Anda di halaman 1dari 29

LAPORAN

PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL)


Di PT. PUNDARIKA ATMA SEMESTA
BIDANG K3 KESEHATAN KERJA DAN KELEMBAGAAN

PEMBINAAN CALON AHLI K3 UMUM


ANGKATAN KE - 69

KELOMPOK 2
CAHYO KHOIRUL ARDLI, S.IP.
DARUNDANA ENDRO PRASETYOTOMO
DIAN BENNY SETYAWAN
FERDINAND, M.M.
GUNARTO
HELDI ROSADI
JAIMIN
JEMY SUHARTO

PENYELENGGARA

PT. PHITAGORAS GLOBAL DUTA


BOGOR 28 MEI 2015

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang senantiasa
memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan Praktek
Kerja Lapangan di PT. Pundarika Atma Semesta, yang disusun sebagai salah satu syarat
dalam menyelesaikan program Pelatihan Calon Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa laporan ini masih terdapat beberapa kekurangan,
hal ini tidak lepas dari keterbatasannya pengetahuan dan wawasan yang kami miliki, oleh
karena itu kami sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang konstruktif untuk
perbaikan di masa yang akan datang.
Selama penyusunan laporan ini, kami mendapatkan bantuan dan bimbingan dari
berbagai pihak. Pada kesempatan ini kami ingin meyampaikan rasa terima kasih yang sangat
mendalam kepada :
1. Manejemen PT. Pundarika Atma Semesta yang sudah memberikan kesempatan
kepada kami untuk melakukan Praktek Kerja Lapangan.
2. Manejemen PT. Phitagoras yang telah mengakomodir kami untuk pelaksanaan
Praktek Kerja Lapangan.
3. Kemanakertrans sebagai pembimbing dilapangan
4. Kelompok 1, kelompok 3, kelompok 4 yang telah bersama sama memberikan
motivasi kepada kelompok kami.
Semoga laporan ini dapat bermanfaat dan menjadi inspirasi untuk ilmu pengetahuan
yang lebih luas dan menjadi sumbangsih untuk dunia keselamatan dan kesehatan kerja.

Jakarta , 29 Mei 2015

DAFTAR ISI

Halaman
BAB I

PENDAHULUAN .........................................................................................
1.1. Latar Belakang .......................................................................................
1.2. Maksud dan Tujuan ...............................................................................
1.3. Ruang Lingkup ......................................................................................
1.4. Dasar Hukum .........................................................................................

3
3
3
3
4

BAB II

KONDISI/FAKTA PERUSAHAAN ............................................................


2.1. Gambaran Umum Perusahaan ................................................................
2.2. Temuan ...................................................................................................
A. Temuan Positif ..................................................................................
B. Temuan Negatif .................................................................................

5
5
7
7
8

BAB III

ANALISIS & PEMECAHAN MASALAH ................................................ 9


3.1. Analisis Temuan Positif ........................................................................ 9
3.2. Analisis Temuan Negatif ....................................................................... 14

BAB IV

PENUTUP ..................................................................................................... 17
4.1. Kesimpulan ........................................................................................... 17
4.2. S a r a n ............................................................................................. 17

