarenakan modal yang masih belum terlalu banyak dan masih
harus menentukan target pemasaran secara tepat. Dalam berbisnis di bidang
kuliner ini, dibutuhkan kegigihan dan mental yang kuat karena pesaing dalam
bisnis kuliner sangatlah banyak. Namun saya yakin, makanan yang saya jual akan
mendapat

banyak

perhatian

dari

berbagai

kalangan,

saya

akan

memperkanalkannya dengan cara berjualan keliling dan menjajakan langsung


kepada konsumen.
Hal yang terpenting dalam memulai bisnis adalah attitude yang harus dipunyai
setiap individu, terlebih di dalam dunia bisnis. Dalam dunia bisnis, kita akan
banyak berinteraksi kepada konsumen, rekan kerja dan lainnya. Dan attitude
adalah modal utama seorang pebisnis. Seperti contohnya jika menjajakan brang
jualan, kita pastinya harus bersikap ramah dan sopan, sehingga konsumen merasa
senang saat kita menawarkan produk. Dan sikap yang baik akan memberikan nilai
lebih di mata konsumen kita.
1.2 Latar Belakang Masalah
Pisang merupakan salah satu tanaman buah yang mempunyai prospek yang
cukup cerah, dimana setiap orang gemar mengkonsumsi buah pisang. Tanaman
pisang dapat hidup dengan baik di daerah yang mempunyai iklim tropis sampai
ketinggian 1000 meter diatas permukaan laut. Pada keadaan kering pun masih bisa
hidup, ini hubungannya dengan batangnya yang mengandung air. (Sumartono,
1981).
Pisang merupakan salah satu jenis buah yang dapat dijadikan berbagai macam
olahan makanan. Serta manfaat dari buah ini juga sangat banyak karena
kandungan vitaminnya yang berguna bagi tubuh manusia. Namun, pengolahan

buah pisang saat ini masih kurang bervariasi menyebabkan masyarakat yang
mengkonsumsi bisa cepat bosan.
Melihat fenomena ini, penulis menemukan peluang untuk membuat sebuah
inovasi dari buah pisang ini mengolahnya dengan cara digoreng serta menambah
varian rasa dan topping, dan menginovasi ukurannya menjadi lebih kecil agar
lebih mudah dijadikan sebagai camilan. Inovasi ini dapat dipastikan akan
membuat konsumen kembali tertarik untuk mengonsumsi jajanan ini, sehingga
peluang bisnis ini pun cukup menjanjikan.
1.2.1 Visi Kewirausahaan
1. Sebagai usaha pangan yang laku di pasaran dengan profit tinggi
sehingga dapat meningkatkan pendapatan.
2. Meningkatkan bahan pangan sederhana menjadi produk yang berkualitas
tinggi dan layak dipasarkan dengan profit yang tinggi
3. Menggunakan bahan-bahan yang murah dan banyak ditemui di tokotoko bahan kue, proses pembuatannya mudah, dan modal yang
digunakan pun terbilang kecil.
1.2.2 Misi Kewirausahaan
1. Mendirikan usaha yang bergerak dibidang bisnis kuliner yaitu pembuatan
produk mini fried bananas dengan berbagai varian rasa agar dapat
meningkatkan pendapatan.
2. Bisnis ini memanfaatkan bahan dasar pisang yang sederhana dan mudah
didapat serta cara pengolahannya.
3. Penggunaan bahan bahan yang mudah didapat serta tidak
mengeluarkan biaya berlebih namun dapat meningkatkan keuntungan
dalam penjualan produk.

1.2.2 Aspek Inovasi


Ide dari usaha ini dilatarbelakangi oleh keinginan penulis untuk meningkatkan
daya tarik dari jajanan pasar dengan menambahkan varian rasa dan topping pisang
goring dan mengemasnya dengan nama produk Mini Fried Bananas. Setiap satu
porsi produk berisi 8 buah pisang goreng bulat mini per cup dengan berbagai
varian rasa dan topping yang dapat dipilih oleh konsumen. Produk Mini Fried
Bananas ini mempunyai pangsa pasar yang prospektif dan menjanjikan dilihat
dari belum adanya produk yang serupa dengan produk ini.
1.3 Perumusan Masalah
Mini Fried Bananas merupakan sebuah inovasi dari jajanan pisang goreng,
dengan mengemasnya menjadi 8 buah pisang goreng bulat mini yang dapat
ditambahkan berbagai varian rasa dan topping di setiap satu porsi dari produk ini.
Lokasi usaha ini bertempat di sekitar Universitas Brawijaya Kota Malang
dikarenakan tempatnya yang strategis dan dekat dengan beberapa indekos dan
universitas lain, sepeti Universitas Negeri Malang dan Politeknik Negeri Malang,
dan juga dapat dijangkau dengan berbagai transportasi baik transportasi pribadi
maupun umum. Hal ini merupakan potensi yang sangat mendukung dari usaha ini.

