Anda di halaman 1dari 1

Metodologi

Rumput laut Eucheuma cottonii, Sargassum sp. dan Gracilaria sp., yang di dapatkan
di jepara jawa tengah dibawa ke laboratorium menggunakan transportasi kering selama
kurang lebih 4 jam. Rumput laut di cuci bersih sehingga tidak ada lagi kotoran yang
menempel pada rumput laut. Rumput laut yang telah bersih di cacah dengan ukurang kurang
lebih 5cm dan digiling hingga lumat terkecuali sargassum sp hanya dicacah. Rumput laut di
masukan ke drum komposter. Penggunaan starter bakteri komersial EM4 agar proses
penguraian nya lebih cepat. Kandungan EM4 yaitu bakteri fermentasi Lactobacillus,
Actinomycetes, jenis jamur fermentasi. Bakteri EM4 diencerkan dalam air menjadi 2%
larutan lalu disemprotkan ke rumput laut sambil di aduk hingga merata. Sekitar 200ml untuk
10kg rumput laut. Rumput laut di tambahkan ikan dengan perbandingan 5:1. Ikan rucah
berguna untuk media nutrisi untuk pengurai sekaligus meningkatkan kandungan hara pupuk
yang dihasilkan. Pupuk didiamkan dalam komposter selama 30 hari sampai menghasilkan
pupuk organik cair. Pupuk cair dikeluarkan dan langsung dicoba pada tanaman.
Rumput laut Eucheuma cottonii,Sargassum sp.danGracilaria sp.

Pencucian.

Pencacahan 5cm.

Penggilingan terkecuali sargassum sp.

Pengenceran bakteri komersil EM4 menjadi 2%


Penyemprotan ke rumput laut

Penambahan ikan rucah perbandingan 5:1 ikan

Pendiaman pupuk dalam komposter selama 30 hari

Pupuk cair