REFERENSI
LAMPIRAN

BAB I
PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang
PT. Pundarika Atma Semesta merupakan Anggota National Fire Protection
Association (NFPA) sejak tahun 1996 dan mendapatkan Piagam Penghargaan dari
Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia sebagai perusahaan pemegang lisensi
terhadap suatu produk pompa, perakitan, pengujian serta mempunyai intensitas dalam
pendistribusian mobil unit pemadam kebakaran dengan standardisasi sarana dan
peralatan yang diakui secara International.
Bertumpu pada strategi penguatan core business dan pengembangan produk
pada satu line business secara ketat, akhirnya semua ujian berat dapat dilalui oleh
perusahaan secara baik. Dengan kinerja manajemen yang solid, kepercayaan para
pelanggan terus meningkat. Bahkan ditengah badai krisis yang berkepanjangan,
penjualan perusahaan mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dari tahun ke
tahun.
Setiap tenaga kerja maupun perusahaan tidak ada yang menghendaki
terjadinya kecelakaan, penyakit akibat kerja dan pencemaran lingkungan yang dapat
membahayakan serta dapat menyebabkan celaka kepada para tenaga kerja serta tentu
dapat menimbulkan kerugian yang dapat dialami oleh perusahaan. Suatu kemungkinan
bahaya besar, berupa kecelakaan, kebakaran, peledakan, pencemaran lingkungan dan
penyakit akibat kerja dapat diakibatkan oleh kesalahan dalam penggunaan peralatan,
pemahaman dan kemampuan serta keterampilan tenaga kerja yang kurang memadai.
Upaya perlindungan tenaga kerja agar tenaga kerja selalu dalam keadaan sehat,
selamat, aman dan sejahtera sehingga pada akhirnya untuk mencapai suatu tingkat
produktivitas yang tinggi dimana aspek pentingnya adalah upaya keselamatan
dan kesehatan kerja termasuk Penegakan Kelembagaan K3, upaya kesehatan kerja dan
pengelolaan lingkungan kerja. Dalam pelaksanaannya kami mengambil penelitian atau
studi lapangan pada PT. Pundarika Atma Semesta adalah perusahaan pembuat Mobil
Pemadam Kebakaran (Fire Truck Manufacture) dan Alat-Alat Keselamatan
Kebakaran (Fire Safety Equipment) di Indonesia yang didirikan pada tanggal 29
Januari 1996. Didalam menjalankan aktifitasnya, PT. Pundarika Atma Semesta

memperkerjakan sebanyak 60 (enam puluh) karyawan yang memiliki standard


keterampilan, tingkat kecakapan kerja dan ahli dibidangnya.
Dimana pada tempat ini kami mengambil penelitian dan pengamatan secara
khusus mengenai kesehatan dan kelembagaan.
1.2

Maksud dan Tujuan


Maksud dilaksanakannya Praktek Kerja Lapangan ini adalah sebagai berikut :
1.

Memberikan pengalaman serta pengamatan langsung dalam upaya membekali


para calon Ahli K3 umum dalam praktek nyata. Dalam pelaksanaan dan
penerapan persyaratan dan pembinaan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat
kerja yang meliputi :
a) keadaan dan fasilitas tenaga kerja
b) keadaan mesin-mesin
c) alat-alat kerja, serta instalasi serta peralatan lainnya
d) penanganan bahan kimia berbahaya
e) proses produksi
f) sifat pekerjaan dan lingkungan kerja.

2.

Memahami kewajiban dan wewenang Ahli K3 umum di tempat kerja, sehingga


para calon Ahli K3 umum dapat bertindak secara professional didalam bekerja
dan dapat memberikan kontribusi yang bernilai dalam menciptakan, menjaga dan
meningkatkan kinerja K3 di tempat kerja yang menjadi lingkup tanggung
jawabnya.

Dalam pengamatan lapangan kami memfokuskan untuk mengamati mengenai


Kesehatan dan Kelembagaan K3 yang ada pada PT. Pundarika Atma Semesta. Dimana
manfaat dan tujuan dari pengamatan lapangan yang dilakukan untuk memberikan
pengalaman kepada para calon ahli K3 Umum dalam upaya menimbulkan kemampuan
dan melatih kepekaan untuk mengamati dan memahami kesehatan dan kelembagaan
K3, selain itu manfaat dan tujuan yang bisa didapatkan oleh perusahaan ialah berupa
masukan dan saran dari para calon ahli K3 umum yang tentunya dapat membantu
meningkatkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada PT. Pundarika Atma Semesta

1.3

Ruang Lingkup
1.

Bidang Pengawasan Kesehatan


......

2.

Bidang Pengawasan Kelembagaan


.......

