Anda di halaman 1dari 4

Masuk Poli Penyakit Kulit dan Kelamin RSUD Dr. H.

Abdul Moeloek :
Tanggal 15 September 2014
I. IDENTIFIKASI PASIEN
Nama

: Ny. ES

Usia

: 42 tahun

Jenis Kelamin : Perempuan


Alamat

: Menggala

Agama

: Islam

Pekerjaan

: PNS

Status

: Menikah

Suku Bangsa

: Lampung

II. ANAMNESIS
Keluhan Utama:
Bintil-bintil disertai gatal pada kedua lengan dan tungkai sejak 3 bulan lalu,
hilang timbul.
Keluhan Tambahan:
Gangguan tidur, terutama bila gatal muncul pada malam hari dan rasa nyeri pada
tempat garukan.
Riwayat Perjalanan Penyakit:
Pasien datang ke poli kulit RSAM dengan keluhan timbul bintil-bintil disertai
gatal di kedua lengan dan tungkai 3 bulan lalu. Pasien mengatakan awalnya
gatal pada bagian punggung pada bulan Mei 2014, gatal dirasakan sangat hebat
sehingga pasien menggaruk hingga timbul bintil dan terjadi perlukaan. Pasien
kemudian berobat ke PUKESMAS, lalu diberikan obat berupa salep dan obat
minum cetirizine. Pasien mengaku gatal mereda 2-3 hari, lalu gatal timbul lagi.
Pada bulan Juni 2014 gatal hebat dirasakan lagi, namun kali ini pada bagian
lengan kanan kemudian menjalar ke lengan kiri, tungkai tangan dan tungkai kiri.
Pasien mengatakan gatal dirasakan lebih hebat pada kedua lengan bawah dan
kedua tungkai. Pasien menggaruk daerah yang gatal sehingga timbul bintil-bintil

dan juga perlukaan, pasien mengatakan keluhan gatal bertambah bila malam
hari, atau disaat santai, dan dipengaaruhi oleh stres. Pasien menyangkal penyakit
serupa sebelumnya, penyakit serupa dalam keluarga juga disangkal. Pasien
mengatakan mempunyai riwayat alergi terhadap makanan (seafood dan telur),
pasien juga memiliki riwayat reaksi kulit berlebihan bila tergigit serangga
(nyamuk dan semut).
Riwayat Pengobatan yang Pernah Didapat :
1 jenis salep yang tidak diketahui jenisnya
cetirizine
Riwayat Penyakit Dahulu:
Tidak ada
Riwayat Penyakit Keluarga:
Tidak ada
III. STATUS GENERALIS
Keadaan umum : Tampak sakit ringan
Kesadaran
: compos mentis
GCS
: E4 V5 M6
Vital sign
Tekanan darah : - mmHg
Nadi
: - kali/menit
Pernafasan
: - kali/menit
Suhu
: Gizi
: cukup
Kepala
: DBN
Thorax
: DBN
Abdomen
: DBN
KGB
: tidak ada pembesaran KGB
IV. STATUS DERMATOLOGIS
Lokasi :
Regio ekstremitas superior pars flexor et ekstensor dextra et sinistra,
Regio cruris inferior pars ekstensor dekstra et sinistra
Regio thoraks posterior
Inspeksi:
Makula pacth hiperpigmentasi bentuk bulat-lonjong berbatas tegas, multipel

ukuran 0,4 cm s.d. 3 cm terdistribusi secara regional


Papul eritema hiperpigmentasi, bentuk bulat, multiple, terdistribusi discret.
Krusta tipis warna merah s.d. Kecoklatan tidak mudah dilepas

Erosi linear soliter ukuran ( 2 x 6 cm)

UKURAN
LESI
Pungtata
Soliter
Milier
Multipel
Guttata
Lentikule Diskret
r
Numulari

KONFIGURASI
Linier
Anuler
Gyrate
Kribiformis

Konfluen Arsiner

s
Plakat

E.F PRIMER
Macula
Papula
Vesikel
Pustule

E.F SEKUNDER
Krusta
Erosi
Ekskoriasi
Ulkus

E.F KHUSUS
Komedo
Terowongan
Purpura
Eksantema

Bula

Skuama

Milia

Nodulus
Plak
Urtikaria
Kista
Tumor
Pacth

Likenifikasi
Vegetasi
Sikatriks
Abses

Tes manipulasi : tidak dilakukan


V.

LABORATORIUM
Tidak dilakukan

VI.

RESUME
Wanita, 42 th, datang dengan bintil- bintil disertai gatal pada kedua lengan dan
tungkai sejak 3 bulan lalu. Awalnya di punggung setelah gatal disertai bintil,
os berobat ke puskesmas, diberikan salep dan cetirizin. Os mengaku keluhan
tidak dirasakan selama 2-3 hari. Lalu gatal timbul lagi pada bulan juli di lengan
kanan, lengan kiri, dan kedua tungkai. Keluhan dirasakan bertambah pada
malam hari dan diperberat oleh stress. Keluhan tidak diperberat oleh aktivitas
ataupun keringat. Riwayat demam disangkal, riwayat penyakit yang sama
sebelumnya disangkal, riwayat penyakit yang sama dalam keluarga disangkal,
riwayat alergi (+), riwayat reaksi gigitan serangga berlebihan (+).

VII.

DIAGNOSIS BANDING
1. Prurigo
2. Dermatitis Atopi

VIII.

DIAGNOSIS KERJA

Prurigo

IX.
PENATALAKSANAAN
Umum
Mencegah garukan dan gosokan
Menghindari gigitan serangga
Menghindari faktor pencetus gatal (allergen)
Menggunakan pelembaB
Khusus
Sistemik

: Antihistamin (cetirizin) p.o. memiliki efek sedative.

Topikal

: Salep kortikosteroid kuat , antibiotik

X.

PEMERIKSAAN ANJURAN
Pemeriksaan darah tepi untuk melihat eosinofil

XI.

PROGNOSIS
Quo ad vitam
Quo ad functionam
Quo ad sanationam

: dubia ad bonam
: dubia ad bonam
: dubia ad bonam