Anda di halaman 1dari 22

DIET PENYAKIT

JANTUNG
Eka Wahyuningsih (2013.05.014)
Melisa Tri Subekti N (2013.05.025)
Miftachul Nurjannah (2013.05.023)
Putri Sapta Handini (2013.05.027)
Rizka Rossa D
(2013.05.029)

JANTUNG ???
???
sebuah
organ
berotot
dengan
empat ruang yang
terletak di rongga
dada
dibawah
perlindungan
tulang iga, sedikit
ke
sebelah
kiri
sternum.
Ukuran
jantung
lebih
kurang
sebesar
genggaman tangan
kanan
dan
beratnya kira-kira
250-300 gram.

Jantung juga terdiri


dari tiga lapisan
yaitu :
lapisan terluar
yang merupakan
selaput
pembungkus
disebut
epikardium,
lapisan tengah
merupakan lapisan
inti dari jantung
terdiri dari otototot jantung
disebut
miokardium dan
lapisan terluar
yang terdiri
jaringan endotel
disebut
endocardium.

Jantung
mempunyai
empat ruang
yaitu :
atrium kanan,
atrium kiri,
ventrikel
kanan dan,
ventrikel kiri

Jenis jenis
Penyakit
Jantung ???

Penyakit Jantung
Koroner
Penyakit jantung
bawaan
Infark Miokard
Penyakit Jantung
Rematik
Gagal Jantung

Penyakit
Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner dalam suatu keadaan akibat


terjadinya penyempitan, penyumbatan atau kelainan pembuluh
nadi koroner. Penyakit jantung koroner diakibatkan oleh
penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah koroner.
Penyempitan atau penyumbutan ini dapat menghentikan aliran
darah ke otot jantung yang sering ditandai dengan rasa nyeri

Penyakit
jantung
bawaan
Penyakit Jantung Bawaan (PJB) adalah penyakit dengan
abnormalitas pada struktur maupun fungsi sirkulasi yang telah
ada sejak lahir. Kelainan ini terjadi karena gangguan atau
kegagalan perkembangan struktur jantung pada fase awal
pertumbuhan janin .Beberapa faktor yang diyakini dapat
menyebabkan PJB ini secara garis besar dapat kita klasifikasikan
menjadi dua golongan besar, yaitu genetik dan lingkungan.

INFARK
MIOKARD
Infark adalah area nekrosis koagulasi pada jaringan akibat iskemia lokal, disebabkan
oleh obstruksi sirkulasi ke daerah itu, paling sering karena trombus atau embolus
Iskemia terjadi oleh karena obstruksi, kompresi, ruptur karena trauma dan
vasokonstriksi. Obstruksi pembuluh darah dapat disebabkan oleh embolus, trombus atau
plak aterosklerosis. Kompresi secara mekanik dapat disebabkan oleh tumor, volvulus
atau hernia. Ruptur karena trauma disebabkan oleh aterosklerosis dan vaskulitis.
Vaskokonstriksi pembuluh darah dapat disebabkan obat-obatan seperti kokain.
PENYAKIT
JANTUNG
REMATIK
Menurut WHO tahun 2001, Penyakit Jantung Rematik
(PJR) adalah cacat jantung akibat karditis rematik.
Menurut Afif. A (2008), PJR adalah penyakit jantung
sebagai akibat adanya gejala sisa (sekuele) dari Demam
Rematik (DR), yang ditandai dengan terjadinya cacat
katup jantung.

Gagal
Jantung
Gagal jantung adalah suatu keadaan
patofisiologi
dimana
jantung
gagal
mempertahankan sirkulasi adekuat untuk
kebutuhan tubuh meskipun tekanan pengisian
cukup . Gagal jantung juga dikatakan
sebagai suatu sindroma dimana
fungsi
jantung
berhubungan
dengan
penurunan
toleransi
latihan, insidensi aritmia yang
tinggi, dan penurunan harapan
hidup.