1.4

Dasar Hukum
Dasar Hukum Kesehatan K3.
1. Undang Undang No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja pasal 10 ayat (1) &
(2), pasal 12, 14
2. Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. Kep. 04/Men/1987 tentang Panitia
Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) serta Tata Cara Penunjukan
Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (AK3), pasal 2,3, 4 dan 12.
3. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per.04/Men/1995 tentang Perusahaan Jasa
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3).
4. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per.02/Men/1992 tentang Tata Cara
Penunjukan Kewajiban Dan Wewenang Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Dasar Hukum Kelembagaan.
1. Undang-undang No. 1/1970 tentang Keselamatan Kerja.
2. Permenaker No.Per.05/Men/1996 tentang Pedoman Penerapan SMK3.
3. PP No.50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3.
4. Permen 15 / MEN /VIII / 2008 tentang P3K pasal 2, 10
5. Instruktur Presiden No.11/ M/B/ 1997 tentang Pengawasan Khusus K3
Penanggulangan Kebakaran
6. Permen No.8/MEN/VII/2010 tentang APD
7. Permen 02 Tahun 1980 Tentang Pemeriksaan Kesehatan Tenaga Kerja dalam
Penyelenggaraan Keselamatan Kerja pasal 1 dan 2

8. Instruksi Menteri Tenaga Kerja No:Ins.11/M/BW/1997 tentang Petunjuk Teknis


Pengawasan Sistem Proteksi Kebakaran dalam Bab IV Pemeriksaan dan Pengujian.

BAB II
KONDISI PERUSAHAAN

2.1

Gambaran Umum Perusahaan


PT. Pundarika Atma Semesta adalah perusahaan pembuat Mobil Pemadam
Kebakaran (Fire Truck Manufacture) dan Alat-Alat Keselamatan Kebakaran (Fire
Safety Equipment) di Indonesia yang didirikan pada tanggal 29 Januari 1996
disyahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan pada
tanggal 31 Oktober 1992 dengan No. C-249 HT.03.02 TH 1992 Notaris Soekaimi SH.
PT. Pundarika Atma Semesta berkedudukan di Jl. Kramat Jaya Baru HI No. ,
Jakarta Pusat 10560 dan mempunyai pabrik perakitan yang beralamat di Jl. Pancasila
IV Persil S1/81, Gunung Putri, Bogor dengan luas tanah 6.400 M 2 dan luas bangunan
3.000 M2. Mobil Pemadam Kebakaran merk AYAXX merupakan hasil produksi
dalam negeri dengan mempunyai kandungan lokal mencapai kurang lebih 70%.
Pompa WS. Darley Co merupakan standar International NFPA 1901 dan telah
bersertifikat ISO 9001:1994 yang diterbitkan oleh Underwriters Laboratory Inc(UL).
Didalam

menjalankan

aktifitasnya,

PT.

Pundarika

Atma

Semesta

memperkerjakan sebanyak 60 (enam puluh) karyawan yang memiliki standard


keterampilan, tingkat kecakapan kerja dan ahli dibidangnya. Dalam memantau hasil
produk yang berkesinambungan, kami mengutamakan Departemen Quality control
yang mempunyai otoritas menghentikan proses produksi bila hasil produk tidak
memenuhi standard kualitas yang ditentukan. Selain dengan Quality Assurance, kami
juga mengadakan Welding Procedure Specification (No. : 48 /WPS /QC-KS/94)
dan Procedure Qualification Record (No. : 30 /PQR /QC-KS/94).
Walaupun kami bekerja dengan media air namun kami memiliki 3 (tiga) Welder
yang berkualifikasi tertinggi standard MIGAS dengan level G6.
PT. Pundarika Atma Semesta adalah satu-satunya perusahaan yang bergerak
dibidang Pembuatan Mobil Pemadam Kebakaran dan Alat-Alat Keselamatan
Kebakaran yang telah memiliki ISO 9001 : 2008 dengan No. Certifikat 500100 versi
terlengkap dan terbaru yang dikeluarkan oleh LLOYDS REGISTER QUALITY
ASSURANCE yaitu System Quality Manajemen ISO untuk design, manufacture,
assembly of fire truck & ladder dan fire safety equipments, ISO TS 16949 : 2009
dengan No. Certifikat 0500100 yang dikeluarkan oleh