1.4 Tujuan
1.4.1 Segi Inovatif
1. Mengangkat daya tarik pangan dengan berbagai varian rasa dan topping
pada pisang goreng, serta pengemasan yang berbeda dari pisang goreng
pada umumnya.
2. Mengubah pandangan umum masyarakat bahwa jajanan pasar hanya
memiliki pangsa penjualan pada tingkat masyarakat menengah ke bawah.
1.4.2 Segi Produktif
Dapat menunjukkan bahwa dengan modal usaha yang tidak terlalu besar
dapat menghasilkan profit yang maksimal dengan adanya produk Mini Fried
Bananas ini. Selain itu juga dapat membuat lapangan pekerjaan baru untuk

masyarakat sekitar dan juga mahasiswa yang memiliki minat dalam


menjalankan usaha.
.
1.5 Luaran Yang Diharapkan
Dengan terciptanya Mini Fried Bananas ini dapat menjadi salah satu
alternative cemilan sehat yang dapat dikonsumi dari anak kecil hingga orang
dewasa.
Selain itu, dengan adanya usaha pembuatan pisang goreng ini diharapkan
dapat meningkatkan kreatifitas pembuat agar tetap inovatif serta membuka
lapangan pekerjaan.
Meningkatkan nilai ekonomis pisang goreng dengan bentuk yang lebih
inovatif sehingga membuka peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

1.6 Kegunaan Produk


Bagi mahasiswa, usaha ini bermanfaat untuk meningkatkan kreativitas,
mengembangkan jiwa kewirausahaan dan berpeluang menambah finansial.
Bagi masyarakat yang menjadi target pemasaran, dapat menikmati pisang
goreng dengan bentuk yang unik.

BAB II
ASPEK PEMASARAN
2.1 Gambaran Umum Pasar
2.1.1 Segmentasi
Pada umumnya sasaran pasar dari Mini Fried Bananas adalah seluruh
kalangan masyarakat di malang. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Sebagaimana kita tahu, semua orang telah amat familiar dengan pisang
goreng. pisang goreng telah ada sejak lama dan semua orang meyukainya.
Dengan bentuk yang lebih ekonomis dan varian rasa yang nikmat, pisang
goreng ini akan menjadi kegemaran seluruh kalangan.

2.1.2 Target
Seluruh kalangan masyarakat, terutama anak-anak karena rasanya yang
enak dan bentuknya yang mungil. Mulai dari anak-anak, remaja, mahasiswa
hingga ibu-ibu dan bapak-bapak akan menyukai pisang goreng ini dan terlebih
produk ini termasuk produk yang ekonomis.
2.1.3 Posisi
1) Memposisikan Mini Fried Bananas sebagai produk favorit semua kalangan
masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
2) Memposisikan Mini Fried Bananas yang memiliki keunikan dari pisang
goreng lain dari segi bentuk, rasa, hingga kemasan.
2.1.4 Permintaan
2.2 Rencana Penjualan

2.3 Analisis Pesaing


Upaya yang saya lakukan agar bisnis kuliner saya berjalan dengan baik
yaitu, saya akan selalu memperhatikan perkembangan bisnis saya dan
perkembangan bisnis kuliner diluar. Serta saya akan menerima bentuk kritik dan
saran dari para konsumen saya agar produk saya dapat lebih diterima lagi di
masyarakat sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan pada
bisnis saya. Dan saya akan tetap melakukan inovasi inovasi pada produk saya
agar produk saya lebih banyak varian yang dapat saya jual ke konsumen agar

konsumen juga tidak merasa bosan dengan produk saya. Walaupun pisang goreng
telah lama ada dan banyak beredar, pisang goreng seperti Mini Fried Bananas
yang melakukan inovasi dari segi rasa, bentuk dan kemasan seperti kami belum
banyak ada. Sudah ada juga perusahaan besar yang khusus memproduksi olahan
pisang, tetapi dengan harga yang cukup mahal. Kami hadir dengan harga lebih
ekonomis dan dengan rasa yang bersaing.
Intrapreneurship yang dapat saya tunjukkan dalam bisnis saya, yaitu bisnis
saya ini dapat diterima oleh mayarakat secara baik. Karena bisnis kuliner saat ini
adalah bisnis yang paling mudah diterima masyarakat. Saya berusaha untuk
meningkatkan kualitas produk serta tetap berinovasi pada produk saya agar tetap
diminati konsumen dan tidak bosan dengan produk saya. Dan saya tidak kalah
saing dengan produk yang lainnya yang bebahan dasar sama dengan produk saya.

2.4 Rencana dan Strategi Pemasaran


2.3.1 Rencana Pemasaran
Saya akan mempromosikan Mini Fried Bananas melalui media sosial.
Akan dibuat akun Instagram, facebook hingga twitter khusus Mini Fried Bananas
hingga siapa saja yang ingin memesannya, dapat pesan secara online. Jika dipesan
secara online maka kami akan mengirimkannya melalui Cash On Delivery atau
melalui pengiriman paket dengan syarat pengiriman 1 hari saja.
Saya akan ikut membuka stand jika ada bazaar di dalam universitas hingga
luar universitas. Kami akan mendirikan gerai sendiri dengan gerobak di pinggir
jalan di daerah dekat dengan universitas brawijaya dan atau dekat sekolah dasar.