DATA LABORATORIUM TERKAIT


PENYAKIT JANTUNG

1) CK/CPK (Cretinin Posfo Kinase)


Enzim berkonsentari tinggi dalam jantung dan otot rangka,
konsentarsi rendah pada jaringan otak, berupa senyawa nitrogen
yang terfosforisasi dan menjadi katalisator dalam transfer fosfat ke
APD (energi).
Kadarnya dalam serum 6 jam setelah infark dan mencapai
puncak dalam 16-24 jam, kembali normal setelah 72 jam.
Peningkatan CPK merupakan indikator penting adanya kerusakan
miokardium.
2) CKMB (Creatin Kinase label M dan B)
Nilai normal kurang dari 10 U/L
Nilai > 10-13 U/L atau > 5% total CK menunjukan adanya
peningkatan aktifitas produksi enzim.

LANJUT

3) LDH (Laktat Dehidrogenase)


Merupakan enzim yang melepas hidrogen dari
suatu zat dan menjadi katalisator proses konversi
laktat
menjadi
piruvat.
Peningkatan
LDH
menandakan adanya kerusakan jaringan. LDH akan
meningkat sampai puncak 24-48 jam setelah infark
dan tetap abnormal 1-3 minggu kemudian.
Nilai normal : 80 240 U/L

4) Triponin
Merupakan kompleks protein otot globuler dan pita 1 yang
menghambat kontraksi dengan memblokade interaksi aktin
dan myosin. . Peningkatan troponin menjadi pertanda positif
adanya cedera sel miokardium dan potensi terjadinya angina.
Nilai normal : < 0.16 ug/L.
5) SGOT (Serum Glutamik Oksaloasetik Transaminase)
Adalah enzim transaminase sering juga disebut AST (Arpartat
Amino Transferase) katalisator perubahan dari asam amino
menjadi asam alfa ketoglutarat. Pada penderita infark jantung.
SGOT akan meningkat setelah 12 jam dan mencapai puncak
setelah 24-36 jam kemudian, dan akan kembali normal pada hari
ke tiga sampai hari ke lima.
Nilai normal :
Laki-laki sampai dengan 37 U/L
Wanita sampai dengan 31 U/L

6) SGPT (Serum Glutamik Pyruvik Transaminase)


Nilai normal :
o)Laki-laki sampai dengan 42 U/L
o)Wanita sampai dengan 32 U/L
o)Peningkatan SGOT/SGPT > 20 x normal : hepatitis virus,
hepatitis toksis.
o)Peningkatan 3-30 x normal : infeksi mono nuklear, hepatitis
kronik aktif, obstruksi empedu ekstrak hepatik dan infark
miokard
o)Peningkatan 1-3 x nilai normal : pankreatitis, perlemakan hati,
sirosis laennec, sirosis biliar.
7) HBDH (Alfa Hydroxygutiric Dehidrogenase)
Pemeriksaan ini bertujuan untuk membedakan LDH 1, 2 dan LDH
3, 4. Peningkatkan HBDH biasanya juga menandai adanya
miokard infark dan juga di ikuti peningkatan LDH.

Adalah lemak yang memiliki struktur kimia yang


disebut steroid. Kadar kolesterol yang tinggi dalam
darah, disebut hiperkolesterolemia, yang merupakan
faktor resiko penyakit jantung.akibat adanya
penumpukan
atau
endapan
kolesterol
pada
pembuluh darah jantung.
Nilai normal kadar kolesterol adalah 200
mg/dl
9)

Trigliserida
Nilai normal trigliserida adalah 150 mg/dl

10) HDL (High Density Lipoprotein)


Adalah salah satu lipoprotein yang berfungsi
mengangkut kolesterol dari jaringan perifer ke hati
untuk dioksidasi.
Nilai normal HDL adalah 45 mg/dl
11) LDL (Low Density Lipoprotein)
LDL disebut juga sebagai kolesterol jahat karena
kadar LDL yang tinggi menyebabkan penumpukan
kolesterol dalam arteri.
Nilai normal LDL adalah 130 mg/dl