LLOYDS REGISTER QUALITY ASSURANCE yaitu system Quality Manajemen


ISO untuk design, manufacture, and assembly of Fire Truck and Fire Ladder Trucks,
OHSAS 18001 : 2007 dengan No. Certifikat 6007537 yang dikeluarkan oleh
LLOYDS REGISTER QUALITY ASSURANCE yaitu the occupational Health &
Safety Management System, dan ISO 14001 : 2004 dengan No. Certifikat 6007537
yang dikeluarkan oleh LLOYDS REGISTER QUALITY ASSURANCE yaitu the
Environmental Management System.
PT. Pundarika Atma Semesta merupakan Anggota National Fire Protection
Association (NFPA) sejak tahun 1996 dan mendapatkan Piagam Penghargaan dari
Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia sebagai perusahaan pemegang lisensi
terhadap suatu produk pompa, perakitan, pengujian serta mempunyai intensitas dalam
pendistribusian mobil unit pemadam kebakaran dengan standardisasi sarana dan
peralatan yang diakui secara International.
2.2

Hasil Observasi dan Temuan pada PT. Pundarika Atma Semesta


Berdasarkan hasil observasi lapangan pada PT. Pundarika Atma Semesta, diperoleh

beberapa hasil dari observasi atau temuan dibagi beberapa point penting sebagai berikut:
a) Bidang Pengawasan Kesehatan
Hasil Observasi Positif

Dari penerimaan awal perusahaan memliliki kebijakan untuk menerima karyawan

yang tidak merokok. (PP)


Untuk meningkatkan prodkutifitas kerja, perusahaan memliki peraturan intuk
karyawan yang tinggal di Mes, tisak boleh keluar Mess atau wajib istirahat mulai jam

21.00 Malam.
Jika terjadi cidera ringan ditangani oleh petugas P3K, jika cidera parah dilakukan

pertolongan pertama baru dibawa ke klinik atau rumah sakit.


Diberkan eksta pudding dengan memberikan buah dan susu murni setiap hari selasa

dan jumat.
Karyawan untuk mencuci tempat makan nya masing-masing
Pengukuran kebisingan dilaukan 1 minggu sekali (Sound Meter Level)
Terdapat kebijakan mengenai engantian APD contoh masker (3 bulan sekali), Ear Plug
(7 bulan sekali), Sarung tangan (3 bulan), Sepatu (1 tahun sekali). Terdapat dilakukan

pengantian jika dalam pemakaian rusak.


Foto pemisahaan Sampah
Lokasi kantor dan produksi dalam kondisi bersih
Safety Sign sudah terpasang dengan baik dan benar

Exhaust fan dan Air Cooler terdapat di lokasi kerja sehingga mengurangi panas dan
dari faktorDebu.
Hasil Observasi Negatif

Dokter perusahaan tidak ada dari tahun 2012, petugas penganti tidak memiliki

sertifikat Hiperkes dari Kepmenaker.


Terdapat trand atau keluhan penyakit PAK berupa ispa dan jeles (mata berair)
Kotak P3K di Produksi(perakitan) tidak stadar (isi tidak sesuai undang-undang)

(Gambar)
Petugas P3K belum kompeten.
Petunjuk pemakaian obat di klinik belum ada, hanya berdasarkan menguhubungi

Dokter/Apoteker
Belum ada nomor telepon darurat
Tempat Klinik perusahaan belum ada nama yang tertulis di Depan Klinik

b) Bidang Pengawasan Kelembagaan


Hasil Observasi Positif
Sudah menerapkan ISO 18001 Keselamatan (OHSAS)
Sturktur Orgasnisasi Emergency, P2K3 sudah terbentuk
Hasil Observasi Negatif