2.3.2 Strategi Pemasaran


2.3.2.1 Placing (Penempatan)
a. Memasarkan Mini Fried Bananas ke seluruh elemen masyarakat

khususnya di Universitas Brawijaya umumnya di kota Malang


2.3.2.2 Promotion (Promosi)
a. Melakukan broadcast message ke teman-teman kami.

b. Mempromosikannya melalui media social pribadi dan khusus Mini


Fried Bananas
c. Memberikan tester kepada calon konsumen
d. memberikan promo dalam jangka waktu tertentu
e. berpartisipasi aktif dalam kegiatan bazaar di dalam maupun luar
Universitas Brawijaya
f. membuka gerai tetap sendiri
2.3.2.3.Price (Harga)
Mini Fried Bananas akan di kemas dalam cup, satu cup berisi 8
pisang goreng mini. Dalam satu cup, dapat diisi satu rasa atau berbagai
varian rasa, dihargai Rp 10000. Jika ingin ditambahkan topping gula kami
akan memberikannya gratis, topping keju Rp 3000, topping Nutella Rp
4000 dan topping ovomaltine Rp 5000.
2.3.2.4 Keberlanjutan
Dari dana hibah yang dapat disebut sebagai dana stimulan untuk
memulai wirausaha ini diharapkan akan berdiri industri kecil dalam skala
rumah tangga yang dikelola oleh para mahasiswa.
2.5 Perijinan

3. ASPEK PRODUKSI
3.1 Produk
3.1.1 Dimensi produk
3.1.2 Nilai/ Manfaat Produk
3.1.3 Fungsi Produk
3.2Proses Produksi
3.3 Kapasitas Produksi

BAB III
METODE PELAKSANAAN
3.1 Alat
Baskom
Wajan
Spatula
3.2 Bahan
Tepung pisang
goreng instan
Pisang
Minyak goreng

Bubuk Greentea
Bubuk Red
Velvet
Bubuk Taro

Saringan Minyak
Tabung Gas 3 kg
Kompor Gas

Bubuk Coklat
Keju
Ovomaltine
Nutella

3.3 Orientasi Reparasi


Untuk mencapai hasil yang maksimal dan dipercaya oleh pelanggan,
maka perlu dilakukan percobaan untuk pembuatan pisang goreng agar mempunyai
cita rasa yang disukai oleh pelanggan dan mempunyai bentuk yang menarik.
3.4 Cara Reparasi
Tahapan proses reparasi yaitu dilakukan percobaan dalam membuat pisang
goreng ini agar dapat diketahui rasa dari pisang goreng apakah telah sesuai
dengan cita rasa yang diinginkan. Jika rasa pisang goreng dan tekstur pisang
goreng tidak sesuai, maka akan dibuat kembali hingga pisang goreng mempunyai
rasa dan tekstur yang baik.
3.5 Evaluasi Hasil Kegiatan
Untuk mengetahui tingkat keberhasilan, maka dilakukan evaluasi dengan
cara melihat seberapa banyak pisang goreng yang terjual dalam sehari. Jika pisang
goreng yang terjual mencapai batas yang diinginkan, maka pisang goreng tersebut
dapat dikatakan berhasil. Jika pisang goreng tidak terjual sesuai dengan batas
yang diinginkan, maka pisang goreng tersebut harus dibuat ulang.

BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 Rancangan Biaya

Peralatan :
Baskom
Wajan
Spatula
Saringan Minyak
Gas 3KG
Kompor Gas
TOTAL

Bahan :
Tepung Pisang
Pisang
Minyak Goreng
Bubuk Greentea 250gr
Bubuk Red Velvet
250gr
Bubuk Taro 250gr
Bubuk Coklat 250gr
Keju
Ovomaltine
Nutella
Air
kemasan cup
TOTAL
Pendapatan
pisang goreng
keju
nutella
ovomaltine
TOTAL
TOTAL

Juml
ah
hrg/ satuan
30 hari
4
10000
40000
2
50000
100000
2
15000
30000
2
15000
30000
10
17000
170000
1
200000
200000
570000
jumla
hrg
h
satuan/hari
30 hari
3
20000
1800000
5
25000
3750000
2
22000
1320000
20000
600000

50

50
15
20
15

20000
20000
20000
6700
15000
15000
12000
50000

600000
600000
600000
201000
450000
450000
360000
1500000
12231000

per unit
Per Hari
10000
500000
3000
45000
4000
80000
5000
75000
700000
30 Hari
21000000

Keuntungan = Pendapatan-biaya produksi


Biaya Peralatan
570000
Bahan Baku
12231000
Pendapatan
21000000
Keuntungan
8199000

4.2 Jadwal Kegiatan

Kegiatan

Bulan
ke-1

Bulan
ke-2

Bulan
ke-3

Bulan
ke-4

Tolak
Ukur

1. Promosi
2. Persiapan alat
dan bahan

3. Produksi
karya
4. Pemasaran
5. Pembuatan
laporan

Alat dan
bahan
baku
tersedia

Diminati
pelanggan
Laporan
selesai