Penatalaksanaan Diet
Penyakit Jantung

Penyakit jantung bawaan


Tujuan diet :
Memberikan makanan adekuat u/ tumbuh kembang dan tidak
memberatkan kerja jantung.
Menurunkan dan mencegah retensi garam, air dan tensi.
Menyiapkan pasien dlm kondisi baik u/ operasi.
Prinsip dan Syarat diet :
Energy sesuai kebutuhan bayi/anak 175-180 kal/kgBB/hari
Pemberian TPN 2 kkal/ml
Tinggi protein 3-4 gram/kgBB/hari untuk tumbuh kembang dan
pembentukan otot
Pada keadaan gagal jantung,rendah protein 1-2 gram/kgBB/hari
Lemak 20% dari emulsi lemak
Batasi Na (jangka panjang)untuk mengurangi retensi cairan
Bayi 45-70 mg/kgBB/hari
Anak 400-800 mg/hari
Dewasa 2000 mg/hari
Batasi cairan untuk mengurangi volume peredaran darah
Bayi 30-160 ml/kgBB/hari
Dewasa 1500-2000 ml/hari
Tinggi kalium 4,5-7 gram/hari (120-175 mEq/hari) batasi bila gagal ginjal

Tujuan diet :
Memberikan makanan adekuat yg tidak membebani jantung.
Menurunkan BB bila pasien gemuk.
Mencegah dan menurunkan penimbunan garam dan air.

Diet Gagal

Diet Gagal
Prinsip dan Syarat diet :
Jantung ???
Kalori sesuai kebutuhan
Protein sesuai kebutuhan ( 0,8-1 gram/kgBB/hari
Karbohidrat dan lemak sesuai kebutuhan
Bil diperlukan diberikan suplemen vitamin
Batasi natrium untuk mengatasi edema
Ringan : 3-4 gram/hari
Sedang : 2-3 atau 1-2 gram/hari
Berat : 250-500 mg/hari
Batasi cairan bila retensi (1500 cc/hari)atau 20-25 ml/kgBB/hari
Porsi kecil,sering untuk mencegah kelelahan (proses mekanik saluran
pencernaan)
Mudah dicerna,tidak bergas dan membatasi kafein
Bentuk makanan sesuai dengan kemampuan saluran pencernaan pasien
Makanan lunak,untuk memperpendek transit time supaya makanan tidak
terlalu lama tinggal dilambung yang menyebabkan peningkatan tekanan
diafragma
Makanan cair,sebagai substitusi untuk mencegah keadaan malnutrisi
menggunakan komposisi bahan dengan kandungan lengkap

Tujuan diet :
Memberikan makanan adekuat yg tidak membebani jantung.
Menurunkan BB bila pasien gemuk.
Mencegah dan menurunkan penimbunan garam dan air.

Jantung
rematik

Prinsip dan Syarat diet


Energy sesuai kebutuhan
Tinggi protein 3-4 gram/kgBB/hari untuk tumbuh kembang dan
pembentukan otot yang baik,pada keadaan gagal jantung,rendah protein
1-2 gram/kgBB/hari
Lemak 20 % emulsi lemak,asam lemak omega 3 sebagai anti inflamasi
Natrium diberikan normal,jika tidak ditemukan edema
Cairan diberikan normal jika ditemukan retensi
Bentuk makanan disesuaikan dengan kondisi pasien,pada saat demam
diberikan makanan lunak
Mudah cerna,tidak bergas

Miokard infark
Tujuan diet :
Memberikan makanan adekuat yg tidak membebani jantung.
Menurunkan BB bila pasien gemuk.
Mencegah dan menurunkan penimbunan garam dan air.
Prinsip dan syarat diet :
Energy diberikan sesuai kebutuhan/rendah energy untuk mencegah kelelahan akibat
kontraksi/relaksasi otot jantung (tidak memperberat kerja jantung)
Protein,karbohidrat komplek,lemak (EFA/anti inflamasi/omega 3)
Kolesterol 300 mg/hari,rendah lemak jenuh
Bentuk makanan diberikan secara bertahap mulai dari makanan cair,bubur halus,tim
dan nasi
Akut :24-48 jam non oral,diberikan TPN D5 %
Makanan cair rendah lemak 500-800 kal dan 1000-1500 ml
Makanan lunak 1000-1200 kalori
Mudah cerna,dosis kecil tapi sering,hindari makanan ber gas