Belum menerapkan SMK3 (114 orang)

B A B III
ANALISIS
Berdasarkan hasil observasi lapangan di PT. Pundarika Atma Semesta dalam bidang
pengawasan K3 Mekanik dan Bejana Tekan, secara keseluruhan belum dilakukan
dengan baik. Hal ini dikarenakan pengawasan yang kurang dari pengawas di area
kerja. Bukti dari hasil pemeriksaan atau pengujian, checklist maintenance berkala
dari peralatan mekanik dan bejana tekan tidak disimpan dengan baik.

A. Temuan Positif

No
.
1

Lokasi

Temuan

Temuan
Plant 1
Dari penerimaan awal

Rekomendasi /

Peraturan

Saran Pengendalian

Perundangan K3

perusahaan memliliki
kebijakan untuk
menerima karyawan
2

Plant 1

yang tidak merokok.


Untuk
meingkatkan

dan 2

produktifitas

kerja,

perusahaan

memiliki

kebijakan

untuk

karyawan yang tinggal


di

Mes

keluar
isitirahat

tidak

boleh

dan

wajib

jam

21.00

Wib.
3

Plant 1

Jika

terjadi

dan 2

ringan ditangani oleh


petugas

cidera

P3K,

jika

cidera parah dilakukan


pertolongan

pertama

Lampiran Foto

baru dibawa ke klinik


4

Plant 1

atau rumah sakit.


Diberkan
ekstra

dan 2

pudding

dengan

memberikan buah dan


susu murni setiap hari
6

Plant 1

selasa dan jumat.


Karyawan
mencuci

dan 2

tempat

Plant 1

masing-masing
Pengukuran

dan 2

kebisingan dilaukan 1

makan

nya

minggu sekali (Sound


8

Plant 1

Meter Level)
Terdapat
kebijakan

dan 2

mengenai

engantian

APD contoh masker (3


bulan sekali), Ear Plug
(7

bulan

sekali),

Sarung

tangan

(3

bulan),

Sepatu

(1

tahun sekali). Terdapat


dilakukan

pengantian

jika dalam pemakaian


rusak.

Plant 1

Pemisahaan Sampah

10

Plant 2

Lokasi

kantor

dan

produksi dalam kondisi


bersih

11

12

Plant 1

Safety

Sign

dan 2

terpasang dengan baik

Plant 1

dan benar
Exhaust fan dan Air
Cooler

sudah

terdapat

di

lokasi kerja sehingga


mengurangi panas dan
dari faktorDebu.
13

Plant 1

B. TEMUAN NEGATIF

No
.
1

Lokasi

Temuan Negatif

Temuan
Plant 1
Dokter
dan 2

Bahaya

Rekomendasi

perusahaan tidak
ada

dari

2012,

tahun
petugas

penganti

tidak

memiliki

sertifikat

Hiperkes
2

Potensi

dari

Kepmenaker..
Terdapat
trand

Peraturan
Perundangan K3

Lampiran Foto

atau

keluhan

penyakit

PAK

berupa ispa dan


3

Plant 1

jeles (mata berair)


Kotak
P3K
di

dan 2

Produksi(perakitan
) tidak stadar (isi
tidak

sesuai

Plant 1

undang-undang)
Petugas
P3K

dan 2
Plant 1

belum kompeten.
Petunjuk

dan 2

pemakaian obat di
klinik belum ada,
hanya
berdasarkan
menguhubungi

Plant 1

Dokter/Apoteker
Belum ada nomor

dan 2
Plant 1

telepon darurat
Tempat
Klinik

dan 2

perusahaan belum
ada

nama

yang

tertulis di Depan
Klinik

C. Temuan Positif

No
.
1

Lokasi

Temuan

Temuan
Plant 1
Sudah menerapkan

Rekomendasi /

Peraturan

Saran Pengendalian

Perundangan K3

ISO 18001
2

Plant 1

Keselamatan (OHSAS)
Sturktur Orgasnisasi

dan 2

Emergency, P2K3

Plant 1

sudah terbentuk
Jika
terjadi
cidera

dan 2

ringan ditangani oleh


petugas

P3K,

jika

cidera parah dilakukan


pertolongan

pertama

baru dibawa ke klinik


4

Plant 1

atau rumah sakit.