Penyakit jantung koroner


Tujuan
Menurunkan peningkatan serum lipid, terutama kolesterol > 200 mg/dl dan trigliserida
> 250mg/dl
Menurunkan BB bila obesitas
Meningkatkan kadar kolesterol HDL akan mencegah lesi baru.
Prinsip dan syarat diet
Energy sesuai kebutuhan dengan mempertimbangkan factor resiko (pengurangan total
energy untuk pasien overweight)untuk mempertahankan IMT < 30
Protein sesuai kebutuhan
Rendah lemak < 20% total kebutuhan energy
Rendah karbohidrat,kurangi karbohidrat sederhana
Rendah kolestrol <300 mg/dl,pada penderita DM dengan dyslipidemia pembatasan
kolesterol hingga <200 mg/dl
Tinggi serat 35 gram/hari
Bila ditemuakan edema batasi cairan
Porsi kecil tapi sering,mudah cerna,menghindari makanan bergas
Bentuk makanan sesuai dengan kondisi pasien

Makanan yang Diperbolehkan Dan tidak Diperbolehkan

Makanan yang diperbolehkan :

Jantung
bawaan

Sumber hidrat arang seperti Beras, bulgur, singkong, talas, kentang, macaroni, mie, bihun, roti, biscuit,
tepung, gula
Sumber protein hewani daging sapi kurus, ayam, bebek, ikan, telur, susu dalam jumlah terbatas
Sumber protein nabati seperti Kacang kacangan seperti kacang kedelai dan hasil olahannya seperti , tahu,
tempe,
Sumber lemak seperti minyak,mentega margarin
Sayuran : Sayuran yang tidak mengandung gas, bayam, kangkung, buncis, kacang panjang, taoge, labu siam,
oyong, tomat dan wortel
Buah buahan : Semua buah, nangka, durian, advokad, hanya diperbolehkan dalam jumlah terbatas
Minuman : Teh encer, cokelat, sirop, susu dalam jumlah terbatas

LANJUTAN

Makanan yang tdak dianjurkan :


a.Semua daging berlemak , akan meningkatkan kolesterol dalam darah, dalam proses jangka
panjang akan mengakibatkan penimbunan (flak) di pembuluh darah sehingga aliran darah ke
seluruh tubuh dapat terganggu.

b.Kacang kacangan kering


c.Goreng-gorenngan , santan kental
d.Kue yang terlalu manis dan gurih
e.Sayuran yang menimbulkan gas

Makanan yang dianjurkan :


a)
b)
c)
d)
e)

ASPARAGUS
Coklat
teh hijau
Oatmel
Jeruk

Makanan yang tidak dianjurkan


f)
Daging olahan
g)
Soda
h)
Karbohidrat olahan
i)
Fast food

PENYAKIT
GAGAL
JANTUNG

Penyakit miokard infark


Makanan yang diperbolehkan
Sumber hidrat arang seperti Beras, bulgur, singkong, talas,
kentang, macaroni, mie, bihun, roti, biscuit, tepung, gula
Sumber protein hewani daging sapi kurus, ayam, bebek, ikan,
telur, susu dalam jumlah terbatas
Sumber protein nabati seperti Kacang kacangan seperti kacang
kedelai dan hasil olahannya seperti , tahu, tempe,
Sumber lemak seperti minyak,mentega margarin
Sayuran : Sayuran yang tidak mengandung gas, bayam,
kangkung, buncis, kacang panjang, taoge, labu siam, oyong,
tomat dan wortel
Buah buahan : Semua buah, nangka, durian, advokad, hanya
diperbolehkan dalam jumlah terbatas
Minuman : Teh encer, cokelat, sirop, susu dalam jumlah terbatas

LANJUTAN
Makanan yang tidak di anjurkan
1. Makanan yang mengandung kolesterol
2. Makanan yang mengandung trigleserin
3. Makanan yang mengandung gula, alkoholik
Penyakit jantung koroner
Sumber hidrat arang
Sumber protein hewani
.Sumber protein nabati
. Sumber lemak
.Sayuran yang tidak mengandung gas,
.Buah-buahan advokad, hanya diperbolehkan dalam jumlah
terbatas
.Bumbu dapur, pala, kayu manis, asam, gula, garam
.Minuman Teh encer, cokelat, sirop, susu dalam jumlah terbatas

Makanan Tidak boleh diberikan

a. Semua daging berlemak


b.Kacang kacangan kering
c. Goreng-gorenngan , santan kental
d.Kue yang terlalu manis dan gurih
e. Sayuran yang menimbulkan gas,

TERIMA KASIH