Diberkan
ekstra

dan 2

pudding

dengan

memberikan buah dan

Lampiran Foto

susu murni setiap hari


6

Plant 1

selasa dan jumat.


Karyawan
mencuci

dan 2

tempat

Plant 1

masing-masing
Pengukuran

dan 2

kebisingan dilaukan 1

makan

nya

minggu sekali (Sound


8

Plant 1

Meter Level)
Terdapat
kebijakan

dan 2

mengenai

engantian

APD contoh masker (3


bulan sekali), Ear Plug
(7

bulan

sekali),

Sarung

tangan

(3

bulan),

Sepatu

(1

tahun sekali). Terdapat


dilakukan

pengantian

jika dalam pemakaian


rusak.

Plant 1

Pemisahaan Sampah

10

Plant 2

Lokasi

kantor

dan

produksi dalam kondisi


bersih

11

12

Plant 1

Safety

Sign

sudah

dan 2

terpasang dengan baik

Plant 1

dan benar
Exhaust fan dan Air

Cooler

terdapat

di

lokasi kerja sehingga


mengurangi panas dan
dari faktorDebu.
13

Plant 1

D. TEMUAN NEGATIF

No
.
1

Lokasi

Temuan Negatif

Temuan
Plant 1
Belum
dan 2

Potensi
Bahaya

Rekomendasi

menerapkan
SMK3 (114 orang)
Terdapat
trand

atau
penyakit

keluhan
PAK

berupa ispa dan


3

Plant 1

jeles (mata berair)


Kotak
P3K
di

dan 2

Produksi(perakitan
) tidak stadar (isi
tidak

sesuai

Plant 1

undang-undang)
Petugas
P3K

dan 2

belum kompeten.

Peraturan
Perundangan K3

Lampiran Foto

Plant 1

Petunjuk

dan 2

pemakaian obat di
klinik belum ada,
hanya
berdasarkan
menguhubungi

Plant 1

Dokter/Apoteker
Belum ada nomor

dan 2
Plant 1

telepon darurat
Tempat
Klinik

dan 2

perusahaan belum
ada

nama

yang

tertulis di Depan
Klinik

B A B IV
PENUTUP

4.1. K E S I M P U L A N
PT Pundarika Atma Semesta telah memiliki lembaga K3 yakni P2K3 dan melakukan kerjasama pemeriksaan lingkungan kerja dengan
PJK3 dari Institut Pertanian Bogor, Program Lingkungan.
PT Pundarika Atma Semesta (PT PAS) telah melakukan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan standar OHSAS.
Walaupun demikian, penerapan SMK3 di PT PAS belum memenuhi semua standar penilaian SMK3 dari Disnaker.
4.2. S A R A N
1. Agar temuan-temuan yang berkaitan dengan belum terpenuhinya peraturan Pemerintah yang menjadi dasar hukum Kelembagaan K3
dan Sistem Manajemen K3 dipenuhi dengan segera oleh Perusahaan.
2. Agar manajemen perusahaan selalu mengetahui dan mengikuti dasar hukum / peraturan-peraturan yang baru dan berlaku.

REFERENSI
1. Buku Peraturan Perundangan K3
2. Company Profile Perusahaan

LAMPIRAN

Photo 1: Prosedur sudah disosialisasi tapi belum ditandatangani

Photo 2: Area evakuasi terhalang oleh mobil

Photo 3: Kotak P3K

Photo 4: Pekerja pengelasan tidak menggunakan face shield.